Media netizen

Media netizen Hiburan
Seni
Budaya
Peristiwa 24 jam

Bantu share dan donasiYUK PATUNGAN 1000 RUPIAHMARI BANTU BIAYA PEMAKAMAN ALM NENEK GUSTI CUCI Di usia senjanya, almarhum...
01/06/2026

Bantu share dan donasi

YUK PATUNGAN 1000 RUPIAH
MARI BANTU BIAYA PEMAKAMAN ALM NENEK GUSTI CUCI

Di usia senjanya, almarhum Nenek Gusti Putu Suci hidup seorang diri dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Tanpa keluarga yang mendampingi, beliau menjalani hari-harinya dengan penuh keterbatasan dan kesendirian.

Kini, Nenek Gusti Putu Suci telah berpulang. Namun di balik kepergian beliau, masih ada kebutuhan biaya pemakaman dan upacara terakhir yang harus dipenuhi.

Melalui uluran tangan dan ketulusan hati para donatur, kami mengajak semeton semua untuk bersama-sama membantu meringankan biaya Upacara Ngaben almarhumah Nenek Gusti Putu Suci pada Sabtu. 6 Juni 2026 , agar beliau dapat berpulang dengan layak dan tenang.

Sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan sangat berarti.

Open Donasi:
Rek BCA : 1350877653
Komfirmasi WA : 085857865094

Source : Dompet Berbagi Semesta
Nb : Video dikolom komentar🙏
Matur Suksema🙏

via : Saling Gisi

Ditengah kemajuan pembangunan di Kabupaten Badung, ternyata ada salah satu warganya belum memiliki fasilitas mandi cuci ...
28/05/2026

Ditengah kemajuan pembangunan di Kabupaten Badung, ternyata ada salah satu warganya belum memiliki fasilitas mandi cuci kakus (MCK). Dia adalah keluarga I Made Nuada (57), Lokasi rumahnya warga yang masuk data keluarga sasaran ini tak jauh dari Puspem Badung. Tepatnya di Banjar Tegehe, Kelurahan Sempidi Badung, Kecamatan Mengwi. Selain tidak memiliki MCK, rumah Nuada dalam kondisi tidak layak huni, jika terjadi hujan dipastikan bocor.

Ditemui dikediamnnya, Kondisi Nuada sebagai kepala keluarga cukup memprihatinkan. Dia yang mengalami cacat permanen pada bagian kaki sehingga tidak bisa bekerja dengan maksimal. “Dulu tyang mengalami kecelakaan kerja, kaki ini tertimpa semen,”katanya sambil menunjuk kaki kanan yang terlihat tidak normal. Dulu dia bekerja serabutan menjadi buruh bangunan.

Dia mengaku memiliki putra yang putus sekolah karena menolak melanjutkan pendidikan, dan kini telah bekerja. Yang membuat cukup miris, ternyata keluarga ini tidak memiliki fasilitas MCK. Kalau untuk keperluan buang air, mereka harus ke sungai yang berada di sebelah timur rumahnya. Kondisi sungainya pun lebat dipenuhi semak belukar. Sedangkan untuk mandi, mereka memanfaatkan ruang kosong disebelah rumah, dengan hanya ditutupi selembar kain sobek.

Keluarga ini mengaku dulu sudah sempat mendapatkan program bedah rumah dari Pemkab Badung, saat anggarannya masih mendapatkan Rp4 juta. Keluarga ini bukannya tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah. Menurut pihak Lurah Sempidi IGAK Oka Dewi Pertiwi, keluarga Made Nuada masuk dalam data keluarga sasaran dan rutin mendapatkan bantuan. Termasuk bantuan uang hari raya keagamaan sebesar Rp2 juta. Untuk usulan bedah rumah juga telah disampaikan ke Pemkab Badung melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (Perkim). “Untuk proposal usulan bedah rumah sudah kami sampaikan ke Dinas Perkim,”ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Perkim Anak Agung Ngurah Bayu Kumara membenarkan usulan bedah rumah, atas nama keluarga I Made Nuada asal Keluarahan Sempidi telah masuk dan menjadi prioritas. “Sudah, sudah (masuk), tahun 2026 ini menjadi salah satu prioritas untuk dikerjakan,”katanya.

