bacotan_sikumis

bacotan_sikumis Coba ngebacot yang berfaedah daripada gibah

Bandung dan ceritanya...
21/01/2025

Bandung dan ceritanya...

Yaa nyatanya begitu...
21/12/2021

Yaa nyatanya begitu...

Kumis membara menuju perubahanLelah dengan perpanjangan PPKM yang terus menerusBersama Kita berjuang
13/08/2021

Kumis membara menuju perubahan
Lelah dengan perpanjangan PPKM yang terus menerus
Bersama Kita berjuang


MASUK ZONA ORANYE, WARGA HARUS SEMAKIN DISIPLIN PROKES JIKA INGIN PERLUAS AKTIVITASKepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota ...
12/08/2021

MASUK ZONA ORANYE, WARGA HARUS SEMAKIN DISIPLIN PROKES JIKA INGIN PERLUAS AKTIVITAS

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung, Ahyani Raksanaga mengungkapkan berdasarkan pemetaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, saat ini Kota Bandung sudah berada di zona oranye dengan skor penilaian 1,81.

“Tiap minggu dinilai dari beberapa indikator. Ahamdulillah tadi pagi mendapat informasi sudah bisa melalui zona merah dan sekarang di zona oranye,” ucap Ahyani di sela-sela pemantauan uji coba pembukaan pusat perbelanjaan di Paris van Java, Rabu, 11 Agustus 2021.

Meski begitu, Ahyani mengingatkan kepada masyarakat agar tidak terlena sehingga lalai menjalankan protokol kesehatan. Justru, dia mengajak masyarakat agar semakin disiplin agar kasus Covid-19 semakin menurun.

“Saya terima kasih kepada semua yang menjaga protokol kesehatan sehingga penyebaran dapat tertahan. Mari kita turunkan lagi sama-sama dijaga protokol kesehatan

Ahyani memaparkan, penurunan zona risiko ini berpengaruh untuk menjadi rujukan memberikan relaksasi di berbagai sektor. Termasuk guna melonggarkan sektor ekonomi.

Untuk itu, Ahyani kembali mengingatkan kepada masyarakat agar tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Sehingga, apabila indikator penanganan semakin membaik maka pelonggaran aktivitas pun kian bertambah.

“Jadi nanti kita bisa lihat kalau oranye persentase bertambah, yang bekerja bertambah. Jadi pelan-pelan aktivitas masyarakat di new normal akan bertambah luas. Tapi sekali lagi kita tetap nomor satu protokol kesehatan. Supaya aktivitas tetap berjalan tapi pandemi ditangani,” bebernya.

Lebih lanjut Ahyani mengungkapkan, vaksinasi di Kota Bandung sudah mencapai 963.180 orang atau 49,33 persen untuk pemberian dosis pertama. Sementara dosis kedua telah diberikan kepada 540.224 orang.

“Karena kita tidak mengejar target 100 persen tapi 70 persen (dari jumlah penduduk) untuk membentuk herd immunity. Targetnya sekitar 1,9 jutaan (orang),” katanya. (asp)**

MAL, RESTO, DAN CAFE SUDAH BISA TERIMA PENGUNJUNG DENGAN SYARATPusat perbelanjaan di Kota Bandung sudah diperbolehkan ke...
12/08/2021

MAL, RESTO, DAN CAFE SUDAH BISA TERIMA PENGUNJUNG DENGAN SYARAT

Pusat perbelanjaan di Kota Bandung sudah diperbolehkan kembali beroperasi pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 yang diperpanjang hingga 16 Agustus mendatang.

Tak hanya itu, relaksasi juga diberikan kepada restoran dan cafe yang diperbolehkan "dine in" selama PPKM Level 4 kali ini.

Syaratnya, pusat perbelanjaan, restoran, dan cafe hanya menerima pengunjung sebanyak 25 persen dari kapasitas.

Tak hanya itu, para pengunjung dan pegawai mal, restoran, dan cafe juga wajib tervaksin Covid-19.

"Minimal dosis pertama," tegas Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna, Selasa 10 Agustus 2021.

Ema mengungkapkan, hal itu merupakan hasil konsultasi Satgas penanganan Covid-19 Kota Bandung dengan Biro Hukum Kementerian Dalam Negeri.

"Resto dan cafe di dalam dan di luar gedung sudah bisa 'dine in'. Maksimal 25 persen dan hanya sampai pukul 20.00 WIB," ujar Ema.

Oleh karenanya, Pemerintah Kota Bandung juga akan mengupayakan agar para pegawai dan pengunjung tervaksin. Untuk itu juga, Pemkot Bandung akan mengujicobakan vaksinasi on the spot di dua pusat perbelanjaan.

"Kita akan adakan vaksinasi di PVJ (Paris van Java Mal) dan TSM (Trans Studio Bandung)," tutur Ema.

Namun Ema mengingatkan, para pemilik pusat perbelanjaan, restoran, dan cafe wajib menegakan protokol kesehatan. Agar itu dipatuhi, Pemkot Bandung juga akan membentuk tim pengawas di tempat-tempat yang telah diberi relaksasi.

"Kalau di mal ada tim Disdagin. Di resto atau cafe dari tim Disbudpar. Juga tentu Satpol PP akan membentuk tim," katanya.

Tetapi sekali lagi Ema mengingatkan, hal ini bukan berarti para pengusaha dan pengunjung bisa abai terhadap protokol kesehatan.

