MajalahNabawi.com

MajalahNabawi.com Media Keislaman dan Keilmuan Terbaik di Indonesia

Majalahnabawi.com - Mewarnai atau menyemir rambut pada umumnya merupakan hal yang biasa bagi kebanyakan manusia, terlebi...
06/03/2023

Majalahnabawi.com - Mewarnai atau menyemir rambut pada umumnya merupakan hal yang biasa bagi kebanyakan manusia, terlebih lagi bagi mereka yang tidak mengenakan hijab pada kesehariannya. Selain membuat matching dengan warna baju dan make up, mewarnai rambut juga terkesan seperti gaya yang modern dan elegan. Adapun selain untuk keselarasan dengan pakaian dan make up, mewarnai rambut juga bertujuan menutupi rambut yang telah beruban....

https://majalahnabawi.com/hukum-menyemir-rambut-perspektif-hadis/

Mewarnai atau menyemir rambut pada umumnya merupakan hal yang biasa bagi kebanyakan manusia, terlebih lagi bagi mereka yang tidak mengenakan hijab pada kesehariannya.

The hook up in Sacramento is more than simply the conventional ingesting games and strip important joints. Sacramento on...
05/03/2023

The hook up in Sacramento is more than simply the conventional ingesting games and strip important joints. Sacramento on university is really a very hot spot for hook up services. Many men are starting to join these groups in order to have fun making use of their friends. Credit score a date with that lovable school young lady - hook up services will offer those who are looking....

The hook up in Sacramento is more than simply the conventional ingesting games and strip important joints. Sacramento on university is really a very hot spot for hook up services. Many men are starting to join these groups in order to have fun making use of their friends. Credit score a date with th...

Majalah Nabawi - Menurut salah satu dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menggeluti sekaligus praktisi ilmu tareka...
03/03/2023

Majalah Nabawi - Menurut salah satu dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menggeluti sekaligus praktisi ilmu tarekat yaitu Dr. Zubair, tasawuf berarti pemurnian atau pembersihan diri dari segala sesuatu yang menjauhkan diri dari Tuhan. Maka seorang sufi yang hakiki akan menafi’kan keberadaan segala sesuatu yang menjauhkan dirinya dari Tuhan. Bahkan, ia menafi'kan hawa nafsu yang ada dalam dirinya sehingga hanya Tuhanlah yang tersisa dalam dirinya sebagai…...

Menurut salah satu dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menggeluti sekaligus praktisi ilmu tarekat yaitu Dr. Zubair, tasawuf berarti pemurnian atau pembersihan diri dari segala sesuatu yang menjauhkan diri dari tuhan

Lots of singles have burned-out on online dating. If you've been off a relationship for some time, it could be exhaustin...
02/03/2023

Lots of singles have burned-out on online dating. If you've been off a relationship for some time, it could be exhausting to be on a limitless amount of very first dates, join online dating service after online dating site, as well as only pull you to ultimately another party that could or may not have any solitary people participating in....

Lots of singles have burned-out on online dating. If you’ve been off a relationship for some time, it could be exhausting to be on a limitless amount of very first dates, join online dating service after online dating site, as well as only pull you to ultimately another party that could or may not...

www.majalahnabawi.com - Kerajaan Majapahit di Jawa runtuh pada tahun 1400 M, (Sirna Ilang Kertaning Bumi). Pada seputar ...
23/02/2023

www.majalahnabawi.com - Kerajaan Majapahit di Jawa runtuh pada tahun 1400 M, (Sirna Ilang Kertaning Bumi). Pada seputar waktu itu disebut-sebut agama Islam masuk ke Tanah Jawa. Ini berarti, agama Islam sudah masuk ke Tanah Jawa pada abad ke 14 M. Islam yang masuk di Jawa tentulah membawa al-Qur'an, Hadis, dan Ilmu Hadis. Namun tidak ada catatan sejarah, siapa putera Jawa yang dapat disebut Ahli Hadis pada masa itu....

https://majalahnabawi.com/kajian-hadis-di-indonesia-institusi-formal-dan-tidak-formal/

Kerajaan Majapahit di Jawa runtuh pada tahun 1400 M, (Sirna Ilang Kertaning Bumi). Pada seputar waktu itu disebut-sebut agama Islam masuk ke Tanah Jawa. Ini berarti, agama Islam sudah masuk ke Tanah Jawa pada abad ke 14 M. Islam yang masuk di Jawa tentulah membawa al-Qur'an, Hadis, dan Ilmu Hadis. N...

