Info Pringsewu

Info Pringsewu Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Info Pringsewu, Digital creator, Gedongtataan.

31/05/2026

Truk Bermuatan Semen Terguling di Jalinbar Tambahrejo, Muatan Dipindahkan Sebelum Evakuasi

Sebuah truk bermuatan semen mengalami kecelakaan tunggal hingga terguling di Jalan Lintas Barat (Jalinbar), Pekon Tambahrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Minggu (31/05/2026).

Menurut keterangan warga sekitar, Genta, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Truk yang melaju dari arah Bandar Lampung menuju Kabupaten Tanggamus itu diketahui sempat berhenti di bahu jalan. Namun, kondisi tanah di lokasi diduga tidak mampu menahan beban kendaraan sehingga amblas dan menyebabkan truk miring lalu terguling ke sisi jalan.

“Mobil sempat berhenti di pinggir jalan, tetapi tanahnya tidak kuat menahan beban sehingga amblas dan kendaraan terguling,” ujar Genta.

Dari pantauan di lokasi, truk berwarna kuning tersebut tampak terguling di sisi jalan dengan sebagian badan kendaraan berada di area tanah yang amblas. Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Hingga Minggu siang sekitar pukul 14.30 WIB, proses penanganan masih berlangsung. Muatan semen yang dibawa truk terlebih dahulu dipindahkan ke kendaraan lain untuk mengurangi beban sebelum dilakukan evakuasi terhadap kendaraan yang terguling.

Peristiwa ini sempat menarik perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Arus lalu lintas di sekitar lokasi masih dapat dilalui dengan tetap berhati-hati karena aktivitas pemindahan muatan dan evakuasi kendaraan masih berlangsung.

Sopir Alami Luka Bakar Saat Minibus Terbakar di Tanjakan Way Sekampung PringsewuSebuah mobil minibus terbakar saat melin...
31/05/2026

Sopir Alami Luka Bakar Saat Minibus Terbakar di Tanjakan Way Sekampung Pringsewu

Sebuah mobil minibus terbakar saat melintas di tanjakan Jalan Raya Sukoharjo, tepatnya di sekitar Jembatan Way Sekampung, Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, pada Sabtu (30/5/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB.

Peristiwa yang sempat mengundang perhatian warga tersebut mengakibatkan pengemudi kendaraan mengalami luka bakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kapolsek Sukoharjo, AKP Juniko, menjelaskan bahwa kendaraan yang terbakar merupakan Minibus Mitsubishi C**t bernomor polisi BE 1076 UR yang dikemudikan Mukhsonan (72), warga Pekon Sukoharjo III, Kecamatan Sukoharjo.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kendaraan diketahui melaju dari arah Pringsewu menuju Sukoharjo. Saat memasuki tanjakan di sekitar lokasi kejadian, mobil mengalami gangguan hingga akhirnya berhenti.

Diduga mesin kendaraan mengalami overheat akibat kehabisan air radiator. Pengemudi kemudian turun untuk memeriksa kondisi mesin, khususnya pada bagian radiator. Namun tak lama setelah pemeriksaan dilakukan, terdengar suara ledakan yang disusul munculnya kobaran api dari kendaraan.

“Mobil sempat mogok di tanjakan. Saat pengemudi memeriksa radiator, diduga terjadi ledakan dan kendaraan langsung terbakar,” ujar Juniko, Minggu (31/5/2026).

Api dengan cepat membesar dan melahap sebagian besar badan kendaraan. Warga yang berada di sekitar lokasi sempat berupaya membantu, namun kobaran api yang cukup besar membuat kendaraan tidak dapat diselamatkan.

Kebakaran akhirnya berhasil dipadamkan sekitar 30 menit kemudian setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan melakukan proses pemadaman.

Akibat insiden tersebut, Mukhsonan mengalami luka bakar pada bagian kepala dan tangan. Korban saat ini menjalani perawatan medis di RS Az-Zahra, Kalirejo, Kabupaten Lampung Tengah.

