12/12/2019
Ketika MORAL anak bangsa dipertaruhkan
Akhir bulan September tahun 2019 petani Garut Selatan mendapat bantuan alsintan berupa traktor 4 roda sebanyak 17 buah dengan harga per traktornya sekitar Rp. 350.000.000 (tiga ratus lima puluh juta rupiah) x 17 traktor. Uang negara (uang dari publik) digelontorkan untuk memajukan pertanian garsel seluas 4000 hektar kata sebuah sambutan panitia. Program yang digagas atas nama gempita dan organisasi kemahasiswaan ini sangat idealis dan optimis. Bahkan diresmikan langsung oleh menteri pertanian saat itu Andy Amran Sulaiman juga dihadiri Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum dan Bupati Garut, dilakukan seremonial penanaman jagung dan penyerahan alsintan kepada kelompok tani penerima manfaatnya.
Setahun berlalu diselang hiruk pikuk pemilu, program menghebohkan itu tenggelam dan kabar terakhir Traktor 4 Roda seharga ratusan juta rupiah itu dikabarkan hilang dan dijual oleh para oknum desa, LSM, dan yang terlibat lainnya. Sempat para pelaku dipanggil dan diklarifikasi-kan termasuk dengan dinas terkait. Kesimpulannya traktor itu telah dijual dan ditampung oleh penadahnya. Ternyata niat baik pemerintah tidak diterima dengan baik oleh oknum rakyat (anak bangsa) hak petani sebagai tulang punggung pangan Indonesia raib begitu saja, semoga bantuan tidak jadi musibah.