Koran Bali Express

Koran Bali Express Official Account
Bali Express (Jawa Pos Group)
berada dibawah naungan PT. Bali Ekspres Intermedia

Transformasi Buruh Tani Jadi Juragan Sapi, Menanti Kebijakan Inklusif untuk Petani GuremKisah sukses Feri Efendi, mantan...
12/08/2026

Transformasi Buruh Tani Jadi Juragan Sapi, Menanti Kebijakan Inklusif untuk Petani Gurem

Kisah sukses Feri Efendi, mantan buruh tani di Bondowoso yang kini sukses menjadi juragan 16 ekor sapi berkat program lokal Mat Peci, membuktikan bahwa intervensi tepat sasaran mampu mengubah drastis nasib masyarakat di akar rumput.

Namun, cerita inspiratif ini kerap kali masih menjadi pengecualian di tengah tantangan kemiskinan struktural yang membelit jutaan buruh tani dan petani gurem di tanah air.

Di sisi lain, kebijakan bantuan pertanian nasional seperti pupuk subsidi, alsintan, hingga permodalan kerap terkendala syarat administratif formal yang menyulitkan kelompok tanpa lahan luas.

Belajar dari inovasi daerah serta model pembiayaan mikro inklusif seperti Grameen Bank, pemerataan akses bantuan dan perbaikan basis data menjadi kunci utama agar kesejahteraan petani kecil bukan lagi sekadar angan-angan. (BE-OR003)

297 Lansia di Magelang Tengah Lulus Sekolah Lansia, Dibekali Ilmu agar Tetap Sehat, Mandiri dan ProduktifBALIEXPRESS.ID ...
12/08/2026

297 Lansia di Magelang Tengah Lulus Sekolah Lansia, Dibekali Ilmu agar Tetap Sehat, Mandiri dan Produktif

BALIEXPRESS.ID — Usia bukan alasan untuk berhenti belajar. Sebanyak 297 warga lanjut usia (lansia) di Kecamatan Magelang Tengah berhasil menyelesaikan pendidikan di Sekolah Lansia, sebuah program yang dirancang untuk membuat para peserta tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Program tersebut bukan sekadar kegiatan belajar bagi kelompok lanjut usia. Sekolah Lansia menjadi ruang bagi para peserta untuk memperoleh pengetahuan sekaligus pendampingan yang dapat diterapkan dalam kehidupan mereka setelah memasuki usia lanjut.

Para peserta mendapatkan pembelajaran melalui kurikulum lansia tangguh yang mencakup berbagai aspek penting dalam kehidupan.

Materi yang diberikan meliputi kesehatan holistik, keagamaan, kemandirian sosial, hingga kemandirian ekonomi.

Dengan pembekalan tersebut, para lansia diharapkan tidak hanya mampu menjaga kesehatan fisik dan mental, tetapi juga tetap memiliki peran di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

297 Lansia Resmi Lulus

Prosesi wisuda Sekolah Lansia se-Kecamatan Magelang Tengah berlangsung di Gedung Wanita Kota Magelang, Senin (10/8).

Kegiatan tersebut digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB) Kota Magelang.

Sebanyak 297 peserta yang telah mengikuti rangkaian pembelajaran kemudian dinyatakan lulus.

Bagi para peserta, kelulusan tersebut bukan berarti proses belajar harus berakhir. Justru, pengetahuan yang telah diperoleh diharapkan menjadi bekal untuk menjalani masa lanjut usia dengan lebih percaya diri dan mandiri.

Perwakilan wisudawan Sekolah Lansia Gelangan, Herdion Suwandi, mengatakan materi serta pendampingan selama program memberikan manfaat penting bagi para lansia.

Menurutnya, pembelajaran tersebut membantu peserta memahami bagaimana tetap menjaga kemandirian dan produktivitas meskipun telah memasuki usia lanjut.

Ingin Program Terus Berlanjut

Herdion berharap Sekolah Lansia tidak berhenti setelah para peserta menyelesaikan pendidikan.

Menurut dia, keberlanjutan program menjadi hal penting agar pengetahuan dan keterampilan yang telah diberikan dapat terus diterapkan sekaligus dikembangkan.

