Meidy W E Runtunuwu

Meidy W E Runtunuwu Perusahaan Media / Radio Swasta

Kindness gift (Hadiah Kebaikan) Dikisahkan, ketika musim dingin di Australia, seorang wanita kaya paro baya berdiri di t...
09/11/2020

Kindness gift (Hadiah Kebaikan)


Dikisahkan, ketika musim dingin di Australia, seorang wanita kaya paro baya berdiri di tepi jalan akibat mobil mewahnya mogok dan tak bisa dihidupkan kembali.

Berulang kali ia mencoba memberi tanda dengan tangannya untuk menghentikan mobil yang lewat. Namun tak ada yang berkenan untuk menyinggahinya.

Waktu terus berjalan, ditengah cuaca dingin menusuk tulang, rintik hujanpun mulai menetes jatuh. Hatinya pun semakin cemas,
karena gelap malam mulai turun berarak.

Hingga tiba-tiba saja, sebuah mobil tua yang payah berhenti. Tepat di sisi sang Nyonya nan kaya itu. Di belakang kemudi, tampaklah sesosok pemuda berkulit gelap. Wanita itu menatapnya, dan menatap mobil tuanya.

Wanita itu ragu, sungguh ragu, apakah ia ikut menumpang, atau tetap menunggu di tepi jalan yang mulai gelap itu?

Nyonya kaya itu bimbang dan ragu, pasalnya ia mengira segenap manusia mengetahui kekayaan dan harta bendanya...

Tapi akhirnya, ia putuskan untuk menaiki mobil tua itu, dan menumpanginya.

Dalam perjalanan itu, Sang Nyonya kaya itu menanyakan nama dan pekerjaan anak muda itu.

Anak muda yang tampak payah dalam kemiskinannya, sambil tersenyum menjawab, Namaku Abdul, dan pekerjaanku adalah sopir taksi”.

Wanita itu sedikit lebih tenang sekarang.
Dalam hatinya, ia sedikit mengutuk diri,
dan menyesali buruk sangkanya seawal tadi.

Sekarang tampak padanya, betapa anak muda itu penuh adab dan sangat sopan, bahkan tak melirik sedikit pun padanya.

Singkat cerita, mereka pun tiba di kota.
Dalam hatinya, Sang Nyonya kaya itupun telah berniat akan memberikan seberapa besar pun ongkos yang diminta pemuda itu.

Sang Nyonya pun meminta sopir taksi itu berhenti.

Taksi itupun berhenti. Lalu sang Nyonya bertanya, “Berapa ongkosnya, Anak muda?”*
“Tidak ada, Nyonya... Tidak ada??!"Jawab pemuda itu.

"Mana mungkin? Engkau telah menolongku, dan mengantarku dengan selamat...” sergah sang Nyonya.

Si anak muda itu tersenyum saja. Lalu berkata “Ongkosku adalah berjanjilah untuk melakukan kebaikan kepada siapa saja yang Nyonya temui...”

Si anak muda, sopir taksi itupun berlalu,
meninggalkan Sang Nyonya dalam kebisuannya.

Dalam keterkejutan jiwanya, Sang Nyonya kaya itu melangkahkan kakinya ke sebuah kafe kecil didepannya. Langkahnya terhenti, lalu ia masuk ke dalam, dan kepada seorang pelayan wanita
ia memesan secangkir kopi hangat...

Sang pelayan pun sejurus kemudian datang menyajikan secawan kopi panas untuk Sang Nyonya itu.

Sang Nyonya memandang pelayan wanita itu. Ia tampak lelah dan payah sekali wajahnya, dan perutnya tampak besar dan buncit.

“Anda tampak sangat lelah. Kenapa?” tanya sang Nyonya itu.

Pelayan itu tersenyum susah-payah, lalu menjawab “Waktu persalinan sudah menjelang, Nyonya...”

“Mengapa tidak rehat dan cuti saja?” saran sang Nyonya. “Saya harus menabung untuk biaya persalinan bayiku, Nyonya...” jawab pelayan itu. Sang Nyonya itu mengangguk pelan tanda mengerti.

