Media Karya Sumatera Utara

Media Karya Sumatera Utara Berita Perkembangan Politik, Hukum dan Keamanan Indonesia.

https://waspada.id/medan/wagirin-kader-mkgr-jangan-melakukan-tindakan-tercela/
11/08/2021

https://waspada.id/medan/wagirin-kader-mkgr-jangan-melakukan-tindakan-tercela/

MEDAN (Waspada): Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Musyawarah Kekeluargaan dan Gotong Royong ( MKGR) Provinsi Sumatera Utara, H Wagirin Arman, mengingatkan kepada kader dan pengurus MKGR jangan sekali-kali melakukan tindakan tercela dalam kehidupan sehari-hari dan d...

Hasta Karya dan Organisasi Sayap Partai Golkar
04/08/2021

Hasta Karya dan Organisasi Sayap Partai Golkar

Partai GOLKAR, yang merupakan partai besar di Indonesia senantiasa melakukan penguatan kader dari berbagai lini. Tak ter...
04/08/2021

Partai GOLKAR, yang merupakan partai besar di Indonesia senantiasa melakukan penguatan kader dari berbagai lini. Tak terkecuali untuk basis kader pemuda dan perempuan. Karenanya, pada tahun 2002, melalui RAPIMNAS ke-V Partai GOLKAR, lahir gagasan untuk membentuk organisasi sayap pemuda dan perempuan, guna mendukung kerja-kerja politik di lapangan.

Langkah ini juga sebagai upaya konsolidasi dan optimalisasi potensi dan kekuatan kader sayap partai, untuk perluasan dan perekrutan basis massa. Mengingat kondisi eksternal yang berlaku pada saat itu, yakni Undang-undang Ormas nomor 8 tahun 1985 menegaskan bahwa ormas tidak bisa bernaung di bawah partai politik dan tidak diperbolehkan memberi dukungan kepada partai politik, maka sangat dibutuhkan organisasi sayap (internal) Partai GOLKAR.

Surat Keputusan Nomor : I/RAPIM-V/GOLKAR/2002 Tanggal 8 Februari 2002, menjadi penegasan resmi tentang kebijakan pembentukan organisasi sayap Partai GOLKAR, di bidang pemuda dan perempuan. Dengan keputusan ini, kedudukan organisasi sayap pemuda dan perempuan menjadi bagian struktur internal partai, yang bersifat instruktif, dan bertanggung jawab kepada Dewan Pimpinan Partai Golkar.

Menindaklanjuti surat keputusan tersebut, proses dan tahapan pembentukan pun dijalankan,

26 Maret 2002, diinisiasi Ketua Korbid Perempuan DPP Partai Golkar kala itu, dilakukan pertemuan para tokoh perempuan yang kemudian menghasilkan kesepakatan untuk membentuk wadah perempuan Partai Golkar.
22-23 Mei 2002, digelar Rapat Kerja Nasional Bidang Perempuan, dengan peserta seluruh Ketua Bidang Perempuan Partai GOLKAR Provinsi dan Pimpinan Ormas Perempuan, yang menghasilkan 7 (Tujuh) Prinsip Pembentukan Organisasi
Pertama: Organisasi Sayap Perempuan Partai GOLKAR dituntut untuk berperan aktif dalam menjawab permasalahan dan tantangan serta melaksanakan seluruh program Partai GOLKAR sebagai upaya untuk menyikapi kondisi yang ada serta mengembangkan perjuangan Partai GOLKAR sesuai dengan Paradigma Baru Partai GOLK

Angkatan Muda Partai GOLKAR (AMPG) lahir dari kesepakatan RAPIM V Partai GOLKAR tanggal 9-11 Februari 2002 yang dilaksan...
04/08/2021

Angkatan Muda Partai GOLKAR (AMPG) lahir dari kesepakatan RAPIM V Partai GOLKAR tanggal 9-11 Februari 2002 yang dilaksanakan di Jakarta di mana Rapat Koordinasi Nasional Bidang Pemuda Partai GOLKAR menghasilkan keputusan yang sangat penting dan mendasar yaitu disepakati dan ditetapkannya pembentukan Angkatan Muda Partai GOLKAR (AMPG) sebagai sayap muda di lingkungan Partai GOLKAR.