“Harapan kami program ini adalah program yang berkelanjutan. Ini adalah awal dari sesuatu kelanjutan yang menjadi Kota Magelang yang luar biasa,” kata Herdion antusias.

Harapan tersebut menunjukkan bahwa Sekolah Lansia tidak hanya dipandang sebagai program pendidikan sesaat.

Para peserta membutuhkan ruang untuk terus berinteraksi, belajar, berbagi pengalaman, serta menjaga aktivitas sosial agar tetap memiliki kualitas hidup yang baik.

Lansia Bukan Sekadar soal Usia

Wali Kota Magelang Damar Prasetyono yang hadir dalam kegiatan tersebut turut memberikan pesan kepada para wisudawan.

Menurutnya, kelompok lanjut usia tidak seharusnya hanya dilihat dari angka usia.

Lebih dari itu, lansia masih memiliki peran penting dalam kehidupan sosial. Pengalaman hidup yang panjang membuat mereka memiliki pengetahuan dan nilai-nilai yang dapat diwariskan kepada generasi berikutnya.

“Saya berpesan di sini, tetap menjadi sumber teladan, nasihat, serta inspirasi bagi generasi-generasi muda,” ujar Damar.

Pesan tersebut menegaskan bahwa bertambahnya usia bukan berarti seseorang kehilangan peran di tengah masyarakat.

Justru, para lansia dapat menjadi sumber pengalaman, teladan, nasihat, dan inspirasi bagi anak-anak serta generasi muda.

Pemkot Siapkan Ruang yang Lebih Inklusif

Pemkot Magelang menyatakan komitmennya untuk terus memberikan perhatian terhadap kelompok lanjut usia.

Damar mengatakan pemerintah daerah akan menyediakan kebijakan dan ruang publik yang inklusif agar para lansia tetap dapat beraktivitas dan memperoleh kesempatan yang setara untuk menjalani kehidupan secara mandiri.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih ramah bagi kelompok lanjut usia.

Sebab, peningkatan jumlah penduduk lansia membutuhkan perhatian tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga dalam aspek sosial, ekonomi, lingkungan, hingga kesempatan untuk tetap berkontribusi.

Sekolah Lansia Jadi Bekal Menuju Masa Tua Berkualitas

Lulusnya 297 lansia dari Sekolah Lansia di Magelang Tengah menjadi gambaran bahwa proses belajar tidak memiliki batas usia.

Program semacam ini dapat menjadi ruang bagi para lansia untuk terus mengembangkan kemampuan, menjaga kesehatan, memperluas interaksi sosial, sekaligus mempertahankan kemandirian.

Lebih jauh, keberadaan Sekolah Lansia juga mengajarkan bahwa masa tua bukan berarti berhenti berkarya.

Dengan dukungan keluarga, pemerintah, dan lingkungan masyarakat, para lansia tetap bisa menjadi bagian aktif dalam pembangunan sosial.

Harapannya, program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak lansia sehingga semakin banyak warga lanjut usia yang dapat menikmati masa tua dengan sehat, mandiri, produktif, dan bermartabat.

(BE-OR002)

Cristiano Ronaldo Resmi Menikah dengan Georgina Rodríguez, Pernikahan Intim di PortugalCristiano Ronaldo akhirnya resmi ...
12/08/2026

Cristiano Ronaldo Resmi Menikah dengan Georgina Rodríguez, Pernikahan Intim di Portugal

Cristiano Ronaldo akhirnya resmi mengakhiri perjalanan panjang cintanya bersama Georgina Rodríguez. Keduanya menikah dalam upacara sipil yang berlangsung secara intim di Cascais, Portugal, pada 11 Agustus 2026. Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh sejumlah media, termasuk People.

Pernikahan tersebut menjadi babak baru bagi pasangan yang telah menjalin hubungan sejak 2017. Lima anak mereka turut hadir dalam momen istimewa tersebut.

Ronaldo dan Georgina sebelumnya mengumumkan pertunangan pada Agustus 2025, tepat setahun sebelum akhirnya resmi menjadi pasangan suami istri. Kabar pernikahan kemudian dibagikan melalui unggahan yang memperlihatkan tangan keduanya dengan cincin pernikahan serta keterangan “C&G”.

