Inda Dzakir

Inda Dzakir Cinta Muallaf Islami

 Ya Allah... miris sekali melihat kejadian seperti ini. 😔Semoga kisah ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih b...
14/07/2026


Ya Allah... miris sekali melihat kejadian seperti ini. 😔

Semoga kisah ini menjadi pelajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati saat berkenalan dengan seseorang di media sosial.

Jangan mudah percaya hanya karena foto terlihat meyakinkan atau profesinya terdengar hebat. Selalu lakukan verifikasi, jangan terburu-buru mengirim uang, dan waspadai jika seseorang terus meminta bantuan finansial dengan berbagai alasan.

Ingat, kepercayaan dibangun dengan kejujuran, bukan dengan rayuan atau permintaan transfer.

Semoga korban diberi ketabahan dan diganti rezekinya yang lebih baik. Semoga kita semua selalu dilindungi dari segala bentuk penipuan. Aamiin. 🤲
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 Korban KDRT, baru nikah 3 bulan❗Nasib nahas menimpa perempuan berinisial ADF, yang mendapat k3k3rasan dalam rumah tangg...
13/07/2026


Korban KDRT, baru nikah 3 bulan❗
Nasib nahas menimpa perempuan berinisial ADF, yang mendapat k3k3rasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh sang suami, di kediamannya, Jalan Komplek BNI, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok.

Bahkan, tindak k3k3rasan yang dilakukan suaminya itu diduga telah membuat mata kiri korban buta permanen. Konyolnya, aksi keji tersebut dipicu gegara main game ponsel. 😱

Saat itu suami korban berinisial AR baru bangun tidur di ruang tamu lalu melihat baterai ponselnya habis.

“Kemudian AR mengisi daya ponselnya, lalu AR mengambil ponsel milik korban untuk main game. Ponsel korban diambil saat korban masih tertidur di samping AR,”

Ketika sang suami sedang main game di ponsel korban, tak lama berselang korban terbangun dan duduk di samping AR, lalu mencoba untuk mengambil ponselnya. Akan tetapi AR tidak memberikan ponsel korban, hingga akhirnya terjadi saling tarik menarik.

Namun, korban tetap saja tak berhasil mengambil ponsel dari tangan AR.
Korban akhirnya kesal dan memukul muka AR dengan tangannya satu kali.

Pukulan yang dilayangkan korban membuat suaminya itu kesal, hingga akhirnya ponsel milik korban dibanting ke lantai oleh AR. Semakin kesal, lalu korban menjambak rambut kepala belakang suaminya itu hingga terdapat bekas luka.

“Setelah itu, korban mencoba mengambil ponsel milik AR yang sedang dicas. Namun dengan cepat ponsel tersebut langsung diambil AR. Karena korban gagal mengambil ponsel AR, kemudian korban memukul kembali wajah dan badan.

Tindakan yang dilakukan korban membuat AR kesal, lalu sang suami akhirnya membanting ponsel miliknya ke lantai tiga kali, hingga ponselnya pecah dan LCD nya keangkat. Lalu pelaku memukvl wajah istrinya itu dengan tangan kanan satu kali, hingga pelipis kirinya memar.

“Selanjutnya, AR mengambil ponsel milik korban dan miliknya lalu pergi ke ruang makan. Saat itu, korban mengikuti AR sambil memukul badan belakang suami nya serta menjambak rambut bagian belakang. Namun, setelah itu saksi Aurel datang dan melerai dengan memeluk badan korban untuk tidak mengejar AR.

Saat korban ditahan oleh saksi Aurel, lanjutnya, korban tetap meminta ponselnya itu kepada sang suami. Kemudian AR melemparkan ponsel miliknya yang hancur tersebut, dengan posisi miring seperti bumerang ke arah korban, hingga mengalami luka yang cukup parah dan diduga mengalami kebutaan.

“Lemparan itu lalu mengenai bagian kiri wajah korban hingga mengeluarkan d4r4h di pelipis kirinya

Mendapati adanya luka di pelipis kiri korban, kemudian korban dibawa oleh saksi Aurel ke dapur. Namun pelaku menarik baju korban hingga jatuh duduk di lantai, dan saksi Aurel membungkuk untuk menutupi badan korban agar pelaku tak memukul korban. 😢

 Saya seorang Mu'alaf tapi saya tidak pernah membandingkan agama yang satu dan yang lainnya jarena apapun agama kita nia...
13/07/2026


Saya seorang Mu'alaf tapi saya tidak pernah membandingkan agama yang satu dan yang lainnya jarena apapun agama kita niat dan tujuan kita sama.

Viral karena satu konten, pelajaran yang bisa kita ambil adalah: kebebasan berbicara tetap harus dibarengi dengan rasa hormat.
Tempat ibadah adalah tempat yang suci bagi setiap pemeluk agama. Apa pun keyakinan kita, saling menghormati jauh lebih baik daripada membuat konten yang melukai perasaan orang lain.

