Ingin Bercerita Menghibur

Ingin Bercerita Menghibur Kumpulan inspirasi, rekomendasi dan hiburan

Dosen Matematika Ini Viral Gara-Gara Mahasiswanya Sadar Kalau Dia Juga Model.Awalnya, Pietro Boselli cuma seorang dosen ...
03/09/2026

Dosen Matematika Ini Viral Gara-Gara Mahasiswanya Sadar Kalau Dia Juga Model.

Awalnya, Pietro Boselli cuma seorang dosen teknik yang ngajar mahasiswa kayak biasa.

Sampai suatu hari, para mahasiswanya sadar…

Dosen mereka ternyata juga seorang model fashion.

Sejak saat itu, internet langsung heboh dan Pietro dijuluki sebagai “guru matematika terseksi di dunia.”

Tapi di balik julukan tersebut, ada satu hal yang sering banget dilupakan orang.

Pietro bukan cuma punya penampilan yang menarik.

Dia juga punya latar belakang akademis yang luar biasa.

Sebelum terkenal sebagai model, Pietro menyelesaikan gelar mechanical engineering di University College London dengan predikat first-class.

Setelah itu, dia melanjutkan pendidikan sampai mendapatkan gelar PhD di bidang mechanical engineering.

Dan yang menarik, ketika karier modeling-nya mulai berkembang, dia juga masih mengajar mahasiswa teknik.

Salah satu mata kuliah yang dia ajarkan adalah mathematical analysis.

Jadi, bayangin aja…

pagi atau siang dia bisa berdiri di depan kelas menjelaskan matematika dan teknik kepada mahasiswa.

Di luar kampus, dia menjalani karier sebagai model.

Makanya, mungkin julukan “model yang ngajarin matematika” sebenarnya kurang tepat.

Karena dia bukan sekadar model yang kebetulan pintar matematika.

Dia adalah seorang engineer yang juga berhasil membangun karier modeling di level internasional.

Setelah namanya viral, Pietro kemudian semakin fokus ke dunia fitness, modeling, dan digital creativity.

Dia juga memanfaatkan popularitasnya untuk menantang satu stereotip yang sering muncul di masyarakat:

seolah-olah seseorang nggak mungkin punya penampilan menarik sekaligus punya kemampuan intelektual yang tinggi.

Padahal, keduanya bisa aja berjalan bareng.

Mungkin itulah yang sebenarnya ditemukan internet dari Pietro.

Bukan sebuah kontradiksi…

tapi bukti bahwa selama ini kita yang salah mengira kalau kecerdasan dan penampilan nggak bisa berada dalam satu orang.

Sumber: W Magazine, profil Pietro Boselli.

Dua Anak Kembar Ini Punya Ayah yang BerbedaSekilas, mereka kelihatan kayak anak kembar pada umumnya.Tapi semakin besar, ...
03/09/2026

Dua Anak Kembar Ini Punya Ayah yang Berbeda

Sekilas, mereka kelihatan kayak anak kembar pada umumnya.

Tapi semakin besar, orang-orang mulai sadar kalau ada sesuatu yang aneh dari keduanya.

Namanya Ayon dan Azirah.

Mereka lahir pada tahun 2022 dari seorang ibu berusia 29 tahun bernama Chantelle, yang tinggal di Nottingham, Inggris.

Awalnya, kedua bayi ini keliatan mirip2 aja.

Tapi seiring mereka tumbuh, perbedaan fisiknya mulai semakin jelas.

Azirah memiliki kulit yang lebih gelap dan mata berwarna cokelat.

Sementara Ayon punya kulit yang lebih terang dengan mata hijau yang mencolok.

Perbedaan ini tentu bikin banyak orang penasaran.

Setiap kali mereka pergi keluar, orang-orang bahkan sering bertanya apakah keduanya benar-benar kembar.

Ada juga yang sampai mempertanyakan apakah mereka punya orang tua yang sama.

Sampai akhirnya, tes DNA dilakukan.

Dan hasilnya ternyata jauh lebih mengejutkan dari yang dibayangkan.

Mereka memang punya ibu yang sama dan lahir di hari yang sama…

tapi mereka ternyata punya ayah biologis yang berbeda.