Hubungan Ronaldo dan Georgina bermula ketika keduanya bertemu saat Georgina bekerja sebagai asisten penjualan di sebuah toko Gucci. Dari pertemuan tersebut, hubungan mereka berkembang hingga akhirnya membangun keluarga bersama.

Keluarga Ronaldo dan Georgina kini terdiri dari Cristiano Jr., si kembar Eva Maria dan Mateo, Alana, serta Bella. Keduanya juga pernah melewati masa sulit setelah kehilangan putra kembar mereka, Ángel, yang meninggal dunia tidak lama setelah lahir pada 2022.

Setelah hampir satu dekade menjalani hubungan, melalui berbagai perjalanan keluarga dan momen penting, Ronaldo dan Georgina akhirnya resmi mengikat hubungan mereka dalam sebuah pernikahan yang digelar secara tertutup di Portugal. (BE-OR001)

Jet Tempur Rafale dan Puluhan Alutsista Siap Guncang Langit Istana di HUT ke-81 RIJelang peringatan HUT ke-81 RI pada 17...
12/08/2026

Jet Tempur Rafale dan Puluhan Alutsista Siap Guncang Langit Istana di HUT ke-81 RI

Jelang peringatan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026, persiapan atraksi udara terus dimatangkan. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan sebanyak 81 pesawat dan helikopter gabungan dari TNI, Polri, serta Basarnas akan menampilkan aksi spektakuler di Istana Negara, Jakarta.

Dalam gladi kotor yang digelar pada Rabu (12/8), sejumlah manuver menegangkan dari helikopter dan jet tempur sukses memukau publik. Menariknya, jet tempur Rafale untuk pertama kalinya turut dilibatkan dalam perayaan kemerdekaan tahun ini bersama deretan alutsista canggih lainnya seperti F-16, Sukhoi, T-50i, hingga helikopter Apache. (BE-OR003)

Bongkar Gaji Fantastis Skuad Tottenham Hotspur, Berapa Pendapatan Sandro Tonali?Tottenham Hotspur dikenal menggelontorka...
12/08/2026

Bongkar Gaji Fantastis Skuad Tottenham Hotspur, Berapa Pendapatan Sandro Tonali?

Tottenham Hotspur dikenal menggelontorkan dana besar untuk gaji pemain meski minim trofi. Di bawah arahan pelatih Roberto De Zerbi, klub London Utara ini kembali merombak skuad dengan mendatangkan sejumlah bintang berbayaran tinggi.

Rekrutan anyar seperti Sandro Tonali dan Matheus Fernandes langsung memuncaki daftar gaji lini tengah dengan bayaran mencapai GBP 200.000 per minggu. Sementara itu, Micky van de Ven memimpin daftar pemain bertahan dengan angka GBP 245.000 per pekan, disusul Xavi Simons di lini serang sebesar GBP 195.000 per minggu. Gaji fantastis ini menjadi pertaruhan besar bagi Spurs untuk meraih prestasi maksimal musim ini. (BE-OR003)

Niat Bongkar “Kesalahan” Polantas, Pengendara Motor Malah Banjir Kritik Gegara Salah Pahami RambuBALIEXPRESS.ID — Sebuah...
12/08/2026

Niat Bongkar “Kesalahan” Polantas, Pengendara Motor Malah Banjir Kritik Gegara Salah Pahami Rambu

BALIEXPRESS.ID — Sebuah video yang memperlihatkan perdebatan antara pengendara sepeda motor dan petugas polisi lalu lintas (polantas) mendadak menjadi sorotan di media sosial.

Video tersebut awalnya tampak seperti upaya seorang pengendara untuk mempertanyakan tindakan petugas di jalan. Namun, situasinya justru berbalik setelah warganet menilai pengendara tersebut kurang memahami fungsi rambu lalu lintas yang ada di lokasi.

Rekaman itu diunggah melalui akun Instagram dan kemudian ramai diperbincangkan.

Perdebatan bermula ketika pengendara menghentikan sepeda motornya di lajur kiri sebuah persimpangan yang dilengkapi lampu lalu lintas.

