Suara Topan

Suara Topan Suara Topan adalah Media Cetak & Online beredar diseluruh Nusantara Indonesia.

Proyek Listrik Tenaga Surya Di Jorong Air Balam kec koto Balingka kabupaten Pasaman Barat Sumatra Barat. Investigasi kam...
12/07/2019

Proyek Listrik Tenaga Surya Di Jorong Air Balam kec koto Balingka kabupaten Pasaman Barat Sumatra Barat. Investigasi kami di lapangan ,Pekerja Proyek Tersebut Mengatakan Proyek listrik tersebut Memakai Anggaran Dari Pusat..Tanpa Merek...LSM TOPAN-RI Berharap Segera di buat kan Merk nya .

Proyek Listrik Tenaga Surya Yang terletak di jorong Air Balam,Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatra Bar...
12/07/2019

Proyek Listrik Tenaga Surya Yang terletak di jorong Air Balam,Koto Balingka Kabupaten Pasaman Barat Provinsi Sumatra Barat.Tidak pakai Plang Merek..Informasi yang peroleh dari pekerja tidak dapat menerangkan dengan jelas..untuk lebih jelas nya hubungi konsultan nya kata pekerja tersebut..ketika di konfirmasi AM selaku konsultan tidak..juga dapat menjelaskan secara rinci..LSM TOPAN-RI..Berharap agar segera di buat kan plang merek nya..harap di maklumi..

Jalan provinsi yang menghubungkan Sumatra barat Sumatra Utara,tepatnya di jorong Simpang nagari parit kecamatan Koto Bal...
27/06/2019

Jalan provinsi yang menghubungkan Sumatra barat Sumatra Utara,tepatnya di jorong Simpang nagari parit kecamatan Koto Balingka kabupaten Pasaman Barat Sumatra Barat.Rusak parah sehingga mengakibatkan sering terjadi kemacetan..LSM TOPAN RI Pasbar mengharap kan perbaikan secepat nya oleh Pemerintah Provinsi Sumbar.

*Sampaikan Belasungkawa, Presiden Jokowi Ajak Rakyat Indonesia Doakan Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono*Presiden Joko Widodo ...
01/06/2019

*Sampaikan Belasungkawa, Presiden Jokowi Ajak Rakyat Indonesia Doakan Almarhumah Ibu Ani Yudhoyono*

Presiden Joko Widodo menyampaikan belasungkawa atas berpulangnya Ibu Kristiani Herrawati Yudhoyono (Ani Yudhoyono), istri dari Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono ke rahmatullah. Ibu Ani berpulang pada usia 67 tahun.

Pernyataan itu disampaikan Presiden di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, dengan didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Sabtu, 1 Juni 2019.

"Perkenankan saya atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ke rahmatullah Ibu Kristiani Herrawati binti Sarwo Edhie Wibowo, Ibu Ani Yudhoyono, istri Presiden ke-6 Republik Indonesia Bapak Susilo Bambang Yudhoyono pada usia 67 tahun," ujar Presiden.

Presiden kemudian mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan almarhumah agar mendapat tempat terbaik di sisi-Nya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan.

"Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk bersama-sama berdoa bagi almarhumah. Semoga diterima dan diberikan tempat yang terbaik di sisi Allah SWT, _husnul khatimah_, dan keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan kesabaran," tuturnya.

Sebelumnya, melalui unggahan di akun Instagram pribadi, Presiden Jokowi menyebut bahwa semasa hidupnya Ibu Ani Yudhoyono adalah tokoh yang senantiasa memberi inspirasi.

"Almarhumah adalah seorang tokoh yang senantiasa memberi inspirasi dan teladan sebagai istri dan Ibu Negara yang setia mendampingi Bapak Susilo Bambang Yudhoyono semasa menjadi presiden, sebagai ibu dari anak-anaknya, dan sebagai putri seorang prajurit," tulis Presiden Jokowi.

