Clicky

AL-FIKRAH Connection

AL-FIKRAH Connection Membangun Pola Pikir Kreatif, Progresif dan Transformatif Bahwa tulisan yang dimuat tidak mengandung diskriminasi sosial akan tetapi lebih cenderung sebagai sebuah upaya untuk membangun perdamaian universal dengan membangun pola pikir yang kreatif, progresif dan transformatif yang selanjutnya terbiaskan jargon menghormati yang tua, menyayangi yang muda dan mengasihi sesama.

Timeline photos
02/09/2016

Timeline photos

Telah dibuka, Agen Pos Indonesia AL-FIKRAH MBS, berlokasi di depan Pondok Selatan Mambaus Sholihin Suci Manyar Gresik. M...
19/03/2016

Telah dibuka, Agen Pos Indonesia AL-FIKRAH MBS, berlokasi di depan Pondok Selatan Mambaus Sholihin Suci Manyar Gresik. Melayani segala macam pengiriman dan pembayaran.

Edisi terbaru Al-Fikrah. Silakan pesan. Nomor pemesanan ada pada gambar.
19/02/2016

Edisi terbaru Al-Fikrah. Silakan pesan. Nomor pemesanan ada pada gambar.

Tanah di belakang gedung madrasah akan dibangun gedung perkuliahan. Nampak Syaikhuna Masbuhin Faqih, Habib Abdullah Baha...
08/02/2016

Tanah di belakang gedung madrasah akan dibangun gedung perkuliahan. Nampak Syaikhuna Masbuhin Faqih, Habib Abdullah Baharun, Gus Najib dan Gus Muh sedang berdoa untuk proses pembangunan. Mari kita turut mendoakan untuk kebaikan pondok kita.

Rais Syuriah PBNU saat berkunjung ke Mambaus Sholihin Bintan.
04/02/2016

Rais Syuriah PBNU saat berkunjung ke Mambaus Sholihin Bintan.

Majalah sudah dipacking. Siap dikirim. Ada yang belum pesan?
25/01/2016

Majalah sudah dipacking. Siap dikirim. Ada yang belum pesan?

Tengah berlangsung.
24/01/2016

Tengah berlangsung.

Timeline photos
24/01/2016

Timeline photos

Jangan lupa nanti malam.
24/01/2016

Jangan lupa nanti malam.

Sedang berlangsung pembacaan doa kjotmil Quran dalam rangka 40 hari almaghfurlah KK. Misbahuddin Ahmad.
21/01/2016

Sedang berlangsung pembacaan doa kjotmil Quran dalam rangka 40 hari almaghfurlah KK. Misbahuddin Ahmad.

21/01/2016

Dalam rangka 40 hari wafat KH Misbahuddin Ahmad. Diharapkan untuk menghadiri majlis sema'an Alquran. Kemdian dilanjutkan tahlilan setelah Maghrib di ponpes Mambaus Sholihin 2 Sumber Sanankulon Blitar.

20/01/2016

Edisi Februari akan membahas tentang ekstrimisme dalam beragama.

20/01/2016

Edisi 89, redaksi menerima tulisan dari pembaca berupa artikel, cerpen, resensi dan puisi. Setiap tulisan yang dimuat akan mendapat honor dari redaksi. Kirimkan tulisan Anda ke [email protected]

20/01/2016

Setiap bulan pelanggan bertambah. Yang belum langganan silakan langganan.

Edisi 84 Al-Fikrah dengan tagline Meneguhkan Islam Aswaja. Alhamdulillah sudah dapat ISSN. Siap go public.
18/06/2015

Edisi 84 Al-Fikrah dengan tagline Meneguhkan Islam Aswaja. Alhamdulillah sudah dapat ISSN. Siap go public.

Assalamualaikum....Poro sederek alumni redaksi dimohon untuk hadir pada agenda dies natalies Al-FIkrah yang akan diselen...
15/04/2015

Assalamualaikum....
Poro sederek alumni redaksi dimohon untuk hadir pada agenda dies natalies Al-FIkrah yang akan diselenggarakan minggu ini.

27/02/2014

Tausiyah K.H. Masbuhin Faqih dalam AL-FIKRAH edisi 78.

