18/08/2021
Puasalah hari Asyura’ dan jangan sama dengan model orang yahudi. Puasalah sehari sebelumnya atau sehari setelahnya.”
📚 (HR. Ahmad, Al Bazzar).
📌 Syeikh Syuaib al-Arnauth memberikan keterangan tentang hadits ini:
"Sanadnya Dha'if. Ada perawi "Ibnu Abi Laila" yang nama aslinya Muhammad "bin Abdurrahman" hafalannya rusak. Sementara perawi "Daud bin Ali", Imam Ibnu Hibban menyebutkan biografinya dalam kitab ats-Tsiqat, dan beliau berkomentar: ‘Sering keliru.’
Imam ad-Dzahabi berkomentar, ‘Haditsnya tidak bisa dijadikan hujjah.’
📚 (Ta’liq Musnad Ahmad, 4/52).
Namun kita di bolehkan berpuasa oada tanggal 11 Muharram.
📌 Dari Abu Hurairah radliallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ
“Sebaik-baik puasa setelah Ramadlan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram.”
📚 (HR. Muslim 2812)
📌 Dalam Silsilah al-Huda wa an-Nur, Imam al-Albani mengatakan:
Tidak masalah puasa tanggal 11 Muharam, bukan karena hadits yang menyebutkan hal itu, namun karena termasuk dalam sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Puasa terbaik setelah ramadhan adalah puasa di bulan Allah, yaitu Muharram.’
Wallahu'alam