Kondisi ini dikenal sebagai heteropaternal superfecundation.

Kedengarannya rumit, tapi sebenarnya prosesnya cukup sederhana untuk dijelaskan.

Dalam satu siklus menstruasi, seorang perempuan bisa melepaskan dua sel telur.

Kalau masing-masing sel telur kemudian dibuahi oleh sperma dari dua pria yang berbeda dalam periode waktu yang berdekatan, maka dua bayi kembar fraternal bisa memiliki ayah biologis yang berbeda.

Karena masing-masing bayi berkembang dari sel telur yang berbeda, mereka memang bisa punya perbedaan genetik dan fisik yang cukup mencolok.

Kejadian seperti ini sangat jarang.

Tapi secara biologis, memang bisa terjadi pada kembar fraternal atau kembar tidak identik.

Jadi, Ayon dan Azirah punya ayah biologis yang berbeda.

Mereka punya ciri fisik yang berbeda.

Tapi mereka lahir di hari yang sama, punya ibu yang sama…

dan tetap menjadi saudara kembar yang akan tumbuh bersama seumur hidup.

Sumber: New York Post, laporan mengenai Ayon dan Azirah serta fenomena heteropaternal superfecundation.

Bro Salah Memilih Rumah 😂Pemuda ini masuk ke sebuah rumah dan berpikir bakal dapetin target yang gampang.Tapi ternyata…d...
03/09/2026

Bro Salah Memilih Rumah 😂

Pemuda ini masuk ke sebuah rumah dan berpikir bakal dapetin target yang gampang.

Tapi ternyata…

dia baru aja masuk ke rumah mantan juara tinju.

Namanya Gregory McCalium, pria berusia 24 tahun di Inggris.

Gregory menerobos masuk ke rumah Frank Corti, seorang kakek berusia 72 tahun.

Dia mungkin mengira Frank dan istrinya adalah pasangan lansia yang nggak bakal mampu melawan.

Tapi Gregory salah besar.

Frank bukan pensiunan biasa.

Sebelum tua, Frank pernah menjadi juara tinju.

Dia juga merupakan veteran British Army dari korps Royal Engineers.

Jadi pas Gregory tiba-tiba nyerang, Frank nggak cuma diam dan pasrah.

Begitu Gregory nyerang, Frank langsung nge counter.

Dia menghindari serangan tersebut, kemudian membalas dengan pukulan-pukulan yang tepat sampai Gregory jatuh dan akhirnya bisa ditahan sampai polisi datang.

Gregory kemudian dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara.

Yang lebih bikin miris, laporan tentang kejadian tersebut menyebut luka yang dialami Gregory terlihat seperti habis mengalami kecelakaan mobil.

Jadi, dalam waktu singkat, apa yang awalnya dia kira bakal menjadi aksi kriminal yang gampang…

justru berubah menjadi penyesalan besar.

Kadang kita memang nggak pernah tahu siapa yang sebenarnya ada di balik sebuah pintu.

Dan Gregory…

jelas memilih rumah yang salah.

Sumber: The Guardian.

Selama 35 Tahun, Wanita Ini Ngerekan Televisi 24 Jam Sehari karena Takut Sejarah DihapusDia punya keyakinan bahwa suatu ...
28/08/2026

Selama 35 Tahun, Wanita Ini Ngerekan Televisi 24 Jam Sehari karena Takut Sejarah Dihapus

Dia punya keyakinan bahwa suatu hari nanti sejarah bisa diubah…

Bukan lewat buku sejarah, tapi lewat berita dan rekaman televisi yang sengaja dihapus atau nggak lagi disimpan.

Itu yang dikhawatirkan oleh Marion Stokes.

Marion adalah seorang pustakawan, aktivis hak-hak sipil, sekaligus produser televisi lokal asal Philadelphia, Amerika Serikat. Dia lahir pada 25 November 1929.

Mulai akhir tahun 1970-an, Marion melakukan sesuatu yang mungkin terdengar gila pada zamannya.

Dia merekam siaran televisi.

Bukan cuma sesekali.

Tapi hampir sepanjang waktu.