Sekilas, tindakan tersebut mungkin terlihat biasa. Namun, di lokasi ternyata terdapat rambu yang cukup jelas bertuliskan “Belok Kiri Jalan Terus”.

Ditegur Polantas, Pengendara Malah Tantang Tunjukkan Aturan

Petugas polantas yang berada di lokasi kemudian memberikan teguran kepada pengendara.

Pasalnya, sepeda motor tersebut berhenti di lajur kiri dan dinilai menghambat kendaraan lain yang hendak menggunakan lajur tersebut untuk langsung berbelok kiri.

Alih-alih menerima teguran dan memindahkan kendaraannya, pengendara justru merekam interaksi dengan petugas.

Ia bahkan mempertanyakan dasar hukum yang digunakan polisi dan meminta petugas menunjukkan aturan yang melarang dirinya berhenti di lajur tersebut.

Pengendara tampaknya menganggap teguran yang diberikan tidak memiliki dasar aturan.

Namun, persoalannya bukan sekadar “boleh atau tidak berhenti di lampu merah”.

Yang menjadi perhatian adalah fungsi lajur dan rambu yang berlaku di persimpangan tersebut.

Ada Rambu “Belok Kiri Jalan Terus”

Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ) Pasal 112 ayat (3), pengemudi kendaraan pada persimpangan yang dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) pada dasarnya dilarang langsung berbelok kiri, kecuali apabila ditentukan lain oleh rambu lalu lintas atau APILL.

Dalam kasus yang terekam dalam video tersebut, justru terdapat rambu “Belok Kiri Jalan Terus”.

Rambu itu menjadi pengecualian yang memungkinkan kendaraan untuk langsung berbelok ke kiri tanpa harus menunggu lampu hijau, sesuai ketentuan dan kondisi lalu lintas di persimpangan.

Karena itu, lajur kiri tersebut harus tetap dapat digunakan oleh pengendara yang hendak langsung berbelok.

Ketika ada kendaraan yang berhenti di lajur tersebut untuk menunggu lampu merah dan hendak berjalan lurus, arus kendaraan yang memiliki hak untuk langsung berbelok dapat terganggu.

Video yang Awalnya Menyudutkan Polisi Malah Jadi Bumerang

Perdebatan tersebut kemudian berkembang di media sosial.

Video yang tampaknya diunggah untuk memperlihatkan dugaan ketidakpahaman petugas terhadap aturan lalu lintas justru mendapatkan respons berbeda dari banyak warganet.

Sebagian warganet menilai pengendara seharusnya memahami terlebih dahulu fungsi rambu dan tata cara berkendara di persimpangan sebelum mempertanyakan tindakan petugas.

Komentar bernada kritik pun bermunculan.

Intinya, banyak pengguna media sosial mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa petugas melakukan kesalahan hanya karena memberikan teguran.

Sebab, dalam situasi lalu lintas, posisi kendaraan, fungsi lajur, rambu, marka, dan kondisi persimpangan semuanya perlu diperhatikan.

Jangan Asal Berhenti di Lajur Kiri

Kejadian tersebut menjadi pelajaran penting bagi pengguna jalan.

Rambu “Belok Kiri Jalan Terus” bukan sekadar tanda yang dipasang untuk menghiasi persimpangan. Rambu tersebut memberikan informasi mengenai hak dan kewajiban pengguna jalan di lokasi tersebut.

Pengendara yang hendak berjalan lurus tidak seharusnya menghambat lajur yang diperuntukkan bagi kendaraan yang dapat langsung berbelok kiri.

Karena itu, memahami rambu lalu lintas menjadi bagian penting dari keselamatan berkendara.

Terlebih lagi, ketika berada di persimpangan, pengendara perlu memperhatikan bukan hanya lampu lalu lintas, tetapi juga rambu dan marka jalan yang mengatur pergerakan kendaraan.

Pelajaran dari Video yang Viral

Peristiwa ini juga menjadi pengingat bahwa membuat konten mengenai kejadian di jalan raya membutuhkan kehati-hatian.