Semoga kejadian ini menjadi pengingat agar lebih bijak dalam berkarya dan menjaga toleransi. 🙏🕊️
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

 Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. 🤲Berita ini menjadi tamparan keras bagi kita semua. Rumah seharusnya menjadi tempat...
13/07/2026


Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. 🤲

Berita ini menjadi tamparan keras bagi kita semua. Rumah seharusnya menjadi tempat paling aman bagi setiap anak. Ketika rasa aman itu hilang, dampaknya bisa sangat panjang bagi masa depan mereka.

Mari kita bersama-sama lebih peduli. Dekati anak-anak kita, dengarkan cerita mereka, perhatikan setiap perubahan sikapnya, dan jangan pernah mengabaikan tanda-tanda yang mencurigakan. Perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama.

Jika melihat atau mengetahui adanya dugaan kekerasan terhadap anak, jangan diam. Laporkan kepada pihak yang berwenang agar tidak ada korban berikutnya.

Semoga korban diberikan kekuatan, kesembuhan, dan masa depan yang lebih baik. Semoga keluarga diberi ketabahan, dan semoga proses hukum berjalan dengan adil sesuai ketentuan yang berlaku. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin. 🤲

Astaghfirullah 😭"ANAK S*TAN INI" Tiap jari kabar diberanda tidak ada habisnyaSeorang pria asal warga kampung lalang yang...
13/07/2026

Astaghfirullah 😭
"ANAK S*TAN INI"
Tiap jari kabar diberanda tidak ada habisnya
Seorang pria asal warga kampung lalang yang bernama Santo, berusia sekitar 30 Tahunan ditangkap akibat perlakuan untuk melakukan asusila terhadap ibunya sendiri, kejadian tersebut bermula pada hari Rabu malam (24/6/26).

Menurut Kejelasan dari warga, Insiden pertama terjadi ketika sang bapak sedang tidak berada di rumah karena sedang merantau, sehingga menyisakan sang ibu hanya berdua dengan pelaku di rumah. Dalam kejadian itu, pelaku sempat melakukan tindakan asusila terhadap ibunya.

Awalnya, sang ibu sempat menolak keras, namun karena pelaku mengancamnya dengan senjata tajam (sajam), beliau terpaksa menuruti kemauan pelaku. Kejadian ini menandai awal dari rangkaian tindakan bejat pelaku.

Kejadian yang terjadi tadi malam adalah percobaan yang kedua kalinya bagi pelaku untuk melakukan tindakan serupa terhadap ibunya. Seperti sebelumnya, sang ibu kembali menolak mentah-mentah ajakan pelaku.

Namun kali ini, penolakan tersebut memicu kekerasan fisik yang lebih parah; pelaku membacok tangan ibunya sendiri. Dalam rasa sakit dan ketakutan, ibunya pun berteriak minta tolong. Ini mengkonfirmasi bahwa insiden tadi malam merupakan upaya asusila yang kedua." jelas kata tetangga tersebut.

Tak lama peristiwa tersebut besok nya pelaku ditangkap ketika sedang asik tidur pulas di salah satu rumah kosong disekitar daerah tersebut. warga pun langsung menangkap pelaku dan dibawa oleh kepolisian.

 Berdasarkan informasi terbaru, ibu dari santri yang meninggal dunia memang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU...
13/07/2026


Berdasarkan informasi terbaru, ibu dari santri yang meninggal dunia memang hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI bersama tim kuasa hukum dari Hotman 911. Karena tidak sanggup berbicara akibat kesedihan yang mendalam, permohonan keluarga dibacakan oleh tim kuasa hukumnya.

Kasus ini berawal dari dugaan pembakaran terhadap beberapa santri di sebuah pondok pesantren di Batukliang, Lombok Tengah, pada 13 Desember 2025. Peristiwa tersebut mengakibatkan:

Satu santri meninggal dunia.

Dua santri lainnya mengalami luka bakar berat.

Dalam perkembangan penyidikan, polisi telah menetapkan dua tersangka, termasuk seorang santri dan pimpinan pondok pesantren. Penyidik juga mendalami dugaan adanya kelalaian dalam pengawasan di lingkungan pesantren.

RDP di Komisi III DPR RI bertujuan mendengarkan langsung keterangan dari keluarga korban, kuasa hukum, kepolisian, dan pihak terkait agar penanganan kasus berlangsung transparan dan memberikan kepastian hukum.

Semoga keluarga korban diberi ketabahan, dan proses hukum dapat berjalan secara adil berdasarkan fakta dan bukti yang ada.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
22/06/2026

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Address

Ende Maurole
Ende
8681

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Inda Dzakir posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share