UKUR GARUT

UKUR GARUT Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from UKUR GARUT, Media, GARUT, Garut.
(3)

📍 GARUT, JAWA BARAT
🎬 KULINER, BISNIS, WISATA
✉️ INFORMASI KEJADIAN DI GARUT
🌍 BERITA INDONESIA VIRAL/HIBURAN
👄👂🏼 CURHATAN MASYARAKAT GARUT

ENDORSE DM AJA👍

Pemerintah Kabupaten Garut, saat ini tengah menyusun konsep untuk melakukan penataan dan penertiban para Pedagang Kaki L...
13/05/2026

Pemerintah Kabupaten Garut, saat ini tengah menyusun konsep untuk melakukan penataan dan penertiban para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di dekat Kantor Bupati atau Pemda Garut.

Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, mengatakan bahwa untuk konsepnya nanti akan penataan dan penertiban ditempat saja, pagar kantor Pemda Garut akan dimundurkan.

“Pagernya dimundurin, lalu mau dipindah kemana? beli lahan kan engga punya uang, tapi dibiarin kan juga salah,” katanya.

Ia menyebutkan, penataan PKL tersebut tidak akan mengganggu aktivitas bahkan produktifitas di lingkungan pemda, tidak akan merubah fungsi taman yang ada di area sekitar.

“Ya engga lah, itu sekarang emang ada yang nongkrong di lapangan hijau gitu, yang penting kan itu buat paru-paru kotanya tidak tergeser, jadi tidak nembang pohon, kan ngambil ini kan buat hutan, buat penghijauan, ya itu fungsinya tidak tergerus,” sebutnya.

Menurutnya, untuk pelaksanaan nya akan rampung diakhir tahun 2026, dan hanya berkonsep se-minimalis mungkin.

“Harusnya akhir tahun sudah oke, sudah beres, tapi dalam versi yang se-ekonomis mungkin, belum yang mewah, kan dananya terbatas,” lanjutnya.

Maka demikian, yang paling penting ialah ingin menyelamatkan PKL agar tidak terjadi kecelakaan beberapa waktu lalu, dan lokasi PKL didekat Pemda saat ini menjadi wisata kuliner masyarakat.

“Yang penting kita mau nyelamatin PKL-nya supaya nggak ketabrak misalnya. Terus kita juga ingin maksimalkan potensi destinasi wisata, man ini sekarang jadi destinasi wisata, orang jajan di sini,” sambungnya.

Putri menegaskan, PKL akan tetap berjualan seperti biasa, namun tetap ditempat yang terbuka, hanya pagar Pemda yang dimundurkan saja, tidak ada perubahan.

Ketika disinggung terkait harus ada Peraturan Daerah (Perda) PKL, kata Putri itu berurusan dengan SKPD atau stakeholder terkait saja, namun pihaknya ingin harus ada win-win solution terkait hal tersebut.

“Dan saya mah pokoknya ngertinya pinginnya semua ini dapet win-win solution, jangan sampai kita terbentur ini itu sehingga tidak terjadi apapun,” tegasnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini hanya dilakukan yang dekat saja, dikarenakan keterbatasan anggaran, dan bahu serta badan jalan harus dipergunakan sesuai peruntukannya.

“Bahu jalan tidak terganggu, pengguna jalan oke, PKL masih bisa dagang, perputaran ekonomi masih bisa terjadi, kan pinginnya gitu,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Disperindag ESDM Garut, Ridwan Effendi, mengatakan bahwa PKL di dekat Pemda tersebut hanya dilakukan penataan ditempat, dirapihkan saja, tidak untuk direlokasi.

“Relokasi lagi kita pertimbangkan, karena memang tidak mungkin semua dapat ditampung, nanti kita akan ada pengaturan tersendiri untuk itu,” pungkasnya.