Merekam tindakan petugas dan mempertanyakan aturan merupakan hal yang berbeda dengan menyimpulkan bahwa petugas telah melakukan pelanggaran tanpa memahami konteks aturan yang berlaku.

Di sisi lain, masyarakat juga perlu mengetahui hak dan kewajibannya sebagai pengguna jalan agar dapat berkomunikasi dengan petugas secara tepat ketika terjadi perbedaan pemahaman.

Pada akhirnya, rambu dan marka jalan dibuat untuk mengatur pergerakan kendaraan, menjaga kelancaran arus lalu lintas, serta mengurangi risiko kecelakaan.

Jadi, sebelum merasa yakin bahwa teguran petugas tidak berdasar, ada baiknya melihat kembali rambu yang terpampang di depan mata.

(BE-OR002)

LLAJ

Mencekam! Tiga Kendaraan Polisi Jadi Sasaran Amuk Massa di Sukorejo Pasuruan, Satu DibakarBALIEXPRESS.ID — Situasi mence...
12/08/2026

Mencekam! Tiga Kendaraan Polisi Jadi Sasaran Amuk Massa di Sukorejo Pasuruan, Satu Dibakar

BALIEXPRESS.ID — Situasi mencekam terjadi di ruas jalan nasional Malang–Surabaya, tepatnya di sekitar Mapolsek Sukorejo, Desa Ngadimulyo, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Selasa dini hari (11/8).

Ketegangan yang diduga melibatkan dua kelompok massa tersebut bahkan berujung pada perusakan tiga kendaraan milik kepolisian.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Dua mobil patroli milik Polsek Sukorejo dan satu truk milik Polres Pasuruan menjadi sasaran amuk massa.

Yang paling parah, satu mobil patroli Polsek Sukorejo dibakar hingga ludes.

Tiga Kendaraan Polisi Jadi Sasaran

Amuk massa terjadi di tengah situasi yang sudah memanas akibat gesekan dua kelompok yang diduga merupakan oknum suporter berbeda.

Dua mobil patroli Polsek Sukorejo dan satu truk Polres Pasuruan mengalami kerusakan. Sementara salah satu mobil patroli bahkan tidak sekadar dirusak, tetapi dibakar hingga terbakar hebat.

Untuk mengatasi kobaran api, sebuah kendaraan pemadam kebakaran dari PT HM Sampoerna didatangkan ke lokasi.

Petugas kemudian berjaga di sekitar lokasi untuk mengantisipasi adanya bentrokan susulan.

Dari pantauan di lapangan, puluhan personel Polres Pasuruan, Polsek Sukorejo, dan sejumlah polsek jajaran terlihat bersiaga.

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono bersama jajaran pejabat utama Polres Pasuruan juga berada di lokasi untuk memantau situasi.

Massa Suporter Sudah Berada di Mapolsek

Sebelum kericuhan pecah, sejumlah massa yang diduga merupakan kelompok suporter sudah berada di dalam Mapolsek Sukorejo.

Mereka disebut baru saja p**ang dari konvoi di Malang. Beberapa di antaranya terlihat membawa atribut berwarna biru.

Rombongan tersebut sebelumnya mendapatkan pengawalan polisi sejak memasuki wilayah Kabupaten Pasuruan dari arah Malang, termasuk saat melewati Kecamatan Purwodadi.

Pengawalan dilakukan untuk mencegah terjadinya gesekan dengan kelompok lain yang juga bergerak menuju wilayah tersebut.

Rombongan dari Arah Malang Diamankan di Mapolsek

Situasi semakin tegang ketika kelompok lain yang diduga berasal dari kalangan suporter berbeda datang dari arah utara atau Pandaan.

Kelompok tersebut disebut datang dalam jumlah besar menggunakan sejumlah sepeda motor dan tidak mengenakan atribut kelompok tertentu.

Untuk mencegah kedua kelompok bertemu langsung, polisi kemudian mengambil langkah pengamanan.

Rombongan yang datang dari arah Malang diarahkan masuk ke dalam Mapolsek Sukorejo.

Langkah tersebut dilakukan agar massa tidak berhadapan langsung dengan kelompok lain yang berada di luar.

Namun, upaya menghindari bentrokan ternyata belum sepenuhnya meredakan situasi.