Selama sekitar 35 tahun, dia terus merekam berbagai siaran televisi untuk menyimpan jejak bagaimana dunia terlihat pada saat itu.

Kenapa sampai segitunya?

Marion percaya bahwa siaran televisi bisa hilang, dihapus, atau bahkan berubah seiring waktu.

Menurutnya, jaringan televisi punya kepentingan sendiri. Berita lama bisa dianggap nggak penting, rekaman bisa dihapus untuk menghemat biaya penyimpanan, dan pada akhirnya generasi mendatang mungkin cuma bisa melihat sejarah dari versi yang sudah dipilih atau disunting oleh pihak tertentu.

Marion ingin membuat arsip yang berbeda.

Dia ingin orang di masa depan bisa melihat sendiri apa yang sebenarnya ditayangkan pada suatu hari tertentu.

Bukan cuma berita besar.

Iklan juga direkam.

Acara televisi juga direkam.

Komentar politik, peristiwa dunia, berita lokal, sampai hal-hal yang mungkin saat itu dianggap sepele juga ikut tersimpan.

Karena menurut Marion, justru hal-hal kecil seperti itu yang suatu hari bisa membantu orang memahami bagaimana kehidupan di masa lalu sebenarnya.

Dan untuk melakukan semuanya, Marion nggak cuma punya satu VCR.

Dia bisa menjalankan sampai delapan mesin VCR sekaligus, merekam berbagai saluran televisi secara bersamaan, 24 jam sehari.

Selama puluhan tahun, jumlah kaset yang dikumpulkannya akhirnya menjadi luar biasa banyak.

Totalnya lebih dari 71.000 kaset VHS dan Betamax.

Masalahnya kemudian bukan lagi soal bagaimana cara merekam…

Tapi mau menyimpan semua kaset itu di mana?

Marion sampai membeli apartemen dan unit penyimpanan tambahan khusus untuk menampung koleksi rekamannya.

Bayangin masuk ke sebuah ruangan dan bukannya melihat lemari pakaian atau meja kerja…

yang kamu lihat justru ribuan kaset televisi memenuhi ruangan.

Selama 35 tahun, proyek pribadi ini terus berjalan.

Sampai akhirnya Marion meninggal pada tahun 2012.

Tapi pekerjaannya nggak berhenti di situ.

Setelah kematiannya, koleksi rekaman tersebut diserahkan kepada Internet Archive untuk dilestarikan.

Sekarang, rekaman-rekaman fisik tersebut secara perlahan didigitalisasi supaya bisa disimpan dalam format digital dan dapat diakses oleh publik.

Jadi, apa yang awalnya cuma dilakukan seorang wanita di rumahnya selama puluhan tahun…

sekarang berubah menjadi sebuah arsip sejarah yang jauh lebih besar.

Marion nggak tahu apa yang bakal terjadi pada dunia di masa depan.

Tapi dia percaya satu hal:

kalau kita nggak menyimpan apa yang terjadi hari ini, suatu saat nanti orang mungkin cuma bisa mengandalkan versi sejarah yang tersisa.

Dan mungkin itulah alasan kenapa dia terus menekan tombol “record”…

selama 35 tahun.

Sumber: Wikipedia, “Marion Stokes”; Internet Archive, “StokesTVArchiveExperiment”.

Setiap Hari Dia kerja dengan Rasa Sakit, Cuma Demi Bisa Menghidupi KeluarganyaAda orang yang pergi kerja karena memang h...
28/08/2026

Setiap Hari Dia kerja dengan Rasa Sakit, Cuma Demi Bisa Menghidupi Keluarganya

Ada orang yang pergi kerja karena memang harus mencari nafkah.

Tapi ada juga orang yang setiap langkahnya aja terasa sakit… dan dia tetap berangkat kerja.

Namanya Darius Senillo, seorang pekerja bangunan asal Iloilo, Filipina.

Darius lahir dengan kondisi bernama fibular hemimelia, yaitu kelainan bawaan yang membuat salah satu kakinya nggak berkembang secara sempurna. Akibatnya, dia cuma punya satu kaki yang terbentuk secara penuh.

