Syamsul Rijal Nursiddiq

Syamsul Rijal Nursiddiq Halaman ini adalah halaman untuk berdakwah

07/10/2022
31/05/2022

SYUKUR DAN SABAR

Kita ingin Allah selalu mengikuti kemauan kita, jika ternyata tidak, maka kita kecewa kepada Allah ﷻ..

Padahal kewajiban hamba adalah mengikuti kemauan Allah ﷻ, karena ilmu Allah meliputi segala sesuatu. Dan perbuatan Allah sangat adil dan penuh hikmah..

‘Umar bin Khathab رضي الله عنه berkata,

مَا أُبَالِي عَلَى أَيِّ حَالٍ أَصْبَحْتُ عَلَى مَا أُحِبُّ أَوْ عَلَى مَا أَكْرَهُ ، لأَنِّي لا أَدْرِي الْخَيْرُ فِيمَا أُحِبُّ أَوْ فِيمَا أَكْرَهُ ؟

Aku tidak peduli masuk di waktu pagi dalam keadaan apa, apakah dalam keadaan yang aku sukai atau keadaan yang aku tidak sukai. Karena aku tidak tahu apakah kebaikan itu dalam perkara yang aku sukai atau dalam perkara yang aku tidak sukai..”.
```(Az Zuhud karya Ibnul Mubarak)```

Semoga Allah senantiasa menghiasi kita dengan syukur dan sabar dalam menghadapi kehidupan ini .....

31/05/2022

DZIKIR YANG RINGAN DI LISAN, NAMUN BERAT DI TIMBANGAN

Ringan di Lisan, Berat di Timbangan

Sebuah dzikir yang mudah dirutinkan setiap saat, namun berat di timbangan amalan. Dzikir tersebut adalah bacaan “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim”.

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

كَلِمَتَانِ خَفِيفَتَانِ عَلَى اللِّسَانِ ، ثَقِيلَتَانِ فِى الْمِيزَانِ ، حَبِيبَتَانِ إِلَى الرَّحْمَنِ سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ ، سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ

“Dua kalimat yang ringan di lisan, namun berat ditimbangan, dan disukai Ar Rahman yaitu “Subhanallah wa bi hamdih, subhanallahil ‘azhim” (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung). (HR. Bukhari no. 6682 dan Muslim no. 2694)

Dalam Muqoddimah Al Fath (Fathul Bari), Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan keutamaan hadits tersebut sebagai berikut:

Maksud “dua kalimat” adalah untuk memotivasi berdzikir dengan kalimat yang ringan.

Maksud “dua kalimat yang dicintai” adalah untuk mendorong orang berdzikir karena kedua kalimat tersebut dicintai oleh Ar Rahman (Allah Yang Maha Pengasih).

Maksud “dua kalimat ringan” adalah untuk memotivasi untuk beramal (karena dua kalimat ini ringan dan mudah sekali diamalkan).

Maksud “dua kalimat yang berat di timbangan” adalah menunjukkan besarnya pahala.

Alur pembicaraan dalam hadits di atas sangat bagus sekali. Hadits tersebut menunjukkan bahwa cinta Rabb mendahului hal itu, kemudian diikuti dengan dzikir dan ringannya dzikir pada lisan hamba. Setelah itu diikuti dengan balasan dua kalimat tadi pada hari kiamat. Makna dzikir tersebut disebutkan dalam akhir do’a penduduk surga yang disebutkan dalam firman Allah,

دَعْوَاهُمْ فِيهَا سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلَامٌ وَآَخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

“Do’a mereka di dalamnya adalah: “Subhanakallahumma”, dan salam penghormatan mereka adalah: “Salam”. Dan penutup doa mereka adalah: “Alhamdulilaahi Rabbil ‘aalamin”.”

31/05/2022

بسم الله الرحمن الرحيم

Diantara Fadhilah air hujan

diriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam bersabda:
Jibril mengajariku sebuah obat yang tidak butuh pada obat lain dan dokter

