Majalah Infrastruktur

Majalah Infrastruktur Media Solusi dan Pondasi Informasi Infrastruktur

Dorong Pangsa Pasar, KTB Tampilkan Penantang BaruPT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor kendar...
14/03/2016

Dorong Pangsa Pasar, KTB Tampilkan Penantang Baru

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor kendaraan Mitsubishi di Indonesia, memiliki kabar baik di tengah penurunan pasar selama tahun 2015 lalu. Mitsubishi Fuso berhasil mencapai 47% pangsa pasar di tengah persaingan yang semakin agresif. Di kelas light duty truck (LDT), dimana si Kepala Kuning C**t Diesel menguasai 54,8% pangsa pasar di kelas tersebut. Sedangkan di kelas medium duty truck (MDT), Fuso mencatat perolehan 23,8% pangsa pasar. Tak hanya pencapaian market share yang positif, Mitsubishi Fuso juga meluncurkan dua varian terbarunya yaitu Tractor Head FZ4928 dan FZ4028.

Hisashi Ishimaki, Presiden Direktur KTB menyebut bahwa KTB mematok target penjualan unit Mitsubishi Fuso di 2016 sesuai dengan prediksi GAIKINDO yang menyatakan bahwa pasar otomotif Indonesia akan tumbuh sekitar 5%.

“Secara volume kami targetkan naik 5% atau setara dengan 40.500 unit di 2016. Namun untuk pangsa pasar kami mau tembus 50% dalam tiga tahun mendatang. Karena naik turun pasar itu hal yang bisa saja terjadi, namun yang terpenting pangsa pasarnya jangan sampai ikut turun” ungkap Ishimaki.

Untuk mewujudkan target tersebut, KTB memiliki spirit “Andalan Bisnis Sejati” yang merupakan semangat menyediakan layanan yang berbeda dari layanan pada umumnya, yang tercermin pada tiga pilar layanan yaitu: Zero Down Time, adalah strategi yang mengedapankan pada fasilitas dan pelayanan after sales service dengan kualitas tinggi yang dapat dilaksanakan tanpa mengganggu waktu operasional kendaraan konsumen. Zero down time diwujudkan melalui layanan 24 jam berupa Truck Center yang hanya dimiliki oleh Mitsubishi Fuso dan tidak dapat ditemui di kompetitor lain karena biasanya layanan kendaraan niaga hanya dapat ditemukan pada jam kerja pada umumnya.

Kemudian Best Life Cycle Value, adalah strategi untuk memberikan pilihan produk yang berkualitas sesuai dengan kebutuhan dari masing-masing konsumen. Ketika kompetitor lain gencar memberikan discount, Mitsubishi Fuso fokus pada kualitas produk dan layanan purna jual yang diberikan.

Strategi terakhir yaitu Customer’s Business Consultant merupakan komunikasi yang baik antara KTB, dealer dan konsumen. KTB secara konsisten menyelenggarakan gathering konsumen dan berjalan dengan baik tiap tahunnya. KTB mengembangkan & membangun komunikasi dengan konsumen, disinilah kesempatan Mitsubishi Fuso untuk masuk ke dalam target market yang baru.

Tak ingin melewatkan peluang tersebut, di tahun 2016 ini KTB akan melengkapi jajaran produknya dengan meluncurkan 10 varian baru. Sebagai tahap awal, KTB menghadirkan Tractor Head FZ4928 dan FZ4028. Produk ini disasar untuk berbagai segmen usaha. Kedua produk ini dapat digunakan untuk mengangkut consumer goods, kargo ekspedisi, bahan konstruksi, car carrier, semen & p**a, minyak / mineral / bahan bakar.

Keduanya memiliki spesifikasi yang hampir sama, perbedaannya terletak pada sistem penggerak. Tractor Head FZ 4028 menggunakan sistem penggerak 4x2, sedangkan Tractor Head FZ 4928 menggunakan sistem penggerak 6x4.

