13/01/2026
Guys, Aurelie Moeremans menulis tentang pengalaman pahitnya mengalami child grooming, relasi kuasa, abuse, dan kekerasan dalam hubungan.
Kalau kita tarik ke belakang, sejarah menyimpan luka yang serupa. Dalam Tetralogi Pulau Buru, Pramoedya Ananta Toer pernah menulis tentang anak perempuan yang dinikahkan dengan laki-laki jauh lebih tua, bukan atas kehendaknya, tapi karena ekonomi dan kuasa.
Namun yang penting adalah dari cerita Aurelie atau buku Pram, para perempuan ini bisa melewatinya dan melawan dengan cara mereka sendiri. Dari kisah perlawanan perempuan atas relasi kuasa juga bisa dilihat bahwa sebenarnya perlawanan perempuan tuh selalu ada, meski sering dipaksa sunyi. Oleh karena itu guys, mulai sekarang yuk kita saling mendengar.
Apa yang harus kita ingat adalah dari dulu sampai sekarang, perempuan bukan objek keadaan. Perempuan punya hak untuk berkata tidak, berhak untuk memilih dan menentukan hidupnya sendiri.
Untuk kamu yang pernah atau sedang mengalami relasi yang menyakitkan, ingat bahwa kamu tidak lemah, kamu tidak berlebihan dan ini bukan salahmu.
A woman’s life is not something to be forced. It is a choice.