Tempo Doeloe

Tempo Doeloe Hari ini adalah pengulangan sejarah, jangan lupakan sejarah.
(4)

Dengannya kita belajar supaya jadi orang baik dan manfaat.

✅️ Foto dulu dan sekarang
✅️ Foto Jadul
✅ Foto Indonesia Raya
✅️ Tokoh lampau
✅️ Fakta Unik
✅️ Kritik Sosial

Perbandingan Suasana Jalan Asia - Afrika, Bandung, Jawa Barat Pada Tahun 1930 Dan Tahun 2019
17/04/2026

Perbandingan Suasana Jalan Asia - Afrika, Bandung, Jawa Barat Pada Tahun 1930 Dan Tahun 2019

Bapak Aparat dari TNI dan Kepolisian tengah memberikan penyuluhan kepada anak² SMA
16/04/2026

Bapak Aparat dari TNI dan Kepolisian tengah memberikan penyuluhan kepada anak² SMA

Salah satu catatan sejarah "Otentik" sebagai bukti adanya "Invisible Hand" atau cengkeraman terselubung Amerika Serikat ...
07/04/2026

Salah satu catatan sejarah "Otentik" sebagai bukti adanya "Invisible Hand" atau cengkeraman terselubung Amerika Serikat terhadap kepemimpinan Presiden Soekarno adalah :

"Tertangkapnya ALLEN LAWRENCE POPPE, Pilot Pesawat Pembom B-26 INVANDER, sebuah maskapai samaran bernama Civil Air Transport (CAT) milik CIA".

Minggu pagi, 18 Mei 1958, di Ambon Kapten Udara Ignatius Dewanto dengan pesawat Mustang P-15 memuntahkan rentetan peluru menghatam mesin Pesawat Poppe yang mengharuskannya terpaksa terjun payung menyelamatkan diri.

Namun, Allen Poppe mendarat tragis dengan kaki patah karena menghantam bagian ekor pesawatnya sendiri, dan tersangkut diatas pohon kelapa.

Awalnya Amerika melalui Menteri Luar Negeri, John Foster Dulles, tidak mengakui terlibat dengan aktivitas Allan Poppe.

Tetapi pihak Tentara Indonesia menemukan bukti Kartu Anggo CIA atas nama Poppe, identitas militer Amerika / kartu anggota Club Perwira Amerika , dan buku log penerbangan melakukan misi tempur di wilayah Indonesia.

Dokumen itu jadi bukti bahwa Poppe adalah seorang tentara Amerika yang bertugas sebagai ujung tombak dalam sebuah operasi dengan sandi "OPERATION HAIK".

Berdasarkan dokumen rahasia CIA yang kini telah dideklasifikasi seperti yang tercatat dalam seri Foreign Relations of the United States), Operasi Haik disetujui pada akhir 1957 sebagai operasi militer spesifik memberikan dukungan udara, senjata, dan logistik kepada pemberontakan PRRI di Sumatera dan Permesta di Sulawesi.

CIA memandang Soekarno sebagai ancaman karena sikap Non-Bloknya. Strategi mereka adalah "destabilisasi terkendali".

Jika Soekarno tidak bisa digulingkan, maka Indonesia harus dipecah. Dengan mendukung pemberontakan di daerah kaya sumber daya seperti Sumatera dan Sulawesi.

Amerika dalam tindakan ini kerap memakai narasi sebagai gerakan anti-komunis atau Perang Dingin.

Greg Poulgrain, peneliti sejarah, menyebut Allen Dulles, Direktur CIA saat itu, ikut terlibat dalam konspirasi ini.

Sebelum memimpin intelijen, Dulles adalah pengacara korporat yang sangat memahami peta kekayaan alam dunia.

Ada indikasi kuat bahwa Operasi Haik dan dukungan terhadap Permesta berkaitan erat dengan upaya penguasaan sumber daya mineral di Sumatera yaitu instalasi minyak Caltex.

Sementara itu, di wilayah Timur Indonesia terdapat "rahasia besar" penemuan cadangan emas dan tembaga raksasa di Ertsberg, Papua, sekarang konsesi tambang Freeport.

Konspirasi ini melibatkan pengusaha besar Amerika yang ingin memastikan bahwa kekayaan alam Nusantara tetap berada dalam orbit kapitalisme Barat, bukan dinasionalisasi oleh kebijakan radikal Soekarno.

Bagi Dulles dan kelompoknya, Soekarno adalah penghalang besar bagi eksploitasi mineral di bumi Indonesia.

Peristiwa 1958 ini membuktikan bahwa teori konspirasi tentang intervensi asing di Indonesia bukanlah sekadar khayalan, melainkan fakta sejarah yang tertulis dalam dokumen deklasifikasi CIA.

SC Daud Ginting

Israel pernah memiliki perdana menteri yang bersedia mengulurkan tangan untuk berdamai dengan Palestina.Namun sayangnya ...
20/03/2026

Israel pernah memiliki perdana menteri yang bersedia mengulurkan tangan untuk berdamai dengan Palestina.
Namun sayangnya Pada 28 tahun silam, tepatnya 4 November 1995 Perdana Menteri atau PM Israel Yitzhak Rabin tewas dibunuh. Dia ditembak saat menghadiri rapat umum perdamaian massal di Tel Aviv, Israel.