Majalahnabawi.com - Tobat ialah sebuah pengakuan dan penyesalan akan perbuatan buruk yang terjadi di masa lalu, serta be...
22/02/2023

Majalahnabawi.com - Tobat ialah sebuah pengakuan dan penyesalan akan perbuatan buruk yang terjadi di masa lalu, serta berjanji untuk tidak mengulanginya lagi. Bertobat bagi seorang hamba tidaklah hanya tertuju bagi seorang yang telah melakukan maksiat saja, akan tetapi bagi segenap manusia juga perlu untuk bertobat. Karena manusia sejatinya tak luput dari kesalahan dan dosa. Syekh Wahbah az-Zuhaili mengatakan bahwa tobat ialah kembalinya seorang hamba kepada Allah SWT dengan meninggalkan kekufuran yang selama ini mengotori jiwanya serta dengan penyesalan terhadap dosa-dosa yang pernah dilakukan dan kembali untuk mengerjakan amal kebaikan untuk menumbuhkan keimanan itu kembali....

https://majalahnabawi.com/tobat-dan-kadar-akhir-hayat-seorang-hamba/

Maka, dapat disimpulkan bahwa tobat seorang hamba tak akan diterima jikalau ia telah sampai pada akhir masa hidupnya....

Rasulullah telah menjelaskan, dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, sebagai berikut:حدثنا مُحمّدُ بنُ...
20/07/2020

Rasulullah telah menjelaskan, dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, sebagai berikut:

حدثنا مُحمّدُ بنُ بَشّارٍ، أخبرنا أَبُو عَاصِمٍ، أخبرنا الْحَجّاجُ الصّوّافُ عَن يَحْيى بنِ أَبي كَثِيرٍ عَن أَبي جَعْفرٍ عن أَبي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه قالَ قالَ رَسُولُ الله صلى الله عليه وسلم: “ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَاباتٌ: دَعْوَةُ المَظْلُومِ، وَدَعْوَةُ المُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ”

Dari Abu Hurairah, Nabi Saw berkata: “Ada tiga golongan yang doanya mustajab adalah: doa orang yang terzalimi, doa musafir (orang yang sedang dalam perjalanan), dan doa orang tua terhadap anaknya.”

Hadis di atas telah menjelaskan bahwa ada setidaknya 3 keadaan yang menyebabkan doa-doa dapat mudah terkabul yaitu :

Pertama, yaitu doa orang yang terzalimi. Imam Nawawi menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan orang yang terzalimi adalah orang yang diambil hartanya secara zalim ataupun selain hartanya, seperti bullying dan sebagainya. Disaat seseorang terzalimi kemudian berdoa kepada Allah swt, maka doanya akan mudah terkabul.

Kedua, yaitu doa musafir. Musafir yang dimaksud adalah orang yang sedang dalam perjalanan baik dan diperbolehkan secara syariat, bukan untuk maksiat. Mungkin sebagian orang bertanya-tanya, kenapa seorang musafir doanya mudah terkabul?. Perlu diketahui bahwa doa seseorang yang sedang dalam keadaan membutuhkan dan keadaan susah, doanya akan mudah terkabul, hal ini sejalan dengan keadaan seorang musafir.