Massa Justru Mengamuk di Sekitar Mapolsek

Ketegangan kemudian meningkat.

Sejumlah kendaraan patroli polisi yang berada di sekitar Mapolsek Sukorejo menjadi sasaran massa.

Kendaraan dirusak, bahkan satu mobil patroli kemudian dibakar hingga ludes.

Setelah melakukan aksi perusakan dan pembakaran, massa yang diduga berasal dari kelompok suporter dari arah utara tersebut kemudian langsung meninggalkan lokasi dengan cara putar balik.

Petugas pemadam kebakaran pun dikerahkan untuk menangani kendaraan patroli yang terbakar.

Polisi Pastikan Ada Kendaraan yang Dibakar

Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono membenarkan adanya insiden tersebut.

“Benar semalam telah terjadi insiden di sekitar Polsek Sukorejo, dimana salah satu kendaraan patroli dari Polsek Sukorejo mengalami pembakaran oleh massa,” kata Harto.

Peristiwa ini menjadi perhatian karena aksi massa terjadi di sekitar markas kepolisian dan jalan nasional yang menjadi jalur penting penghubung Malang–Surabaya.

Hingga kini, penanganan terhadap insiden tersebut menjadi bagian penting untuk mengantisipasi terjadinya aksi susulan dan menjaga keamanan masyarakat di sekitar lokasi.

Kericuhan tersebut juga kembali menjadi pengingat bahwa konvoi maupun aktivitas kelompok suporter harus tetap mengedepankan ketertiban dan tidak berubah menjadi aksi kekerasan.

Terlebih, ketika perselisihan melibatkan massa dalam jumlah besar, situasi dapat dengan cepat berubah menjadi kerusuhan dan berdampak pada fasilitas umum maupun kendaraan aparat.

(BE-OR002)

Tak Perlu Lagi Bolak-balik Lihat Keyboard, Ini Cara Melatih Mengetik 10 Jari agar Makin CepatMengetik tugas sekolah, lap...
12/08/2026

Tak Perlu Lagi Bolak-balik Lihat Keyboard, Ini Cara Melatih Mengetik 10 Jari agar Makin Cepat

Mengetik tugas sekolah, laporan, maupun dokumen kerja bisa terasa melelahkan jika mata terus berpindah dari layar ke keyboard. Salah satu keterampilan yang dapat membuat aktivitas tersebut lebih efisien adalah blind typing atau mengetik 10 jari tanpa melihat tombol.

Mengetik dengan teknik ini bukan semata-mata tentang mengejar jumlah kata per menit. Ketika setiap jari sudah terbiasa dengan area tombolnya, gerakan tangan akan menjadi lebih otomatis. Alhasil, perhatian bisa lebih fokus pada isi tulisan daripada mencari huruf di keyboard.

Dikutip dari Eraspace, kemampuan mengetik 10 jari dapat membantu mempercepat penyelesaian pekerjaan sekaligus menjaga konsentrasi karena pandangan tidak harus terus berpindah antara layar dan keyboard.

Hal tersebut juga dirasakan Naufal, 17, yang rutin berlatih blind typing.

“Dulu kalau ngerjain tugas sekolah rasanya lama banget karena mata harus bolak-balik ngelihat layar sama keyboard. Tapi setelah rutin latihan blind typing, ngetik jadi jauh lebih cepat dan leher nggak gampang pegal, terus ngehemat waktu juga,” ungkapnya.

Mengutip DatascripMall.id, kemampuan mengetik 10 jari berkaitan erat dengan muscle memory atau ingatan otot. Semakin sering jari digunakan sesuai dengan tugasnya, semakin otomatis p**a gerakannya.

Namun, kemampuan tersebut tidak bisa dikuasai hanya dalam satu atau dua kali latihan. Konsistensi menjadi kunci agar jari terbiasa mengenali posisi tombol masing-masing.

Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mulai belajar mengetik 10 jari:

1. Kuasai Posisi Home Row

Awali dengan menempatkan telunjuk kiri di tombol F dan telunjuk kanan di tombol J. Kedua tombol tersebut umumnya memiliki tonjolan kecil yang bisa digunakan sebagai penanda posisi tanpa perlu melihat keyboard.

