10/08/2026
Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Kepala Daerah Hentikan Rekrutmen Tenaga Honorer Baru
JAKARTA — Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah di Indonesia untuk menghentikan rekrutmen tenaga honorer baru.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menekan beban belanja pegawai dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), yang dinilai semakin membesar di sejumlah daerah.
Dalam rapat kerja bersama Komisi II DPR RI di Senayan, Senin (8/6/2026), Tito menyampaikan bahwa kondisi anggaran di sejumlah daerah dinilai tidak sehat karena sebagian besar anggaran terserap untuk membiayai belanja pegawai.
Tito juga menyoroti masih adanya tenaga honorer non-kompeten, khususnya pada posisi administrasi. Menurutnya, penambahan tenaga honorer dari waktu ke waktu dapat menjadi persoalan bagi pemerintah daerah di kemudian hari.
Ia mengingatkan, akumulasi tenaga honorer dari satu periode pemerintahan ke periode berikutnya berpotensi menimbulkan persoalan baru, terutama ketika para tenaga honorer menuntut kepastian status dan pengangkatan sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Karena itu, pemerintah daerah diminta tidak lagi melakukan perekrutan tenaga honorer baru dan lebih berhati-hati dalam mengelola kebutuhan serta belanja pegawai.
Kebijakan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah menjaga kesehatan APBD sekaligus mendorong pengelolaan aparatur yang lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan organisasi.
Sumber: MetroTV
Editor: Dumai FM 91.4