30/08/2026
Penulis: Herupitra | Editor: Heri Prihartono
Tribun Jambi | Berita Terkini Jambi
MISTERI-Gunung Kunyit di Kerinci menawarkan panorama alam sekaligus menyimpan beragam legenda yang diwariskan masyarakat setempat.
TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Kabut perlahan menyelimuti lereng pegunungan. Di balik rimbunnya pepohonan dan medan terjal, Gunung Kunyit berdiri menyimpan cerita yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Gunung yang berada di Kecamatan Gunung Raya, Kabupaten Kerinci, Jambi, ini bukan sekadar bentang alam. Bagi masyarakat sekitar, Gunung Kunyit memiliki kisah panjang tentang alam, kepercayaan leluhur, hingga legenda yang masih dikenang hingga kini.
Terdapat dua jalur yang dikenal untuk menuju kawasan Gunung Kunyit, yakni melalui Lempur dan Talang Kemuning.
Hamka, salah satu pencinta alam di Kerinci, mengatakan pendakian menuju puncak Gunung Kunyit membutuhkan kondisi fisik prima dan persiapan matang.
Perjalanan awal membawa pendaki melewati hamparan hutan kayu manis. Aroma khas kayu manis bahkan dapat tercium sepanjang perjalanan.
Setelah sekitar satu setengah jam menyusuri hutan kayu manis, karakter medan mulai berubah. Jalur yang semula relatif bersahabat berganti menjadi kawasan rimba yang lebih lebat dan menantang.
“Setelah menempuh hutan kayu manis, medan yang dilewati berganti dengan lebatnya rimba yang seolah belum terjamah tangan manusia. Jalur menanjak dan ekstrem menjadi rintangan yang harus dilewati,” ujar Hamka.
Kondisi jalur semakin sulit terutama setelah hujan. Tanah yang becek dan licin membuat perjalanan menuju puncak membutuhkan kehati-hatian ekstra.
Secara keseluruhan, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai puncak Gunung Kunyit sekitar enam jam, bergantung pada kondisi fisik pendaki dan situasi jalur.