20/05/2025
*** CINTA TAK SAMPAI***
BY : Raliza17
Hagai dan Arga adalah temanku yang sangat dekat. Mereka sering belajar bersama dan menghabiskan waktu bersama. Hagai memiliki perasaan s**a kepada Arga tapi dia tidak berani mengungkapkannya.
Suatu hari, Hagai memutuskan untuk mengungkapkan perasaannya kepada Arga.
"Arga, aku ingin bicara denganmu tentang sesuatu," kata hargai dengan gugup.
"Apa itu?,"tanya Arga dengan penasaran.
"Aku..aku s**a kamu, Arga,"ungkap Hagai dengan hati berdebar.
Arga terkejut dan tidak tahu bagaimana harus merespon. "Hagai, aku.. aku tidak tahu harus bilang apa,"kata Arga dengan ragu-ragu.
"Aku tidak memiliki perasaan yang sama padamu, Hagai,"kata Arga dengan lembut.
"Aku s**a Natasha, sahabatmu,"
Hagai merasa hancur dan sakit hati. "Aku tidak percaya," kata Hagai dengan air mata yang mulai mengalir.
Setelah beberapa hari Hagai mengungkapkan perasaannya, ia merasa bahwa Arga semakin menjauhinya, dan karena itu ia berusaha untuk menemui Arga untuk menanyakan mengapa Arga menjauhinya.
"Arga mengapa kamu semakin menjauhiku,"ucap Hagai ketika melihat Arga melewatinya.
"Maaf Hagai aku sedang sibuk," ucap Arga dengan cuek. Padahal sebenarnya Arga merasa tidak nyaman sehingga mulai menjaga jarak dengan Hagai.
"Aku tidak percaya Arga, semenjak hari itu kamu semakin berubah dan menjauhiku, apa salahku kepadamu?" Ucap Hagai dengan sendu.
"Hagai aku tidak ingin membuatmu sakit hati, tapi aku tidak bisa berpura-pura memiliki perasaan yang tidak ada," kata Arga dengan nada yang lebih dingin.
"Oh kamu dia mau mencobanya," ucap Hagai menyakinkan.
"Jangan pernah memaksa seseorang untuk menyukaimu, padahal kamu mengetahui bahwa orang tersebut menyukai orang lain, jangan menjadi perempuan yang egois, yang hanya memikirkan diri sendiri." Tegas Arga dengan muka marah, meninggalkan Hagai yang terdiam mematung.
Semenjak hari itu Arga semakin berubah, dan tidak pernah mau berpapasan dengan Hagai.
Hal itu membuat hargai semakin murah dan tidak secara yang dulu, hal itu membuat Natasya penasaran dan memaksa Hagai untuk mengungkapkan apa yang sedang ia rasakan, karena merasa dia tak sanggup untuk memikirkannya, Hagai menceritakan semuanya kepada Natasha, sehingga Natasha mengetahui bahwa Arga menyukainya. Natasha yang mengetahui sebab dari sahabatnya semakin murung berusaha menghibur dan menjelaskan bahwa ia tidak menyukai Arga, hal ini membuat Hagai merasa sedikit tenang karena sahabatnya sangat baik kepadanya dan tidak mau menerima perasaan Arga walaupun ia tahu bahwa sebenarnya itu salah dan egois, namun bagaimanapun hatinya menginginkan sang pujaan.
5 tahun kemudian.
Setelah 5 tahun lamanya Hagai masih belum bisa melupakan Arga, namun Arga semakin tidak peduli dan Arga bahkan memandangnya dengan benci. Ini semakin parah ketika hargai harus satu kantor dengan Arga dan Natasha.
"Apa kamu tidak bisa melupakan apa yang terjadi lima tahun lalu?"tanya Natasha kepada Hagai suatu hari.
"Aku tidak bisa, Natasha. Aku masih menyukai Arga,"kata hargai dengan sedih.
Natasha merasa kasihan padahal Hagai. "Aku tidak tahu apa yang harus aku katakan, Hagai.tapi aku berharap kamu bisa move on dan menemukan cinta yang sebenarnya,"kata Natasha dengan penuh simpati.
Hagai tersenyum sedih. "Aku berharap begitu juga, Natasha. Tapi aku tidak tahu apakah aku bisa melupakan Arga." Kata Hagai dengan hati yang berat.
Terimakasih telah membaca karya saya.
Yukkk di komen jika ingin ceritanya d teruskan teman² agar author nya semangat menulis 🤗🌸
FYPシ Kata Kata Puitis
Mesra Zebua