09/03/2026
Jakarta I PINTAS1.com - Pernyataan keras di Dewan Perwakilan Rakyat AS mengenai keterkaitan nama Donald Trump dalam dokumen Jeffrey Epstein.
Pengkritik keras kegagalan penegak hukum dalam melindungi privasi para korban. Sebuah tuntutan mundur bagi Wakil Jaksa Agung pun dilayangkan.
Menurut BlockTroopers, pandangan kalian terhadap penegakan hukum di AS terkait kasus Jeffrey Epstein berubah?
Kritik keras yang dilontarkan oleh Anggota DPR AS dari Partai Demokrat, Ted Lieu, terhadap Wakil Jaksa Agung Todd Blanche terkait Departemen Kehakiman yang mencabut dakwaan terhadap dua penasihat Trump yang sebelumnya terlibat dalam kasus Jeffrey Epstein.
Ted menyatakan bahwa Trump adalah Predator Seks dan ia wajib mundur dari jabatannya sebagai presiden AS.
Selain itu, Ted Lieu menuduh Blanche telah mengubah Departemen Kehakiman menjadi alat politik pribadi presiden.
Lieu berpendapat bahwa langkah untuk membatalkan hukuman atau mencabut dakwaan bagi loyalis Trump merusak prinsip supremasi hukum.
Partai Republik menekan keluarga Clinton agar memberikan kesaksian terkait kasus Epstein, Partai Demokrat memberikan peringatan balasan.
Mereka menegaskan akan ikut menyeret Donald Trump ke pusaran kasus tersebut.
Anggota DPR asal California, Ted Lieu, menyatakan bahwa pihaknya siap memanggil Trump untuk memberikan kesaksian di bawah sumpah apabila Partai Demokrat kembali merebut kekuasaan.
Lieu, yang selama bertahun-tahun menyoroti dugaan hubungan antara Donald Trump dan Jeffrey
Epstein, menegaskan langkah itu sebagai bentuk penegakan akuntabilitas.