Secawan kopi panas itupun selesai diminumnya. Sang Nyonya membayar kopinya, dan si pelayan membawa uang itu ke kasir untuk mengambilkan kembaliannya, karena uang besar itu setara dengan 20 cawan kopi.

Tapi kursi Nyonya kaya itu telah kosong saat si Pelayan itu ingin menyerahkan kembaliannya.
Matanya mengedar ke segenap penjuru, tapi Nyonya itu benar-benar telah pergi.

Lalu di meja itu, ia menemukan secarik kertas:
“Kembalian kopiku itu kuhadiahkan untukmu!!!...”

Betapa gembira hati Pelayan itu! Ia membalik kertas itu untuk kembali menemukan
sebaris kalimat lain, “Dan di bawah meja ini,
saya juga menitipkan hadiah untuk calon bayimu...”

Hampir saja ia berterik histeris, karena yang di bawah meja itu adalah sejumlah uang yang setara dengan gajinya selama setahun! Dan tentu lebih dari cukup untuk membiayai persalinanya.

Air matanya tak mungkin lagi dibendung.
Ia bergegas pergi. Meminta izin dari kerjanya.
Ia pergi mendahului angin yang bertiup kencang.

Suaminya harus tahu kegembiraan ini, sebab suaminya galau sepanjang hari memikirkan kelahiran bayinya...

Ia masuk menerobos pintu rumahnya. Memanggil-manggil suaminya yang terkejut
dan terheran atas kep**angannya di waktu tak biasa. “Apakah sudah waktunya melahirkan?”
Tanya suaminya.

Tapi istrinya terus memeluknya erat. Suaranya berbaur bahagia dan haru. “Bersyukurlah, suamiku... Akhirnya Allah memberikan jalan keluarNya!”

Ternyata sang suami itu adalah Abdul, si supir taksi budiman itu yang terdiam tanpa kata mendengar tutur kisah sang istri, dan melihat “hadiah kebaikan” yang dibawanya.

Sahabat...
Jangan pernah melupakan bahwa "Kebaikan itu pasti akan kembali kepada kita, suatu waktu nanti!"

Berbuat baiklah, dan selalu ingat, “Tidak ada balasan untuk kebaikan kecuali kebaikan itu sendiri.”

Sabda Nabi, "Orang yang menunjuki kepada suatu kebaikan, maka baginya pahala layaknya pahalanya orang yang melakukan kebaikan itu." (HR. Muslim).

Lalu, kebaikan apa yang telah kita perbuat hari ini? Semoga bermanfaat.

Have very good morning all
Make your day
Life is so beautiful

*SYAIKH AMMAR BUGIS, PENAKLUK KEMUSTAHILAN*-------------------------Adalah Syaikh Ammar Bugis, pria lumpuh berdarah Maka...
09/11/2020

*SYAIKH AMMAR BUGIS, PENAKLUK KEMUSTAHILAN*
-------------------------
Adalah Syaikh Ammar Bugis, pria lumpuh berdarah Makassar yang lahir di Amerika Serikat, 22 Oktober 1986.

Nama Bugis diambil dari nama kakek buyutnya yang berasal dari Sulawesi, Syeikh Abdul Muthalib Bugis. Beliau hijrah dari Sulawesi ke Mekkah dan mengajar Tafsir di Masjidil Haram.

Syaikh Ammar lumpuh total sejak usia 2 bulan, hanya mata dan mulutnya yang masih berfungsi, walau nada bicaranya agak tidak jelas. Itu semua tak mengurangi semangatnya untuk hidup dan berarti.

Syeikh Ammar yang kelahiran Amerika Serikat sejak lahir sudah dalam keadaan cacat. Tidak ada anggota tubuh yang bisa digerakkan kecuali mulut dan mata.

Dokter Amerika sendiri ketika kelahiran beliau bahkan menyampaikan bahwa paling sang bayi (beliau) bisa hidup hingga usia 8 tahun saja. Namun atas Qudratullah jua lah, hingga tua seperti sekarang beliau masih hidup bahkan lebih unggul hidupnya dari kita yang tidak cacat secara fisik.

