Forum Keadilan

Forum Keadilan Forumkeadilan.com merupakan platform digital dari brand media terkemuka di Indonesia
(2)

23/04/2026

Front Mahasiswa Anti Korupsi kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis, 23 April 2026, menuntut kejelasan tindak lanjut atas laporan dugaan korupsi pengadaan dan penyewaan mobil dinas Pemerintah Kota Samarinda yang sebelumnya telah mereka sampaikan pada Jumat, 17 April 2026.

Aksi tersebut merupakan bentuk desakan lanjutan setelah para mahasiswa mengaku belum menerima konfirmasi resmi maupun perkembangan penanganan perkara dari lembaga antirasuah itu.

Perwakilan massa aksi, Wempy Habari, menyatakan bahwa hingga saat ini KPK belum memberikan respons substantif terkait laporan yang telah diterima.

“Laporan kami sudah masuk sejak 17 April lalu, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan tindak lanjut dari KPK. Kami datang kembali untuk mempertanyakan komitmen KPK dalam menindaklanjuti laporan masyarakat,” ujar Wempy di lokasi aksi.

Menurutnya, keterlambatan respons tersebut berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum, khususnya dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi di daerah.

Dalam aksinya, massa kembali menyoroti dugaan kejanggalan kebijakan Pemerintah Kota Samarinda terkait pengadaan kendaraan dinas pada 2023 dan penyewaan kendaraan pada 2024.

Mereka menilai, kebijakan pengadaan kendaraan dinas berupa Land Rover Defender bernilai miliaran rupiah yang berjalan bersamaan dengan penyewaan kendaraan dinas hingga sekitar Rp160 juta per bulan menunjukkan adanya potensi inefisiensi anggaran.

Selain itu, jumlah kendaraan yang disewa disebut mencapai lebih dari 50 unit, yang dinilai tidak proporsional dengan kebutuhan riil organisasi perangkat daerah.

“Ini bukan hanya soal kebijakan yang tidak efisien, tetapi juga berpotensi mengarah pada maladministrasi dan penyalahgunaan anggaran daerah,” kata Wempy.

Mahasiswa juga kembali mendesak KPK untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap jajaran Pemerintah Kota Samarinda, termasuk pimpinan daerah yang diduga terlibat dalam pengambilan kebijakan tersebut.

Tak hanya itu, mereka meminta agar perusahaan penyedia jasa pengadaan dan penyewaan kendaraan turut diperiksa guna memastikan tidak adanya praktik kolusi atau penyimpangan dalam proses pengadaan.

Dalam tuntutannya, Front Mahasiswa Anti Korupsi menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah, serta mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak tegas tanpa pandang bulu.

“Kami akan terus mengawal kasus ini sampai ada langkah konkret dari KPK. Ini bagian dari kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan,” tegas Wempy.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait perkembangan laporan tersebut.

Baca lainnya di forumkeadilan.com

20/04/2026

Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Anti Korupsi menggelar aksi demonstrasi di depan Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (20/4/2026) guna mendesak pengusutan dugaan kejanggalan dalam pengadaan dan penyewaan kendaraan dinas Pemerintah Kota Samarinda.

Aksi yang berlangsung pada siang hari itu diikuti massa sejak pukul 12.00 WIB hingga 13.00 WIB. Dalam aksinya, para demonstran menyampaikan orasi serta membentangkan spanduk berisi tuntutan agar aparat penegak hukum segera menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan sebelumnya.

Koordinator Lapangan Front Mahasiswa Anti Korupsi, Afandi Somar, mengatakan bahwa aksi tersebut merupakan kelanjutan dari aksi jilid pertama yang telah dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi atas dugaan kejanggalan anggaran tahun 2023.

“Aksi jilid kedua ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus mengawal proses yang sedang berjalan, sekaligus mendorong agar setiap laporan yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti secara objektif dan profesional,” ujar Afandi dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, substansi yang menjadi perhatian publik adalah kebijakan pengadaan kendaraan dinas berupa mobil Land Rover Defender pada 2023 yang dilakukan beriringan dengan kebijakan penyewaan kendaraan dinas pada tahun anggaran berikutnya.

Menurut dia, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait efisiensi dan rasionalitas penggunaan anggaran daerah.

“Ketika pengadaan dilakukan, namun di saat yang berdekatan juga dilakukan penyewaan, ini menimbulkan indikasi ketidaksinkronan perencanaan anggaran serta potensi inefisiensi,” katanya.

