25/02/2026
“Kamu kerja d**g, biar bisa bantu,” lanjutnya.
Aku memejamkan mata sebentar. Dalam hatiku ada tangis yang menggumpal. Kalau aku kerja… siapa yang akan menggend**g anak kedua kami yang baru empat bulan? Siapa yang terjaga tiap malam saat ia demam? Siapa yang menenangkan tangisnya ketika tubuh kecilnya menggigil?
Dengan suara yang hampir tak terdengar, aku bertanya, “Kamu merasa kami ini beban, ya?”
Ia cepat menjawab, seolah tak ingin disalahpahami. “Bukan beban. Cuma… semua aku yang menanggung di rumah ini.”
Cuplikan ceritanya