Tapi kondisi itu nggak menghentikan Darius buat bekerja.

Karena ingin tetap bisa bergerak sendiri sekaligus mencari nafkah, dia membuat kaki prostetik sederhana dari bambu.

Kedengarannya sederhana, tapi buat Darius, alat itu sangat berarti.

Dengan kaki bambu tersebut, dia masih bisa berjalan dan tetap bekerja di proyek konstruksi.

Masalahnya, pekerjaan konstruksi bukan pekerjaan ringan.

Bayangin harus berdiri dan bergerak selama berjam-jam di bawah teriknya matahari, sambil melakukan pekerjaan fisik yang berat…

Tapi Darius tetap datang kerja.

Tetap menjalani pekerjaannya.

Tetap berusaha mencari nafkah.

Bukan karena semuanya terasa mudah, tapi karena dia ingin bisa hidup mandiri dan menghidupi keluarganya.

Yang bikin kisah Darius begitu menyentuh bukan cuma soal bagaimana dia bertahan menghadapi keterbatasan fisiknya.

Tapi tentang keinginannya untuk tetap bekerja dengan jujur dan mendapatkan penghasilan dari usahanya sendiri.

Dia nggak mau hidup cuma dengan mengandalkan rasa kasihan orang lain.

Dia cuma ingin punya kesempatan untuk bekerja dan menjalani hidup dengan bermartabat.

Pada tahun 2019, kisah Darius kemudian viral.

Dan setelah kisahnya mendapat perhatian luas, akhirnya dia mendapatkan prostetik medis yang jauh lebih layak.

Prostetik tersebut membantu meningkatkan mobilitasnya dan membuat kehidupannya menjadi lebih baik.

Mungkin dari kisah Darius kita bisa belajar satu hal.

Kadang orang yang sedang kesulitan nggak selalu butuh dikasihani.

Mereka cuma butuh kesempatan.

Kesempatan buat bekerja.

Kesempatan buat mandiri.

Dan kesempatan buat menjalani hidup dengan harga diri.

Karena buat sebagian orang, sekadar bisa berjalan menuju tempat kerja setiap pagi aja…

sudah menjadi perjuangan yang luar biasa.

Sumber: Iloilo Today, kisah Darius Senillo dan perjuangannya bekerja dengan prostetik bambu.

Cuma Gara-Gara Nonton YouTube, Wanita Ini Nemuin Saudara Kembarnya yang HilangBayangin kamu lagi santai browsing interne...
28/08/2026

Cuma Gara-Gara Nonton YouTube, Wanita Ini Nemuin Saudara Kembarnya yang Hilang

Bayangin kamu lagi santai browsing internet…

Terus tiba-tiba kamu ngeliat seseorang di sebuah trailer film yang wajahnya persis banget sama kamu.

Bukan cuma mirip.

Bukan sekadar punya bentuk mata atau hidung yang sama.

Tapi benar-benar kayak melihat diri sendiri.

Itulah yang dialami seorang mahasiswa asal Prancis bernama Anaïs Bordier pada tahun 2012.

Saat itu, Anaïs lagi santai melihat-lihat internet ketika sebuah trailer film bikin dia berhenti.

Di dalam video tersebut ada seorang aktris bernama Samantha Futerman.

Dan wajah Samantha kelihatan sangat mirip dengan Anaïs sampai-sampai Anaïs mulai penasaran.

Akhirnya dia mulai mencari tahu tentang Samantha.

Dan di sinilah ceritanya mulai terasa nggak masuk akal.

Anaïs menemukan bahwa Samantha lahir pada tanggal yang sama persis dengannya.

Tahun kelahirannya juga sama.

Bahkan kota kelahirannya juga sama…

Keduanya lahir di Seoul, Korea Selatan.

Tiga kebetulan sekaligus.

Tanggal sama.

Tahun sama.

Kota sama.

Anaïs akhirnya memberanikan diri mengirim pesan kepada Samantha lewat internet.

Dia mungkin awalnya nggak tahu bakal mendapat respons atau nggak.

Tapi ternyata Samantha membalas.

Mereka mulai ngobrol dan perlahan menemukan sesuatu yang jauh lebih mengejutkan.