13/05/2026

[GIVEAWAY TIKET GRATIS] RUMAH HANTU GARUTđź‘»
TELAH DIBUKA! Rumah Hantu Terseram di Kota Garut

Mulai 13 Mei - 21 Juni 2026
📍Citimall Garut - Lantai 1 (Depan MR.DIY)

GIVEAWAY 30 Tiket GRATIS untuk 15 pemenang (1 pemenang dapet 2 tiket)
Cara dapetinnya:
1. Follow .leuweungsancang
2. Tag 1 teman yang mau diajak
3. Pengumuman pemenang akan diumumkan di IG Story .leuweungsancang pada hari Senin, 18 Mei 2026

Ajak babaturan anu borangan kadieu ? 🤣 Tag orangna


11/05/2026

Karunya teuing bu, sok ka tukang coet anu rumasa ngahamilan si ibu geura tanggung jawab !

10/05/2026

Keributan Antarpemain Usai Laga Persija vs Persib, Berlanjut Sampai ke Lorong.

Keributan antarpemain terjadi selepas laga Persija vs Persib yang berakhir untuk kemenangan Persib Bandung dengan skor 1-2. Penyebab keributan diduga para pemain Persija yang terpancing dengan selebrasi kemenangan para pemain Persib. Mereka tampak mengerubungi Beckham Putra.
🎥Rio/PRMN

Bakal sabaraha kosongnya ?
10/05/2026

Bakal sabaraha kosongnya ?

Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut terus melakukan penataan kawasan pusat pemerintahan guna menciptakan lingkun...
09/05/2026

Tarogong Kidul – Pemerintah Kabupaten Garut terus melakukan penataan kawasan pusat pemerintahan guna menciptakan lingkungan yang tertib, nyaman, dan representatif. Wakil Bupati Garut, Putri Karlina, memimpin langsung kegiatan penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Jalan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (7/5/2026).

Dalam keterangannya, Putri Karlina menegaskan bahwa kawasan Pemda menjadi wajah utama Kabupaten Garut sehingga penataan harus dimulai dari area tersebut. Menurutnya, ketertiban di lingkungan pusat pemerintahan menjadi tolok ukur kedisiplinan wilayah perkotaan secara keseluruhan.

Ia menyampaikan, pemerintah daerah tidak ingin muncul anggapan tebang pilih dalam penertiban PKL. Karena itu, kawasan sekitar kantor pemerintahan menjadi prioritas untuk dibenahi agar lebih rapi dan tertata.

“Kalau kawasan pusat pemerintahan saja tidak tertib, tentu masyarakat akan mempertanyakan penataan di tempat lain. Maka area ini harus menjadi contoh,” ujarnya.

Meski demikian, Wakil Bupati memastikan langkah penertiban bukan bertujuan menghilangkan mata pencaharian masyarakat. Pemerintah daerah tetap memberikan ruang usaha bagi para pedagang dengan konsep yang lebih tertib dan tidak mengganggu fasilitas umum.

Menurutnya, para PKL tetap diperbolehkan berjualan selama mengikuti aturan dan menempati lokasi yang telah disediakan pemerintah.

Selain melakukan penataan pedagang, Pemkab Garut juga menyoroti potensi praktik jual-beli lapak di area relokasi. Putri Karlina menegaskan bahwa fasilitas yang disediakan pemerintah tidak boleh diperjualbelikan demi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.

Ia meminta seluruh pihak mematuhi aturan agar tidak ada oknum yang memanfaatkan penataan kawasan sebagai ladang bisnis ilegal.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Garut juga tengah merancang penataan sistem parkir di sekitar kawasan Pemda. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi munculnya parkir liar yang selama ini kerap menimbulkan kemacetan dan mengurangi kenyamanan masyarakat.

Melalui Dinas Perhubungan, pemerintah akan menetapkan titik-titik parkir resmi yang nantinya dikelola secara teratur dan berada dalam pengawasan pemerintah daerah.

Akhirnya salah satu mantan santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati mengurai kesaksian soal kasus dugaan pencab...
08/05/2026

Akhirnya salah satu mantan santriwati di Pondok Pesantren Ndolo Kusumo, Pati mengurai kesaksian soal kasus dugaan pencabulan yang dilakukan Kiai Ashari.

Mantan santriwati bernama samaran Tari itu mengaku dirinya pernah menjadi korban kebejatan Kiai Ashari.

Hingga akhirnya Tari pun mantap melaporkan Ashari ke polisi setelah enam tahun bungkam.