Cacat tidak menghalangi beliau untuk menuntut ilmu dan bersekolah hingga kuliah dan mencapai predikat Professor. Sejak usia 11 tahun sudah mulai menghafal Quran dan ketika menginjak 13 tahun sudah hafal Quran 30 Juz. Tentunya ini adalah kelebihan yang sangat jarang dimiliki oleh anak-anak zaman sekarang.

Selain itu, ketika di Universitas mampu meraih nilai tertinggi (cumlaude) pada jurusan penyiaran dan komunikasi. Beliau juga sebagai dosen di universitas yang ada di AS dan Dubai.

Yang menarik juga adalah bahwa beliau telah mempunyai anak yang sekarang sudah 14 tahun usianya. Subhanallah! Sungguh mulia wanita yang mau dan ridha bersuamikan beliau.

Mengawali nasihatnya dihadapan para dosen dan mahasiswa LIPIA Jakarta, Syaikh Ammar mengomentari sebuah pepatah yang mengatakan bahwa akal yang selamat hanyalah terdapat pada badan yang sehat, menurutnya hal ini kurang tepat.

“Selama ini kita mendengar pepatah bahwa akal yang selamat itu terdapat pada badan yang sehat, padahal semestinya adalah akal yang selamat hanyalah terdapat pada hati yang sehat,”kata Ammar mengawali nasihatnya.

Hal ini, kata Ammar, terdapat didalam hadits “Jika sepotong daging itu baik, maka baiklah seluruhnya. Ketahuilah bahwa ia adalah hati.

Saat beliau menceritakan kesabaran dan ketelatenan ibunya dalam mengurus dan menjaganya sehingga ia saat ini menjadi seorang hafidz Al Quran, para mahasiswa yang hadir menangis tersedu-sedu, bahkan ada beberapa dosen yang bertakbir keras sambil menangis menjerit.

Beliaupun menyayangkan banyak kaum muslimin yang memiliki fisik sempurna tapi hatinya tidak sesempurna fisiknya. “Banyak diantara kita yang memiliki fisik sempurna, tapi hatinya tidak sesuai dengan fisiknya, “katanya.

Beliaupun menyarankan kepada para Mahasiswa agar giat menghafal Al Quran dan jangan mudah putus asa. “Hafalkan Al Quran, lakukan dengan ayat-ayat yang pendek terlebih dahulu, sayapun dulu melakukannya demikian, sampai waktu itu saya bisa menghafal satu juz dalam sehari,” ujarnya.

Sehingga menurut beliau bahwa cacat yang sesungguhnya adalah orang yang cacat berpikir, cacat kemauan, cacat perjuangan dan sejenisnya.

Dan beliau pun menyampaikan bahwa Allah Subhanahu Wa Ta'ala akan menanya kalian (jamaah yang hadir), yang cacat saja mampu menghafal, sedang kalian yang bisa bergerak?

Diantara pesan yang disampaikan Syaikh Ammar untuk jamaah adalah agar menunaikan rukun Islam yang lima: Bersaksi tiada tuhan selain Allah subhanahu wa ta'ala dan Muhammad rasul-Nya, Sholat 5 waktu, puasa dan zakat serta naik haji ke baitullah bagi yang mampu.

Banyak musuh Allah subhanahu wa ta'ala yang menghina Rasulullah (baru-baru ini), maka pesan beliau bela lah Rasulullah dengan cara melaksanakan Sunnah Rasulullah dalam kehidupan rumah tangga, masyarakat, sekolah, kantor, pabrik dan sebagainya. Bukan dengan jalan teriak-teriak (demonstrasi) dan kekerasan.

Juga gunakan lah p**a teknologi dalam membela Rasulullah, melalui internet, twiter, facebook dan sejenisnya. Ceritakan keagungan pribadi Rasulullah melalui kisah-kisah dan sebagainya.

Pada kaum wanita, beliau berpesan agar senantiasa menggunakan hijab yang sesuai syariat. Karena wanita ibarat mutiara yang nilainya tinggi. Jika ia mudah dilihat dan dipegang semua orang di jalan-jalan, niscaya murahlah nilainya.

