Andy Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Andy, Digital creator, pusat, Cianjur Regency.

DITEMBUS 28 BUTIR PELURU, NAMUN LIDAHNYA TAK SUDI BERKHIANAT PADA IBU PERTIWI❗GEMA DARI MEDAN JUANG – Jika sejarah bangs...
20/08/2026

DITEMBUS 28 BUTIR PELURU, NAMUN LIDAHNYA TAK SUDI BERKHIANAT PADA IBU PERTIWI❗

GEMA DARI MEDAN JUANG – Jika sejarah bangsa ini ditulis dengan tinta emas, maka nama Raharti ditulis dengan darah dan air mata suci. Di saat banyak orang gentar menghadapi moncong senjata, pejuang wanita ini berdiri tegak sebagai benteng terakhir kehormatan bangsa. Kisah 21 April 1949 bukan sekadar catatan kelam, melainkan proklamasi keteguhan jiwa seorang Ibu Bangsa.

Raharti, istri dari seorang perwira Letnan Dua, bukanlah wanita biasa. Ia adalah "Jantung Pertahanan", seorang kurir rahasia dan penyambung napas logistik bagi para gerilyawan Republik. Di balik kebaya sederhananya, ia membawa rahasia negara, menantang maut melewati garis demarkasi di bawah tatapan tajam serdadu Belanda yang haus darah.

MALAM JAHANAM: Ketika Iman Berhadapan dengan Bayonet
Saat azan Isya berkumandang, keheningan rumah Raharti dirobek oleh sepatu laras satu peleton serdadu Belanda. Pintu didobrak, kesucian ibadah dikoyak.

Di hadapannya, berdiri komandan penjajah dengan mata merah penuh nafsu dan kebencian. Tak cukup hanya memburu dokumen militer, tangan-tangan kotor penjajah mencoba menodai kehormatan Raharti. Namun, mereka salah sangka! Raharti bukan wanita yang lemah. Dengan sisa tenaga dan harga diri setinggi langit, ia melawan balik, meronta dari cengkeraman durjana, memilih lari menjemput peluru daripada membiarkan kehormatannya dan bangsanya diinjak-injak!

INTEROGASI BERDARAH: Diam Adalah Perlawanan Tertinggi
"Di mana gerilya?!" "Siapa pemimpinmu?!" Bentakan itu mengguntur di ruang interogasi yang pengap. Raharti tahu, satu kata saja keluar dari bibirnya, maka ratusan nyawa rekan seperjuangan akan melayang.

Dalam tekanan yang mampu meremukkan mental pria perkasa sekalipun, Raharti memilih TULI dan BISU. Wajahnya mungkin sembab oleh air mata, namun jiwanya sekeras karang. Ia memikul beban seluruh pasukan di pundaknya sendiri. Ia memilih membusuk di sel atau hancur oleh peluru daripada menjadi pengkhianat bangsa!

28 Peluru, Takbir Terakhir, dan Keajaiban Tuhan
Amarah serdadu Belanda memuncak melihat keteguhan yang tak masuk akal itu. Dalam kegelapan malam, rentetan tembakan menyalak. 28 butir timah panas menghujam tubuh ringkih itu tanpa ampun.

Satu per satu peluru menembus dagingnya, namun sebelum ia tersungkur di atas tanah yang ia cintai, sebuah pekikan yang menggetarkan arsy keluar dari kerongkongannya: "ALLAHU AKBAR!"

Tuhan belum memanggilnya pulang. Meski raga hancur dan kelumpuhan menjadi teman setianya hingga akhir hayat di tahun 1957, Raharti menang! Ia menang melawan rasa sakit, ia menang melawan penjajah, dan ia menang menjaga rahasia Republik.

Pada 10 November 1961, Presiden Soekarno menyematkan Bintang Gerilya sebagai pengakuan bahwa Raharti adalah sejajar dengan Jenderal Soedirman. 28 luka peluru di tubuhnya adalah medali yang tak kasat mata, bukti otentik bahwa kemerdekaan Indonesia dibayar dengan pengorbanan yang tak terbayangkan.

Mari kita tundukkan kepala. Raharti bukan sekadar nama, ia adalah api yang harus tetap menyala di dada setiap putra-putri Indonesia. Merdeka atau Mati!

Sumber Sejarah:

Arsip SKALA - Perpustakaan Nasional RI (Majalah Mutiara, 1985).
Keppres RI: Penganugerahan Bintang Gerilya 10 November 1961.
Catatan Historiografi Perjuangan Wanita Indonesia.