Ketiga, yaitu doa orang tua kepada anaknya, baik itu dari ibu maupun ayah. Terkadang kita sebagai seorang anak, luput akan jasa orang tua, sehingga kita lupa untuk mendoakan keduanya. Padahal, orang tua akan selalu mendoakan anaknya sebagai bentuk cinta dan kasih sayang. Cinta dan kasih sayang lah, yang menjadikan doa kedua orang tua akan mudah terkabul.
Sumer: Artikel majalahnabawi.com
Penulis:

19/07/2020

Beribadah kepada Allah swt tidak lepas dari dua kategori ibadah yaitu ibadah wajib dan ibadah sunnah. Ibadah wajib dalam artian ibadah yang diperintahkan secara tegas sehingga ketika dikerjakan akan mendapatkan apresiasi (pahala) dan ada sanksi jika ditinggalkan, seperti shalat fardhu, zakat, puasa dan lainnya. Berbeda dengan ibadah sunnah, perintahnya lebih bersifat anjuran, diberi apresiasi ketika dikerjakan dan memang tidak ada sanksi jika ditinggalkan namun meninggalkannya merupakan suatu bentuk kerugian. Seperti shalat sunnah, sedekah, memberi hadiah dan lainnya.

Berangkat dari pemahaman ini, ibadah wajib merupakan pondasi dalam beragama yang tentu memiliki urgensi, kedudukan dan keutamaan yang lebih daripada ibadah sunnah. Hal ini dijelaskan oleh sebuah hadis Qudsi:

قال صلى الله عليه وسلم: يقول الله تبارك وتعالى: وما تقرب إليّ المتقربون بمثل أداء ما افترضت عليهم

Artinya: “Rasullullah Saw bersabda: “Allah SWT telah berfiman: Tidak ada suatu amal yang lebih cepat mendekatkan hamba-Ku kepada-Ku selain amal wajib yang telah Aku wajibkan atas mereka”. (HR. Bukhari)
Tiga Sunnah yang Lebih Utama dari Perkara Wajib

Imam Tajuddin bin as-Subki (w. 773 H) menegaskan bahwa hal ini merupakan konsep dasar yang tetap dalam ajaran Islam dan tidak tidak bisa dipungkiri lagi. Kita tentu tau dan yakin bahwa shalat fardhu lebih utama dari shalat sunnah. Puasa wajib lebih utama dari puasa sunnah, zakat lebih utama dari sedekah atau hadiah.

Namun ternyata tidak semua perkara wajib lebih utama ketimbang perkara sunnah. Kenyataannya para ulama menyatakan terdapat tiga ibadah sunnah yang memiliki keutamaan lebih daripada ibadah wajib.


Sumber: Artikel majalahnabawi.com
Penulis:

Sepertinya tidak ada seorang muslim pun yang tidak kenal dengan kitab Sahih al-Bukhari karena begitu populer dan penting...
18/07/2020

Sepertinya tidak ada seorang muslim pun yang tidak kenal dengan kitab Sahih al-Bukhari karena begitu populer dan pentingnya kitab ini dalam Islam.

K.H Ali Mustafa Yaqub menjelaskan setidaknya ada dua alasan yang melatarbelakangi Imam al-Bukhari menulis Sahih al-Bukari

Apa saja alasannya? Bisa di sruput dulu kopinya, hehe..

Yuk kita simak.

--------
Sumber: Artikel majalahnabawi.com
Penulis:

@ Darus Sunnah International Institute for Hadith Sciences

//Yuk jaga lisan kita//Ada salah satu hadis dalam Shahih Bukhari yang artinya“Dari Abu Syuraih al-Adawi, beliau berkata:...
18/07/2020

//Yuk jaga lisan kita//

Ada salah satu hadis dalam Shahih Bukhari yang artinya

“Dari Abu Syuraih al-Adawi, beliau berkata: “Saya telah mendengar dengan kedua telingaku dan melihat dengan kedua mataku ketika Rasul SAW mengucapkan sabdanya: ‘Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia memuliakan tetangganya, dan siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaknya ia memuliakan tamunya dan menjamunya’, dia bertanya: ‘Apa yang di maksud dengan menjamunya wahai Rasul?’ beliau menjawab, ‘yaitu pada siang dan malam hari, dan beramu itu tiga hari, jika lebih dari itu, maka sedekah baginya.’ Dan beliau bersabda, ‘Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaknya ia berkata dengan baik atau diam.” (HR. Bukhori)

Dalam Syarh Fathul Bari li Ibni Hajar, Imam Nawawi berkata bahwa maksud dari hadis diatas adalah anjuran untuk menjaga lisan, maka dianjurkan kepada setiap orang untuk berfikir sebelum berucap. Jika ucapannya mengandung manfaat maka ucapkanlah, namun jika tidak bahkan dapat menyakiti orang lain maka diamlah.