Kehandalan Tractor Head ini telah dibuktikan melalui uji di berbagai tanjakan ekstrem dengan muatan maksimal, salah satunya adalah tanjakan Pancong yang terletak di Bandar Lampung. Dengan muatan 60 ton, Tractor Head mampu melibas tanjakan tanpa kendala. Sebelum dipasarkan, KTB melakukan uji coba ke beberapa konsumen serta pengemudi yang sebelumnya telah terbiasa membawa kendaraan sejenis. Dari hasil uji coba yang dilakukan, konsumen mengakui keunggulan produk baru ini, terutama dari segi pengendalian/pengoperasian, performance, keamanan, dan kenyamanan.

Salah satu pengemudi yang berkesempatan mencoba produk terbaru ini mengatakan “Tractor Head FZ4928 memiliki tenaga besar dan tetap stabil melewati tanjakan maupun jalan datar. Daya pengereman berfungsi sangat baik, sangat halus sehingga driver merasa aman dalam berkendara” ujarnya usai melakukan test drive.

Spesifikasi Produk
Model FZ 4928 FZ 4028
Sistem penggerak 6x4 4x2
Mesin 6S20 6-silinder, 6.373 cc
Tenaga maksimal PS/Rpm 280 / 2.200
Torsi maksimal Kg.m / Rpm 112 / 1.200 -1.600
GCW (kg) 37.000
Isi silinder (cc) 6.373


Keunggulan Produk

Handal & Efisien

- Sistem unitized pump meningkatkan kehandalan dan efisiensi bahan bakar.
- Tenaga besar pada putaran mesin yang rendah (2.200 rpm), meminimalkan getaran mesin saat mencapai tenaga maksimal sehingga kinerja mesin lebih efisien
- Diameter kopling yang besar (430 mm) menyalurkan tenaga dari mesin ke sistem penggerak lebih optimal, serta adanya 15 L tangki tambahan untuk pengoperasian kopling sehingga lebih nyaman
- Turbocharger bertekanan tinggi yang dapat menambah supply udara ke ruang bakar sehingga proses pembakaran lebih sempurna
- Variable green band indicator memberikan petunjuk kepada pengemudi tentang posisi gigi serta putaran mesin yang tepat agar pengemudi dapat mengemudikan kendaraannya dengan efisiensi tinggi

http://infrastruktur.co.id/?p=798

Teknologi Info Alat TeknologiInfo AlatDorong Pangsa Pasar, KTB Tampilkan Penantang Baru By Ragil K Wibowo - March 2, 2016 12 0 Share on Facebook Tweet on Twitter PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor kendaraan Mitsubishi di Indonesia, memiliki kabar baik di tengah penuruna…

Astra Bangun Kembali Ruang Publik Terpadu Ramah AnakInfrastruktur – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) ketiga yang ...
03/03/2016

Astra Bangun Kembali Ruang Publik Terpadu Ramah Anak

Infrastruktur – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) ketiga yang dibangun oleh PT Astra International Tbk kembali diresmikan. Peresmian RPTRA Cengkareng Timur Berseri (bersih, sehat, cerdas dan produktif) ini dihadiri oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, Ketua PKK DKI Jakarta Veronica Tan, Walikota Jakarta Barat M. Anas Effendi dan Chief of Corporate Communications, Social Responsibility & Security PT Astra International Tbk Pongki Pamungkas.

“Astra membangun lima RPTRA di Wilayah Jakarta Utara, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Barat dan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu. Saya berharap melalui RPTRA ini, setiap lurah dapat mengenal warganya dan mendengarkan aspirasi mereka,” ujar Gubernur Ahok dalam sambutannya.

Pongki Pamungkas mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam membangun RPTRA ini. “Tanpa kerjasama yang baik dengan pemerintah, tentunya pembangunan RPTRA ini tidak terwujud,” tambahnya.