Pada jamaah laki-laki beliau berpesan agar berbuat baik pada para istri, jangan pernah mencaci, memukul atau menghinakan istri. Satu yang juga beliau tekankan adalah jangan sampai jamaah pergi ke tukang sihir atau dukun. Juga agar senantiasa bersyukur atas nikmat Allah Subhanahu Wa Ta'ala.

Setelah kurang lebih satu jam, ceramah di tutup, tiba-tiba seorang dosen dan pakar Ushul Fiqih asal mesir, DR. Azazi menemuinya dan mencium keningnya.

Sungguh keadaan Syaikh Ammar yang cacat dapat menjadi pelajaran bagi kita yang sempurna secara fisik. Beliau yang cacat saja mampu berprestasi, lalu bagaimana dengan kita?
Subhanallah.. Alhamdulillah.. Allahu Akbar..

Sumber : IslamediaWeb

Seorang anak gadis bertanya pada neneknya;Dimanakah aku bisa menemukan dan mendapatkan surgaku Nek..?Dengan lembut nenek...
09/11/2020

Seorang anak gadis bertanya pada neneknya;

Dimanakah aku bisa menemukan dan mendapatkan surgaku Nek..?

Dengan lembut neneknya menjawab:

Sayangku, sesungguhnya Surga itu ada pada perasaan mu.

Ketika kamu pergi bersama orang yang kamu cintai dan mencintaimu, maka kemanapun kamu pergi akan berasa di surga.

Namun sebaliknya ketika kamu pergi bersama orang yang kamu benci, maka ketempat indah manapun yang kau tuju maka serasa di neraka.

Jadi jika kamu ingin selalu berada di surga maka jagalah perasaan hatimu agar selalu berbahagia

Dengan cara apa?, dengan cara bersyukur dan selalu menebarkan cinta pada dirimu dan juga orang lain yang ada di sekitarmu.

Agar kamu bisa selalu bersama dengan orang-orang yang kamu cintai dan mencintaimu.

TEMPAT SEINDAH APAPUN AKAN TERASA SEPERTI DI NERAKA ketika kamu tidak bersama orang-orang yang kamu cintai dan mencintaimu.

Coba ingat-ingat lagi deh, ketika kamu sedang pergi berdua bersama orang yang kamu cintai dan mencintai kamu maka kemanapun kamu pergi selalu berasa di surga bukan..?

Si nenek menutup penjelasannya dengan memeluk cucu kesayangannya. sambil berbisik; "Saat ini nenekpun sedang berada di surga" apakah kamu bisa merasakan ada surga di sini...?
Silahkan di save and share jika dirasa bermanfaat bagi kita dan yang lainnya.

================
sumber gambar: courtecy of buka lapak -Merek: Kordi Gallery
Lukisan tangan dilukis diatas canvas dengan media cat acrylicukuran lukisan adalah : 80cmX60cmlukisan sudah ada span/ram kayunya

KHABIB PENSIUN DEMI SANG IBUNDAAda getar keharuan yang tidak biasa pada atmosfer kemenangan Khabib Nurmagomedov atas Jus...
09/11/2020

KHABIB PENSIUN DEMI SANG IBUNDA

Ada getar keharuan yang tidak biasa pada atmosfer kemenangan Khabib Nurmagomedov atas Justin Gaethje di lingkar oktagon dinihari tadi. Khabib sujud sambil menangis usai menghempaskan lawan. Keringat kemenangan bercampur air mata kesedihan. Dalam karir nya ia tak pernah terkalahkan 29-0.

"Setelah ayah meninggal, ibu berpesan ke saya agar tak bertarung lagi. Saya katakan pada ibu, ini yang terakhir. Saya harus pegang janji saya," tutur Khabib masih sesenggukan.

Pertarungan di Fight Island, Abu Dhabi, Minggu dinihari WIB akan menutup lembar petualangan Khabib di arena tinju bebas UFC. Ia buat Gaethje "The Highlight" tak berdaya pada ronde kedua. Dengan jurus kuncian triangle choke, Gaethje tak berkutik, lemas dan sempat pingsan. Khabib pun membukukan 29 kemenangan tanpa kalah sekalipun. Ia juara sejati.