Afandi menambahkan, dalam perspektif tata kelola pemerintahan yang baik, setiap kebijakan pengadaan barang dan jasa seharusnya mengedepankan prinsip value for money, transparansi, dan akuntabilitas.

Ia juga menegaskan bahwa keterlibatan masyarakat sipil, termasuk mahasiswa, merupakan bagian dari mekanisme checks and balances dalam sistem demokrasi.

“Keterlibatan publik bukan tekanan, melainkan kontribusi untuk memperkuat integritas lembaga penegak hukum,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya mendesak Kejaksaan Agung RI segera memeriksa Pemerintah Kota Samarinda terkait pengadaan dan penyewaan kendaraan dinas, serta mengusut secara menyeluruh pengadaan mobil pada 2023 dan penyewaan kembali pada 2024.

Selain itu, mereka juga meminta pemeriksaan terhadap perusahaan penyedia jasa yang dinilai diragukan kredibilitasnya, hingga penindakan hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pelanggaran tanpa pandang jabatan.

Berdasarkan informasi yang diterima, dokumen pelaporan terkait kasus tersebut telah disampaikan kepada Kejaksaan Agung dan saat ini tinggal menunggu konfirmasi atau tindak lanjut dari pihak kejaksaan.

Front Mahasiswa Anti Korupsi menyatakan akan terus mengawal kasus tersebut sebagai bentuk kontrol sosial apabila tidak ada langkah konkret dari aparat penegak hukum.

Baca lainnya di forumkeadilan.com

17/04/2026

Front Mahasiswa Anti Korupsi Laporkan Dugaan Korupsi Mobil Dinas Pemkot Samarinda ke KPK

Sejumlah massa yang tergabung dalam Front Mahasiswa Anti Korupsi melaporkan dugaan anomali anggaran terkait pengadaan dan penyewaan mobil dinas Pemerintah Kota Samarinda ke Komisi Pemberantasan Korupsi pada Jumat, 17 April 2026.

Perwakilan massa aksi, Wempy Habari, mengatakan laporan tersebut telah resmi diterima oleh KPK dan saat ini tinggal menunggu tindak lanjut dari lembaga antirasuah tersebut.

“Surat sudah kami sampaikan dan diterima oleh KPK. Kami menunggu konfirmasi serta langkah lanjutan dari KPK,” ujar Wempy kepada wartawan.

Dalam selebaran aksi yang dibagikan, mahasiswa menyoroti kebijakan pengelolaan keuangan daerah di Samarinda yang dinilai tidak sesuai dengan prinsip rasionalitas anggaran, efisiensi, dan akuntabilitas publik.

Mereka menilai terdapat indikasi kejanggalan dalam kebijakan pengadaan dan penyewaan kendaraan dinas. Pada tahun anggaran 2023, Pemerintah Kota Samarinda diketahui melakukan pengadaan kendaraan dinas berupa Land Rover Defender dengan nilai mencapai miliaran rupiah.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga disebut tetap melakukan penyewaan kendaraan dinas dengan nilai yang cukup besar, yakni sekitar Rp160 juta per bulan.

Mahasiswa menilai, praktik pengadaan dan penyewaan secara bersamaan tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait perencanaan kebutuhan serta efisiensi penggunaan anggaran.

“Dalam perspektif manajemen keuangan publik, kondisi ini bisa dikategorikan sebagai bentuk inefisiensi kebijakan, bahkan berpotensi mengarah pada maladministrasi,” demikian tertulis dalam selebaran aksi.

Selain itu, jumlah kendaraan dinas yang disewa disebut mencapai lebih dari 50 unit. Hal ini dinilai menunjukkan adanya pembengkakan anggaran yang tidak proporsional terhadap kebutuhan riil organisasi perangkat daerah, serta berpotensi membebani APBD dan merugikan kepentingan publik.

Mereka juga menyoroti kredibilitas pihak penyedia jasa pengadaan dan penyewaan kendaraan dinas yang dinilai perlu diaudit secara menyeluruh. Dalam perspektif tata kelola pemerintahan yang baik, kondisi tersebut dianggap mencerminkan lemahnya sistem pengawasan serta potensi pelanggaran prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Dalam tuntutannya, Front Mahasiswa Anti Korupsi mendesak KPK untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Pemerintah Kota Samarinda, termasuk mengusut pengadaan kendaraan dinas tahun 2023 serta kebijakan penyewaan pada tahun anggaran 2024.

Selain itu, mereka juga meminta agar perusahaan penyedia jasa diperiksa, serta menuntut aparat penegak hukum untuk memproses seluruh pihak yang terbukti melakukan pelanggaran tanpa pandang jabatan.