Ternyata mereka berdua sama-sama diadopsi ketika masih bayi.

Tapi mereka kemudian tumbuh di belahan dunia yang berbeda.

Anaïs dibesarkan di Prancis.

Sementara Samantha tumbuh di Amerika Serikat.

Selama bertahun-tahun, keduanya sama sekali nggak tahu kalau ada seseorang di belahan dunia lain yang ternyata punya wajah hampir identik dengan mereka.

Mereka kemudian memutuskan melakukan tes DNA.

Dan hasilnya mengonfirmasi sesuatu yang sebelumnya mungkin terdengar mustahil…

Mereka adalah saudara kembar identik.

Terpisah sejak lahir.

Selama sekitar 25 tahun, mereka menjalani kehidupan masing-masing tanpa pernah tahu kalau saudara kembarnya masih ada.

Sampai akhirnya…

sebuah video YouTube secara nggak sengaja mempertemukan mereka.

Pertemuan luar biasa ini kemudian diabadikan dalam film dokumenter berjudul Twinsters, yang menceritakan perjalanan mereka dari dua orang asing sampai akhirnya menemukan satu sama lain sebagai saudara.

Di internet ada jutaan video yang diunggah setiap harinya.

Dan dari semua video itu…

entah kenapa, satu video justru menjadi awal dari perubahan terbesar dalam hidup dua orang yang selama puluhan tahun bahkan nggak tahu kalau mereka punya saudara kembar.

Kadang, hal yang mengubah hidup kita memang datang dari sesuatu yang kelihatannya sepele.

Buat Anaïs dan Samantha…

semuanya cuma dimulai dari satu video.

Sumber: Scoop Upworthy, kisah Anaïs Bordier dan Samantha Futerman.

Setiap Hari Pria 69 Tahun Ini Jalan Menembus Panas Demi Menyelamatkan HewanKebanyakan orang mungkin bakal berusaha sebis...
27/08/2026

Setiap Hari Pria 69 Tahun Ini Jalan Menembus Panas Demi Menyelamatkan Hewan

Kebanyakan orang mungkin bakal berusaha sebisa mungkin menghindari panasnya musim panas.

Tapi pria berusia 69 tahun ini justru setiap hari berjalan langsung menembus panas yang menyengat.

Namanya Ihsan Muhsin.

Di sebuah daerah terpencil bernama Rzgari, Irak, Ihsan punya rutinitas yang sederhana, tapi luar biasa.

Sebelum berangkat dari rumah, dia mengisi 12 botol plastik dengan air.

Setelah itu, dia mulai berjalan kaki melewati tanah yang kering dan panas.

Perjalanannya jelas nggak gampang.

Suhu bisa naik sangat tinggi, tempat berteduh hampir nggak ada, dan kondisi tanahnya juga berat buat dilewati.

Tapi Ihsan nggak melakukan semua itu untuk dirinya sendiri.

Sepanjang perjalanan, dia berhenti di 17 lokasi berbeda.

Di setiap tempat, dia meninggalkan air untuk hewan-hewan yang kehausan dan kesulitan bertahan hidup di tengah panasnya musim panas.

Burung merpati, burung pipit, kelinci, dan berbagai hewan liar lainnya kemudian datang ke tempat-tempat tersebut untuk minum.

Buat hewan-hewan itu, genangan air sederhana yang ditinggalkan Ihsan bisa menjadi kesempatan buat mendinginkan tubuh dan bertahan hidup satu hari lagi.

Dan yang bikin kisah ini semakin menyentuh adalah…

Ihsan melakukan semuanya setiap hari meskipun usianya sudah 69 tahun.

Dia harus berjalan melewati kondisi yang panas dan melelahkan, membawa belasan botol air, tanpa berharap mendapatkan penghargaan atau imbalan apa pun.

Menurut Ihsan, kepuasan terbesar justru datang dari mengetahui bahwa sedikit kebaikan yang dia lakukan bisa membantu makhluk hidup lainnya melewati hari.

Nggak ada kamera.

Nggak ada sponsor.

Nggak ada panggung atau berita besar yang menunggunya.