Syukur Alhamdulillah, Puji syukur kepada Allah SWT atas limpahan nikmat yang di berika-Nya kepada kita semua, khususnya nikmat Allah berupa iman dan islam yang tertanam dalam sanubari kita. Sholawat serta salam semoga senantiasa terhaturkan kepada baginda agung nabi Muhammad SAW yang telah merrıberikan sinar pengetahuan kepada kíta semua, sehíngga kíta terlepas dari belenggu kebodohan yang gelap gulita. Para santri. . . Merupakan sebuah nikmat yang begitu besar, kíta ditakdirkan Allah menjadi seorang santri yang hidup di língkungan pondok pesantren yang jauh dari híruk pikuk dunia. Dalam pesantren ini kita berinteraksi dengan orang-orang yang sholeh, insya Allah. Setiap harí kita tidak pernah lupa membaca dzikir dan doa-doa untuk menerangi hati nurani. Nabi pernah bersabda; "man yurídíllahu khoíron - yufaqqíhhu fi ad-díín". Secara tidak langsung dengan sebagai 'seorang santri, Allah SWT menghendaki untuk menjadí hamba yang mendapatkan kebaíkan dari-Nya. Oleh karena itu, gunakanlah kesempatan ini untuk meraih kebaíkan yang dijanjikan itu dengan sebaik-baiknya.
Santri-santri... Ketahuilah, bahwa zaman dimana kalian berada ini sungguh jauh berbeda dibandingkan zaman dimana saya dulu seumuran kalian. Jangankan HP, televisi saja tidak ada, apalagi internet, sehíngga dampak perkembangan tekhnologi-pun tídak berdampak besar dalam kehidupan saya. Sedangkan kalían sekarang ini berada di era globalísasi, yang mana segala sesuatunya sudah mengalami perubahan dan perkembangan yang begítu pesat. Tapi, apakah perkembangan yang begitu pesat ini merupakan hal buruk atau merupakan hal yang baik bagı' kehidupan kita? Dengan adanya tekhnologi-tekhnologi yang baru dan lebih disempurnakan, tentunya kita dapat memanfaatkanya dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai kalian jadi santri yang gagap teknologi, karena kita sebagai
manusia dan muslim yang dituntut untuk selalu maju dan berkembang, seharusnya kita dapat merespon dengan baik terhadap segala sesuatu yang ada sesuai dengan prinsip yang kita pegang selama ini, yakni "Af-muhcıfadhoh ala a{-qodfim as-shofíh wa! akhdzu bi! jadíd al-asian“. Beraneka ragam tekhnologi baru yang dapat ditemuı' sekarang ini tentunya mengandung banyak dampak positif bagi kehidupan manusia, contohnya teknologi baru ini mampu memberikan kemudahan-kemudahan bagi manusia dalam menjalankan aktivitasnya.
Pada dasarnya hal itu merupakan tujuan dikembangkanya teknologi tersebut. Tapi, di samping itu, pengaruh negative dari perkembangan zaman ini juga pasti ada, contohnya adanya televisi akan mempermudah masuknya budaya-budaya asing yang tidak baik bagi masyarakat. Hanya saja besar kecilnya dampak tersebut adalah tergantung bagaimana cara kita menyikapinya. Oleh karena itu, di pondok pesantren ini kalian tidak hanya diberikan materi keagamaan saja, kalian juga dibekali ílmu-ilmu pengetahuan modern yang disesuaikan dengan kebutuhan di masyarakat dan perkembangan budaya dan teknologi di era ini, di antaranya ada drumband, kursus bahasa asing, kom puter dan lain sebagainya. Selain merupakan wujud perhatian pondok dalam menyikapi era gícıbalisasi ini, hal itu juga
merupakan bentuk "tausíatu maídam' dakwah” (perluasan jangkauan dakwah, red.) dalam menyebarkan Islam di muka bumi ini dan merupakan langkah awal dalam mempertahankan kemurnian ajaran Islam yang akhir-akhir ini sering diserang melalui media, khususnya media elektronik yang itu merupakan salah satu titik lemah kita.
Dalam memperjuangkan Islam dimasa-masa ini tídak hanya membutuhkan kecakapan dalam urusan agama, melainkan harus p**a menguasai hal-hal baru yang nantinya bias menjadi perantara bagi kita dalam menyampaikan isi dari ajaran agama Islam serta menjadi benteng yang kokoh bagi kita dan Islam. Tapi, hal yang perlu kita perhatikan dan kita garisbawahi adalah tentang dimana letak keberadaan tradisi salaf kita di antara hal-hal baru tersebut. Apakah dengan sikap kita mengambil nilai-nilai baru tersebut, sehingga hal yang baru ini nantinya akan menjadi lebih penting clan berharga dibandingkan dengan tradisi leluhur kita yang notabene adalah pewaris para nabi dalam melanjutkan tongkat
estafet dakwah islam?, maka disinilah ada beberapa hal yang mestinya perlu kita kaji ulang, yakni tentang prinsip "Al-muhafadhoh ala al-qodim as-sholeh wa! akhdu bíljadídíl al-
ashlah”.
Dalam prinsip tersebut terkesan ada isyarat bahwa yang baru ini lebih baik dari yang lama, itu bisa dilihat dari redaksi teks yang berbunyi al-jadiid al-aslah, dalam redaksi teks di atas kurang lebih memberi pemahaman bahwa nilai-nilai baru yang kita ambil sebagai wujud respon terhadap perkembangan zaman ini lebih baik dari nilai salafíah yang semestinya memiliki nilai yang lebih baik. Padahal ni lai salaf berasal dari para ulama' yang nantinya akan bermuara pada nabi agung Muhammad SAW. Oleh karena itu, setelah kita telaah kembali, maka prinsip di atas lebih cocok jika berbunyi "AI-Muhafadhoh 'ala af-qodim al-aslah wal akhdhu bi al-jadíd as-sholih", menunjukkan bahwa nilai salafíah harus lebih diperhatikan dan dijaga, jangan sampai nilai baru tersebut mereduksi atau bahkan menghilangkan nilai salafíah kita. Demikian, sebuah prinsip yang mesti diterapkan di pondok ini. Walhasil, semua tetap diperbolehkan mengambil hal-hal yang baru, asalkan itu bermanfaat dan tidak mengganggu tradisi atau ajaran yang sudah kita dapatkan dari Guru-Guru yang lebih sepuh. Hakikatnya tradisi atau ajaran yang telah diteladankan oleh para Ulama' harus terus kita lestarikan dan harus p**a kita lengkapi dengan hal yang baru dalam menyesuaikan dengan keadaan zaman. Jangan sampai menjadi santri yang hanya bisa mengaji, tapi jadilah santri yang alim, sholih dan kafi !