Kemudian Sahabat Abu Bakar, Umar, Utsman dan Ali Radhiyallahu anhum bertanya:
Obat apa itu wahai Rasulullah ? Sesungguhnya kami membutuhkan obat itu

Lalu Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa salam bersabda :
Ambillah sedikit air hujan dan bacakanlah surat Al Fatihah, Al Ikhlash, Al Falaq, An Nas, dan ayat Al-Kursi, Masing² dibaca sebanyak 70x ,Dan diminum waktu pagi dan sore selama 7 hari

Demi Dzat yg telah mengutusku dengan haq sebagai seorang Nabi, sungguh Jibril telah berkata kepadaku:
Sesungguhnya, barangsiapa yang minum air tersebut, maka Allah akan menghilangkan segala penyakit dari tubuhnya dan Allah akan menyembuhkan dari semua sakit dan penyakit, dan barang siapa yg meminumkan air tersebut kepada istrinya, lalu tidur bersamanya, maka istrinya akan bisa hamil dengan izin Allah.
Dan air tersebut juga bisa menyembuhkan kedua mata, menghilangkan sihir, menghilangkan dahak, menyembuhkan sakit dada, sakit gigi, pencernaan, sembelit, kencing tidak lancar dan tidak butuh dibekam dan banyak manfa'at lainnya yang tak dapat menghitungnya kecuali Allah ta'ala

Wallahu a'lam

Dari Kitab :

{النوادر ١٩٤}

22/05/2022

OBAT MALAS BERIBADAH

Alhabib Abdullah bin Alwi bin Muhammad Alhaddad berkata:

Kapan saja kau dapati dirimu malas beribadah kepada Allah atau condong bermaksiat, maka:

ingatkanlah hatimu bahwa Allah mendengarmu, melihatmu, mengetahui rahasiamu serta isi hatimu..

Jika hal ini tidak bermanfaat, maka ingatkanlah dirimu tentang dua Malaikat yang mengikuti kemanapun engkau berada serta senantiasa menulis kebaikan& keburukanmu..

Jika hatimu masih saja tidak tersentuh dengan peringatan ini, maka ingatkanlah ia tentang dekatnya kematian.

Ketahuilah bahwa sesungguhnya kematian adalah perkara ghoib yg paling dekat masa penantiannya.
Ingatlah kematian datangnya secara tiba-tiba dan kapan saja, dimana saja.
Jika kematian menjemput dalam keadaan yg tidak diridloi, maka dirimu akan merugi yg tiada batasnya..

Jika ancaman ini masih tidak bermanfaat, maka ingatkanlah dirimu akan janji Allah bagi orang2 yg taat kepada-Nya (yaitu akan memperoleh pahala yg besar) juga ancaman siksaan Allah yg pedih bagi orang yg menentang- Nya.

Katakanlah Wahai jiwa❕sungguh tidak akan ada teguran setelah kematian, dan tidak akan ada tempat lain sesudah dunia ini kecuali surga atau neraka

Maka pilihlah untuk dirimu
```Ketaatan``` yang hasilnya adalah keberuntungan, keridloan Allah, kekal di dalam surga,& dapat memandang wajah Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Pemberi

atau ```kemaksiatan``` yang hasilnya adalah kehinaan, kemurkaan Allah, kesialan, dan terpenjara di dalam neraka

Maka obatilah dirimu dengan peringatan2 ini tatkala ia malas melakukan ibadah atau condong pada kemaksiatan. Karena ini adalah obat yang bermanfaat bagi berbagai Penyakit hati

Itulah petikan dari kalam Alhabib Abdullah bin Alwi Alhaddad tentang cara mengatasi kemalasan dalam diri kita.

Semoga bermanfaat bagi kita smua..

Sumber: Kitab Risalatul Mu'awanah

اللهم صل على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد

Mugi berkah manfaat ilmu dunya akhirat aamiin sareng di hasilkeun sagala maksud.
23/04/2022

Mugi berkah manfaat ilmu dunya akhirat aamiin sareng di hasilkeun sagala maksud.