Cuma seorang pria tua yang membawa botol-botol air melewati tanah yang panas…

karena dia percaya bahwa setiap kehidupan itu berharga.

Kadang kita berpikir kalau untuk membuat dunia jadi lebih baik, kita harus melakukan sesuatu yang luar biasa.

Padahal mungkin nggak selalu begitu.

Kadang, mengubah dunia cuma dimulai dari melakukan satu hal kecil yang baik…

dan terus melakukannya setiap hari.

Sumber: CPG

Dua Saudari Kembar Ini Berbagi Satu Tubuh, Tapi Punya Kehidupan yang BerbedaMereka lahir kembar…Tapi dia dan saudarinya ...
27/08/2026

Dua Saudari Kembar Ini Berbagi Satu Tubuh, Tapi Punya Kehidupan yang Berbeda

Mereka lahir kembar…

Tapi dia dan saudarinya berbagi satu tubuh.

Meski begitu, mereka tetap dua orang yang berbeda. Punya kepribadian sendiri, kesukaan sendiri, bahkan punya impian dan tujuan hidup yang nggak sama.

Itulah kehidupan Carmen dan Lupita Andrade, sepasang kembar siam asal Amerika Serikat.

Mereka berbagi satu tubuh, tapi masing-masing punya identitas dan kehidupan yang berbeda.

Pada tahun 2020, Carmen bertemu seorang pria bernama Daniel McCormack lewat aplikasi kencan Hinge.

Awalnya cuma sekadar match dan ngobrol online.

Tapi lama-lama, hubungan mereka berkembang menjadi sesuatu yang serius.

Carmen dan Daniel nggak terburu-buru. Mereka banyak ngobrol secara terbuka, saling memahami, dan bersama-sama menghadapi berbagai situasi unik yang muncul karena kondisi Carmen dan Lupita.

Seiring berjalannya waktu, hubungan mereka semakin kuat.

Salah satu hal yang paling Carmen hargai dari Daniel adalah bagaimana Daniel memperlakukannya.

Daniel nggak pernah melihat Carmen sebagai sesuatu yang aneh, tontonan, atau sekadar cerita sensasional.

Dia memperlakukan Carmen sebagai seseorang yang benar-benar dia cintai.

Dan akhirnya, hubungan mereka sampai ke tahap yang nggak biasa.

Pada Oktober 2024, Carmen dan Daniel diam-diam menikah dalam sebuah upacara kecil di Lover's Leap Bridge, Connecticut.

Tapi ada satu detail menarik dari pernikahan itu.

Carmen nggak memilih gaun pengantin putih seperti yang biasanya dipakai dalam pernikahan tradisional.

Dia justru memilih gaun berwarna hijau zamrud karena menurutnya warna dan model itu terasa lebih mencerminkan dirinya.

Dan selama hubungan Carmen dengan Daniel, Lupita juga sepenuhnya mendukung kebahagiaan saudara kembarnya.

Karena meskipun mereka berbagi satu tubuh…

Lupita punya jalan hidupnya sendiri.

Lupita pernah mengatakan bahwa dirinya adalah seorang aseksual dan aromantik. Dia nggak tertarik menjalani hubungan romantis, berkencan, ataupun menikah.

Jadi, dua orang yang berbagi tubuh yang sama ini justru punya pandangan yang sangat berbeda soal hubungan dan kehidupan.

Carmen menemukan pasangan hidupnya.

Sementara Lupita memilih menjalani hidup tanpa hubungan romantis.

Dan nggak ada yang salah dengan keduanya.

Kisah mereka menunjukkan bahwa berbagi satu tubuh nggak berarti harus berbagi semua hal dalam kehidupan.

Mereka tetap dua individu dengan keinginan, identitas, dan mimpi masing-masing.

Dan pada akhirnya…

kebahagiaan setiap orang memang nggak selalu punya bentuk yang sama.

Sumber: People Magazine.

Ada Gua di Vietnam yang Ukurannya Bisa Menelan Gedung 40 Lantaicoba kamu masuk ke sebuah gua…Begitu masuk situ, kamu mal...
27/08/2026

Ada Gua di Vietnam yang Ukurannya Bisa Menelan Gedung 40 Lantai

coba kamu masuk ke sebuah gua…

Begitu masuk situ, kamu malah ngerasa kayak lagi berdiri di tengah sebuah kota bawah tanah.