Wempy menegaskan, pihaknya secara khusus mendesak KPK untuk memeriksa pimpinan Pemerintah Kota Samarinda yang diduga terlibat dalam kebijakan tersebut.

“Kami meminta KPK segera memeriksa pimpinan Wali Kota Samarinda yang diduga melakukan tindakan korupsi terkait kebijakan ini,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mengawal kasus ini sebagai bentuk kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Kami akan terus mengawal dan mengangkat isu ini sampai ada langkah konkret dari penegak hukum,” pungkasnya.

Baca lainnya di forumkeadilan.com

DAHSYATNYA IJAZAH JOKOWI SUMBER PECAH BELAH BANGSAWakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-13 Jusuf Kalla (JK) diserang deng...
17/04/2026

DAHSYATNYA IJAZAH JOKOWI SUMBER PECAH BELAH BANGSA

Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-13 Jusuf Kalla (JK) diserang dengan laporan polisi usai menyinggung sikap Joko Widodo (Jokowi) yang tak mau menunjukkan ijazahnya. JK dituding menistakan agama oleh sekelompok orang.

Siapa orang-orang tersebut? Benarkah laporan itu didesain sebagai balasan atas sikap kenegarawanan JK yang ingin polemik ijazah cepat selesai?

Podcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam langsung dari kuasa hukum para tersangka kasus ijazah Jokowi.*

Host: Indra J Piliang - Sejarawan
Narasumber: Abdul Gafur Sangadji - Kuasa Hukum Roy Suryo Cs

25/03/2026

WAKIL KETUA DPR PAPUA TENGAH: ADA PERGESERAN PASUKAN KE INTAN JAYA

Pemerintah Indonesia menyetujui perpanjangan kontrak perusahaan tambang asal Amerika Serikat, Freeport-McMoRan, untuk menjalankan bisnis operasionalnya di Indonesia hingga tahun 2061.

Perpanjang kontrak tersebut menuai polemik lantaran tak melibatkan masyarakat Papua.

Kenapa pemerintah pusat memperpanjang izin Freeport tanpa libatkan masyarakat Papua? Apa dampaknya bagi masyarakat Papua?

Podcast Madilog berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam langsung dari putra Papua.*

Host: Margi Syarif - Jurnalis Senior
Narasumber: John Gobai - Wakil Ketua IV DPR Papua Tengah

kontrakfreeport dprpapuatengah masyarakatpapua politikpapua sda madilog margisyarif podcastpolitik forumkeadilan beritaterkini

13/03/2026

AHMAD KHOZINUDIN: RISMON LEBIH PICIK DARI SEKEDAR CARI SELAMAT

Rismon Hasiholan Sianipar mengajukan permohonan restorative justice (RJ) dalam kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). Padahal sebelumnya publik menilai, Rismon lah yang bersuara paling keras dalam perburuan ijazah Jokowi.

Apa yang sebenarnya yang mengubah Rismon? Bagaimana pandangan para tersangka yang dilaporkan Jokowi terhadap sikap Rismon?

Podcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam langsung dari Ahmad Khozinudin.*

Host: Darmawan Sepriyossa - Jurnalis Senior
Narasumber: Ahmad Khozinudin - Kuasa Hukum Roy Suryo & RRK

restorativejustice polemikijazah politikindonesia madilog darmawansepriyossa podcastpolitik forumkeadilan beritaterkini

13/03/2026

Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) resmi ditahan KPK usai ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi kuota haji. Usai Yaqut ditahan, massa Banser yang menggelar aksi di depan KPK berteriak KPK zalim hingga membakar baju bergambar KPK.

Pantauan Forum Keadilan di lokasi, Kamis (12/3/2026), massa Banser mulai berteriak ketika Yaqut digiring ke mobil tahanan menggunakan rompi oranye. Massa Banser juga mendekat ke pagar KPK untuk menengok langsung kondisi Yaqut.

Setelah Yaqut masuk ke dalam mobil tahanan, massa Banser terus berteriak hingga melakukan aksi membakar baju bergambar KPK. Massa Banser juga turut mengoyak-oyak pagar KPK untuk mencoba merangsek masuk.

Namun, massa Banser yang bereaksi sempat ditenangkan oleh massa Banser lainnya. Petugas kepolisian pun ikut menjaga dan memenangkan massa Banser.

Sebelumnya, Yaqut Cholil Qoumas resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji pada Kamis (12/3/2026).