Bogor, 1 Juni 2019

*Presiden Jokowi Tinjau Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen*Presiden Joko Widodo pada hari ini, Jumat, 31 Mei 2019 mendada...
01/06/2019

*Presiden Jokowi Tinjau Arus Mudik di Stasiun Pasar Senen*

Presiden Joko Widodo pada hari ini, Jumat, 31 Mei 2019 mendadak mengunjungi Stasiun Pasar Senen, Jakarta. Kedatangannya itu adalah untuk meninjau situasi arus mudik Lebaran 1440 H.

"Ya melihat ini kereta ekonomi dari Senen menuju ke Madiun. Kita mau ngecek. Ya biasa, penuh tapi tidak sepadat yang saya bayangkan," ujar Presiden saat memberikan keterangan kepada jurnalis usai peninjauan.

Setibanya di Stasiun Pasar Senen sekitar pukul 16.00 WIB, Presiden langsung menyapa masyarakat yang hendak pulang kampung untuk berlebaran. Masyarakat pun langsung menyambut kedatangan Kepala Negara dengan antusias. Tak sedikit dari mereka yang menghampiri untuk bersalaman dan berswafoto dengan Presiden.

Presiden kemudian melanjutkan peninjauan dengan berjalan menuju peron Stasiun Senen. Kepala Negara kemudian mengecek Kereta Api (KA) Brantas jurusan Pasar Senen Jakarta - Blitar Jawa Timur yang ada di jalur 3.

"Ya ini memang tidak semuanya ke Madiun. Ada yang turun di Solo, ada yang turun di Semarang, ada yang turun di Cirebon," lanjut Presiden.

Presiden meyakini manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah sangat siap dalam menghadapi arus mudik Lebaran tahun ini. Menurutnya, untuk tahun ini jumlah pemudik naik sekitar empat persen dari tahun lalu.

"Saya kira jumlah (kenaikan) yang normal," katanya.

Kepala Negara pun berpesan kepada para pemudik agar mereka tetap berhati-hati selama di perjalanan agar bisa bersilaturahmi dan berlebaran di kampung halaman masing-masing.

"Ya hati-hati sampai di kampung halaman. Silakan berlebaran, bersilaturahmi dengan seluruh keluarga dan handai taulan, kembali lagi dan kita bekerja semuanya," pungkasnya.

Selama peninjauan di Stasiun Pasar Senen, Presiden tampak didampingi oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung dan Kepala Daop I PT KAI Dadan Rusdyansah. (BM)

Jakarta, 31 Mei 2019

*Diutus Presiden, Kasetpres Heru Budi Hartono Sambangi RS Polri*Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Harton...
29/05/2019

*Diutus Presiden, Kasetpres Heru Budi Hartono Sambangi RS Polri*

Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono, mewakili Presiden Joko Widodo menyambangi Rumah Sakit (RS) Polri untuk menjenguk sejumlah anggota Polri yang masih menjalani perawatan selepas pengamanan aksi 22 Mei lalu.

"Sejak ada berita Polri ada korban, Presiden memerintahkan kepada saya selaku Kepala Sekretariat Presiden untuk segera mewakili beliau. Dan mohon maaf tadi saya sampaikan kepada keluarga bahwa Pak Presiden belum sempat hadir, maka diwakili oleh saya," ujarnya di RS Polri, Selasa, 28 Mei 2019.

Presiden Jokowi, melalui Kasetpres, menyampaikan apresiasi atas upaya keras para anggota dalam mengamankan aksi sehingga kondisi masih tetap terkendali. Presiden berharap agar para anggota Polri yang kini masih dirawat dapat segera pulang dan berkumpul kembali dengan keluarga.

"Pesan beliau adalah, pertama, terima kasih pada kegiatan 21-22 di Bawaslu dan mereka-mereka tentunya menjaga sebagaimana tugas mereka. Yang kedua, ucapan semoga cepat sembuh, dan ketiga adalah bisa berkumpul dengan keluarga," kata Heru.

