Harian Garut News

Harian Garut News MEDIA ONLINE & SURAT KABAR-ADVERTISING
" Mengkaji Data Mengungkap Fakta "

08/08/2026

HARIANGARUT.NEWS - Operasi Gaktib Wira Kujang yang digelar rutin tim gabungan dari Denpom III/2 Garut, Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol-PP), Badan Narkotika Nasional (BNN), Kodim 0611, Polres dan Dinas Sosial Kabupaten Garut, menyasar beberapa tempat hiburan malam karaoke wilayah Tarogong Kidul dan cafe-cafe live musik di Tarogong Kaler, pada Jum'at (07/08/2026) malam.

Selain itu, berdasarkan pengaduan masyarakat sekitar, para petugas juga menyasar beberapa kos-kosan yang diduga kerap dijadikan tempat berbuat hal negatif, baik penggunaan miras atau narkoba dan yang mengarah kepada prostitusi. Di setiap titik target operasi, petugas memeriksa identitas para pengunjung cafe live musik, karaoke dan juga kos-kosan.

Dari semua titik lokasi, bagi yang tidak bisa menunjukkan identitas KTP, mereka digiring ke markas Denpom III/2 Garut untuk dilakukan pendataan. Termasuk bagi para pasangan lain jenis yang terjaring di kamar kos-kosan dan tidak bisa menunjukkan identitas pasangan suami istri sah, mereka turut diamankan dan dilakukan pendataan.

Dalam kesempatan yang sama, petugas juga menemukan enam orang remana yang mengaku status pelajar, terdiri dari 1 pelajar SMP, 5 orang pelajar SMA sederajat yang sedang pesta minuman keras oplosan di kos-kosan kawasan Jalan Patriot Tarogong Kidul. Mereka digiring ke Markas Denpom III/2 Garut untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

Penyidik Seksi Pemberantasan BNN Kabupaten Garut, Ipan Suparsono SH, menyampaikan, untuk memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba, dari beberapa orang yang terjaring, sedikitnya ada sepuluh orang yang dilakukan tes urine dan semua hasilnya negatif.

Sementara, Kabid Penegak Perda (Gakda) Sat Pol PP Garut, Bangbang R Ruchiat, S Sos, M Si, saat diwawancarai awak media menyampaikan, ada 31 orang terjaring dalam razia. Enam orang di antaranya siswa/pelajar yang turut diamankan dan sudah dilakukan pendataan.

"Tadi didata dulu, ada enam siswa yang kena razia pada malam hari ini, mereka berada di kosan sedang minum-minum oplosan. Kita bawa ke kantor untuk didata," ujar Bangbang, Sabtu (08/08/2026) dini hari.

Bupati Garut - Abdusy Syakur Amin Satpol PP Kab. Garut Pemerintah Kabupaten Garut BNN Kabupaten Garut

30/07/2026

29/07/2026

HARIANGARUT.NEWS - Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut Kota Kabupaten Garut, Uun Frinawati, beberkan tupoksi serta bagaimana tahapan pelaksanaan Dana Kelurahan (Dakel). Hal tersebut ia sampaikan, untuk meluruskan berita yang beredar di media agar masyarakat tidak salah informasi.

Uun menyampaikan, bagaimana regulasi dan tata kelola Dakel untuk sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat. Dalam pengelolaannya lanjut Uun, Pokmas memiliki prinsip transparansi, berintegritas dan akuntabilitas.

"Dengan prinsip tersebut kami mencoba melakukan beberapa tahapan proses dalam tata kelola Dana Kelurahan, yang pertama mengakomodir, menilai dan memverifikasi kembali dan memvalidasi ulang terkait dengan ajuan pembangunan di masing-masing RW, itu yang pertama," kata Uun kepada wartawan, Selasa (28/07/2026).

Uun melanjutkan, berikutnya adalah melakukan perencanaan yang melibatkan berbagai pihak salah satunya yang paling utama adalah PPK, dalam hal ini adalah kepala kelurahan, kemudian ada tenaga bantuan tim teknis yang membantu proses perencanaan termasuk penganggaran serta lainnya, juga pendampingan dalam pelaksanaan.

"Setelah kami melakukan verifikasi dan validasi, berkoordinasi membangun komunikasi baik dengan para Ketua RW dan RT di lokasi pembangunan. Melakukan kesepakatan kerja sekaligus untuk melakukan kegiatan, kami melakukan pengukuran bersama, sehingga masing-masing memiliki tanggung jawab dalam pelaksanaan kegiatan," beber Uun.

Uun menyampaikan, sebelum pelaksanaan kegiatan, dibuat dokumen kontak kerja, kontrak pelimpahan kerja dari PPK/Kelurahan kepada Pokmas selaku pelaksana kerja. Dibuat dokumen Berita Acara dan Kontrak Kerja yang ditandatangani kedua belah pihak.

"Kami Pokmas melakukan perencanaan pelaksanaan kegiatan dengan para Ketua RW dan RT di mana kegiatan dilaksanakan, terkait dengan pengadaan material, tenaga kerja dan ketentuan upah dan volume kerja yang akan dilaksanakan. Termasuk, bagaimana gambar harus sesuai dengan spek tata kelola," tandas Uun.