Saat keluar dari gedung KPK, Yaqut sempat dikerumuni awak media yang telah menunggu sejak siang hari. Dalam kesempatan singkat itu, ia menyampaikan bantahan atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Baca lainnya di forumkeadilan.com

aksimassa gedungmerahputih rompioranye tersangkakorupsi beritahukum politikindonesia forumkeadilan beritaterkini

12/03/2026

Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi kuota haji, Kamis, 12/3/2026.

Berdasarkan pantauan di Gedung KPK, Yaqut tiba untuk memenuhi panggilan pemeriksaan sekitar pukul 13.00 WIB. Ia kemudian keluar dari Gedung KPK pada pukul 18.45 WIB dengan mengenakan rompi tahanan KPK dan peci hitam.

Saat keluar dari Gedung KPK, Yaqut sempat dikerumuni awak media yang telah menunggu sejak siang hari. Dalam kesempatan singkat itu, ia menyampaikan bantahan atas tuduhan yang dialamatkan kepadanya.

Baca lainnya di forumkeadilan.com

menteriagama gedungmerahputih tersangkakorupsi beritahukum politikindonesia forumkeadilan beritaterkini

09/03/2026

BENANG KUSUT KOMUNIKASI ISTANA NEGARA

Komunikasi pemerintah Prabowo Subianto dinilai bermasalah. Banyak kebijakan-kebijakan yang tak disampaikan dengan benar oleh para menteri maupun pejabat lainnya.

Apa yang menyebabkan terjadinya masalah komunikasi di Istana Negara? Seperti apa dampaknya?

Podcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*

Host: Margi Syarif - Jurnalis Senior
Narsum: Hendri Satrio - Analis Politik

bakom ksp komunikasipolitik pemerintahprabowo politikindonesia pengamatpolitik madilog margisyarif podcastpolitik forumkeadilan beritaterkini dondasco

06/03/2026

BAMBANG RUKMINTO: REKOMENDASI TIM REFORMASI POLRI HARUS SEGARA DIUMUMKAN

Bertrand Eka Prasetyo diduga tewas tertembak peluru tajam perwira polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Peristiwa tragis ini terjadi ketika polisi membubarkan aksi remaja yang sedang bermain perang-perangan.

Apa sebenarnya terjadi di Kepolisian? Apakah harus menggunakan kekerasan untuk melakukan penertiban? Seperti apa sebenarnya rakyat di mata polisi?

Podcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber yang ahli di bidangnya.*

Host: Margi Syarif - Jurnalis Senior
Narasumber: Bambang Rukminto - Pengamat Kepolisian Institute for Security and Strategic Studies (ISESS)

kapolri prabowosubianto kekerasanpolisi reformasipolri kritikpolri isess madilog margisyarif podcastpolitik forumkeadilan beritaterkini isuaparat

05/03/2026

PROFESOR TONO SAKSONO: JANGAN PULANG... INDONESIA BANYAK KORUPSINYA

Penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Dwi Sasetyaningtyas yang bangga dengan status warga negara anaknya menjadi polemik. Kewajiban penerima beasiswa LPDP setelah lulus menjadi sorotan.

Kenapa banyak orang pintar Indonesia yang memilih pindah negara? Separah apa sebenarnya masalah di negara ini?

Podcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam bersama narasumber terpercaya.*

Host: Darmawan Sepriyossa - Jurnalis Senior
Narasumber: Profesor Tono Saksono - Pakar Fotogrametri

warganegara sdmindonesia pendidikantinggi madilog forumkeadilan podcastpolitik darwansepriyossa

15/02/2026

EGGI SUDJANA SOAL DEAL 100 MILIAR

Mantan tersangka kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Eggi Sudjana angkat bicara. Ia mengungkap pertemuan di rumah Jokowi dan alasannya melaporkan rekan-rekannya.

Apa yang Eggi Sudjana bicarakan dengan Jokowi? Apa alasan Eggi melaporkan rekan-rekannya? Bagaimana nasib Tim Pembela Ulama dan Aktivis?

Podcast Madilog Forum Keadilan berikut ini mengupas pertanyaan-pertanyaan tersebut secara kritis dan mendalam.*

Host: Margi Syarif - Jurnalis Senior
Narasumber: Eggi Sudjana - Mantan Tersangka Ijazah Jokowi

tpua aktivisindonesia politikindonesia podcastpolitik madilog forumkeadilan margisyarif beritapolitik isuijazah tokohpolitik perbincanganpolitik kabarpolitik indonesia beritaterkini

Address

Jalan Juanda No 6 Kebon Kelapa, Gambir, Central Jakarta City
Jakarta
10120

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Forum Keadilan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share