Radar Garut

Radar Garut 📌 Akun Resmi Radar Garut
"Netizen Friendly"
2025

22/02/2026

Keindahan Jalan Letjen Ibrahim Adjie di kawasan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, kini terusik oleh ulah tak bertanggung jawab sekumpulan pemuda.

Jalanan yang dikenal estetik tersebut justru disalahgunakan menjadi sirkuit balap liar, terutama saat momentum menjelang buka puasa atau ngabuburit.

​Keresahan masyarakat memuncak setelah rekaman video amatir yang memperlihatkan aksi berbahaya tersebut tersebar luas di media sosial.

Dalam video berdurasi lebih dari satu menit, tampak para pemuda memblokade jalan dan memacu motor dengan kecepatan tinggi.

​Tak hanya sekadar mengebut, mereka juga melakukan atraksi berbahaya seperti jumping dan standing tanpa alat pengaman. Hingga saat ini, unggahan tersebut telah ditonton puluhan ribu kali dan memancing kegeraman netizen.

​" pak punten lah ieu unggal sore sok babalapan ngaganggu pisan pami ngaliwat teh ngahalangan pisan (Pak, tolong ini setiap sore sering balapan, sangat mengganggu kalau lewat, menghalangi jalan)," tulis akun ****** di kolom komentar.

​Berdasarkan penelusuran melalui tangkapan layar video dan pencocokan street view Google Maps, lokasi aksi tersebut teridentifikasi berada di kawasan Pasawahan, tepatnya di depan sebuah pabrik pengolahan beton.

​Warga setempat pun mengeluhkan gangguan suara knalpot bising serta polusi asap yang ditimbulkan. Nurul (26), salah satu warga Tarogong Kaler, mengungkapkan kekecewaannya.

​"Banyak, yang ugal-ugalan selain balapan liar. Suaranya (knalpot) bising, baunya juga bikin sesak," keluhnya.

​Menanggapi fenomena yang viral ini, pihak kepolisian segera mengambil langkah preventif. Kasi Humas Polres Garut, Ipda Susilo Adi, menegaskan bahwa pihaknya tengah memperketat pengawasan di area tersebut.

​"Polres Garut meningkatkan patroli menjelang ngabuburit. Kami juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tidak melakukan balap liar," tegas Ipda Susilo Adi.

​Sangat disayangkan jalanan ini disalahgunakan, mengingat fungsinya sebagai akses vital dan ikon baru di Garut. Berikut adalah profil singkat jalan tersebut:

​Panjang & Lebar: Memiliki panjang lebih dari 6 km dengan lebar 14 meter.

​Akses Wisata: Jalur utama menuju pemandian air panas Cipanas dari arah Bandung/Nagreg.

​Daya Tarik: Dikenal dengan pemandangan "Tiga Gunung" (Gunung Guntur, Papandayan, dan Cikuray) yang memanjakan mata.

13/02/2026
13/02/2026

GARUT – Insiden kebakaran melanda kawasan pemukiman di Kampung Patrol, Desa Sukakarya, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut pada Jumat (13/02/2026) dini hari.

Api menghanguskan satu unit toko bahan bangunan dan bangunan sekolah TK Tunas Harapan.
​Kapolsek Tarogong Kidul, AKP Agus Kustanto, melaporkan bahwa peristiwa tersebut diketahui terjadi sekitar pukul 03.30 WIB.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, sumber api diduga berasal dari hubungan arus pendek (korsleting) listrik pada bagian atap toko bangunan milik Saudara Firmansah.

​"Saksi melihat api muncul dari atap sebelah kiri toko bangunan, kemudian dengan cepat menjalar ke bangunan TK Tunas Harapan yang berada tepat di sebelahnya," ujar AKP Agus Kustanto dalam laporannya kepada Kapolres Garut.

​Meski api sempat berkobar hebat, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materiil ditaksir mencapai angka yang cukup besar, di antaranya:

​Toko Bahan Bangunan: Mengalami kerusakan berat dengan kerugian sekitar Rp500.000.000,-.
​Sekolah TK Tunas Harapan: Mengalami kerusakan pada bagian atap dan bangunan dengan kerugian sekitar Rp300.000.000.

​Api berhasil dipadamkan setelah warga sekitar bergotong-royong membantu petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut yang mengerahkan 3 unit armada pemadam.

​Hingga saat ini, pihak Kepolisian Sektor Tarogong Kidul bersama Tim Identifikasi (INAFIS) Sat Reskrim Polres Garut telah melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.

​Operasi penanganan ini juga melibatkan pihak Kelurahan Sukakarya, Satpol PP, dan unsur TNI/Polri setempat guna memastikan situasi di lokasi kembali kondusif.

12/02/2026

GARUT – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Leuwigoong pada Kamis sore (12/2/2026) mengakibatkan benteng SMAN 10 Garut ambrol sepanjang kurang lebih 50 meter. Insiden ini memicu banjir bandang yang merendam puluhan rumah warga dan melumpuhkan aktivitas lingkungan.

​​Benteng sekolah dengan tinggi 6 meter tersebut ambrol setelah tidak kuat menahan guyuran hujan. Puing-puing material benteng jatuh dan menutup total badan irigasi Cibuyutan Utara.

Akibatnya, arus air meluap ke jalan lingkungan Kampung Cibudug, Desa Sindangsari, yang seketika berubah menjadi aliran sungai sehingga tidak dapat dilintasi kendaraan.