"Tadi juga ada permintaan dari satu anggota. Minta sepeda. Besok saya kirim," imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Rumah Sakit Polri Kramat Jati Brigjen Polisi Musyafak, yang mendampingi Kasetpres selama kunjungan itu, menjelaskan bahwa sejak kejadian tanggal 21 dan 22 Mei lalu, RS Polri setidaknya telah menangani 60 pasien.

"RS Polri sebagaimana rumah sakit lain berkewajiban untuk menangani dampak kesehatan atas kejadian tanggal 21-22. Dari 60 itu 29 anggota Polri dan anggota pengamanan serta 31 dari masyarakat," ujarnya.

Heru sendiri secara pribadi menyampaikan terima kasih kepada jajaran RS Polri yang telah sigap memberikan bantuan medis baik kepada anggota pengamanan maupun masyarakat. Ia juga berterima kasih kepada para anggota TNI dan Polri yang telah menunjukkan dedikasi dalam upaya menjaga situasi di Ibu Kota.

"Saya selaku Kepala Sekretariat Presiden mengucapkan terima kasih juga atas dedikasi anggota TNI-Polri yang sudah bertugas. Terima kasih sampai hari ini DKI Jakarta aman berkat mereka-mereka yang bertugas," tandasnya.

Jakarta, 28 Mei 2019

*Presiden Jokowi Bertemu Usma, Pedagang Korban Penjarahan 22 Mei*Presiden Joko Widodo kembali menerima salah seorang ped...
28/05/2019

*Presiden Jokowi Bertemu Usma, Pedagang Korban Penjarahan 22 Mei*

Presiden Joko Widodo kembali menerima salah seorang pedagang korban kerusuhan 22 Mei 2019 lalu. Kali ini giliran Usma (64), pedagang kelontong di Jalan Wahid Hasyim, yang bertemu dengan Kepala Negara.

Usma diterima Presiden di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 27 Mei 2019. Ia datang sendiri sekitar pukul 09.30 WIB.

Selesai pertemuan sekitar pukul 10.15 WIB, Usma keluar Istana Merdeka dengan menumpangi golf cart yang dikemudikan anggota Paspampres. Di hadapan awak media, Usma kemudian bercerita mengenai pertemuannya dengan Presiden.

"Ini dikasih baju aja. Tiga ini. Gantinya baju saya kan habis dijarah," ujar Usma kepada para jurnalis.

Usma mengaku, bukan hanya pakaiannya yang habis. Barang dagangannya berupa rokok dan minuman pun ludes dijarah massa pericuh.

"Kerugian ya sekitar 20-an (juta) lah. Dikasih (modal) sudah. Cukup, terima kasih banyak, alhamdulillah," ungkapnya.

Pria yang sudah berjualan selama 25 tahun ini mengaku diminta Presiden agar berjualan lagi dan bekerja keras. Ia pun hanya berharap kondisi Ibu Kota akan kembali kondusif.

"Saya minta aman-aman aja Jakarta," pungkasnya.

Sebelumnya, pada 24 Mei 2019, Presiden Joko Widodo menerima Abdul Rajab dan Ismail, dua pemilik warung yang juga menjadi korban penjarahan pada 22 Mei 2019. Keduanya pun berharap sama, agar kejadian serupa tidak terulang lagi di kemudian hari.
(BM/MLG)

Jakarta, 27 Mei 2019

https://www.suaratpn.com/?p=667

*Prabowo Diduga Terlibat Makar Bersama Eggi Sudjana*Polda Metro Jaya menetapkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subi...
21/05/2019

*Prabowo Diduga Terlibat Makar Bersama Eggi Sudjana*

Polda Metro Jaya menetapkan Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai salah satu terlapor dalam kasus makar yang menjerat Eggi Sudjana. Kabar itu juga dikonfirmasi langsung oleh Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

"Kami sudah terima, dikirim tadi pukul 01.30 WIB. Salinan itu akan kami pelajari dan kaji lebih dalam untuk kemudian memutuskan langkah-langkah yang diambil atas SPDP yang kami terima tersebut," kata Dasco melalui sambungan telepon, Selasa (21/5).

