06/09/2026
PRAMONO MINTA DBH DIKEMBALIKAN JIKA OBLIGASI DAERAH DITAHAN
JAKARTA, SISIPUBLIK - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tetap akan mengajukan penerbitan obligasi daerah untuk membiayai pembangunan Jakarta, meski Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta pemerintah daerah tidak terburu-buru menerbitkan instrumen utang tersebut.
Dikutip dari ANTARA News (5/9/2026), Pramono menyebut Pemprov DKI paling memahami kebutuhan pembangunan wilayahnya sendiri dan meminta Dana Bagi Hasil (DBH) dikembalikan ke jumlah semula jika opsi obligasi memang harus ditahan.
Sebelumnya, Purbaya mengingatkan risiko fiskal jika daerah gagal bayar utang, mencontohkan krisis Brasil dan Argentina, dan menawarkan skema alternatif lewat pinjaman PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI).
Cek sorotan ➡️ untuk akses rujukan 🔗
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan tetap akan mengajukan penerbitan obligasi daerah untuk membiayai pembangunan Jakarta, meski Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa meminta pemerintah daerah tidak terburu-buru menerbitkan instrumen utang tersebut.
Dikutip dari ANTARA News (5/9/2026), Pramono menyebut Pemprov DKI paling memahami kebutuhan pembangunan wilayahnya sendiri dan meminta Dana Bagi Hasil (DBH) dikembalikan ke jumlah semula jika opsi obligasi memang harus ditahan.