Terjemah Kitab Kuning

Terjemah Kitab Kuning Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Terjemah Kitab Kuning, Jalan Irigasi Timur Sukareja RT/RW 03/03 Desa Lempuyang Kec. Anjatan, Indramayu.

Halaman ini fokus membagikan terjemahan kitab-kitab kuning ke dalam Bahasa Indonesia dengan gaya bahasa kekinian, sederhana, dan mudah dipahami, agar makna isi kitab terasa lebih dekat dan relevan.

19/02/2026

Part 2 Kitab Birrul Walidain

حرمة الوالدين في الإسلام

اهتمّ الإسلام بأمر الوالدين اهتمامًا تامًا، فأوجب طاعتهما وجعل برّهما من أجلّ الطاعات وأعظم القربات، ونهى عن عقوقهما وشدّد في ذلك، وجعله من أكبر الكبائر وأفحش الجرائم.

وقد بلغ من عناية الله بحقوق الوالدين أن قرن برّهما والإحسان إليهما بعبادته وتوحيده، فقال تعالى:
﴿وَاعْبُدُوا اللَّهَ وَلَا تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا﴾ [النساء: 36]
وقال: ﴿وَقَضَىٰ رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا﴾ [الإسراء: 23]

وفي الآية لطيفة لا يتفطن لها إلا من تدبرها، وهي أنه تعالى أبى أن لا يُعبد غيره، ثم ذكر برّ الوالدين بتقديم ذكرهما على قوله «إحسانًا» اعتناءً بحقهما، وتنبيهًا على أن برّهما يَلي عبادة الله تعالى، وما ذاك إلا لعِظم منزلتهما والمكانة العظيمة.

ولذا ذكر الرسول صلوات الله وسلامه عليه أن من أكبر الكبائر الشرك بالله، ثم أردفه بعقوق الوالدين، وقدّمه على جميع الكبائر، فقال:
«ألا أنبئكم بأكبر الكبائر؟ الإشراك بالله، وعقوق الوالدين».

وقرن الله عز وجل أيضًا شكرهما بشكره في قوله سبحانه:
﴿أَنِ اشْكُرْ لِي وَلِوَالِدَيْكَ إِلَيَّ الْمَصِيرُ﴾ [لقمان: 14]
ولعل السرّ في ذلك من حيث إنه تعالى هو الموجد للولد حقيقةً، وهما الوالدان واسطةٌ في إنشائه.

---

Terjemahan Bahasa Indonesia

Kedudukan (Kemuliaan) Orang Tua dalam Islam

Islam sangat memperhatikan urusan kedua orang tua dengan perhatian yang sempurna. Islam mewajibkan taat kepada keduanya, menjadikan berbakti kepada mereka sebagai salah satu ketaatan yang paling mulia dan ibadah yang paling agung, serta melarang durhaka kepada mereka dengan larangan yang sangat keras. Bahkan, durhaka kepada orang tua termasuk dosa besar dan kejahatan yang sangat buruk.

Begitu besar perhatian Allah terhadap hak-hak kedua orang tua sehingga Allah menggandengkan perintah berbuat baik kepada keduanya dengan perintah beribadah dan mentauhidkan-Nya. Allah Ta‘ala berfirman:

“Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun, dan berbuat baiklah kepada kedua orang tua.” (QS. An-Nisa: 36)

Dan firman-Nya:

“Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua.” (QS. Al-Isra: 23)

Dalam ayat tersebut terdapat isyarat halus yang hanya dipahami oleh orang yang merenungkannya, yaitu bahwa Allah menegaskan agar tidak menyembah selain Dia, kemudian menyebutkan kewajiban berbakti kepada orang tua dengan mendahulukan penyebutan mereka sebelum kata “berbuat baik”, sebagai bentuk perhatian terhadap hak keduanya, serta sebagai penegasan bahwa berbakti kepada orang tua berada setelah ibadah kepada Allah. Hal itu menunjukkan betapa tinggi kedudukan dan agungnya martabat mereka.

Karena itu, Rasulullah ﷺ menyebutkan bahwa di antara dosa besar yang paling besar adalah syirik kepada Allah, kemudian beliau menyusulkannya dengan durhaka kepada orang tua, bahkan mendahulukannya di antara dosa-dosa besar lainnya. Beliau bersabda:

“Maukah aku beritahukan kepada kalian tentang dosa yang paling besar? Yaitu mempersekutukan Allah dan durhaka kepada kedua orang tua.”

Allah juga menggandengkan perintah bersyukur kepada keduanya dengan bersyukur kepada-Nya dalam firman-Nya:

“Bersyukurlah kepada-Ku dan kepada kedua orang tuamu; hanya kepada-Kulah kembalimu.” (QS. Luqman: 14)

Barangkali rahasia dari hal itu adalah karena Allah-lah yang menciptakan anak secara hakiki, sedangkan kedua orang tua menjadi perantara dalam proses kelahirannya.

