19/08/2025
Peresmian Musala LP Maarif NU Randegansari dan Pembukaan Politeknik Driyorejo Gresik Ditandai dengan Ijazah Kitab
Driyorejo Update - Pengurus Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (LP Ma’arif NU) Badan Pelaksana Penyelenggara Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama (BP3MNU) Randegansari menggelar kegiatan doa bersama dan ijazah kitab, Senin (18/8/2025) pagi.
Acara doa bersama dan ijazah kitab Silahul Mubalighin juz 2 dari pengasuh Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean Kediri, KH Abdul Hanan Ma’shum ini menjadi penanda diresmikannya musala baru LP Maarif NU Randegansari. Tak hanya itu, kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari dibukanya Politeknik Driyorejo.
Jamaah hadir berduyun-duyun disambut alunan shalawat Al Banjari. Mereka tak lain para peserta didik, pendidik, dan masyarakat umum di sekitar lingkungan unit lembaga BP3MNU Randegansari, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Selanjutnya, jamaah yang hadir mengikuti secara khidmat munajat kepada Allah Swt melalui pembacaan istighosah dan tahlil.
Dalam sambutannya Ketua pengurus BP3MNU Randegansari, Drs. KH. Mustaman, MM., menyampaikan rasa syukur dan ucapan terima kasih atas kehadiran jamaah, serta berbagai pihak yang sedianya mendukung berlangsungnya kegiatan ini.
“Kulo selaku pengurus lembaga pendidikan NU Randegansari, matur nuwun sanget atas rawuh panjenengan sedoyo. Sebab ngiras-ngirus ndungakno para pahlawan, ahli kubur kulo–sampean sedoyo. Emben niku rebo, onok maneh jenenge rebo wekasan. Ayo dungo niki temen-temen diestokno,” ajak KH. Mustaman.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Musala dan Peresmian Politeknik, Drs. KH Nurhuddin, M.Pd.I, mengatakan bahwa musala baru ini merupakan hasil infak para siswa-siswi. Ia berharap penambahan fasilitas penunjang pendidikan ini dapat menjadi pusat kegiatan pendidikan, dakwah, serta mempekuat spiritualitas peserta didik di seluruh jenjang Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Randegansari.
“Enjang meniko niat, utowo hajate pun peresmian musholla. Musholla sing ler wonten namine Ibnu Sina. Tapi perkembangan siswa ingkang katah sanget, lan mboten representatif sehinggo ndamel musholla maleh wonten mriki lebih luas. Sebab nopo? ten mriki siswa Tsanawiyah, Aliyah wajib sholat dhuha,” ungkap sosok yang juga merupakan Wakil Rais Syuriyah PCNU Gresik tersebut.
Kiai Nurhuddin juga berkisah bahwa musala baru ini juga meminta saran nama dari KH Abdul Hanan Ma’shum. Terdapat tiga nama yang diberikan untuk dipilih antara lain Fathul Ulum, An-Nur, dan Badrul Ulum.
“insya Allah Kiai, sing diremeni konco-konco kados dene pondoke kiai, sing dipundut Fathul Ulum. Niku mangke sehinggo temen-temen ingkang sekolah ten mriki, ingkang ngajar ten mriki estu-estu terbuka ilmune dining Allah subhanahu wata’ala,” ungkapnya.
Kiai Nurhuddin juga menyampaikan mohon doa supaya seluruh stakeholder, baik tenaga pendidik dan kependidikan diberi tambah keikhlasan dalam mengabdi dan berkhidmat di lembaga pendidikan lembaga Ma’arif. Ia juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi Politeknik Driyorejo pada bulan September akan mengawali kegiatan perkuliahan.
Usai rangkaian sambutan yang juga diarsipkan secara live streaming di akun YouTube SMK MAARIF NU DRIYOREJO, pengasuh Pondok Pesantren Fathul Ulum Kwagean, KH Abdul Hanan Ma’shum menyampaikan serangkaian nasihat dan memberikan ijazah kitab Silahul Mubalighin juz 2 serta menutupnya dengan doa.
Selain dihadiri oleh para pemangku LP Ma’arif NU Randegansari, Pengurus Cabang LP Ma’arif NU Gresik, pengurus Tanfidziyah dan Syuriyah MWCNU Driyorejo, Pemerintah Kecamatan Driyorejo, perwakilan pondok pesantren warga masyarakat umum di sekitar lingkungan Lembaga Pendidik Ma’arif NU Randegansari.
Sumber: nugresik.or.id
Editor: Chidir Amirullah