Sementara itu, bangkai kendaraan telah dievakuasi ke Mapolsek Sukoharjo guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyatakan kebakaran diduga murni disebabkan faktor teknis kendaraan akibat mesin overheat karena kehabisan air radiator. Hingga saat ini, petugas tidak menemukan adanya indikasi unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kasus perundungan (bullying) antar pelajar yang sempat viral di media sosial dan menyita perhatian masyarakat Kabupaten ...
31/05/2026

Kasus perundungan (bullying) antar pelajar yang sempat viral di media sosial dan menyita perhatian masyarakat Kabupaten Pringsewu akhirnya berakhir damai. Penyelesaian dilakukan melalui musyawarah dalam forum Rembuk Pekon yang digelar di Balai Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa, Sabtu (30/5/2026) malam.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Pringsewu Ahmad Hijar, pihak sekolah, aparatur pekon, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta keluarga korban dan pelaku. Dalam mediasi itu, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan secara kekeluargaan tanpa menempuh jalur hukum.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan seorang pelajar menjadi korban pemukulan, tendangan, hingga diseret oleh rekannya beredar luas di media sosial. Rekaman tersebut memicu beragam reaksi dan kecaman dari masyarakat terhadap aksi kekerasan di kalangan pelajar.

Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora menjelaskan, peristiwa itu terjadi di sekitar SMPN 1 Ambarawa pada Jumat (29/5/2026) sekitar pukul 11.45 WIB, sesaat setelah jam pulang sekolah.

Menurut Ramon, insiden bermula dari kesalahpahaman dan rasa tersinggung akibat ucapan korban kepada pelaku ketika sejumlah pelajar meminta korban membonceng pelaku untuk pulang bersama.

“Pelaku yang merasa tersinggung kemudian menghampiri korban yang saat itu berada di atas sepeda motor. Adu mulut yang terjadi berujung pada aksi kekerasan yang direkam dan akhirnya tersebar di media sosial,” jelasnya, Minggu (31/5/2026).

Meski sempat menjadi sorotan publik, kasus tersebut tidak dilaporkan secara resmi ke kepolisian. Untuk mencegah polemik semakin meluas, seluruh pihak sepakat menempuh jalur mediasi.

Dalam pertemuan itu, keluarga pelaku menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan keluarganya. Sebagai bentuk tanggung jawab, keluarga pelaku juga bersedia menanggung biaya pengobatan korban akibat kejadian tersebut serta meningkatkan pengawasan dan pembinaan terhadap anak agar tidak mengulangi perbuatannya.

AKP Ramon Zamora mengapresiasi langkah damai yang diambil kedua keluarga. Ia berharap peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi para pelajar untuk lebih mampu mengendalikan emosi, menyelesaikan konflik tanpa kekerasan, serta lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi dan menjadi pelajaran bagi semua pihak, baik pelaku, korban maupun pelajar lainnya,” pungkasnya.

Kasus Dugaan Perundungan Pelajar di Ambarawa Berakhir Damai, Kedua Keluarga Tempuh Jalur MusyawarahKasus dugaan perundun...
30/05/2026

Kasus Dugaan Perundungan Pelajar di Ambarawa Berakhir Damai, Kedua Keluarga Tempuh Jalur Musyawarah

Kasus dugaan perundungan yang sempat viral di media sosial dan menjadi perhatian masyarakat di Kabupaten Pringsewu akhirnya diselesaikan secara damai melalui musyawarah kekeluargaan.

Pertemuan mediasi digelar di Balai Pekon Sumberagung, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, pada Sabtu malam (30/05/2026). Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak keluarga yang terlibat hadir dan sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan demi kebaikan bersama, khususnya bagi para pelajar yang terlibat.

Mediasi turut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Pringsewu, Ahmad Hijar, Kepala Pekon Sumberagung, Bhabinkamtibmas, pihak sekolah, serta keluarga dari para pelajar yang bersangkutan.