A. POSISI AMPG

Posisi AMPG merupakan tuntutan kebutuhan partai tentang perlunya sayap pemuda Partai GOLKAR. Kehadiran AMPG sebagai pemuda Partai GOLKAR bukan karena “rekayasa” kepentingan jangka pendek partai. Tetapi ia merupakan perwujudan tekad Partai GOLKAR untuk berada dalam kehidupan kepemudaan dan masyarakat Indonesia guna merealisasikan misi perjuangan Partai GOLKAR demi kemajuan dan kemaslahatan seluruh rakyat Indonesia.

AMPG juga menjadi bagian yang sangat penting untuk mencapai visi partai khususnya dalam melaksanakan catur sukses partai, terutama catur yang kedua, yakni Sukses Kaderisasi, yaitu dengan memperluas basis partai untuk menghasilkan sebanyak-banyaknya kader-kader baru sebagai produk sistem perkaderan. AMPG sebagai Organisasi Sayap Kepemudaan diarahkan untuk dapat menciptakan konstituen baru dengan melakukan penggalangan secara aktif terhadap generasi muda.

Dalam Anggaran Dasar Partai GOLKAR BAB XVII Pasal 35 ayat 1, berbunyi “ Partai GOLKAR memiliki Organisasi Sayap yang merupakan wadah perjuangan sebagai pelaksana kebijakan partai yang dibentuk untuk memenuhi kebutuhan strategis, dalam rangka memperkuat basis dukungan partai”.

Dasar pemikiran organisasi sayap AMPG adalah :

Pertama, Sebagai sayap kepemudaan Partai GOLKAR dituntut memainkan peran penting dalam menjawab masalah-masalah, tantangan dan kebutuhan Partai GOLKAR dalam usaha menyahuti perjuangan Partai GOLKAR sesuai visi-misi Partai GOLKAR kedelapan.

Kedua, Sebagai bagian dari Partai GOLKAR, sayap kepemudaan Partai GOLKAR meletakan kegiatannya pada penggalangan massa kepemudaan nasional dan bergerak

MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) lahir pada tanggal 3 Januari 1960. Merupakan Organisasi Kemasyarakatan yang...
04/08/2021

MKGR (Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong) lahir pada tanggal 3 Januari 1960. Merupakan Organisasi Kemasyarakatan yang dalam perkembangannya kemudian pada tahun 1985 diatur dan terikat oleh UU No. 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan.

Ketua Umum DPP MKGR sejak kelahirannya tahun 1960 sampai 1991 adalah Mayjen TNI (Purn) R.H. Sugandhi. Pada Mubes I tahun 1978, Drs. H. Akmal Sinin, terpilih sebagai Sekretaris Jenderal MKGR. Pada Mubes II tahun 1984 Drs. H.M. Irsyad Sudiro terpilih sebagai Sekretaris Jenderal dan pada Mubes III tahun 1989 terpilih kembali sebagai Sekretaris Jenderal DPP MKGR. Sebagai pendiri MKGR bersama-sama dengan pimpinan TNI AD dan tokoh nasional lainnya, R.H. Sugandhi turut serta membidani kelahiran Sekber GOLKAR (Sekretariat Bersama Golongan Karya) pada 20 Oktober 1964. Sampai akhir hayatnya beliau tetap menjadi tokoh Golkar. R.H. Sugandhi pernah menjadi ajudan Presiden Soekarno, sedang jabatan kenegaraan yang pernah diembannya adalah Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Agung RI.

Kelahiran MKGR terjadi secara alamiah merupakan panggilan sejarah dan tidak lewat upacara yang disambut oleh para pejabat tinggi atau orang-orang berpengaruh. Yang ikut menyaksikan kelahiran bayi MKGR ini antara lain Thoyib Pardjojo, seorang petani bunga dari Kampung Kebon Jeruk di pinggiran Kota Jakarta, dan Abas Tarwi seorang anggota Polisi berpangkat Bintara. Menurut pengakuan Pak Gandhi, mereka itu selanjutnya ikut menimang-nimang bayi MKGR.