Terasa begitu tiba-tiba Khabib yang diliputi kesedihan, dengan sisa isak tangisnya mengumumkan pensiun. Arena tinju bebas yang telah memberinya banyak hal selain kekayaan dan pop**aritas, ringan saja ia tinggalkan. Mundur justru di puncak kejayaan.

"Alhamdulillah, Allah telah memberi saya segalanya. Hari ini saya umumkan pensiun," tegas Khabib dengan suara bergetar.

Pertarungan lawan Gaethje menjadi pertarungan pertama Khabib tanpa didampingi ayah yang sekaligus pelatihnya. Rupanya juga menjadi yang terakhir. Sebab Khabib tak hendak lagi bertarung tanpa disaksikan ayah.

Almarhum ayah, Abdul Manap Nurmagomedov, yang mengajarinya hidup dengan rasa hormat, mendidiknya menjadi petarung, menggemblengnya menjadi juara, mengenalkannya pada nama-nama Tuhan dalam zikir dan doa.

Kini hanya ada ibu, yang mengajarinya banyak cinta dan kasih sayang dalam kehidupan. Khabib telah memilih meninggalkan dunia yang membesarkannya untuk berkhidmat pada ibunya.

"Pintu surga saya tinggal satu. Ibu saya..." ucap Khabib lirih.

"Berat rasanya bertanding tanpa ayahku, aku tidak sanggup lanjutkan lagi, kemenangan ini untuknya. Kalau anda punya orang tua habiskan waktu bersamanya, aku tinggal punya satu yaitu ibuku, aku ingin habiskan waktu bersamanya"

Demikian yang Khabib sampaikan sesaat setelah memenangkan pertarungan terakhirnya melawan Justin Gaethje.

Hari ini ia menyatakan pensiun dari UFC, demi untuk merawat dan membersamai sang ibunda tercinta.

*SANG INSPIRATOR*Apa yang dilakukan Keanu Reeves dan Cho Yun Fat sungguh memukau. Keduanya menjalani kehidupan yang sang...
30/10/2020

*SANG INSPIRATOR*

Apa yang dilakukan Keanu Reeves dan Cho Yun Fat sungguh memukau.

Keduanya menjalani kehidupan yang sangat mencengangkan dan mengharukan.

Yakni mendonasikan hampir seluruh penghasilan mereka bagi kaum miskin dan mereka sendiri menjalankan gaya hidup yg sangat sederhana.

Keanu Reeves diketahui telah bertahun-tahun menjalankan cara hidup yg jauh dari cahaya bintang.

Bahkan lebih sederhana dari orang biasa. Ia tinggal di apartemen murah.

Memakai pakaian yang tidak banyak berganti serta sepatu kets usang.

Ia mendonasikan hampir seluruh uangnya untuk kaum miskin dan perjuangan bela satwa.

Ia banyak kedapatan menyantap makanan murah dan duduk di taman kota.

Bahkan jurnalis pernah memergokinya menyantap kue tart kecil duduk di trotoar bersama pengemis ketika ia berulang tahun.

Reeves mengatakan bahwa hidupnya telah mencapai titik muak pada kekayaan.

"Obsesi pada kekayaan membuat kita tamak dan licik. Penuh kecurigaan.

Kekayaan juga mengundang banyak orang tak tulus mendekat pada kita.

Kekayaan membuat kita tidak bisa melihat hal-hal sederhana yang indah di dunia ini.

Oleh sebab itu setiap penghasilan yang saya peroleh sudah pasti langsung saya bagikan pada yang membutuhkan." Ujar Reeves.

Ia dikenal sering membagikan sebagian honor main film pada para kru. Merata semua kru.

Bahkan ia juga rela membagi sebagian honornya pada bintang film besar yg diharapkan bisa main film bersamanya krn produser tak cukup dana.

Contohnya Al Pacino dalam The Devil Advocat. Nama Reeves juga tercatat di berbagai lembaga kemanusiaan sebagai donatur besar.

"Mari bekerja baik dan jalani hidup sewajarnya. Kita bisa memberi berkat pada banyak orang yang membutuhkan.