Suasana pertemuan berlangsung hangat, terbuka, dan penuh semangat musyawarah. Setelah dilakukan dialog dan pembahasan bersama, kedua keluarga sepakat untuk berdamai dan tidak memperpanjang persoalan yang sebelumnya sempat menjadi sorotan publik setelah videonya beredar di media sosial.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah bersama para tokoh yang hadir juga mengingatkan pentingnya pengawasan, pembinaan karakter, serta edukasi kepada para siswa agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Seluruh pihak berharap para pelajar dapat mengambil hikmah dari peristiwa ini dan kembali fokus menjalani pendidikan dengan baik.

Dengan tercapainya kesepakatan damai antara kedua belah pihak, kasus yang sempat menyita perhatian masyarakat tersebut kini telah diselesaikan melalui jalur musyawarah dan kekeluargaan, dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak-anak yang terlibat serta menjaga hubungan baik antar keluarga dan lingkungan sekolah.

Sebuah mobil terbakar hebat di Jalan Sukoharjo 1, Pekon Sukoharjo 1, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (30...
30/05/2026

Sebuah mobil terbakar hebat di Jalan Sukoharjo 1, Pekon Sukoharjo 1, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, Sabtu (30/5/2026) malam sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga karena kobaran api yang membesar dengan cepat disertai asap hitam pekat yang membumbung tinggi.

Saat kejadian, warga yang berdatangan ke lokasi tidak menemukan adanya sopir maupun penumpang di sekitar kendaraan yang terbakar. Mobil diketahui sudah dalam kondisi dilalap api ketika pertama kali terlihat oleh warga.

“Saat warga datang, tidak ada sopir atau orang di sekitar mobil. Yang terlihat hanya mobil sudah terbakar dan api terus membesar,” ujar Supri, warga setempat.

Besarnya kobaran api membuat warga panik dan segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Laporan diterima Pos Damkarmat Sukoharjo sekitar pukul 20.40 WIB dari seorang warga bernama Tegar melalui sambungan telepon.

Komandan Regu Pos Sukoharjo, Indra Ardianto, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan.

“Kami menerima laporan pukul 20.40 WIB dan segera mengerahkan personel ke lokasi untuk melakukan pemadaman,” kata Indra.

Regu 3 Pos Sukoharjo yang terdiri dari Indra Ardianto, Rohmad Syach, Yuda Mailufi, Eko Haropi, dan Mujianto langsung melakukan upaya pemadaman menggunakan alat pelindung diri (APD). Saat petugas tiba, kondisi kendaraan sudah terbakar hebat sehingga fokus utama adalah mencegah api merembet ke area sekitar.

Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. Dalam proses penanganan, petugas sempat menghadapi kendala setelah salah satu selang berukuran 1,5 inci sobek akibat terkena serpihan kaca mobil yang pecah karena panas.

Meski demikian, proses pemadaman tetap berjalan lancar hingga kobaran api berhasil dipadamkan dan lokasi dinyatakan aman. Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Kasus dugaan perundungan di lingkungan sekolah kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang diduga terjadi...
30/05/2026

Kasus dugaan perundungan di lingkungan sekolah kembali menjadi perhatian publik setelah sebuah video yang diduga terjadi di SMP Negeri 1 Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, viral di media sosial.

Video berdurasi 3 menit 4 detik yang beredar pada Sabtu (30/5/2026) itu memicu keprihatinan masyarakat. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang pelajar yang berada di atas sepeda motor berhadapan dengan sejumlah siswa lainnya. Situasi yang terekam dalam video diduga mengarah pada aksi perundungan terhadap pelajar tersebut.

Namun, yang menjadi sorotan publik bukan hanya dugaan tindakan perundungan yang terjadi, melainkan juga respons para siswa yang berada di sekitar lokasi kejadian. Alih-alih berupaya melerai atau membantu, banyak pelajar terlihat hanya menyaksikan peristiwa tersebut berlangsung.