Bismillah Assalamualaikum saudaraku Alhamdulillah mimin Insya Allah kedepan akan berbagi terjemah kitab"BIRRUL WALIDAIN ...
18/02/2026

Bismillah
Assalamualaikum saudaraku Alhamdulillah mimin Insya Allah kedepan akan berbagi terjemah kitab

"BIRRUL WALIDAIN "
Berbakti kepada kedua orang tua
untuk kebahagiaan dua negeri (dunia dan akhirat).

Disusun oleh:
Misbah Bin Bakr Al-Qurasy
Semoga Allah mengampuni beliau, kedua orang tuanya, guru-gurunya, dan kaum muslimin.

semoga bermanfaat aamiin
Pon-tren Darussalam Gribig

مقدمة

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله الذي أمرنا بشكر الوالدين، وجعل القيام بحقوقهما سبيلاً إلى السعادتين، والصلاة والسلام على سيدنا محمد سيد الكونين، وعلى آله وأصحابه صلاةً وسلامًا دائمين متلازمين.

أما بعد:
فغير خافٍ على عاقل لزومُ حقِّ المُنعِم، ولا مُنعِم بعد الحقِّ تعالى على العبد كَالوالدَين؛ فقد تحمَّلتِ الأمُّ في حمله أثقالًا كثيرة، ولقِيت وقت وضعه مزعجاتٍ خطيرة، وبالغت في تربيته، وسهرت في مدارته، وأعرضت عن جميع شهواتها، وقدَّمته على نفسها في كل حال.

وقد ضمَّ الأبُ إلى التسبُّب في إيجاده، ومحبته بعد وجوده، وشفقته في تربيته، الكسبَ له والإنفاقَ عليه؛ فلولاهما لم يكن شيئًا مذكورًا.

والعاقلُ يعرفُ حقَّ المُحسن ويجتهد في مكافأته، ويجهل الإنسانُ بحقوقِ المُنعِم من آثر صفاته.

فهذا الكتابُ يُبيِّن أهميةَ برِّ الوالدين وخطورةَ عقوقِهما، أعددتُه لما لنفعِه وتعميمِ فائدته على المستفيدين، لعلَّه يكون سببًا في رجوع العاقِّ عن عقوقه، وزيادةِ البارِّ في برِّه وإحسانه، ويعلِّمُ البارَّ بالوالدين أنه مهما بلغ في برِّهما لم يَفِ بشكرهما.

واللهُ أدعو أن يجعل هذا العمل خالصًا لوجهه الكريم، وسببًا للفوز بجنات النعيم، فأقول: وهو حسبي ونِعم الوكيل.

Pendahuluan

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah yang memerintahkan kita untuk bersyukur kepada kedua orang tua, dan menjadikan menunaikan hak-hak keduanya sebagai jalan menuju kebahagiaan dunia dan akhirat. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad, pemimpin seluruh alam, serta kepada keluarga dan para sahabat beliau, dengan shalawat dan salam yang terus-menerus dan tidak terputus.

Adapun setelah itu:
Tidak tersembunyi bagi orang yang berakal tentang kewajiban berterima kasih kepada orang yang memberi nikmat. Dan tidak ada yang lebih besar jasanya kepada seorang hamba setelah Allah Ta’ala selain kedua orang tuanya. Ibu telah menanggung beban berat saat mengandungnya, menghadapi kesulitan saat melahirkannya, bersungguh-sungguh dalam mendidiknya, begadang untuk merawatnya, meninggalkan banyak keinginannya, dan selalu mendahulukan anaknya daripada dirinya sendiri dalam setiap keadaan.

Ayah juga menjadi sebab keberadaannya, mencintainya setelah ia lahir, menyayanginya dalam pendidikannya, bekerja untuknya, dan menafkahinya. Seandainya bukan karena keduanya, niscaya ia tidak akan menjadi sesuatu yang dikenal.

Orang yang berakal akan mengetahui hak orang yang berbuat baik dan berusaha membalas kebaikannya. Dan termasuk sifat buruk manusia adalah tidak mengetahui hak orang yang telah memberi nikmat kepadanya.

Maka kitab ini menjelaskan pentingnya berbakti kepada kedua orang tua dan besarnya bahaya durhaka kepada keduanya. Aku menyusunnya agar bermanfaat dan tersebar faedahnya bagi para pembaca, semoga menjadi sebab kembalinya orang yang durhaka dari kedurhakaannya, menambah kebaikan orang yang sudah berbakti dalam baktinya, serta mengajarkan bahwa bagaimanapun seseorang berbakti kepada kedua orang tuanya, ia tetap belum mampu membalas jasa keduanya.

Aku memohon kepada Allah agar menjadikan amal ini ikhlas karena-Nya semata, dan menjadi sebab memperoleh kemenangan dengan surga kenikmatan. Maka aku berkata: Allah adalah penolongku, dan Dia sebaik-baik pelindung.

Address

Jalan Irigasi Timur Sukareja RT/RW 03/03 Desa Lempuyang Kec. Anjatan
Indramayu
45256

Telephone

+6282217812372

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Terjemah Kitab Kuning posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Terjemah Kitab Kuning:

Shortcuts

Share