Di RPTRA Cengkareng Timur Berseri seluas 1.100 m2 ini dilengkapi berbagai fasilitas umum seperti lapangan olahraga multifungsi (futsal dan bulutangkis) yang dilengkapi dengan open theatre, taman bermain, kolam gizi, taman PKK, ruang serbaguna, PKK Gross Mart, ruang laktasi, perpustakaan, dan Ruang SIM PKK yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar, sesuai dengan hasil social mapping yang telah dilakukan sebelumnya.

Keunikan RPTRA Cengkareng Timur Berseri adalah desain jamur yang tampak pada bangunan dan taman di area RPTRA. Desain Jamur ini memperkuat identitas Kampung Berseri Astra Jakarta Barat yang berbasis produk olahan Jamur.

Kondisi berbeda juga terlihat dari segi lokasi, dikarenakan lokasi RPTRA Cengkareng Timur Berseri berdekatan dengan SDN Cengkareng Timur 21 Pagi yang merupakan SD Adiwiyata Binaan Astra. Kondisi ini tentunya sejalan dengan 4 pilar program CSR Astra di bidang pendidikan, dimana keberadaan RPTRA juga turut mendukung program edukasi lingkungan di area tersebut.

Menurut Dwi Agustini, Kepala Sekolah SDN Cengkareng Timur 21 Pagi, RPTRA ini sangat bermanfaat bagi anak-anak di sini. Karena sulit mencari lahan untuk bermain. “Di halaman SD ini saja setiap akhir jam pelajaran lapangan selalu penuh sampai waktu Magrib. Pernah suatu hari pintu gerbang SD terkunci, tapi anak-anak nekat memanjat pagar karena sangat ingin bermain di halaman ini.”

Dengan RPTRA dari Astra ini, anak-anak memiliki ruang terbuka yang lebih luas dan memadai. “Sebelum dibangun pun, anak-anak ingin bermain futsal, karena tidak ada lapangan futsal yang memadai. Dengan RPTRA ini, kegiatan nonakademik akan lebih maksimal,” ujar Ibu Dwi.

http://infrastruktur.co.id/?p=795

Mobile CSR MobileCSRIndustriKorporasiAstra Bangun Kembali Ruang Publik Terpadu Ramah Anak By Ragil K Wibowo - March 1, 2016 4 0 Share on Facebook Tweet on Twitter Infrastruktur – Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) ketiga yang dibangun oleh PT Astra International Tbk kembali diresmikan. Peresmia…

Kereta cepat dibutuhkan untuk mendorong modernisasi transportasi massal, konektivitas antar kota, dan pembangunan kawasa...
26/02/2016

Kereta cepat dibutuhkan untuk mendorong modernisasi transportasi massal, konektivitas antar kota, dan pembangunan kawasan, khususnya pada koridor Jakarta – Bandung

Segera Beroperasi: Mini LNG Terminal Pertama di IndonesiaInfrastruktur - PT. Pelindo Energi Logistik (PEL) dan PT. Jaya ...
25/02/2016

Segera Beroperasi: Mini LNG Terminal Pertama di Indonesia

Infrastruktur - PT. Pelindo Energi Logistik (PEL) dan PT. Jaya Samudera Karunia Group (JSK Group) hari ini menandatangani kesepakatan pengoperasian Floating Regasification Unit (FRU) dan Floating Storage Unit (FSU) di Benoa, Bali.

Tidak seperti PLTG Muara Tawar dimana gas dipasok dari FSRU, keterbatasan lahan dan area di perairan Benoa membuat JSK Group memilih menggunakan FRU dan FSU secara terpisah. Kapasitasnya menyesuaikan dengan kebutuhan gas bagi PLTGU di Bali Utara (200 MW), yaitu kapasitas FRU sebesar 50 mmscfd dan FSU 26 ribu CBM.

“Ini adalah terminal LNG Mini pertama di Indonesia,” ujar Direktur Utama Jaya Samudera Karunia Group, Dennis Jang, Jumat (22/1/2016). FSU dan FRU disebut mini jika memiliki kapasitas di bawah 50 ribu CBM.