Bahkan, berdasarkan pengamatan sejumlah warganet yang menyaksikan video tersebut, terdapat siswa yang tampak santai menonton kejadian tanpa menunjukkan upaya untuk menghentikan atau mencegah aksi yang terjadi. Tak hanya itu, beberapa komentar di media sosial juga menyoroti adanya pelajar yang diduga sedang merokok saat insiden berlangsung.

Video tersebut langsung menuai beragam reaksi dari masyarakat. Banyak netizen mengaku prihatin dan kecewa melihat minimnya kepedulian terhadap korban. Mereka menilai lingkungan sekolah seharusnya menjadi tempat yang aman bagi siswa untuk belajar dan berkembang, bukan menjadi lokasi terjadinya tindakan yang dapat berdampak pada kondisi mental maupun psikologis anak.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun pihak terkait mengenai kronologi pasti kejadian dalam video yang beredar tersebut. Masyarakat berharap pihak sekolah dapat segera melakukan penelusuran dan mengambil langkah yang tepat guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pihak, baik sekolah, orang tua, maupun lingkungan sekitar, untuk meningkatkan kepedulian terhadap kasus perundungan serta menanamkan keberanian kepada siswa untuk tidak hanya menjadi penonton ketika melihat tindakan yang merugikan orang lain.

30/05/2026

Sebuah mobil dilaporkan terbakar hebat di Jalan Sukoharjo 1, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, pada Sabtu malam (30/05/2026) sekitar pukul 20.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kobaran api terlihat sangat besar dan dengan cepat melahap seluruh bagian kendaraan. Nyala api yang membumbung tinggi membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar untuk menyaksikan sekaligus membantu mengamankan lokasi kejadian.

Asap hitam pekat terlihat membubung ke udara dan dapat disaksikan dari jarak cukup jauh. Warga yang berada di sekitar lokasi segera menghubungi petugas untuk melakukan penanganan guna mencegah api merembet ke area lain di sekitar tempat kejadian.

Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih menunggu penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang. Belum ada informasi mengenai korban jiwa maupun korban luka akibat peristiwa tersebut.

Tim Info Pringsewu masih terus menghimpun informasi dan perkembangan terbaru terkait insiden kebakaran mobil yang menghebohkan warga Sukoharjo tersebut. Informasi akan diperbarui setelah keterangan resmi dari pihak terkait diperoleh.

Dua Hari Menahan Trauma, Korban Pelecehan Akhirnya Melapor ke PolisiKasus dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang ...
29/05/2026

Dua Hari Menahan Trauma, Korban Pelecehan Akhirnya Melapor ke Polisi

Kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami seorang perempuan berinisial YOV di Jalan Pemuda 2, Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, Kabupaten Pringsewu, kini resmi dilaporkan ke pihak kepolisian.

Pada Jumat (29/05/2026), korban didampingi keluarga mendatangi Mapolres Pringsewu untuk membuat laporan resmi atas peristiwa yang terjadi pada Rabu pagi (27/05/2026) sekitar pukul 06.47 WIB, tepat di depan Perumahan Griya Bambu.

Seperti diketahui, saat kejadian korban yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di kawasan Perumahan Griya Bambu sedang berjalan kaki menuju tempat kerjanya. Situasi saat itu masih sepi karena sebagian besar warga tengah melaksanakan salat Iduladha.

Menurut keterangan keluarga, pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario dan mengenakan topi hitam serta hoodie atau jaket sempat melintas di lokasi. Namun tak lama kemudian pelaku berbalik arah dan mendekati korban sebelum melakukan aksi pelecehan dan melarikan diri.

Peristiwa tersebut meninggalkan trauma yang cukup mendalam bagi korban. Hingga beberapa hari setelah kejadian, korban masih merasa takut dan tidak nyaman ketika harus berjalan sendiri.

Pihak keluarga mengungkapkan bahwa keputusan untuk melapor diambil agar pelaku dapat segera ditindak dan tidak kembali melakukan aksi serupa kepada perempuan lain.