Dalam salinan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP), dugaan makar yang dituduhkan kepada Prabowo selaku terlapor dibuat pada 19 April lalu. Lantas, penyidik Polda Metro Jaya menerbitkan SPDP pada 17 Mei.

Menurut isi salinan SPDP itu, pasal yang dituduhkan adalah pasal 107 KUHP dan atau pasal 110 junto pasal 87 dan atau pasal 14 ayat (1) dan ayat (2) dan atau pasal 15 Undang-Undang Nomor 1/1946.

Penyidik menyatakan Prabowo bersama-sama dengan Eggi sudjana diduga melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara / makar dan atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di masyarakat, dan atau menyiarkan kabar yang tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap.

Sampai berita ini dibuat, CNNIndonesia.com masih berusaha mengkonfirmasi informasi ini kepada Polda Metro Jaya.

Sufmi Dasco Ahmad membantah penerbitan SPDP itu dibuat sebagai bentuk dimulainya penyidikan terhadap Prabowo terkait kasus makar.

Dasco mengatakan yang benar adalah SPDP atas nama Eggi Sudjana. Menurut dia, Prabowo memang turut dijadikan terlapor oleh pelapor dalam kasus Eggi Sudjana. Namun, status Prabowo bukan tersangka.

"Pak Prabowo memang turut dijadikan terlapor oleh pelapor, tapi statusnya bukan tersangka bahkan juga bukan saksi," ujarnya.

CNN:Jakarta, 21 Mei 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pemilihan presiden yang menunjukkan pasangan nomor u...
21/05/2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi nasional pemilihan presiden yang menunjukkan pasangan nomor urut 01 (Joko Widodo-Ma'ruf Amin) sebagai pemenang dan mengalahkan pasangan nomor urut 02 (Prabowo Subianto-Sandiaga Uno) dini hari Selasa 21 Mei 2019, Jam 01:00 WIB setelah selesai penghitungan suara.

Menurut KPU, jumlah suara sah nasional tercatat 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin mencapai 85.607.362 atau 55,50% dari total suara sah nasional.

Jumlah suara sah pasangan saingan mereka, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, adalah 68.650.239 suara atau 44,50% dari total suara sah nasional.

*Aliansi BEM DKI: Siapapun Yang Provokasi Akan Berhadapan Dengan Mahasiswa*Masyarakat tak usah khawatir terkait berbagai...
20/05/2019

*Aliansi BEM DKI: Siapapun Yang Provokasi Akan Berhadapan Dengan Mahasiswa*

Masyarakat tak usah khawatir terkait berbagai isu keamanan terkait pengumumuman rekapitulasi suara Pemilu 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum pada Rabu, 22 Mei mendatang. Pemerintah bersama TNI, Polri telah menyiapkan diri untuk

Pernyataan itu disampaikan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko usai menerima Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa DKI Jakarta yang menamakan diri ‘Komite Mahasiswa Jakarta Raya’ di ruang rapat utama Kantor Staf Presiden, Senin, 20 Mei 2019.

Moeldoko yang didampingi Staf Khusus Kepala Staf Kepresidenan Eddy Soepadmo dan Deputi IV KSP Eko Sulistyo menyampaikan terimakasih kepada mahasiswa yang menyatakan peduli dengan situasi nasional saat ini.

“Masyarakat tak perlu cemas. Kita sudah cukup dewasa dengan berbagai aksi unjuk rasa yang terjadi dan buktinya selalu aman,” ungkap Panglima TNI 2013-2015 ini.

Moeldoko menekakan, aksi-aksi seperti itu menjadi tidak dewasa ketika sudah ada yang menunggangi, tapi pemerintah bersama TNI dan Polri bertindak sikap melakukan antisipasi segala kemungkinan terjadi.