FRU dan FSU dibangun di Korea Selatan, dengan Class KR (Korean Register). Biaya pembangunan keduanya mencapai 100 Juta dollar AS. FSU dibangun di TBD shipyard, memiliki dimensi (meter) LOA 119,1, Breadth 27,1 dan Depth 16,4. Sementara dimensi FRU adalah LOA 46, Breadth 12 dan Depth 4,7 / 5,2 dibangun di KangNam shipyard.

Untuk pasokan LNG, pada bulan Desember 2015 lalu PEL sudah mengikat kontrak penyediaan LNG selama tujuh tahun dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK). HTK adalah anak usaha PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS).

berita selengkapnya kunjungi...
http://infrastruktur.co.id/?p=661

Energi EnergiSegera Beroperasi: Mini LNG Terminal Pertama di Indonesia By mbt01 - January 25, 2016 7 0 Share on Facebook Tweet on Twitter Infrastruktur – PT. Pelindo Energi Logistik (PEL) dan PT. Jaya Samudera Karunia Group (JSK Group) hari ini menandatangani kesepakatan pengoperasian Floating Regas…

Modal US$ 400 Juta Jepang Bidik Sektor KelistrikanInfrastruktur - Tertarik di sektor pembangunan pembangkit listrik di I...
25/02/2016

Modal US$ 400 Juta Jepang Bidik Sektor Kelistrikan

Infrastruktur - Tertarik di sektor pembangunan pembangkit listrik di Indonesia, Jepang siapkan investasi US$ 400 juta. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani, mengaku di tahun ini Jepang minat membenamkan investasi barunya sebesar US$ 1,725 miliar di Indonesia.

Tidak lagi didominasi oleh sektor-sektor tradisional investor Jepang seperti sektor otomotif dan elektronik, kali ini Jepang minat membidik kegiatan usaha baru di Indonesia. Adapun, minat investasi baru ini meliputi bidang moda transportasi massal US$ 1,1 miliar, pembangunan terminal bandara US$ 200 juta, pembangunan jalur p**a gas US$ 20 juta, industri bahan bangunan US$ 3 juta dan industri mesin pertanian dan komponennya US$ 2 juta.

“Termasuk pembangunan pembangkit listrik senilai US$ 400 juta,” ujar Franky dalam keterangan persnya di Jakarta.

berita selengkapnya kunjungi...
http://infrastruktur.co.id/?p=738

MotoGP Indonesia: Mungkinkah Membangun Sirkuit Dalam Satu Tahun?Infrastruktur - Ada sinyal gelaran MotoGP di Indonesia b...
25/02/2016

MotoGP Indonesia: Mungkinkah Membangun Sirkuit Dalam Satu Tahun?

Infrastruktur - Ada sinyal gelaran MotoGP di Indonesia bakal ada pembatalan penunjukam sirkuit, dimana sebelumnya dipilih sebagai venue adalah Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat. Pemerintah memilih opsi lain, serta akan mencari sirkuit baru untuk helatan akbar tersebut.

Presiden Joko Widodo menunda penandatanganan Keputusan Presiden (Keppres), berdampak pada dicoretnya Sentul yang tadinya menjadi satu-satunya calon. Jokowi meminta penyelenggara untuk mengkalkulasi beberapa alternatif sirkuit dan segera diputuskan.

Kemenpora yang berinisiatif sebagai penyelenggara kembali mengundang pihak terkait yang ada di draft Keppres.

Pada rapat di kantor kemenpora, Senayan, Jakarta Selatan itu, Alfitra Salamm, Sesmenpora dan Gatot S. Dewabroto, Deputi Bidang Harmonisasi dan Kemitraan serta Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Faisal Abdullah memimpin rapat lintas kementerian.

Rapat awal ini diikuti beberapa perwakilan dari Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pariwisata, Kementerian Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan dan kementerian/lembaga lainnya.

berita selengkapnya kunjungi...
http://infrastruktur.co.id/?p=705

Address

Jakarta
12790

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Majalah Infrastruktur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share