“Hari ini kami resmi membuat laporan ke Polres Pringsewu. Kami berharap pelaku bisa segera ditemukan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. Jangan sampai ada korban-korban berikutnya,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Keluarga juga mengaku kondisi psikologis korban masih belum pulih sepenuhnya sejak kejadian tersebut.

“Korban masih sering teringat kejadian itu. Waktu kejadian dia syok, gemetaran, dan langsung menangis. Sampai sekarang masih ada rasa takut kalau harus berjalan sendiri. Sebagai keluarga tentu kami sangat prihatin dan berharap kasus ini mendapat perhatian serius,” lanjutnya.

Selain mencari keadilan bagi korban, keluarga berharap laporan yang telah dibuat dapat menjadi peringatan bagi pelaku kejahatan jalanan bahwa tindakan pelecehan terhadap perempuan tidak boleh dianggap sepele dan harus dipertanggungjawabkan secara hukum.

Saat ini keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan berharap proses penyelidikan dapat segera mengungkap identitas pelaku.

Masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut diharapkan dapat membantu memberikan keterangan kepada pihak berwenang guna mempercepat proses pengungkapan kasus.

29/05/2026

Aksi Pelecehan Saat Suasana Iduladha Sepi, Seorang ART di Pringsewu Trauma dan Ketakutan

Warga Kabupaten Pringsewu dibuat resah dengan dugaan aksi pelecehan terhadap seorang perempuan yang terjadi di Jalan Pemuda 2, Kelurahan Pringsewu Utara, Kecamatan Pringsewu, tepat di depan Perumahan Griya Bambu, pada Rabu pagi, 27 Mei 2026 sekitar pukul 06.47 WIB.

Korban berinisial YOV diketahui hendak berangkat kerja sebagai asisten rumah tangga di kawasan Perumahan Griya Bambu. Saat kejadian, suasana jalan masih sangat sepi karena sebagian besar warga tengah melaksanakan salat Iduladha.

Menurut keterangan keluarga korban, pelaku awalnya sempat melintas menggunakan sepeda motor Honda Vario. Namun tak lama kemudian, pelaku berbalik arah dan mendekati korban yang sedang berjalan kaki seorang diri.

Tanpa rasa bersalah, pelaku yang mengenakan topi hitam dan hoodie atau jaket itu langsung melakukan aksi pelecehan dengan memegang bagian sensitif tubuh korban sebelum akhirnya melarikan diri.

Korban yang saat itu sendirian langsung mengalami syok berat. Kondisi jalan yang sepi membuat korban tidak mampu meminta pertolongan.

“Posisinya masih pagi, jalanan benar-benar sepi karena orang-orang lagi salat Eid. Kakak saya kaget sampai gemetaran. Mau teriak juga takut karena tidak ada orang sama sekali,” ujar keluarga korban.

Akibat kejadian tersebut, YOV mengalami trauma mendalam. Bahkan hingga saat ini korban disebut masih ketakutan untuk berjalan sendiri menuju tempat kerjanya.

Dalam wawancara singkat, korban mengaku masih terbayang-bayang dengan peristiwa yang dialaminya.

“Saya syok banget waktu itu. Badan langsung gemeteran, rasanya takut dan bingung harus bagaimana. Sampai sekarang masih takut kalau harus jalan sendiri lagi,” ungkap YOV sambil menahan tangis.

Keluarga berharap pelaku segera ditemukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi kepada perempuan lain, terutama saat kondisi jalan sedang sepi.

Masyarakat juga diimbau untuk lebih waspada, terutama bagi perempuan yang bepergian seorang diri di waktu pagi atau malam hari. Jika menemukan gerak-gerik mencurigakan, warga diminta segera melapor kepada pihak berwajib atau hubungi 110 (Gratis).

Address

Gedongtataan

Opening Hours

Monday 06:00 - 23:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 06:00 - 23:00
Thursday 06:00 - 17:00
Friday 09:00 - 23:00
Saturday 06:00 - 13:00
Sunday 06:00 - 23:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Info Pringsewu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share