“Kami menengarai, ada upaya sistematis untuk mengelola situasi ini supaya jadi chaos. Ada yang mau demo bawa senjata, mau jadi martir, tapi polisi sudah bertindak cepat mengatasi, termasuk rencana kegiatan terorisme pada aksi itu,” tegas Moeldoko.

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu juga membantah berbagai langkah pemerintah mengantisipasi gejolak politik dianggap sebagai langkah kembali ke arah otoritarianisme.

“Sama sekali tidak ada maksud seperti itu. Semua masih dalam batas-batas demokrasi. Mari kita bicara masa depan, jangan berpikir ke masa lalu,” katanya.

Sementara itu, koordinator mahasiswa Agung Tamtam Butarbutar menyatakan, kedatangan mahasiswa ini untuk menyampaikan dukungan dan memberikan apresiasi kepada pemerintah atas terselenggaranya rangkaian Pemilu 2019 dengan baik.

“Pemilu telah berjalan dengan baik. Kalaupun masih ada kekurangannya, masih dalam batas-batas kewajaran. Untuk itu kami tegaskan, siapapun yang melakukan provokasi akan berhadapan dengan mahasiswa,” kata Tamtam.

Tamtam pun meminta agar pemerintah melibatkan mahasiswa dalam proses rekonsiliasi bangsa, karena polarisasi akibat pemilu terjadi ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda.

“Sekarang saatnya tinggalkan kubu-kubu 01 dan 02, kita semua bersama mewujudkan Sila Ketiga Pancasila: Persatuan Indonesia,” tegas mahasiswa Universitas Jayabaya itu. (JR/GS)

Jakarta, 20 Mei 2019

17/05/2019

Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat, 17 Mei 2019, meninjau perkembangan pembangunan kawasan Mandalika. Kawasan tersebut sebelumnya telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014.

"Saya ingin melihat perkembangan dari Mandalika. Pak Dirut (ITDC) menyampaikan hotelnya sudah ada 7 yang sewa dan 3 yang dibangun. Intinya sebuah perkembangan yang sangat bagus," ujar Presiden saat berada di Ikon Pantai Kuta, Mandalika.

Dalam peninjauan ini, Kepala Negara ingin memastikan pembangunan sejumlah fasilitas dasar yang layak bagi sebuah kawasan pariwisata berjalan sebagaimana mestinya. Dipandu oleh Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer, Presiden mendapat penjelasan mengenai perkembangan pembangunan fasilitas umum seperti toilet bagi para wisatawan, penyediaan air bersih, termasuk infrastruktur dasar lain seperti ketersediaan listrik dan pengolahan limbah.

"Fasilitas di sini juga sudah mulai dibangun tadi. Coba nanti dilihat toilet umumnya seperti apa standarnya. Standar tinggi saya kira dimulai sejak awal sehingga jangan sampai kawasan yang sudah sangat indah dan bagus pemberian Allah ini menjadi tidak baik karena salah manajemen dari awal," tuturnya.

Guna mendukung kawasan wisata tersebut, ITDC juga telah menyelesaikan kawasan yang dimaksudkan bagi para pelaku UMKM dengan mendirikan bazar UMKM di dalam kawasan itu. Nantinya, bazar tersebut akan dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM dan masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan tersebut untuk menjajakan cendera mata, kuliner, dan jasa-jasa lain bagi para wisatawan.

Selain itu, Presiden juga ingin memastikan bahwa Mandalika siap untuk menggelar MotoGP 2021. Untuk itu, Kepala Negara berharap agar segala persiapan bagi pembangunan fasilitas dan infrastruktur pendukung ajang olahraga balap tersebut dapat segera diselesaikan.

"Kita juga ingin fasilitas yang berkaitan dengan Moto GP 2021 itu juga segera dikerjakan. Airport sudah, jalan sudah penetapan lokasi sehingga kita harapkan konstruksi paling lambat itu di Januari 2020," ucapnya.