Tari adalah satu di antara puluhan santriwati yang diduga pernah dilecehkan Kiai Ashari.

Dalam podcast bersama artis Denny Sumargo, Tari menceritakan awal mula dirinya diperlakukan tak senonoh oleh Ashari.

Kejadian bermula saat Tari duduk di kelas 9 SMP.

Di pesantren tersebut, Tari yang sudah karib dengan Kiai Ashari secara tiba-tiba disuruh untuk memijat pemilik ponpes tersebut.

Setelah disuruh pijat, wajah Tari pun dicium.

Namun kata Tari, kebiasaan Kiai Ashari mencium wanita itu adalah hal lumrah yang dilakukannya di lingkungan pesantren.

"Awal mulanya disuruh mijetin. Terus dicium. Kalau udah selesai kan pamitan, terus dicium (p**i kanan kiri bibir), di situ biasa, kalau sudah ndalem sama pak Kiai biasa. Tapi kalau santri biasa cuma salam tangan," ungkap Tari.

Seiring berjalannya waktu, Tari tak cuma disuruh memijat Ashari saja.

Ia juga diminta beberapa kali menemani sang Kiai berziarah hingga datang ke acara sholawatan.

Di situlah Tari mendapatkan perlakuan tak biasa yakni disuruh menemani Kiai Ashari tidur di kamar.

"Berjalannya seiring waktu, terus bertahap, sering diajak ziarah, diajak pergi sholawatan. Biasanya berdua, biasanya rame-rame. Kalau santri kan melekatnya harus tawadu," pungkas Tari.

"Pas ziarah enggak ada perbuatan aneh-aneh?" tanya Denny Sumargo alias Densu.

"Kalau abis ziarah sama sholawatan, biasanya langsung diajak nemenin tidur. Enggak sampai berhubungan sih," ujar Tari.

"Tidur maksudnya tidur satu kamar? lah dalilnya apa?" tanya Densu penasaran.

"Kalau kesannya itu, katanya, di sana kan ada guru torikoh, bilangnya disuruh guru torikoh itu, ini bagian dari nyembuhin sakit," jawab Tari.

Terkejut mendengar cerita Tari, Densu pun kembali bertanya.

Hingga Tari pun blak-blakan soal alibi Ashari nekat mengajak santriwatinya tidur bareng di kamar.

Kata Tari, Ashari menyebut bahwa dengan tidur bareng dengannya, penyakit iri dengki di hati Tari bisa sembuh.

"Lah emangnya kamu sakit?" tanya Densu.

"Katanya gitu, saya banyak iri, saya banyak penyakit dalam, semacam iri dengki, banyak fitnah," ujar Tari.

"Oh jadi ceritanya dia melihat kamu, terus dia menerawang," pungkas Densu.

"Iya. (Kata kiai) 'kamu itu banyak sakitnya, kamu itu iri dengki, obatnya gini'," ucap Tari.

"Oh obatnya tidur bareng?" tanya Densu.

"Iya, salah satu obat. Aku enggak nangkepnya gimana gimana. Cuma aku mikir 'emang aku seburuk itu'. Kadang mau kadang menolak juga. Takut sih pak, aku enggak pernah tidur beneran, cuma merem aja," ungkap Tari.

Setelah sering diajak tidur bareng, Tari pun kian syok saat diminta melakukan hal menjijikan.

Yaitu Tari disuruh memasukkan alat kelamin Ashari ke mulutnya.

Lagi-lagi, Ashari mengurai alasan aneh agar santriwatinya melakukan hal tak senonoh tersebut.

"Pernah satu kejadian pak Kiai sampai bilang disuruh emut (alat kelamin), biar nanti ada darah daging di tubuh saya," ungkap Tari.

"Inisial A ini keinginanya itu memasukkan alat kelaminnya di mulut, ditelan, agar diakui nabi dan umat dan guru torikohnya," sambung pengacara Tari.

Tim Polresta Pati bersama Polda Jawa Tengah berhasil menangkap Ashari (52), oknum pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusum...
07/05/2026

Tim Polresta Pati bersama Polda Jawa Tengah berhasil menangkap Ashari (52), oknum pimpinan Pondok Pesantren Ndholo Kusumo di Tlogowungu, Pati, yang menjadi tersangka kasus dugaan pencabulan terhadap santriwati. Tersangka ditangkap pada Rabu, 7 Mei 2026, di wilayah Wonogiri setelah sempat melarikan diri karena mangkir dari panggilan polisi.

