Indramayu Update

Indramayu Update INDRAMAYU UPDATE | Media Indramayu
Tagline : Indramayu Itu Keren
Mediae Wong Dermayu

WE ARE HIRING ❗❗Gloglowing Aesthetic ClinicPosisi: Apoteker dan Asisten ApotekerLokasi : Gloglowing Aesthetic Clinic, Jl...
15/01/2026

WE ARE HIRING ❗❗

Gloglowing Aesthetic Clinic
Posisi: Apoteker dan Asisten Apoteker
Lokasi : Gloglowing Aesthetic Clinic, Jl. Siliwangi No. 3 Haurgeulis, Kec. Haurgeulis

Jika berminat bisa kirim lamaran lewat
Email: [email protected]
WhatsApp: 0877-4409-6022

Mahasiswa KKN UNPAD Bersihkan Eceng Gondok di Desa Pranggong, Kecamatan Arahan, Indramayu.Aksi ini dilakukan agar aliran...
15/01/2026

Mahasiswa KKN UNPAD Bersihkan Eceng Gondok di Desa Pranggong, Kecamatan Arahan, Indramayu.

Aksi ini dilakukan agar aliran sungai pada saluran itigasi tidak tersumbat. Aksi para mahasiswa tersebut turut dibantu oleh warga setempat.

  - Warga Tenajar, Kecamatan Kertasemaya, Indramayu, dibuat waswas pada Rabu (14/1/2026) malam akibat keberadaan sarang ...
15/01/2026

- Warga Tenajar, Kecamatan Kertasemaya, Indramayu, dibuat waswas pada Rabu (14/1/2026) malam akibat keberadaan sarang tawon vespa affinis berukuran besar di lisplang atap rumah milik Isonah, Blok Lapang.

Sarang tawon tersebut sudah lebih dulu meresahkan karena menyengat pemilik rumah dan anggota keluarganya. Total enam orang menjadi korban sengatan, terdiri dari satu petugas Damkar dan lima anggota keluarga pemilik rumah.

Petugas Damkar Indramayu dari Pos Jatibarang kemudian turun tangan melakukan evakuasi sekitar pukul 20.10 WIB. Proses evakuasi berlangsung cukup menegangkan dan memakan waktu hampir dua jam hingga selesai sekitar pukul 22.40 WIB, karena lokasi berada di permukiman padat dan banyak tawon beterbangan bebas.

Ukuran sarang tawon ini tergolong sangat besar, dengan diameter sekitar 80–90 sentimeter. Setelah berhasil diturunkan, sarang diketahui memiliki berat sekitar tujuh kilogram dan diperkirakan berisi ribuan ekor tawon.

Meski sempat menimbulkan kepanikan, seluruh korban sengatan dipastikan hanya mengalami luka ringan dan tidak perlu dirujuk ke rumah sakit.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahayanya sengatan tawon. Warga diminta segera melapor ke petugas jika menemukan sarang tawon di lingkungan tempat tinggal agar bisa segera dievakuasi demi menghindari jatuhnya korban.

  - Nasib peternak sapi dan kambing di Blok Bolang, Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, kian memprih...
15/01/2026

- Nasib peternak sapi dan kambing di Blok Bolang, Desa Jatisura, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, kian memprihatinkan. Mereka kini menghadapi krisis pakan berkepanjangan yang diperparah dengan konflik lahan perkebunan tebu.

Krisis pakan sudah dirasakan sejak beberapa tahun terakhir, namun kondisinya semakin parah setelah tidak lagi tersedia lahan angonan untuk ternak. Akibatnya, peternak terpaksa menggembalakan sapi di sekitar kebun tebu.

Masalah pun muncul. Sebanyak 17 peternak sapi dituntut mengganti rugi lahan tebu yang disebut rusak akibat ternak. Total kerusakan diklaim mencapai 41 hektare, tersebar di Desa Jambak dan Desa Amis, dengan nilai ganti rugi Rp 10 juta per hektare.

“Kami diminta mengganti rugi, padahal kami sendiri tidak tahu bentuk kerusakannya seperti apa,” kata Tarmo, salah satu peternak, Kamis (15/1/2026).

Mediasi sempat dilakukan di Kantor Kecamatan Cikedung pada 5 Januari 2026. Para peternak menyatakan siap bertanggung jawab, namun meminta kerusakan diverifikasi terlebih dahulu agar tidak memberatkan mereka.

Blok Bolang selama ini dikenal sebagai sentra peternakan di Indramayu. Tercatat sekitar 65 peternak sapi dengan hampir 2.000 ekor ternak. Namun, Tarmo mempertanyakan mengapa hanya 17 peternak yang dituntut.

Peternak juga berharap pemerintah daerah segera turun tangan, terutama menyediakan kembali lahan angonan agar konflik serupa tidak terus berulang.