Bupati Garut - Abdusy Syakur Amin INFO GARUT KOTA kecamatan garut kota Sekretariat Daerah Kab. Garut Inspektorat Kab Garut

29/07/2026

Forum RW Pakuwon Tak Terima Tudingan Dakel Jadi Dana Bancakan di Media


Bupati Garut - Abdusy Syakur Amin Sekretariat Daerah Kab. Garut Inspektorat Kab Garut INFO GARUT KOTA kecamatan garut kota

29/07/2026

Dituding Dakel Jadi Bancakan, Ini Bantahan Keras Lurah Pakuwon dan Pokmas bersama Forum RW

Bupati Garut - Abdusy Syakur Amin Sekretariat Daerah Kab. Garut Inspektorat Kab Garut kecamatan garut kota INFO GARUT KOTA

28/07/2026
27/07/2026

Pastikan Kedisiplinan Kerja para ASN Pemkab Garut
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin, Absen para ASN dalam Apel Pagi dengan melihat langsung aplikasi.
Bupati Syakur memastikan alasan-alasan yang masuk logika apabila ada dalam data aplikasi ASN tidak masuk kerja.

Bupati Garut - Abdusy Syakur Amin SISI LAIN BUPATI GARUT Sekretariat Daerah Kabupaten Garut Diskominfo Kab. Garut

24/07/2026

Perpres Nomor 6 Tahun 2026
Tentang Pendidikan Nasional

Bupati Garut - Abdusy Syakur Amin Pemerintah Kabupaten Garut Dinas Pendidikan Kab. Garut

22/07/2026

HARIANGARUT.NEWS - Sales Indihome, Ali, menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan layanan internet Indihome di wilayah Kecamatan Garut Kota, akibat adanya ulah teknisi jaringan berinisial R yang dengan sengaja tanpa memberitahukan kepada pelanggan, memasukkan nomor tak dikenal dan menikmati manfaat layanan paket quota keluarga milik pelanggan.

Selaku pelanggan baru Indihome, Nendi, mengaku kecewa dengan ulah oknum tersebut. Ia menceritakan bahwa dari penjelasan sales, nomor tak dikenal dimasukkan oleh oknum teknisi tersebut, dengan alasan saat input awal tidak bisa memasukkan nomor pelanggan. Namun kata Nendi, seharusnya kalau alasan susah masuk, seharusnya dari awal pemasangan, teknisi ini menyampaikan.

"Gak masuk akal kalau alasan susah masuk, kenapa tak bilang diawal saat pemasangan jaringan. Waktu pemasangan memasukan dua nomor paket quota keluarga normal-normal saja, ini alasan saja," katanya, Rabu (22/07/2026).

Masih kata Nendi, sales Ali berjanji akan menelusurinya ke GraPARI, dan katanya sudah berkoordinasi dengan Satpam di GraPARI Jalan Cimanuk Garut. Juga menelusuri petugas teknisi jaringan.

Akibat dari ulah oknum ini, Nendi selaku pelanggan baru Indihome di wilayah Perum Griya Madani Asri Cimuncang Garut Kota ini, mengalami kerugian dua bulan, karena paket quota yang semestinya digunakan malah habis diduga karena ada nomor tak dikenal ada dalam tautan layanan penguna.

"Dua bulan ini yang seharusnya saya menikmati layanan internet di paket quota keluarga, quotanya malah habis tak masuk akal. Bulan pertama habis tanggal 15, bulan sekarang Juni 2026, habis tanggal 10 Juli 2026. Bukan masalah nilai uangnya, tapi ini harus jadi pembelajaran bagi siapa saja pelanggan internet dan juga para petugas teknisi. Kemarin, kalau saja saya tak datang ke GraPARI, mungkin saya bisa berbulan-bulan kerugiannya," tandasnya. ***

22/07/2026

Nanik S Deyang telah mengajukan pengunduran diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena alasan kesehatan, seperti yang dikonfirmasi oleh Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan Dirgayuza Setiawan.

"Hari ini Ibu Nanik Deyang berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung sekaligus mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional," ujar Yuza seperti yang dikonfirmasi dari Jakarta pada Rabu.

Dia mengatakan bahwa dalam waktu sekitar satu setengah bulan memimpin BGN, Nanik telah membongkar berbagai persoalan dan meletakkan sejumlah fondasi reformasi.

Beberapa langkah yang dilakukan Nanik antara lain mengevaluasi hampir 28.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), mengklasifikasikan 3.000 dapur berdasarkan standar mutu, menghentikan ekspansi dapur di wilayah jenuh.

Selain itu juga menemukan 414 SPPG bermasalah sehingga ratusan miliar rupiah kembali ke kas negara, membentuk 11 tim reformasi, memfokuskan MBG ke penerima manfaat yang paling membutuhkan, serta menghadirkan para profesional dari lintas kementerian dan lembaga.

Source: Antara News

Address

Villa Lembah Asri Blok C No. 17, Mekargalih, Kec. Tarogong Kidul
Garut
44151

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Harian Garut News posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Harian Garut News:

Shortcuts

Share