Penc4bulan itu bukan khilaf tapi k3j4hatan, Komo sampai ka puluhan santri mah !

Peredaran obat-obatan keras yang diduga masuk kategori psikotropika salah satunya obat jenis tramadol saat ini menjadi s...
07/05/2026

Peredaran obat-obatan keras yang diduga masuk kategori psikotropika salah satunya obat jenis tramadol saat ini menjadi sorotan publik, khususnya di Kabupaten Garut.

Diduga peredaran obat haram tersebut seringkali beredar di wilayah Garut. Bahkan, jajaran Polres Garut juga beberapa kali mengamankan bandar yang diduga menjual belikan obat tersebut.

Peredaran obat-obatan jenis tramadol juga bahkan disorot oleh orang nomor satu di Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Saat pertunjukan seni tradisonal asal Tasikmalaya yang tampil dalam Kirab Minangkala Tatar Sunda di Garut menjadi sorotan setelah sejumlah anggota kelompok seni terlihat mengalami kondisi yang diduga “kesurupan jurig” di tengah penampilan.

Menanggapi kejadian ini, Dedi Mulyadi, memberikan pandanganya terkait fenomena tersebut dalam konteks sosial dan budaya masyarakat Sunda.

Ia menegaskan, bahwa karakter manusia itu berbeda antara satu dengan yang lainnya dan tidak bisa diseragamkan.

“Kan manusia itu tidak semuanya seperti bupati yang gayanya santri, tidak semuanya seperti Oni, atau seperti dandim, danrem, atau kapolres. Jadi berbeda beda,” ujarnya.

Ia juga menyoroti bahwa dalam budaya Sunda, terdapat ruang bagi anak-anak muda yang memiliki energi besar dan cenderung seperti jagoan di lingkungannya untuk menyalurkan diri melalui kesenian.

Menurutnya, kelompok seni bisa menjadi wadah positif bagi mereka.

“Ada yang s**a jadi jagoan, jadi preman, bikin kelompok seni akhirnya bisa kesurupan akibat sering dilarang larang. Kelompok anak ini tidak ada yang mewadahi, akhirnya minum tramadol. Jadi jangan s**a melarang, kusabab budak bangor teh aya dilingkungan urang,” imbuhnya.

Dedi mengingatkan bahwa tanpa wadah yang tepat, sebagian remaja berpotensi mencari pelarian ke hal-hal negatif.

“Kalau tidak ada ruang, mereka bisa terjerumus, misalnya menggunakan obat-obatan seperti tramadol atau minuman keras,” katanya.

Dedi menegaskan, bahwa fenomena kesurupan dalam konteks kesenian masih bisa ditangani secara mudah.

“Mening keneh kasurupan ku jurig, bisa dibere cai langsung cageur. Tapi lamun dibere tramadol hese cageurna,” tegasnya.

Dedi juga mengungkapkan bahwa penggunaan obat tramadol akan meruksak keluarga, hingga generasi bangsa Indonesia.

“Bakal ruksak, nu untung batur, bangsa urang jadi ruksak. Nyiksa ka indungna, nyiksa ka bapana,” imbuhnya.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini dirinya belum pernah mendengar kasus kesurupan yang sampai menyebabkan tindakan fatal seperti pembunuhan.

“Saya belum pernah mendengar yang kesurupan membunuh orang,” pungkasnya.

Sc:Radargarut

06/05/2026

Inilah klarifikasi permohonan maaf Guru BK yang viral akibat razia sejumlah siswa/siswi

06/05/2026

Bapa ieu kasurupan sun tangan ka KDM di astana gede kawali ciamis, Kinten kinten ieu karuhun ti manten nya baraya? Atanapi kumaha tanggapanna ? Ngomen dengan bijaknya 👍🏻



Address

GARUT
Garut
44162

Telephone

+62895710966166

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when UKUR GARUT posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to UKUR GARUT:

Share

Category