Anak anak miskin yang ingin sekolah atau orang sakit yang tak bisa berobat."

Cho Yun Fat juga melakukan hal yang sama bahkan sangat ekstrem.

Ia mengosongkan rekeningnya dan disumbangkan bagi kemanusiaan.

Ia percaya ia akan mendapatkan penghasilan lagi dan siap menolong orang lagi.

Cho Yun Fat merasa kebahagiaan tidak berasal dari uang jika kita mau berpikir tentang penderitaan mereka yang sangat miskin.

"Kebahagiaan berasal dari kesehatan, hubungan yg baik dengan orang yg kita cintai.

Kesempatan baik untuk bekerja. Juga keberhasilan karya kita.

Semua itu tinggi nilainya. Jauh lebih tinggi dari bilangan uang.

Hal menyedihkan dalam hidup manusia adalah jika ketakutan kehilangan uang dan mereka menimbun kekayaan.

Mereka pikir kehidupan yang baik hanya dipenuhi oleh materi melimpah. Saya hanya butuh uang 1.5 juta saja untuk hidup dan itu cukup.

Selebihnya bisa saya berikan pada mereka yang sama sekali susah.

Kebahagiaan lain saya dapatkan dari persahabatan tulus dan berbagai hal indah yang tidak membutuhkan uang."

Bekerjalah sebagai cara kita mensyukuri hidup.

Dan jadikan diri kita berarti bagi orang lain dan kehidupan.




🙏🙏🙏

WAKTU berjalan terus tanpa menunggu seorang itu berubah atau tidak.Yang berkelakuan baik akan menjadi lebih baik, bahkan...
30/10/2020

WAKTU berjalan terus tanpa menunggu seorang itu berubah atau tidak.
Yang berkelakuan baik akan menjadi lebih baik, bahkan terbaik.
Yg berkelakuan buruk klo tidak mau berubah, akan lbh buruk.

WAKTU akan menjadi Juri abadi,
yang akan mengabadikan siapa yang akhirnya jadi Pemenang atau Pecundang.

Biarkan semua berjalan alami.

Kembali,
WAKTU yang akan menjadi SAKSI,
siapa yang akan berjalan bersama sampai akhir perjalananmu
dan siapa yang tidak lagi.



27/10/2020

Persahabatan IKAN dan KERA

Kera hidup di pohon dekat sungai di mana ikan itu hidup. Kera dan ikan sudah lama bersahabat.

Kera berpikir ANDAIKATA AIR SUNGAI AKAN MELUAP MAKA IKAN ITU AKAN TERBAWA ARUS DAN DIA/KERA AKAN KEHILANGAN SAHABATX...

Tiba2 air sungai meluap dan SEGERA KERA MENGANGKAT IKAN KE ATAS POHON DENGAN MAKSUD MEOLONG IKAN AGAR TIDAK TERBAWA ARUS
Tetapi apa yang terjadi....
KERA KEHILAMGAN SAHABAT UNTUK SELAMA LAMAX.....(ikan mati)

Makna kisah kera dan ikan
KADANG KITA BERMAKSUD MENOLONG SAHABAT MALAH TANPA KITA SADARI JUSTRU SEBALIKX

Perhatikan buah jambu ini!!!Tumbuh bersama di batang yang sama.Tapi proses matangnya berbeda.Jangan bandingkan prosesmu ...
26/10/2020

Perhatikan buah jambu ini!!!

Tumbuh bersama di batang yang sama.

Tapi proses matangnya berbeda.

Jangan bandingkan prosesmu dengan proses orang lain.

Karena setiap orang memiliki prosesnya masing².

Dan dimatangkan dengan bentuk berbeda-beda.

Jika rizki itu diukur dari kerja keras, maka kuli bangunanlah yang akan cepat kaya.

Jika rizki itu ditentukan dari waktu kerja, maka warung kopi 24 jam lah yang akan lebih mendapatkanya, bahkan mungkin mampu mengalahkah Starbuck, KFC dan Mc.D!

Jika rizki itu milik orang pintar, maka dosen dan guru yang bergelar panjang yang akan lebih kaya.

