06/06/2026
Seorang polisi lalu lintas meminta diisikan saldo kartu e-toll kepada pengemudi mobil di jalan tol, viral di media sosial.
Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Metro Jaya, Kombes Pol Radjo Alriadi Harahap mengatakan saat ini anggota polisi lalu lintas itu sedang dalam pemeriksaan Propam.
“Sudah kami tangani. Sedang didalami oleh Paminal (Pengamanan Internal) Bidang Propam untuk diproses pelanggarannya sampai sidang nantinya,” kata Radjo saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (5/6/2026).
Namun dia tidak menyebutkan di mana lokasi kejadian tersebut, dan identitas anggota polantas saat ditanya awak media.
Adapun video ini diunggah oleh akun Instagram pada Rabu (3/6/2026) lalu. Pada unggahan lainnya akun Instagram .idn, disebutkan bahwa video pertama kali diunggah oleh akun bernama .rahayu.
Kompas.com sempat mencoba mengonfirmasi video ini pada Rose, tetapi tidak lama setelahnya akun tersebut hilang tanpa ada jawaban. Pada video disebutkan bahwa perekam video mengatakan bahwa dia dihentikan polisi tersebut karena melanggar aturan lalu lintas.
Kemudian, dia justru diminta isikan saldo kartu elektronik oleh polisi tersebut minimal Rp 250.000. Namun, pengemudi itu terus meyakinkan polisi agar mereka sepakat dengan nilai Rp 100.000.
“Cepek bisa?” tanya pengemudi. “Enggak bisa, separuhnya, minimal dua setengah,” balas polisi. Berulang kali perdebatan itu diulang, sambil polisi bertanya tempat tinggal pengemudi.
“Rumahnya di mana? Tangerang? BSD?” tanya polisi. “Rumahnya di… iya BSD,” jawab pengemudi. Pengemudi akhirnya tetap mengisikan saldo kartu tersebut sebesar Rp 100.000. Setelah ditunjukkan, total akhir saldo kartu polisi tersebut senilai Rp 300.000.
Kemudian, polisi tersebut mengembalikan SIM dan STNK pengemudi sambil berterima kasih, sebelum meninggalkan mobil itu. “Ini SIM STNK-nya ya. Maaf ganggu jalan,” kata polisi.
Sumber: https://megapolitan.kompas.com/read/2026/06/05/17174641/viral-polisi-minta-isi-uang-elektronik-rp-300000-ke-pengemudi-mobil.
yo Warta Gresik