14/03/2022

PENYAKIT WAHAM/DELUSI

Berkata Syekh Ibnu Athaillah dalam Al-hikam:
ما قادك شيء مثل الوهم

Artinya, “Tiada satupun energi yang bisa mendiktemu sekuat waham (delusi).”

WAHAM/DELUSI
adalah suatu keyakinan seseorang yang tidak sesuai dengan kenyataan, yang tetap dipertahankan dan tidak dapat dirubah secara logis oleh orang lain.

Dalam buku ajar psikiatri Kaplan dan Sadock, ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang dapat memiliki waham(delusi) tertentu. Setidaknya ada 8 situasi yang memungkinkan perkembangan waham, yaitu:

1. Peningkatan harapan, yaitu ketika seseorang memiliki harapan yang terlalu tinggi, namun mengalami hambatan atau kegagalan dalam mewujudkannya.
2. Mendapat terapi sadistik misalnya kekerasan dalam rumah tangga yang berlangsung lama, atau praktik penyiksaan lainnya.
3. Situasi yang meningkatkan ketidakpercayaan dan kecurigaan.
4. Isolasi sosial misalnya fenomena pasung.
5. Situasi yang meningkatkan kecemburuan.
6. Situasi yang memungkinkan menurunnya harga diri (harga diri rendah).
7. Situasi yang menyebabkan seseorang melihat kecacatan dirinya pada orang lain, misalnya merasa kurang cantik, kurang tinggi, kurang kurus.
8. Situasi yang meningkatkan kemungkinan untuk perenungan tentang arti dan motivasi terhadap sesuatu misalnya obsesi pada agama, obsesi pada ritual budaya, dan sebagainya.

KEINGINAN MAKHLUK ADALAH DELUSI
KEINGINAN ALLAH ADALAH KENYATAANNYA

MAKA, JIKA SESEORANG TAK MENERIMA KENYATAAN HIDUPNYA, DIA SAKIT JIWA.

14/03/2022

KENAPA BANYAK YANG BERZIKIR TAPI MEMBUAT DIA SEMAKIN DEKAT DENGAN SYAITAN

Seorang murid bertanya kepada gurunya (Imam Al Ghazali)

“Syeikh, bukankah zikir bisa membuat seseorang beriman lebih dekat dengan Allah Ta’ala dan syaitan akan berlari menjauh darinya?"

“Benar,” Jawab Imam al-Ghazali.

“Namun kenapa ada orang yang semakin rajin berzikir justru malah semakin dekat dengan syaitan atau kesyetanan ?”, lanjut Sang Murid.

Gurunya yang diberi gelaran Hujjatul Islam inipun menjawab:

“Bagaimana pendapatmu, jika ada orang yang mengusir anjing namun dia masih menyimpan tulang dan berbagai makanan kesukaan anjing disekitarnya?”

“Tentu, anjing itu akan kembali datang setelah diusir", jawab Sang Murid.

Imam al-Ghazali menjelaskan, "Demikian juga dengan orang-orang yang rajin berzikir tapi masih menyimpan berbagai penyakit hati dalam dirinya. Syaitan akan terus datang dan mendekati bahkan bersahabat dengannya.

Penyakit-penyakit hati itu ialah :

1. Kesombongan
2. Irihati
3. Dengki
4. Syirik
5. Bersikap/berkata kasar
6. Riya
7. Merasa sholeh
8. Merasa Suci
9. Ghibah
10. Marah dan berbagai penyakit hati lainnya.

Ketika penyakit-penyakit itu menghinggapi diri seorang hamba, maka syaitan terlaknat akan senantiasa datang mengakrabkan diri dan kemudian menjadi sahabat karibnya.

Semoga manfaat...

Address

Cisurupan Garut
Garut

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Syamsul Rijal Nursiddiq posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category