Jika rizki itu karena jabatan, maka presiden dan rajalah orang yang akan menduduki 100 orang terkaya di dunia.

Perhatikan hitungan ini :

1 + 9 = 10
7 + 3 = 10
5 + 5 = 10

Walau hitungan tersebut berbeda cara, tapi hasilnya tetap sama adil, bernilai 10.

Artinya, untuk mencapai hasil nilai yang sama, tidak harus menggunakan cara yang sama.

Semoga mampu menginspirasi. Tetap semangat

Kita terpisah dengan batas dan sekat yang kau buat sendiri.Bagimu, kita jadi berbeda, setelah akhirnya kata orang-orang ...
22/10/2020

Kita terpisah dengan batas dan sekat yang kau buat sendiri.

Bagimu, kita jadi berbeda, setelah akhirnya kata orang-orang itu "Kita BEDA".

Padahal sebelumnya,
Tidak begitu !!

Mengapa kita lebih mempercayai apa yang dikatakan orang, daripada apa yang dikatakan oleh bathinmu..
Apa yang dikatakan oleh 'SESUATU' yang ada di dalammu

'Sesuatu' yang adalah 'Sang Pribadi' yang berkata "Aku adalah Aku" dan "Kamu adalah Aku"

'Sesuatu' yang selalu berkata Jujur dan Benar !
Karena kebenaran ada padaNYA,
Bukan pada kita atau mereka

Sungguh, aku menangis karena kehilangan,
Kehilangan INDAHNYA warna - warni kita ...

Namun ada 1 warna yang tak pernah berdusta dan mendustai
Warna DARAH kita ...
Itu bukti darimana kita berasal dan kita dicipta




13/10/2020

*Tulisan ini perlu jadi renungkan kita semua yang bertuhan dan beragama......*

*TUHAN MENGAJARKAN MELALUI CORONA*
Karya : KH Mustofa Bisri

Vatikan sepi
Yerusalem sunyi
Tembok Ratapan dipagari
Paskah tak pasti
Ka'bah ditutup
Shalat Jumat dirumahkan
Umroh batal
Shalat Tarawih Ramadhan mungkin juga bakal sepi.

Corona datang
Seolah-olah membawa pesan bahwa ritual itu rapuh!
Bahwa "hura-hura" atas nama Tuhan itu semu
Bahwa simbol dan upacara itu banyak yang hanya menjadi topeng dan komoditi dagangan saja.

Ketika Corona datang,
Engkau dipaksa mencari Tuhan
Bukan di Basilika Santo Petrus
Bukan di Ka'bah.
Bukan di dalam gereja.
Bukan di masjid
Bukan di mimbar khotbah
Bukan di majels taklim
Bukan dalam misa Minggu
Bukan dalam sholat Jumat.

Melainkan,
Pada kesendirianmu
Pada mulutmu yang terkunci.
Pada hakikat yang senyap
Pada keheningan yang bermakna.

Corona mengajarimu,
Tuhan itu bukan (melulu) pada keramaian
Tuhan itu bukan (melulu) pada ritual
Tuhan itu ada pada jalan keputus-asaanmu dengan dunia yang berpenyakit.

Corona memurnikan agama
Bahwa tak ada yang boleh tersisa.
Kecuali Tuhan itu sendiri!
Tidak ada lagi indoktrinasi yang menjajah nalar.
Tidak ada lagi sorak sorai memperdagangkan nama Tuhan.

Datangi, temui dan kenali DIA di dalam relung jiwa dan hati nuranimu sendiri.
Temukan Dia di saat yang teduh dimana engkau hanya sendiri bersamaNya.

Sesungguhnya Kerajaan Tuhan ada dalam dirimu.
Qalbun mukmin baitullah.
Hati orang yang beriman adalah rumah Tuhan.

Biarlah hanya Tuhan yang ada.
Biarlah hanya nuranimu yang bicara.
Biarlah para pedagang, makelar, politikus dan para penjual agama disadarkan oleh Tuhan melalui kejadian ini.
Semoga kita bisa belajar dan mengambil hikmah dari kejadian ini.