Alhamdulillah, akan segera terbit AL-FIKRAH edisi 78.''Pepatah bijak Arab mengatakan: Man asyraqot bidayatuhu asyraqot n...
01/01/2014

Alhamdulillah, akan segera terbit AL-FIKRAH edisi 78.

''Pepatah bijak Arab mengatakan: Man asyraqot bidayatuhu asyraqot nihayatuhu. Siapa yang bersinar dalam memulai, ia akan bersinar dalam mengakhiri. Dan kini di tahun baru, dengan semangat baru kita memulai menjadi lebih baik. Kita nyalakan semangat menuju perubahan untuk menuai keberhasilan.....''

17/11/2013

Saatnya santri berdiaspora. Mengisi sektor-sektor yg sedang terstigma...
Namun semuanya menunggu kata "siap" yang terlontar dari mulut sang santri. Serta afirmasi praksis yang balance.
Akankah ia mampu?

14/11/2013

Bakat mungkin adalah suatu pemberian, tetapi keberhasilan harus Anda usahakan. (John C Maxwell)

09/11/2013

REUNI NASIONAL HAMAM Di Ponpes Mambaus Sholihin Yang Insya Allah akan dilaksanakan Hari Minggu 10 November 2013.

22/10/2013

Al-Quran bagi kaum Muslimin adalah verbum dei (kaâlmu-llâh) yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad melalui perantaraan Jibril selama kurang lebih dua puluh tiga tahun. Kitab suci ini memiliki kekuatan luar biasa yang berada di luar kemampuan apapun: “Seandainya Kami turunkan al-Quran ini kepada sebuah gunung, maka kamu akan melihatnya tunduk terpecah-belah karena gentar kepada Allah” (59:21). Kandungan pesan ilahi yang disampaikan Nabi pada permulaan abad ke-7 itu telah meletakkan basis untuk kehidupan individual dan sosial kaum Muslimin dalam segala aspeknya. Bahkan, masyarakat Muslim mengawali eksistensinya dan memperoleh kekuatan hidup dengan merespon dakwahnya. Itulah sebabnya al-Quran berada tepat di jantung kepercayaan Muslim dan berbagai pengalaman keagamaannya. Tanpa pemahaman yang semestinya terhadap al-Quran, kehidupan, pemikiran dan kebudayaan kaum Muslimin tentunya akan sulit dipahami.

Address

Gresik
61151

Website

facebook.com

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when AL-FIKRAH Connection posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to AL-FIKRAH Connection:

Category

Nearby media companies


Other Magazines in Gresik

Show All
x

Other Magazines in Gresik (show all)

Berkasnews.com MBS FM KLIK JATIM Mata Digital Indonesia News Schmu-Berita Pendidikan Berbagi apa saja di pulau Bawean dan sekitarnya Video Expoz India Semesta Aksara Fokus Gresik Gresspedia Gresik Quickie Movies Suara Rakyat Gresik Studio PASAR LOAK Ifut Coy OSM Studio