10 negara yang mendukung timor leste
18/08/2026

10 negara yang mendukung timor leste

Mahkamah Agung mengoreksi nilai kerugian negara kasus tata kelola timah dari Rp300 triliun menjadi Rp28,93 triliun. Kore...
14/08/2026

Mahkamah Agung mengoreksi nilai kerugian negara kasus tata kelola timah dari Rp300 triliun menjadi Rp28,93 triliun. Koreksi itu tertuang dalam putusan kasasi eks Direktur Operasional PT Timah Tbk Alwin Albar yang diketok Hakim Ketua Prim Haryadi.

MA memisahkan dua jenis kerugian. Dari total awal, Rp271,06 triliun merupakan kerugian ekonomi lingkungan, bukan kerugian keuangan negara. "Kerusakan lingkungan tidak serta merta menjadi bagian dari kerugian keuangan negara," tulis Prim dalam putusan yang dikutip Selasa (11/8).

Menurut MA, kerugian keuangan negara tunduk pada rezim Tipikor yang fokus pada pengembalian uang negara, sementara kerugian lingkungan tunduk pada rezim hukum lingkungan yang fokus pada pemulihan. Karena itu MA menilai penggabungan keduanya tidak optimal untuk memulihkan kerusakan di Bangka Belitung.

Meski nilai kerugian dikoreksi, hukuman Alwin tetap 12 tahun penjara dan denda Rp750 juta subsider 6 bulan. MA menilai perannya signifikan dengan dampak tinggi secara nasional. Untuk kerugian lingkungan Rp271,06 triliun, MA menyarankan penuntutan terpisah agar pemulihan segera dijalankan.

Diki Ambon (atau dikenal sebagai Dicky Ambon yang bernama asli Hendrik Benyamin Sahetapy Engel) adalah seorang tokoh pre...
31/07/2026

Diki Ambon (atau dikenal sebagai Dicky Ambon yang bernama asli Hendrik Benyamin Sahetapy Engel) adalah seorang tokoh preman yang berasal dari Ambon, Maluku, dan beraktivitas di Yogyakarta.Latar belakang dan kasus yang melekat pada namanya, Asal usul Keturunan Ambon dan lama tinggal serta memimpin kelompok preman di Yogyakarta. Dicky Ambon terlibat dalam p3_^mbv_^nuh4n Mahasiswa dan P3_^merk0_^saan.

Kemudian dalam kasus pengeroyokan anggota Kopassus di Hugo's Cafe Yogyakarta menyebabkan Kem4_^tianya dalam peristiwa penyerangan Lembaga Pemasyarakatan (LP) Cebongan oleh Serda Ucok sebab yg T3_^was dalam Peng3_^royokan di Hugo's Cafe adalah anggota Kopasus sahabat dekat Serda Ucok dan saling bahu membahu dalam Tugas mereka mendengar kejadian yang menyayat hati itu maka Serda Ucok memutuskan Membalas. Akhirnya setelah kejadian ini di Tahun 2013 Dicky Ambon meninggalkan Dunia Fana diujung tim4_^h Panas dalam Lapas Cebongan saat Kelompok Pimpinan Serda Ucok menyerbu Masuk Lapas.

Pak Yos  tukang cukur langgganan Jendral Soeharto sejak jadi Pangkostrad hingga jadi Presiden. Pak Yos tukang cukur yang...
30/07/2026

Pak Yos tukang cukur langgganan Jendral Soeharto sejak jadi Pangkostrad hingga jadi Presiden. Pak Yos tukang cukur yang biasa mangkal di bawah pohon di jalan H Agus Salim (dekat rumah Pak Harto lama sebelum pindah ke Jl Cendana). Dia juga berkeliling naik sepeda.
Pak Yos tetap mencukur rambutnya meski Soeharto sudah menjadi presiden RI sampai Pak Yos wafat pada tahun 1977. Siapa coba yang berani pegang pegang kepala presiden selain tukang cukur. Suruh nunduk..nunduk suruh putar kiri..kanan juga turut.
Yang jadi pertanyaan dibayar berapa beliau untuk satu kali cukurnya

Anggaran Kipas Angin Kopdes Tembus Rp 1,8 Triliun, Menkop: Harga Satunya Rp 11 Juta!😯Warga Net, bagaimana menurut kalian...
30/07/2026

Anggaran Kipas Angin Kopdes Tembus Rp 1,8 Triliun, Menkop: Harga Satunya Rp 11 Juta!😯

Warga Net, bagaimana menurut kalian? Apakah masuk akal jika sebuah koperasi desa membutuhkan kipas angin seharga belasan juta rupiah per unit,?
atau ini sekadar dalih untuk menutupi anggaran yang tidak masuk akal? Apakah kipas angin tersebut benar-benar se-"sakti" itu sampai bisa menghempas tikus-tikus korupsi di koperasi? Berikan komentar pedas dan analisis kalian di bawah!

