07/06/2026
Nasib Pelanggan Setia, service kendaraan dimana?
Fenomena pergeseran peta bisnis otomotif di Indonesia kembali berlanjut. Sebanyak 11 outlet resmi Daihatsu yang tersebar di wilayah Jabodetabek dan Jawa Timur dilaporkan resmi berhenti beroperasi.
Seluruh jaringan pemasaran tersebut diyakini akan beralih fungsi menjadi dealer untuk merek kendaraan asal China.
Langkah ini memperpanjang tren migrasi mitra dealer lokal dari pabrikan Jepang ke produsen otomotif Tiongkok yang tengah agresif melakukan ekspansi di tanah air.
Diketahui, ke-11 outlet yang tutup tersebut berada di bawah naungan satu perusahaan mitra, yakni Asco Automotive.
Merujuk pada profil perusahaan, Asco Automotive telah menjadi mitra jaringan penjualan Daihatsu sejak tahun 1989, di samping turut mengelola lini bisnis untuk Isuzu dan UD Trucks.
Secara rinci, sebaran 11 outlet yang terdampak meliputi lima titik di wilayah DKI Jakarta, satu titik di Bekasi (Jawa Barat), dan lima titik lainnya di wilayah Jawa Timur. Melalui unggahan di media sosial yang kini telah dihapus, pihak Asco Automotive sempat menyatakan bahwa per 1 Juni 2026 perusahaan sudah tidak lagi memiliki afiliasi resmi dengan merek Daihatsu.
Pihak PT Astra International Tbk - Daihatsu Sales Operation (AI DSO) selaku Agen Pemegang Merek (APM) memberikan konfirmasi resmi terkait dinamika bisnis ini.
"Jadi yang berhenti beroperasi adalah satu [mitra] dealer saja. Dealer tersebut saat ini memiliki 11 outlet resmi Daihatsu yang tersebar di area DKI Jakarta dan area Jawa Timur," jelas Tri Mulyono, Customer Relation Division Head AI DSO, melalui keterangan tertulis pada Kamis (4/6).
Tri menegaskan bahwa penghentian operasional ini bersifat parsial dan hanya terjadi pada satu perusahaan rekanan. Jaringan distribusi Daihatsu secara nasional dipastikan tetap berjalan normal melalui mitra-mitra strategis lainnya.
Hingga April 2026, Daihatsu tercatat menaungi total 23 grup dealer dengan jaringan penjualan mencapai sekitar 260 outlet. Separuh dari total jaringan tersebut dikelola langsung oleh Grup Astra, sedangkan sisanya dioperasikan oleh mitra independen.