​Beruntung, saat peristiwa terjadi, para siswa sudah pulang sekolah sehingga tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

​Luapan air irigasi merendam puluhan rumah di Kampung Cibudug RW 10, termasuk rumah milik Sri, Sobar, Sardi, hingga rumah almarhum Aten.

Salah seorang warga, Elis, mengungkapkan kesulitan yang dihadapi keluarganya karena posisi rumah yang rendah.

​"Rumah saya terendam banjir. Terlebih posisinya di ujung dan rendah. Air sulit surut. Aktivitas warga terhenti. Fokus menangani banjir," kata Elis.

​Selain pemukiman, sektor perikanan warga turut terdampak parah. Kolam milik Marwati, Joni, dan warga lainnya terendam luapan air yang menyebabkan ikan-ikan hanyut terbawa arus.

"Kolam saya terendam. Air meluap sulit dikendalikan. Ikannya pasti kabur dan hanyut terbawa banjir," ungkap Marwati.

​Pihak SMAN 10 Garut telah melaporkan kejadian ini secara resmi. Hingga berita ini diturunkan, guru dan karyawan sekolah dibantu warga setempat masih berupaya mengangkat puing-puing benteng yang menyumbat saluran irigasi.

​Aparat kepolisian dari Polsek Leuwigoong juga telah berada di lokasi untuk melakukan pengecekan serta pendataan dampak bencana. Meski pada pukul 16.16 WIB volume air mulai menurun, warga tetap merasa waswas.(*)

09/02/2026

GARUT – Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Garut berhasil mengevakuasi seekor ular sanca kembang berukuran besar di kawasan Desa Pasawahan, Kecamatan Tarogong Kaler, pada Senin (09/02/2026) malam.

Kepala Disdamkar Garut, Usep Basuki Eko mengungkapkan, peristiwa penemuan ular tersebut bermula saat seorang warga bernama Ima hendak berangkat menuju masjid untuk mengantarkan takjil.

"Di tengah perjalanan, Ibu Ima mendadak berhenti saat melihat seekor ular besar melintas dan masuk ke dalam semak-semak di sekitar Jalan Ibrahim, Kampung PLP," ungkapnya.

​Kemudian, kata Eko, Ibu Ima segera menghubungi call center Mako Disdamkar Garut untuk meminta bantuan evakuasi.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, Disdamkar Garut langsung bergerak menuju lokasi yang berjarak sekitar 5,3 km dari kantor Disdamkar.

​Ular berhasil diamankan yang merupakan jenis Sanca Kembang dengan dimensi yang cukup mengancam dengan panjang 5 meter dan berat 20 kilogram.

​"Ular ditemukan di semak-semak sesuai laporan warga. Beruntung laporan segera diterima sehingga petugas bisa bergerak cepat sebelum ular berpindah lebih jauh ke area rumah warga," kata Eko.

​Saat ini, ular tersebut telah dibawa ke Mako Disdamkar Garut untuk penanganan lebih lanjut sebelum nantinya dilepaskan ke habitat yang jauh dari pemukiman penduduk.

Pemandangan dan alamnya selalu bikin candu, dilironan sareng kopi sagelas & calik di luar Nagreg oge moal kersa. Garut T...
27/12/2025

Pemandangan dan alamnya selalu bikin candu, dilironan sareng kopi sagelas & calik di luar Nagreg oge moal kersa. Garut Tetap Terbaiks, Semoga Alamnya Makin Lestari 🫶

Menjadi trigger untuk melahirkan pemimpin masa depan, Politisi sekaligus Anggota DPRD Jabar menuangkan pemikiran dan cit...
08/12/2025

Menjadi trigger untuk melahirkan pemimpin masa depan, Politisi sekaligus Anggota DPRD Jabar menuangkan pemikiran dan cita-citanya dalam sebuah karya bukunya berjudul Garuda utama yang dilaunching pada 7 Desember 2025 di Garut.

Buku berjudul Garuda Utama: Strategic Leadership for The Next Indonesia karya Politisi sekaligus Anggota DPRD Jabar telah resmi dirilis di Garut pada Minggu, 7 Desember 2025.

04/12/2025

Hallo para wargi, ikuti Saluran Radar Garut untuk berita terbaru dan terpanas di Garut 😄👍

Banjir Bandang di Thailand Selatan Telah M3newaskan sedikitnya 162 orang. bencana ini terjadi setelah hujan yang sangat ...
02/12/2025

Banjir Bandang di Thailand Selatan Telah M3newaskan sedikitnya 162 orang. bencana ini terjadi setelah hujan yang sangat cukup lebat yang berlangsung selama beberapa hari, dengan curah hujan mencapai 630 Milimeter dalam tiga hari.

Pemerintah Thailand telah menyalurkan bantuan dan membersihkan kerusakan akibat banjir tersebut, Perdana Mentri Thailand, Anutin Charncirakul, mengakui kekurangan pemerintah dalam mengelola banjir dan meminta maaf kepada korban.

Dua Pejabat tersebut yang termasuk Kepala Distrik Hat Yai, telah dicopot dari jabatanya karena dinilai gagal menangani krisis banjir dengan baik, Pemerintah terus berupaya membantu korban dengan sebesar 2 juta Bhat (Rp 1 Milyar) dan memulihkan kondisi wilayah terdampak.

Baca Berita Selengkapnya di radargarut.id

Address

Garut

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Radar Garut posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Radar Garut:

Share