Dalam syarah tersebut juga disebutkan bahwa, jika ia tidak mengetahui apakah ucapannya akan mengandung makna yang baik atau tidak, maka dianjurkan untuk diam. Sebab, jika ternyata perkataan tersebut dapat menyakiti orang lain, maka ia akan berdosa.

Seperti yang kita tau, kebanyakan pertengkaranpun berawal dari perkataan yang tidak baik, yang kemudian saling mencaci, hingga berujung pada kekerasan. Jika sudah begitu, maka dimana letak sisi kasih sayang yang dimiliki oleh manusia? Wal iyadzu billah.

Cukuplah kejadian kekerasan, pertengakaran, dan permusuhan yang telah terjadi menjadi peringatan bagi kita untuk selalu menjaga lisan, dan berbuat baik kepada orang lain. Mari kita teladani sifat-sifat yang telah diajarkan Rasul kepada para sahabatnya, dan agar terhindar dari itu semua, pilihannya hanya dua, berkata baik atau diam. Semoga bermanfaat. Wallahu A’lam bisshowab.
Sumber: Artikel majalahnabawi.com
Penulis:

17/07/2020

//SUARA PEREMPUAN AURAT?//
Syekh Wahbah al-Zuhaili dalam al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh berkata bahwa suara wanita bukanlah aurat. Inilah pendapat mayoritas ulama termasuk ulama Syafi’iyyah. Dalam al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah disebutkan, pendapat yang mengatakan suara wanita adalah aurat adalah pendapat yang lemah dalam kalangan ulama Hanafiyyah.

Pendapat lemah di atas dibantah oleh al-Qaradawi dalam kitabnya Fatawa Mu’asir: “mereka mengatakan suara wanita adalah aurat. Maka tidak boleh baginya untuk berbicara dengan laki-laki selain suami dan mahramnya. Karena tabi’at suara perempuan adalah lembut dan akan menimbulkan syahwat dan menyebabkan fitnah”. Lalu kami bertanya apa dalilnya dan kami tidak menemukan landasannya. Apakah mereka tidak tahu bahwa Alquran membolehkan para sahabat untuk bertanya kepada isteri-isteri Rasulullah Saw dari balik hijab?…”

Meskipun menurut mayoritas ulama suara wanita bukanalah aurat, perlu diketahui batasan-batasan wanita dalam berbicara kepada lawan jenis, diantaranya terdapat dalam firman Allah Swt:

فَلَا تَخۡضَعۡنَ بِٱلۡقَوۡلِ فَيَطۡمَعَ ٱلَّذِي فِي قَلۡبِهِۦ مَرَضٞ وَقُلۡنَ قَوۡلٗا مَّعۡرُوفٗا

“…Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang baik.” (QS. al-Ahzab {[33]: 32)

Al-Qurtubi (671 H) dalam tafsirnya menjelaskan bahwa dalam ayat ini Allah memerintahkan wanita untuk berbicara secara tegas dan jelas, dan jangan berbicara kepada yang bukan mahramnya dengan suara lemah lembut. Hal serupa juga dijelaskan dalam kitab-kitab tafsir lainnya, seperti yang tertera dalam Tafsir Ibn Katsir.

Ibnu Katsir (774 H) menambahkan penjelasan bahwa para wanita dilarang untuk berbicara kepada yang bukan mahramnya dengan suara lemah lembut sebagaimana berbicara kepada suaminya.

Dari uraian ini dapat disimpulkan bahwa pendapat yang mengatakan suara wanita termasuk aurat adalah pendapat yang sangat lemah, karena tidak ada dalil yang secara eksplisit menyebutkannya. Pun hadis yang dikemukakan untuk melandasi pendapat ini konteksnya tidak sedang membahas suara wanita.
Sumber: majalahnabawi.com
Penulis: Novi Yuspita Sari

Address

Jl SD Inpress
Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MajalahNabawi.com posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to MajalahNabawi.com:

Share

Category