Di dalamnya ada sungai yang mengalir deras, hutan yang tumbuh karena sinar matahari, dan ruangan yang ukurannya bahkan cukup buat menampung gedung setinggi 40 lantai.

Gua ini namanya Sơn Đoòng, dan lokasinya ada di Taman Nasional Phong Nha-Kẻ Bàng, Provinsi Quảng Bình, Vietnam.

Sơn Đoòng dikenal sebagai gua alami terbesar di dunia berdasarkan volumenya, dengan volume lebih dari 38,5 juta meter kubik.

Panjangnya hampir 9 kilometer.

Di beberapa bagian, lorongnya bisa mencapai sekitar 200 meter, dengan lebar sampai 150 meter.

Buat ngebayanginnya, ukurannya cukup besar sampai-sampai sebuah gedung 40 lantai atau bahkan satu blok kota di New York bisa muat di dalamnya.

Tapi yang bikin gua ini makin gila bukan cuma ukurannya.

Di dalam Sơn Đoòng ada sungai bawah tanah yang alirannya cukup deras.

Dan uniknya lagi, di beberapa bagian langit-langit gua pernah runtuh dan membentuk lubang besar yang disebut doline.

Lubang-lubang ini memungkinkan sinar matahari masuk ke dalam gua.

Hasilnya?

Di dalam gua justru tumbuh hutan.

Ada pepohonan dan vegetasi yang berkembang di lingkungan yang seharusnya gelap total. Bahkan beberapa bagian hutan bawah tanah ini bisa mempertahankan ekosistemnya sendiri karena mendapatkan cahaya dan air dari lingkungan sekitar.

Belum selesai sampai situ.

Sơn Đoòng juga punya formasi batu kapur yang ukurannya luar biasa besar, termasuk beberapa stalagmit yang disebut-sebut sebagai salah satu yang tertinggi yang diketahui di dunia.

Ada juga cave pearls atau mutiara gua, yaitu endapan mineral yang terbentuk selama waktu yang sangat lama.

Tapi meskipun tempat ini kelihatan seperti dunia fantasi, kamu nggak bisa sembarangan datang ke sana.

Akses ke Sơn Đoòng sengaja dibatasi untuk melindungi ekosistem gua yang sangat rapuh.

Menurut Vietnam Tourism, jumlah pengunjungnya dibatasi sekitar 1.000 orang per tahun.

Jadi ini bukan tipe tempat wisata yang tinggal beli tiket, datang pagi, terus jalan-jalan santai.

Ekspedisinya membutuhkan beberapa hari.

Kamu harus berjalan menembus hutan, menyeberangi sungai, melewati medan yang cukup berat, dan tentunya punya kondisi fisik yang memadai.

Bahkan sebelum ikut ekspedisi, calon peserta harus melewati proses pemeriksaan kebugaran.

Ekspedisi ke Sơn Đoòng juga hanya dioperasikan oleh operator yang mendapat izin untuk membawa pengunjung ke dalam gua.

Semua pembatasan ini dibuat supaya gua tersebut tetap terjaga.

Karena tempat seperti Sơn Đoòng bukan cuma gua besar yang bisa dijadikan objek wisata.

Di dalamnya ada ekosistem yang terbentuk selama waktu yang sangat panjang.

Dan mungkin yang paling bikin kagum adalah kenyataan bahwa di bawah tanah Vietnam…

ada sebuah dunia yang ukurannya begitu besar sampai-sampai manusia bisa merasa seperti sedang menjelajahi planet lain.

Sumber: Vietnam Tourism, informasi mengenai Sơn Đoòng Cave.

49 Hari Sendirian Terombang-ambing di Laut, Nelayan Asal Sulawesi Ini Akhirnya SelamatNggak ada rumah, nggak ada daratan...
27/08/2026

49 Hari Sendirian Terombang-ambing di Laut, Nelayan Asal Sulawesi Ini Akhirnya Selamat

Nggak ada rumah, nggak ada daratan, bahkan nggak ada kapal lain di sekitar. Yang dia punya cuma sebuah pondok kecil yang mengapung di atas laut.

