08/08/2023
Samsung, produsen ponsel asal Korea Selatan, telah mengundang awak media dari Indonesia untuk mengunjungi Samsung Innovation Museum (SIM) di dekat Samsung Digital City, kantor pusat Samsung di Suwon, Korea Selatan. Dalam kunjungannya, jurnalis KompasTekno, Caroline Saskia Tanoto, melihat sejarah kelahiran beberapa ponsel awal Samsung dari tahun 1994 hingga 2000.
Pada tahun 1994, Samsung meluncurkan Anycall SH-770, ponsel pertama yang dijual dengan merek "Anycall". Ponsel jadul ini menawarkan desain yang lebih ramping dan ringan serta memiliki keunggulan untuk melakukan panggilan di daerah dengan ketinggian tertinggi.
Pada tahun 1999, Samsung memperkenalkan Samsung SCH-3500, ponsel lipat pertamanya yang menggunakan model clamshell, lipatan vertikal dari atas ke bawah. Ponsel ini menjadi salah satu unit yang laris di Amerika Serikat dan telah terjual lebih dari 6 juta unit.
Kembali berinovasi dengan model lipat, Samsung merilis Samsung SCH-A100 pada tahun yang sama. Ponsel clamshell ini memiliki desain yang lebih modern dan klasik, dengan layar utama dan speaker yang disematkan di dalam satu tempat.
Pada tahun 2000, Samsung meluncurkan Samsung SGH-600, perangkat GSM yang menjadi penolong bagi pengguna yang terjebak dalam keadaan darurat. Ponsel ini populer karena bisa mengirimkan sinyal darurat atau SOS.
Tahun 2002, Samsung mengeluarkan Samsung SCH-A565, ponsel lipat dengan layar berwarna yang memiliki ketahanan yang tinggi. Ponsel ini semakin dikenal setelah berhasil bertahan meskipun ditabrak oleh truk.
Terakhir, pada tahun yang sama, Samsung merilis Samsung GT-i7410 Projector Phone. Ponsel ini memiliki proyektor portable bawaan yang mampu memproyeksikan gambar hingga ukuran 50 inci secara diagonal.
Inovasi ponsel Samsung dari waktu ke waktu terlihat didominasi oleh ponsel lipat, yang akhirnya menjadi seri Galaxy Z Fold dan Z Flip. Gimana menurut kalian inovasi dari Samsung ini gaes?
Source: Kompas