Pada tahun 1960-an suhu perpolitikan di tanah air memanas. Persengketaan politik dan gesekan sosial meningkat bahkan menjalar di berbagai daerah. Pengaruh PKI menginfiltrasi di hampir semua lini kemasyarakatan dan pemerintahan. PKI memotori gerakan yang agitatif dan provokatif, bahkan menyerukan dibentuknya angkatan ke-5 yaitu dipersenjatainya kaum tani dan buruh pabrik. Untuk membendung pengaruh komunis ini, kekuatan Tri Karya (MKGR, KOSGORO, SOKSI) bersama-sama dengan pimpinan Angkatan Darat, tokoh-tokoh pemuda, agama

Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong yang berdiri pada tanggal 10 November 1957. Kosgoro merupakan salah satu KIN...
04/08/2021

Kesatuan Organisasi Serbaguna Gotong Royong yang berdiri pada tanggal 10 November 1957. Kosgoro merupakan salah satu KINO (Kelompok Induk Organisasi), disamping SOKSI dan MKGR, yang melahirkan Sekretariat Bersama Golongan Karya (Sekber Golkar) pada 20 Oktober 1964. Kino-kino tersebut pada tahun 1970 mengeluarkan keputusan bersama untuk ikut menjadi peserta pemilihan umum melalui satu nama dan tanda gambar yaitu Golongan Karya (GOLKAR). Logo yang menjadi tanda gambar GOLKAR sejak Pemilu tersebut tetap dipertahankan hingga sekarang.

KOSGORO didirikan oleh Mas Isman (Ayah dari Hayono Isman/ Ex Menpora RI), Mas Isman adalah Ex Komandan pejuang Tentara Pelajar Jawa Timur/ TRIP, KOSGORO memiliki semboyan Tri Dharma yaitu: Pengabdian, Kerakyatan dan Solidaritas. KOSGORO sebagai Induk Organisasi memiliki gerakan, badan, dan lembaga yang merupakan alat kelengkapan organisasi, yang terdiri dari: Gerakan Mahasiswa Kosgoro (Gema Kosgoro), Generasi Muda Kosgoro (GM Kosgoro), Badan Musyawarah Pengusaha Swasta (Bamuhas), Wanita Kosgoro, dan Lembaga Bantuan Penyuluhan Hukum Kosgoro (LBPH Kosgoro).

Sekitar tahun 1960-an, keberadaan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (...
04/08/2021

Sekitar tahun 1960-an, keberadaan Pancasila, Undang-undang Dasar 1945, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) mengalami berbagai cobaan terutama dari Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan ondderbouw-nya. Sayap organisasi dibawah PKI itu seperti SOBSI, Pemuda Rakyat, Gerwani, Lekra, dan Corps Gerakan Mahasiswa Indonesia (CGMI).

Atas kondisi itu, Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) lahir tepatnya pada 20 Mei 1960 sebagai panggilan sejarah untuk membela Pancasila, UUD 1945, dan keutuhan NKRI. Saat didirikan nama SOKSI memiliki kepanjangan dari Sentral Organisasi Karyawan Sosialis Indonesia.

Pada awalnya nama dan embrio SOKSI adalah Badan Pusat Koordinasi Perusahaan-perusahaan Negara (BPKPN). Saat itu pendiri SOKSI, Suhardiman menjabat sebagai Sekertaras BANAS (Badan Nasionalisasi Perusahaan-Perusahaan Belanda) dan ditugaskan oleh negara untuk menasionalisasi perusahaan-perusahaan asing.

Nama SOKSI kemudian muncul pada pertemuan BPKPN di Palembang yang akhirnya moment tersebut menjadi tanggal kelahiran SOKSI. Waktu itu, Suhardiman menugaskan Adolf Rahman dan Suwignyo untuk mencari nama yang tepat untuk pergerakan mereka. Tetapi, keduanya belum juga menemukan nama yang tepat sampai larut malam, hingga Suhardiman akhirnya menyampaikan nama SOKSI sebagai singkatan Sentral Organisasi Karyawan Sosialis Indonesia.

Di samping tekad menjadi pelopor lahirnya masyarkaat sosialis Pancasila, Suhardiman memilih nama SOKSI juga secara politis untuk menunjukan sikap perlawanan yang tegas terhadap PKI. Khususnya terhadap SOBSI (Sentral Organisasi Buruh Seluruh Indonesia).

12/06/2021

Address

HBTB Blok Jalan Monitor V Blok AK No. 10, Sukatani Tapos Depok
Depok
16454

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media Karya Sumatera Utara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Media Karya Sumatera Utara:

Share