GK bahaya kah?
29/07/2026

GK bahaya kah?

Norwegia punya tabungan uang negara yang banyak untuk menjamin rakyatnya dari generasi ke generasi dari minyak yang mere...
28/07/2026

Norwegia punya tabungan uang negara yang banyak untuk menjamin rakyatnya dari generasi ke generasi dari minyak yang mereka punya.

Negara kita menumpuk hutang sampai diwariskan ke anak cucu padahal punya sumber daya alam lebih banyak tidak hanya minyak.

🇮🇩🇨🇳 Indonesia dipilih sebagai basis manufaktur sekaligus pusat ekspor (export hub) LiuGong perusahaan alat berat asal C...
28/07/2026

🇮🇩🇨🇳 Indonesia dipilih sebagai basis manufaktur sekaligus pusat ekspor (export hub) LiuGong perusahaan alat berat asal China untuk kawasan Asia Pasifik, hingga rencana ekspansi ke pasar Amerika Utara dan Eropa. LiuGong telah memulai pembangunan Indonesia Green Smart Industrial Park di Kawasan Industri Karawang Artha Industrial Hill (KAIH), Jawa Barat. Pabrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada paruh pertama 2027.

Komitmen investasi mencapai sekitar Rp 5,2 triliun di atas lahan seluas 27 hektare. Pada tahap pertama, LiuGong akan membangun lini produksi excavator dan wheel loader elektrik dengan kapasitas hingga 5.000 unit per tahun. Pabrik tersebut akan mengadopsi teknologi manufaktur pintar, seperti Automated Guided Vehicle (AGV), Rail Guided Vehicle (RGV), dan Manufacturing Ex*****on System (MES) untuk mendukung digitalisasi proses produksi dan meningkatkan efisiensi operasional.

Sebagai bagian dari proyek tersebut, LiuGong akan membangun Indonesia Product Application Research and Development (R&D) Center serta menjalin kerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mendukung transfer teknologi dan pengembangan talenta lokal.

Di sisi pengembangan sumber daya manusia, LiuGong menyebut telah melatih lebih dari 900 siswa sejak bergabung dalam Program Kerja Sama Sekolah Tiongkok–Indonesia pada 2023. Saat ini, sebanyak 30 siswa mengikuti pelatihan profesional di kantor pusat LiuGong di China sebelum menjalani praktik kerja di fasilitas manufaktur perusahaan di Indonesia.

"Indonesia Green Smart Industrial Park mencerminkan komitmen jangka panjang LiuGong terhadap pasar Indonesia. Kami akan terus memperdalam kemitraan di Indonesia dan kawasan ASEAN serta mendorong pembangunan industri yang berkelanjutan," ujar Chairman of Guangxi LiuGong Group Co., Ltd. dan Guangxi LiuGong Machinery Co., Ltd., Zheng Jin dalam keterangan resmi, Selasa (22/7/2026).

SERAGAM MILITER PERANG DUNIA II YANG PALING IKONIK SEKUTU DAN BLOK POROSKalian Tau Gak? Seragam militer pada Perang Duni...
28/07/2026

SERAGAM MILITER PERANG DUNIA II YANG PALING IKONIK SEKUTU DAN BLOK POROS

Kalian Tau Gak? Seragam militer pada Perang Dunia II bukan sekadar pakaian tempur, tetapi mencerminkan identitas, doktrin, kondisi medan, hingga kemampuan industri setiap negara. Blok Poros dan Blok Sekutu mengembangkan desain yang berbeda sesuai kebutuhan perang, mulai dari kamuflase, perlindungan, hingga mobilitas pasukan. Hingga kini, banyak desain seragam era 1939–1945 yang menjadi ikon sejarah militer dan masih dipelajari sebagai bagian dari evolusi perlengkapan tempur modern.

Address

Pusat
Cianjur Regency
14460

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Andy posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share