2. Gunakan Jari Sesuai Bagiannya

Setiap jari memiliki area tombol masing-masing. Hindari kebiasaan menggunakan satu atau dua jari untuk seluruh keyboard. Pembagian tugas yang konsisten akan membantu membentuk gerakan otomatis.

3. Utamakan Akurasi

Jangan langsung mengejar kecepatan. Mengetik cepat tetapi dipenuhi kesalahan justru membuat pekerjaan semakin lama. Biasakan menekan tombol dengan tepat terlebih dahulu, kemudian tingkatkan kecepatan secara bertahap.

4. Manfaatkan Situs atau Gim Latihan

Latihan mengetik tidak harus selalu membosankan. Berbagai situs dan gim mengetik dapat digunakan untuk melatih kecepatan sekaligus akurasi dengan tantangan yang lebih interaktif.

5. Latihan Sedikit tetapi Rutin

Konsistensi lebih penting daripada durasi latihan yang panjang tetapi jarang dilakukan. Latihan singkat setiap hari dapat membantu membentuk refleks jari secara bertahap.

Ketika muscle memory mulai terbentuk, jari akan semakin terbiasa bergerak tanpa perlu dipandu oleh pandangan. Mengetik pun menjadi lebih cepat, fokus tetap terjaga, dan waktu yang biasanya habis untuk mencari tombol dapat dihemat.
(BE-OR001)

Eks Menag Yaqut Bantah Keras Terima Uang Korupsi Kuota Haji dan Sebut Dakwaan KPK Hanya AsumsiMantan Menteri Agama Yaqut...
12/08/2026

Eks Menag Yaqut Bantah Keras Terima Uang Korupsi Kuota Haji dan Sebut Dakwaan KPK Hanya Asumsi

Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas tegas membantah menerima uang dalam kasus dugaan korupsi pengisian kuota haji tambahan. Usai sidang perdana di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (11/8), Yaqut menyatakan tidak pernah menerima satu rupiah pun dan menilai dakwaan jaksa KPK hanya sebatas asumsi.

Ia juga mempertanyakan dasar perhitungan kerugian negara yang mencapai Rp 622 miliar. Sementara itu, kuasa hukumnya menilai status terdakwa Yaqut janggal karena keputusan menteri tersebut murni diterbitkan demi operasional penyelenggaraan haji dalam waktu terbatas. (BE-OR003)

Satpol PP Bantul Razia Panti Pijat, Ada Bilik Terkunci hingga Usaha Belum Punya NIBBALIEXPRESS.ID — Satuan Polisi Pamong...
12/08/2026

Satpol PP Bantul Razia Panti Pijat, Ada Bilik Terkunci hingga Usaha Belum Punya NIB

BALIEXPRESS.ID — Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bantul menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di sejumlah panti pijat di Kapanewon Kasihan, Jumat (7/8).

Operasi tersebut dilakukan setelah adanya aduan masyarakat mengenai dugaan aktivitas prostitusi yang diduga menyaru sebagai layanan panti pijat dan salon.

Petugas tidak hanya memeriksa aktivitas usaha, tetapi juga mengecek bilik-bilik yang tersedia untuk memastikan tidak ada kegiatan yang melanggar aturan maupun mengganggu ketenteraman masyarakat.

Dua Bilik Terkunci, Petugas Temukan Pria dan Terapis

Fungsional Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Bantul Zuhdan Andhika Rosyi mengatakan, petugas mendatangi sejumlah lokasi dengan membawa surat tugas.

Sebelum melakukan pemeriksaan, petugas terlebih dahulu meminta izin kepada pengelola usaha untuk mengecek seluruh bilik yang tersedia.

Di lokasi pertama, petugas menemukan dua ruangan dalam kondisi pintu terkunci.

Saat dilakukan pemeriksaan, di dalam ruangan tersebut ditemukan pria bersama terapis pijat perempuan.

“Di lokasi pertama, kami menemukan dua ruangan dalam kondisi pintu terkunci. Di dalamnya terdapat pria dan terapis pijat perempuan,” jelas Zuhdan, Selasa (11/8).

Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti petugas dengan memberikan pembinaan kepada dua pria dan dua terapis yang berada di lokasi.

Mereka diberikan pemahaman agar mematuhi norma yang berlaku dan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum maupun ketenteraman masyarakat.

Penanggung Jawab Dipanggil Satpol PP

Tidak berhenti pada pemeriksaan di dalam bilik, Satpol PP juga menindaklanjuti aspek pengelolaan tempat usaha.

Penanggung jawab panti pijat tersebut diberikan surat panggilan untuk datang ke kantor Satpol PP Bantul.

Pemanggilan dilakukan untuk meminta keterangan lebih lanjut terkait aktivitas dan pengelolaan tempat usaha.

Sebagai jaminan agar penanggung jawab memenuhi panggilan tersebut, petugas juga mengamankan kartu identitas penanggung jawab usaha.

Lokasi Kedua Tak Temukan Pengunjung, Tapi Ada Masalah Izin

Petugas kemudian melanjutkan pemeriksaan ke lokasi kedua.

Berbeda dengan lokasi pertama, petugas tidak menemukan pengunjung maupun indikasi tindakan asusila di tempat tersebut.

Namun, pemeriksaan menemukan persoalan lain.

Tempat usaha tersebut ternyata belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB).

Pengelola kemudian diminta segera mengurus perizinan usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Petugas juga mengingatkan agar aktivitas usaha tetap dijalankan dengan memperhatikan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat.

Dengan demikian, operasi pekat tidak hanya menyasar dugaan tindakan asusila, tetapi juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap kepatuhan pelaku usaha.

Lokasi Ketiga Ada Pengguna Jasa dan Terapis

Pemeriksaan berlanjut ke lokasi ketiga.

Di tempat tersebut, petugas menemukan seorang pengguna jasa bersama seorang terapis perempuan.

Namun, berdasarkan pemeriksaan administrasi, tempat usaha tersebut diketahui telah memiliki NIB.

Meski tidak ditemukan persoalan administrasi terkait perizinan usaha, petugas tetap memberikan edukasi kepada pengelola dan terapis.

Mereka diminta memastikan seluruh aktivitas di tempat usaha tidak menimbulkan keresahan dan tetap menjaga ketertiban umum serta ketenteraman masyarakat.

Satpol PP Akan Terus Gencarkan Operasi Pekat

Kasi Penindakan Satpol PP Bantul Sri Hartati mengatakan operasi penyakit masyarakat akan terus dilakukan.

Langkah tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk mencegah tindakan asusila yang berpotensi meresahkan warga.

“Intinya usaha tersebut jangan sampai meresahkan masyarakat, karena adanya tindakan asusila,” tegas Sri.

Operasi tersebut dilakukan dengan mengacu pada aturan daerah yang berlaku, di antaranya Peraturan Daerah (Perda) Bantul Nomor 5 Tahun 2007 tentang Larangan Pelacuran serta Perda Bantul Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

Pelaku Usaha Diminta Patuhi Aturan

Satpol PP Bantul mengimbau para pemilik dan pengelola panti pijat maupun salon agar menjalankan usaha sesuai ketentuan.

Pelaku usaha juga diminta memastikan kegiatan di tempat usaha tidak menjadi sumber keresahan bagi masyarakat sekitar.

Operasi pekat ini sekaligus menunjukkan bahwa pengawasan tidak hanya berkaitan dengan dugaan prostitusi atau tindakan asusila, tetapi juga menyangkut legalitas usaha dan ketertiban lingkungan.

Bagi masyarakat, keberadaan tempat usaha yang aman dan sesuai aturan menjadi bagian penting dalam menjaga kenyamanan lingkungan.

Sementara bagi pelaku usaha, kepatuhan terhadap perizinan serta aturan ketertiban umum menjadi hal yang tidak bisa diabaikan.

Satpol PP Bantul pun memastikan pengawasan akan terus dilakukan untuk mengantisipasi aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat.

(BE-OR002)

Address

Jalan Cok Agung Tresna, No. 63
Denpasar
80361

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00
Saturday 09:00 - 17:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Koran Bali Express posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Koran Bali Express:

Shortcuts

Share