Selain itu, mereka menyayangkan hasil penelitian dari sejumlah perguruan tinggi yang dinilai tidak memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan peternak.

“Banyak yang datang penelitian, tapi setelah itu pergi begitu saja. Kami tidak merasakan manfaatnya,” ujar Tarmo.

Para peternak berharap ada solusi nyata, bukan sekadar janji, agar sentra peternakan Blok Bolang tetap bertahan dan tidak terus terpuruk.

Semoga ada titik temu yang terbaik untuk semua pihak 🤲

𝗣𝗲𝗻𝗮𝗺𝗽𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗴𝗮𝗿 𝗢𝗺𝗽𝗼𝗻𝗴 𝗦𝗽𝗼𝗿𝘁 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗜𝗻𝗱𝗿𝗮𝗺𝗮𝘆𝘂 𝗞𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗕𝗲𝘀𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴!  - Pagar besi di area Sport Center Indramayu kini ...
13/01/2026

𝗣𝗲𝗻𝗮𝗺𝗽𝗮𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗮𝗴𝗮𝗿 𝗢𝗺𝗽𝗼𝗻𝗴 𝗦𝗽𝗼𝗿𝘁 𝗖𝗲𝗻𝘁𝗲𝗿 𝗜𝗻𝗱𝗿𝗮𝗺𝗮𝘆𝘂 𝗞𝗮𝗿𝗲𝗻𝗮 𝗕𝗲𝘀𝗶𝗻𝘆𝗮 𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴!

- Pagar besi di area Sport Center Indramayu kini tampak ompong. Besi-besi pembatas yang seharusnya berdiri kokoh justru hilang nyaris tanpa sisa.

Pantauan Selasa (13/1/2026), hampir seluruh pagar besi raib. Diduga kuat, besi-besi tersebut dicuri, dan kondisinya sudah berlangsung cukup lama tanpa ada perbaikan.

“Sudah lama begini, keterlaluan sih menurut saya. Masa pagar bisa habis,” ujar Tardiarto (44), warga Pilangsari, Jatibarang.

Akibat pagar hilang, siapa pun bisa keluar-masuk area Sport Center tanpa melalui gerbang. Selain mengganggu keamanan, tampilan kawasan olahraga ini juga terlihat kumuh, ditambah rumput liar yang tumbuh di sekitar pagar.

Warga lain, Burhanudin (24) asal Desa Tinumpuk, Juntinyuat, menyayangkan kondisi tersebut.

Menurutnya, Sport Center adalah ikon Indramayu yang seharusnya dirawat dan ditata dengan baik.

“Kalau direvitalisasi, warga pasti mendukung,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Indramayu memang merencanakan revitalisasi Sport Center dengan anggaran Rp 200 miliar. Namun rencana itu batal usai dievaluasi Gubernur Jawa Barat karena kebijakan efisiensi anggaran 2026.

Anggaran dialihkan untuk kebutuhan yang lebih mendesak seperti perbaikan jalan dan sektor kesehatan, menyusul pemotongan dana transfer pusat ke daerah.

Menurut kalian bagaimana Lur soal besi pagar Sport Center yang hilang??

  - Rencana Pemkab Indramayu untuk merevitalisasi Sport Center dipastikan batal usai mendapat evaluasi dari Gubernur Jaw...
13/01/2026

- Rencana Pemkab Indramayu untuk merevitalisasi Sport Center dipastikan batal usai mendapat evaluasi dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. Anggaran sekitar Rp 200 miliar yang semula disiapkan kini dialihkan ke sektor lain yang dinilai lebih mendesak.

Dana tersebut rencananya digunakan untuk perbaikan jalan, sektor kesehatan, dan program prioritas yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat.

Kepala Dispara Indramayu, Ahmad Syadali, membenarkan pembatalan ini. Menurutnya, kebijakan efisiensi anggaran terjadi secara nasional, sehingga revitalisasi Sport Center dialihkan ke program strategis dan kebutuhan dasar warga.

Seperti untuk perbaikan infrastruktur jalan, sektor kesehatan, dan lain sebagainya.

Batalnya revitalisasi juga membuat Indramayu mundur sebagai tuan rumah Peparda Jabar 2026. Kondisi Sport Center saat ini dinilai belum layak untuk menggelar event olahraga besar yang dijadwalkan berlangsung November mendatang.

Efisiensi Anggaran Jadi Faktor Utama

Pada 2026, dana transfer ke daerah (TKD) Indramayu dipangkas hingga Rp 344 miliar. Hal ini memaksa Pemkab menata ulang prioritas belanja daerah.

Walau revitalisasi Sport Center Indramayu penting, tapi pemerintah menilai ada sektor lain yang dinilai lebih penting untuk didahulukan.

Menurut kalian bagaimana??

Address

Indramayu

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Indramayu Update posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Indramayu Update:

Share