Presiden menegaskan, pembangunan kawasan pariwisata Mandalika dan penyelenggaraan MotoGP ini merupakan upaya untuk menggerakkan perekonomian wilayah sekitar. Nantinya, peningkatan perekonomian di wilayah Lombok juga diharapkan akan meningkatkan perekonomian nasional.

"Kita mengharapkan ini nanti ada sebuah titik pertumbuhan ekonomi baru yang secara agregat nasional nanti bisa memberikan support juga pada pertumbuhan ekonomi nasional," tuturnya.

Turut hadir mendamping Presiden, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah.

Lombok Tengah, 17 Mei 2019

*Presiden Jokowi Tinjau Perkembangan Pembangunan KEK Mandalika*Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Lombok T...
17/05/2019

*Presiden Jokowi Tinjau Perkembangan Pembangunan KEK Mandalika*

Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerjanya ke Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Jumat, 17 Mei 2019, meninjau perkembangan pembangunan kawasan Mandalika. Kawasan tersebut sebelumnya telah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 2014.

"Saya ingin melihat perkembangan dari Mandalika. Pak Dirut (ITDC) menyampaikan hotelnya sudah ada 7 yang sewa dan 3 yang dibangun. Intinya sebuah perkembangan yang sangat bagus," ujar Presiden saat berada di Ikon Pantai Kuta, Mandalika.

Dalam peninjauan ini, Kepala Negara ingin memastikan pembangunan sejumlah fasilitas dasar yang layak bagi sebuah kawasan pariwisata berjalan sebagaimana mestinya. Dipandu oleh Direktur Utama Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), Abdulbar M. Mansoer, Presiden mendapat penjelasan mengenai perkembangan pembangunan fasilitas umum seperti toilet bagi para wisatawan, penyediaan air bersih, termasuk infrastruktur dasar lain seperti ketersediaan listrik dan pengolahan limbah.

"Fasilitas di sini juga sudah mulai dibangun tadi. Coba nanti dilihat toilet umumnya seperti apa standarnya. Standar tinggi saya kira dimulai sejak awal sehingga jangan sampai kawasan yang sudah sangat indah dan bagus pemberian Allah ini menjadi tidak baik karena salah manajemen dari awal," tuturnya.

Guna mendukung kawasan wisata tersebut, ITDC juga telah menyelesaikan kawasan yang dimaksudkan bagi para pelaku UMKM dengan mendirikan bazar UMKM di dalam kawasan itu. Nantinya, bazar tersebut akan dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM dan masyarakat yang berdomisili di sekitar kawasan tersebut untuk menjajakan cendera mata, kuliner, dan jasa-jasa lain bagi para wisatawan.

Selain itu, Presiden juga ingin memastikan bahwa Mandalika siap untuk menggelar MotoGP 2021. Untuk itu, Kepala Negara berharap agar segala persiapan bagi pembangunan fasilitas dan infrastruktur pendukung ajang olahraga balap tersebut dapat segera diselesaikan.

"Kita juga ingin fasilitas yang berkaitan dengan Moto GP 2021 itu juga segera dikerjakan. Airport sudah, jalan sudah penetapan lokasi sehingga kita harapkan konstruksi paling lambat itu di Januari 2020," ucapnya.

Presiden menegaskan, pembangunan kawasan pariwisata Mandalika dan penyelenggaraan MotoGP ini merupakan upaya untuk menggerakkan perekonomian wilayah sekitar. Nantinya, peningkatan perekonomian di wilayah Lombok juga diharapkan akan meningkatkan perekonomian nasional.

"Kita mengharapkan ini nanti ada sebuah titik pertumbuhan ekonomi baru yang secara agregat nasional nanti bisa memberikan support juga pada pertumbuhan ekonomi nasional," tuturnya.

Turut hadir mendamping Presiden, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Staf Khusus Presiden Ari Dwipayana, dan Gubernur Nusa Tenggara Barat Zulkieflimansyah.

Lombok Tengah, 17 Mei 2019

Address

Jalan Rawamangun Selatan No. 18/A
Jakarta
13230

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Suara Topan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Suara Topan:

Share

Category