Itulah yang dialami Aldi Novel Adilang, seorang nelayan asal Sulawesi.

Pada Juli 2018, saat usianya baru 18 tahun, pondok apung tempat Aldi bekerja, yang dikenal sebagai rompong, tiba-tiba terlepas dari tambatannya.

Dalam hitungan waktu, Aldi pun terbawa arus semakin jauh dari pantai Sulawesi Utara.

Masalahnya, dia nggak bisa mengendalikan arah rompong tersebut.

Hari demi hari berlalu, dan daratan semakin jauh dari pandangan.

Aldi akhirnya terombang-ambing sendirian di Samudra Pasifik selama 49 hari.

Diperkirakan dia terbawa lebih dari 1.200 mil, atau sekitar 2.000 kilometer, sampai akhirnya berada di perairan dekat Guam.

Dan yang paling gila adalah… selama berminggu-minggu, dia harus bertahan hidup hampir tanpa persediaan makanan dan air yang cukup.

Awalnya, Aldi masih punya bekal makanan yang kira-kira cukup untuk satu minggu.

Tapi setelah persediaannya habis, dia nggak punya banyak pilihan.

Dia membuat tombak sederhana dan menggunakan alat pancing untuk menangkap ikan langsung dari laut.

Tapi menangkap ikan aja belum cukup.

Ikan yang berhasil ditangkap juga harus dimasak.

Dan karena nggak ada kayu bakar, Aldi terpaksa memotong bagian-bagian dari pondok apungnya sendiri untuk dijadikan bahan bakar.

Jadi sedikit demi sedikit, tempat yang seharusnya menjadi tempat dia bertahan hidup justru harus dibongkar untuk membuatnya tetap hidup.

Masalah berikutnya adalah air.

Di tengah lautan, air memang kelihatannya nggak ada habisnya.

Tapi hampir semuanya air asin dan nggak bisa diminum.

Aldi akhirnya mengandalkan air hujan yang berhasil dia kumpulkan.

Dia juga sempat menggunakan pakaiannya untuk membantu memeras air laut dan mengurangi sebagian kandungan garamnya.

Dan mungkin yang paling berat bukan cuma rasa lapar atau haus.

Tapi rasa sendirian.

Bayangin setiap hari kamu cuma melihat laut sejauh mata memandang, tanpa tahu kapan semuanya bakal berakhir.

Aldi kemudian banyak mengandalkan keyakinannya. Dia berdoa dan membaca Alkitab yang dibawanya selama berada di laut untuk menjaga dirinya tetap kuat dan nggak tenggelam dalam keputusasaan.

Selama perjalanan itu, lebih dari 10 kapal besar bahkan dilaporkan melewati area tempat Aldi berada.

Tapi nggak ada satu pun yang menyadari keberadaannya.

Sampai akhirnya, setelah 49 hari terombang-ambing di lautan, kesempatan itu datang.

Pada 31 Agustus 2018, Aldi berhasil mengirim sinyal darurat melalui radio.

Sinyal tersebut akhirnya diterima oleh kapal kargo berbendera Panama bernama Arpeggio.

Kapal itu kemudian datang menolong Aldi dan membawanya keluar dari lautan.

Arpeggio akhirnya berlayar menuju Jepang, tempat Aldi bisa mendapatkan pertolongan sebelum akhirnya kembali ke Indonesia dengan selamat.

Coba bayangin…

Seorang anak muda berusia 18 tahun, sendirian di tengah Samudra Pasifik, lebih dari 2.000 kilometer dari tempat asalnya, selama 49 hari.

Dia kehilangan arah, kehabisan makanan, harus mencari ikan sendiri, mengumpulkan air hujan, bahkan membakar bagian dari tempat tinggalnya sendiri.

Tapi dia tetap bertahan.

Dan akhirnya, setelah hampir tujuh minggu terombang-ambing di tengah lautan, Aldi berhasil pulang.

Sumber: Wikipedia.

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ingin Bercerita Menghibur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category