____
Jakarta 21 Maret 2020 ikhtiar dan bermunajat

AKU LAHIR HASIL PERKOSAAN PRIA TERHADAP IBUKU YANG BISU, TULI DAN MISKIN SEHINGGA AKU TIDAK MENGENAL LAGI SIAPA AYAH KU ...
13/10/2020

AKU LAHIR HASIL PERKOSAAN PRIA TERHADAP IBUKU YANG BISU, TULI DAN MISKIN SEHINGGA AKU TIDAK MENGENAL LAGI SIAPA AYAH KU ?

Ibuku bisu, tuli, dan sangat miskin.
Suatu hari, sesosok pria perkosa ibuku hingga hamil.
Lahirlah aku tanpa pernah kenal siapa ayahku.

Karena menanggung malu, ibuku melahirkanku di kebun yang sepi tanpa bidan.
Yang menolong ibuku melahirkanku adalah seorang ibu tua pemilik kebun.

Kami hidup *sangat miskin* hingga dalam umur yang masih sangat muda, aku terpaksa bekerja untuk mencari sebakul nasi untukku dan ibuku karena saat itu ibuku sakit stroke.

Aku bekerja sebagai *buruh kasar* di perkebunan kapas.
Aku benci keadaan saat itu.
Aku *kecewa pada TUHAN saat itu* karena DIA tidak adil atas hidupku.
Di saat kebanyakan anak² menikmati hidup layak, aku harus bergumul dalam penderitaan.

Sungguh, aku tidak paham mengapa aku dilahirkan dan tidak melihat kehidupan yang baik di masa depan.
Teman² seusiaku sering mencemoohku.
Mereka memanggilku si 'anak haram' dan mereka tidak mau berteman denganku.

Suatu hari, aku bertemu dengan seorang pendeta.
Beliau berkata kepadaku: "Azie.. (namaku Azie) tahukah kamu bahwa hidup ini adalah anugerah, Nak ?
TUHAN memberikan kamu kebebasan memilih.
Mau *tetap mengeluh* seperti ini atau *bangkit dari kemiskinan* pilihan itu ada di tanganmu, Nak.

Perlu kamu tahu rencana TUHAN atasmu *bukan rencana kecelakaan* melainkan hari depan yang penuh harapan.
Selama bisa memilih, pilihlah yang terbaik." Nadanya lirih penuh makna.

Kata² pendeta itu membangkitkan semangatku untuk berdiri tegak dan doa ibu membuatku kuat menghadapi tantangan hidup.
Akhirnya aku pilih *keluar dari rasa kecewa* dan tak berguna ini.

Singkat cerita, aku mulai bekerja dengan giat untuk membiayai sekolah dan kehidupan ibuku.
Berkat doa ibuku serta kerja keras yang ulet, akhirnya TUHAN memberkatiku dengan melimpah, aku meraih kesuksesan.

Tahukah kamu siapa aku?

Aku adalah AZIE TAYLOR MORTON,
Menteri Keuangan Amerika Serikat pada zaman Presiden Jimmy Carter.

Saudaraku...

Jangan bandingkan diri Anda dengan orang lain, namun *lepaskan dan merdekakan* diri Anda dari rasa *iri, dengki, dan benci* kepada orang lain, kepada siapa pun dan apa pun sikap serta perilaku mereka pada Anda.

*Ampuni* orang yang membencimu, jangan mendendam.

Abaikan orang yang mencibirmu.
Buatlah itu jadi motivasi untuk maju pesat.

Siapa pun Anda, apa pun masalah Anda saat ini, berdoalah, bangkitlah, dan berjuanglah dari keterpurukan ...👍🙏

keep smiling
Never give up
Be winner in life

Be blessed
be courageous
be kind
be of influence to your community

https://en.m.wikipedia.org/wiki/Azie_Taylor_Morton #

Azie Taylor Morton (February 1, 1936 – December 7, 2003) served as Treasurer of the United States during the Carter administration from September 12, 1977 to January 20, 1981. She remains the only African American to hold that office. Her signature was printed on US currency during her tenure.[1]

Address

Palma Libuo
Gorontalo
96116

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Meidy W E Runtunuwu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Meidy W E Runtunuwu:

Share

Category