30/01/2026
Jenis khat utama yang digunakan dalam penulisan mushaf Al-Qur'an adalah Khat Naskhi karena bentuknya rapi, jelas, dan mudah dibaca. Selain itu, terdapat jenis khat lain seperti Tsuluts (dekorasi), Kufi (geometris awal), Riq'ah (cepat/sehari-hari), Farisi (estetik), dan Diwani (orkestrasi), yang digunakan untuk sampul, judul surat, atau seni kaligrafi.
________________________________________________
Berikut adalah penjelasan singkat mengenai jenis-jenis khat tersebut:
Khat Naskhi: Jenis khat yang menjadi standar penulisan Mushaf Al-Qur'an di seluruh dunia karena kelembutan dan keterbacaannya yang tinggi.
Khat Kufi: Gaya tertua, berciri geometris, kaku, dan lurus, banyak digunakan pada mushaf kuno (kufi musahaf) dan arsitektur Islam awal.
Khat Tsuluts: Sangat populer untuk judul surat, dekorasi masjid, dan sampul mushaf karena karakteristiknya yang megah, melengkung, dan penuh hiasan.
Khat Riq'ah: Gaya yang sederhana, praktis, dan cepat ditulis, sering digunakan untuk catatan harian, namun jarang untuk teks utama mushaf.
Khat Farisi (Ta'liq): Berasal dari Persia, memiliki karakter tipis dan miring ke kanan, memberikan kesan estetika yang elegan.
Khat Diwani: Dikembangkan oleh kerajaan Ottoman, berciri melingkar-lingkar dan artistik, sering digunakan untuk hiasan.
Penggunaan jenis khat tertentu, terutama Naskhi, telah disempurnakan selama berabad-abad oleh para kaligrafer seperti Ibnu Muqlah dan Hasyim Muhammad Al-Baghdadi untuk memelihara keindahan dan kemurnian mushaf Al-Qur'an.