Source :

HAMIL TANPA BERHUBUNGAN BADAN? Keluarga Santriwati di Pekalongan Yakin Ini ‘Takdir Allah’, Padahal Sang Kiai Baru Saja D...
27/05/2026

HAMIL TANPA BERHUBUNGAN BADAN? Keluarga Santriwati di Pekalongan Yakin Ini ‘Takdir Allah’, Padahal Sang Kiai Baru Saja Ditangkap Polisi! 😲⚠️

Sebuah pengakuan kontroversial kembali mengguncang publik! Keluarga dari santriwati berinisial F di Pekalongan secara mengejutkan mengaku percaya bahwa kehamilan F terjadi tanpa berhubungan badan dengan siapa pun. Sang ayah, Slamet, dengan tegas menyebut fenomena ini sebagai takdir Allah dan enggan mempedulikan gunjingan masyarakat.

Lebih anehnya lagi, pihak keluarga mengklaim perut F hanya membesar pada waktu-waktu tertentu saja, tidak seperti kehamilan normal. F sendiri mengaku kepada keluarganya bahwa ia hanya mengalami 'mimpi-mimpi' aneh sebelum akhirnya melahirkan.

Fakta Miris di Balik ‘Mimpi’ Sang Santriwati:
Meski keluarga memilih percaya pada hal mistis dan enggan menempuh jalur hukum, jejak digital dan penyelidikan polisi justru mengarah pada realitas yang kelam:

Mantan Santriwati Ponpes Bermasalah: F ternyata telah mondok selama 7 tahun di pesantren yang dipimpin oleh AHF—oknum kiai yang baru saja diringkus Polres Pekalongan Kota.

Kedok Kiai Cabul Terbongkar: Di balik dalih 'tanpa berhubungan badan', sang kiai diduga kuat telah melecehkan hingga 25 santriwati dalam rentang waktu dari tahun 2008 hingga 2025!

Anak Sudah Diadopsi: Bayi yang lahir kini telah diadopsi secara legal. Keluarga berharap kelak anak tersebut menjadi "orang besar atau wali", sekaligus demi menghindari bullying massal di lingkungan sekitar.

"Kami pun heran dan bingung... Kami sudah meyakini dan menganggap ini takdir Allah. Biar orang tidak percaya." – Slamet, Ayah Korban.

Apakah ini murni mukjizat yang diyakini keluarga, atau justru bentuk manipulasi psikologis (doktrin) tingkat tinggi dari oknum kiai cabul terhadap korbannya yang masih polos?

Bagaimana opini Anda melihat sikap keluarga yang menolak menyelidiki kasus ini secara hukum? Tulis di kolom komentar! 👇

Sumber : bali express

Beginilah para pencari kerja saat iniBukankah etika dan sopan santun itu perlu, bukan sekedar nyelonongKalian dinilai da...
27/05/2026

Beginilah para pencari kerja saat ini
Bukankah etika dan sopan santun itu perlu, bukan sekedar nyelonong
Kalian dinilai dari hal kecil tersebut
MAAF, TOLONG DAN TERIMA KASIH 3 KATA YANG SUDAH HAMPIR DILUPAKAN

24/05/2026

KENAPA MANUSIA SEKEJI INI SEKARANG, SESOSOK JASAD BAYI PEREMPUAN MENGAMBANG DIALIRAN TUKAD MATI, JL TUAN LANGR KUTA

🎥 Tiktok : Gatra Anyar Bali

KENAPA MANUSIA SEKEJI INI SEKARANG, SESOSOK JASAD BAYI PEREMPUAN MENGAMBANG DIALIRAN TUKAD MATI, JL TUAN LANGR KUTABarom...
24/05/2026