Sebaliknya, pengelola, pegawai, dan pengunjung harus disiplin protokol kesehatan dan tidak ditemukan kluster baru, maka berpeluang diberikan relaksasi yang lebih besar.

"Mungkin saja kalau ini berhasil bisa menjadi lebih dari 25 persen, atau 50 persen," tuturnya.

Kendati demikian, semua itu akan lebih dahulu dituangkan ke dalam Peraturan Wali (Perwal) Kota Bandung.

"Mungkin malam ini ditandatangani, sehingga besok sudah bisa diujicobakan," ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung, Ahyani Raksanagara mengungkapkan, mulai Kamis 12 Agustus mendatang, pihaknya akan menggelar vaksinasi on the spot di PVJ dan TSM.

Vaksinasi ini bukan hanya untuk pegawai mal atau pusat perbelanjaan tetapi juga kepada pengunjung. Tim akan menyisir pengunjung yang belum divaksin.

Di masing-masing lokasi disiapkan 250 dosis untuk para pegawai dan pengunjung.

"Jadi di sana bukan orang sengaja datang untuk vaksin. Tetapi hanya untuk pegawai dan pengunjung," tuturnya.

Untuk vaksinnya, Ahyani mengaku meminta dukungan dari Pemprov Jawa Barat.

"Jadi ini tidak mengambil kuota yang sudah ada. tetapi kita meminta tambahan. Karena ini bukan hanya untuk warga Kota Bandung, tetapi warga luar kota juga. Karena pengunjung mal bukan hanya warga Kota Bandung," papar Ahyani. ***

DISTRIBUSI BANSOS PPKM DARURAT KOTA BANDUNG CAPAI 99 PERSENPenyaluran bantuan sosial untuk warga Kota Bandung terdampak ...
28/07/2021

DISTRIBUSI BANSOS PPKM DARURAT KOTA BANDUNG CAPAI 99 PERSEN

Penyaluran bantuan sosial untuk warga Kota Bandung terdampak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung telah mencapai 99 persen.

Dari kuota yang disediakan Pemkot Bandung sejumlah 60 ribu sasaran, telah terverifikasi dan tervalidasi sejumlah 41.853 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

hingga Selasa, 27 Juli 2021 sudah tersalurkan kepada 41.457 KPM atau 99 persen dari target jumlah yang telah terverifikasi dan validasi tersebut (verivali) adapun sisanya sejumlah 18.147 sasaran KPM masih dalam proses verivali.

Penyaluran bantuan sosial berupa uang tunai sebesar Rp500.000 ini kepada warga di 151 Kelurahan yang ada di Kota Bandung. Bantuan ini bersumber dari APBD Kota Bandung.

Wali Kota Bandung, Oded M. Danial bersyukur penyaluran dapat berjalan dengan baik tanpa kendala.

"Alhamdulillah penyaluran bantuan sosial untuk KPM di Kota Bandung sudah 99 persen," ucap Oded, Selasa 27 Juli 2021.

Oded mengaku, terus memantau penyaluran bansos ini. Harapannya, bansos ini dapat membantu warga yang terdampak PPKM Darurat.

"Mang Oded berharap, bansos yang sudah diterima oleh warga ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," imbuhnya.

Di samping Bansos PPKM, Oded menambahkan, ada program pemberian paket makanan melalui Bandung Berbagi. Pada gerakan ini, Pemkot Bandung bekerja sama dengan Bandung Economic Empowerment Center (BEEC).

Selanjutnya BEEC bekerja menggandeng para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menyediakan 10.000 paket makanan. Paket makanan inilah yang dibagikan kepada warga Bandung terdampak PPKM Darurat.

"Terima kasih kepada warga Kota Bandung yang sudah mempunyai kepedulian, saling membantu dan saling memberi dalam program Bandung Berbagi," ujar Oded.

Oded mengimbau, kepada masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan baik. Mengingat angka positif Covid-19 di Kota Bandung yang relatif masih cukup tinggi.

"Tak bosan, Mang Oded juga mengingatkan kepada warga Bandung. Tetap disiplin protokol kesehatan. Saat ini angka penularan Covid-19 di Kota Bandung masih tinggi," ucapnya.

Di luar itu, Oded berterima kasih dukungan dan doa yang diberikan kepadanya selama ini. Terutama saat ia tengah menjalani perawatan kesehatan.

"Alhamdulillah berkat doa warga Bandung, kondisi mang oded kini sudah semakin membaik," tuturnya.***

17/05/2021



Kalo jadwal Vaksinasi COVID-19 pas bulan puasa trus gimana hukumnya ya?Ternyata gini loh keterangannya..
30/03/2021

Kalo jadwal Vaksinasi COVID-19 pas bulan puasa trus gimana hukumnya ya?

Ternyata gini loh keterangannya..



Kela kela maksudnya gimana yaa
28/03/2021

Kela kela maksudnya gimana yaa

Masih per covid an nih, info dari  kalo  ngeluarin Peraturan Walikota lagi, tentang apa sih? Yuk dibaca aja
15/03/2021

Masih per covid an nih, info dari kalo ngeluarin Peraturan Walikota lagi, tentang apa sih? Yuk dibaca aja





Nih guys ada info dari , jadi jangan kaget kalo ada gejala sesudah di Vaksin Covid-19
13/03/2021

Nih guys ada info dari , jadi jangan kaget kalo ada gejala sesudah di Vaksin Covid-19


Address

Jln Raya.jakarta-bogor 35km
Depok

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when bacotan_sikumis posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to bacotan_sikumis:

Share