KENAPA MANUSIA SEKEJI INI SEKARANG, SESOSOK JASAD BAYI PEREMPUAN MENGAMBANG DIALIRAN TUKAD MATI, JL TUAN LANGR KUTA

Barometer Bali | Badung – Warga Kuta, Kabupaten Badung, dibuat geger dengan penemuan jasad bayi perempuan yang mengambang di aliran Tukad Mati, tepatnya di Jalan Tuan Lange, Sabtu (23/5/2026) sore.
Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya menjelaskan, penemuan tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 Wita.
Peristiwa itu bermula saat seorang remaja bernama Firman Setiawan (16) memperoleh informasi dari dua pemuda yang hendak memancing di sekitar lokasi, bahwa terdapat mayat bayi yang mengapung di sungai.
“Usai menerima informasi tersebut, saksi pulang ke tempat kos dan memberitahukan kepada pemilik kos mengenai adanya mayat bayi di sungai,” jelasnya kepada wartawan.
Firman kemudian bersama pemilik kos, I Made Cakra (55), mendatangi lokasi untuk memastikan informasi tersebut. Setelah melihat langsung keberadaan jasad bayi di aliran Tukad Mati, mereka segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Kuta.
Petugas Tim Identifikasi Polresta Denpasar yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal. Dari hasil pemeriksaan, bayi ditemukan tanpa busana dengan posisi tubuh miring ke kiri.
“Bagian samping kanan tubuh korban sudah membiru. Organ tubuh lengkap, tali pusar masih melekat namun ari-ari sudah tidak ada. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan akibat benda tajam maupun benda tumpul,” terang Kasi Humas.
Selanjutnya, aparat kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan sejumlah saksi, mengamankan area sekitar lokasi, serta mengevakuasi jenazah bayi ke RSUP Prof. Dr. I.G.N.G. Ngoerah menggunakan ambulans.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut dan akan melakukan autopsi untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian bayi malang itu. (red)

Sumber : https://barometerbali.com/heboh-mayat-bayi-perempuan-mengapung-di-tukad-mati-kuta-polisi-selidiki-penyebab-kematian/

24/05/2026

INFO KULINER

Lawar Plek Kambing Singapadu dan juga tersedia lawar biasa sesuai Request wi
Buruan gaskan,.!!!!

Alamat : Depan Bale Banjar Seseh Singapadu

🎥 Tiktok : Warung Makan Singapadu

24/05/2026

Karangasem punya tradisi

🎥 Tiktok : SUDIRA store

BANGLI | patrolipost.com – Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu...
24/05/2026

BANGLI | patrolipost.com – Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan Desa Abuan, Kecamatan Susut yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya.

Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdaya pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA) yang belum diketahui identitasnya.

Kapolsek Susut AKP I Nyoman Sucipta saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026) mengonfirmasi adanya kejadian tersebut.

”Benar ada kejadian seperti itu, Tim Opsnal sedang melakukan pendalaman,” ujarnya.

Menurut AKP Sucipta kronologis kejadian berawal pada Senin (18/5) sekira pukul 18.45 Wita korban yang saat itu sedang berjualan di warung miliknya tiba-tiba didatangi oleh pelaku.

Sucipta menuturkan, awalnya pelaku membeli telur ayam yang sudah matang seharga Rp10.000. Selanjutnya pelaku membayar menggunakan uang pecahan Rp 20.000 dan sudah terjadi transaksi yakni korban telah memberikan uang kembalian kepada pelaku Rp 10.000.

Tiba-tiba pelaku kembali mengeluarkan kertas Rp 50.000 sebanyak dua lembar untuk ditukarkan kepada korban dengan lembaran Rp 100.000 dan korban pun mengambilkannya. Kemudian pelaku kembali mengeluarkan uang Rp 50.000 (dan mau ditukar dengan lembaran Rp100.000). Uang dari korban sudah dimasukkan ke dalam dompet pelaku.

“Namun pelaku meminta lagi uang seratusan karena katanya gambar uang tidak sama. Dari situlah korban mulai bingung dan membuka laci menunjukkan bahwa tidak ada uang seratusan lagi di laci. Pelaku pun langsung menuju laci dan mengambil uang korban yang di laci serta uang yang ada di atas meja,” kata AKP Sucipta

Setelah berhasil memperdayai korbannya, pelaku langsung kabur menggunakan mobil yang diparkir sebelah Timur candi pembatas antara Banjar Serokadan dengan Desa Apuan.. Setelah pelaku kabur korban baru sadar kalau uang sudah diberikan semuanya kepada pelaku.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 1,2 juta dan petugas sedang mendalami kasus ini,” jelas AKP Nyoman Sucipta.

patrolipost.com

One day with my little family ♥️🌸
13/08/2025

One day with my little family ♥️🌸

Address

Gianyar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Media netizen posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Media netizen:

Share

Category