Cerita singkatnya 👇

Pada Juni 1992, Yitzhak Rabin berhasil menjabat kembali sebagai perdana menteri. Ia naik setelah Partai Buruh meraih kemenangan dalam pemilihan di tahun itu. Sebelumnya, disebutkan Britannica, Rabin mengundurkan diri dari jabatan perdana menteri pada kampanye 1977. Ia kemudian aktif di dunia politik sebagai menteri pertahanan pada pertengahan 1980-an.

Setelah dilantik, Rabin terlibat dalam perundingan rahasia dengan pemimpin Organisasi Pembebasan Palestina Oslo (PLO) Yasser Arafat. Pada September 1993, Yitzhak Rabin menandatangani kesepakatan bahwa Israel akan menarik diri dari wilayah yang telah diokupasi.

Dalam perjanjian itu, Israel mengakui PLO dan setuju untuk menerapkan pemerintahan mandiri terbatas bagi warga Palestina di Tepi Barat dan Jalur Gaza. Namun demikian, konsesi teritorial tersebut menimbulkan pertentangan yang kuat di antara banyak warga Israel, khususnya para pemukim di Tepi Barat. Sabtu malam pada 4 November 1995, mimpi buruk melanda seluruh Israel dan Timur Tengah.

Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin dikabarkan tewas ditembak saat menghadiri rapat umum perdamaian untuk mendukung Perjanjian Israel-PLO di Lapangan Raja Israel di Tel Aviv.

Sumber Tempo.

Yang satu murah bisa bertempur, satunya harga 10x lipat ditendang ga bisa bangun, dilepas malah Dimaling 🤣
13/03/2026

Yang satu murah bisa bertempur, satunya harga 10x lipat ditendang ga bisa bangun, dilepas malah Dimaling 🤣

Caraku mengecek penipuan atau tidak, dengan cara mengajak ngobrol bahasa daerah 🤣
09/03/2026

Caraku mengecek penipuan atau tidak, dengan cara mengajak ngobrol bahasa daerah 🤣

Jalan Gunung Sahari Di Persimpangan Jalan Dr. Wahidin Jakarta Pada Tahun 1880 Dan Tahun 2024
07/03/2026

Jalan Gunung Sahari Di Persimpangan Jalan Dr. Wahidin Jakarta Pada Tahun 1880 Dan Tahun 2024

Amerika membunuh Bin Laden, lalu apa yang ditawarkannya kepada rakyat Afghanistan setelah itu?Amerika membunuh Saddam Hu...
07/03/2026

Amerika membunuh Bin Laden, lalu apa yang ditawarkannya kepada rakyat Afghanistan setelah itu?

Amerika membunuh Saddam Hussein, lalu apa yang ditawarkannya kepada rakyat Irak setelah itu?

Amerika membunuh Yasser Arafat, lalu apa yang ditawarkannya kepada rakyat Palestina setelah itu?

Amerika membunuh Muammar Gaddafi, lalu apa yang ditawarkannya kepada rakyat Libya setelah itu?

Amerika membunuh Ali Abdullah Saleh, lalu apa yang ditawarkan Amerika kepada rakyat Yaman setelahnya?

Amerika menggulingkan Bashar al-Assad, lalu apa yang ditawarkannya kepada rakyat Suriah setelah itu?

Amerika menangkap Nicolás Maduro, apa yang ditawarkannya kepada rakyat Venezuela?

Amerika tidak bisa dipercaya dan hanya mengadu domba; negara itu hanyalah kekuatan kolonial yang mengeksploitasi rakyat dan sumber daya.

SC : Irfan Hamsir

“KAMI BELAJAR DARI IRAK” — PESAN KERAS DARI MADRIDPerdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, kembali mengingatkan dunia pad...
06/03/2026

“KAMI BELAJAR DARI IRAK” — PESAN KERAS DARI MADRID

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, kembali mengingatkan dunia pada luka lama tahun 2003 — saat invasi ke Irak dilancarkan dengan dalih adanya senjata pemusnah massal (WMD) yang disebut-sebut mengancam keamanan global.

Dunia dibuat percaya. Dunia digiring pada narasi ancaman.

Namun setelah Baghdad jatuh dan rezim Saddam Hussein tumbang, fakta berbicara lain: tidak ditemukan bukti konkret mengenai senjata nuklir ataupun program WMD aktif seperti yang sebelumnya diklaim.

Perang itu bukan sekadar operasi militer. Ia menjadi simbol bagaimana keputusan politik besar bisa lahir dari dasar yang rapuh. Ribuan nyawa melayang. Kawasan Timur Tengah terjerumus dalam ketidakstabilan panjang. Kelompok ekstremis tumbuh di ruang kekosongan pasca-invasi.

Spanyol sendiri pernah berada di barisan pendukung operasi tersebut. Dan kini, Sánchez seakan menegaskan: dunia tak boleh lagi mengambil keputusan perang tanpa bukti kuat dan legitimasi internasional yang jelas.

Pesannya sederhana namun keras — sejarah tidak boleh diulang karena kelalaian, tekanan politik, atau permainan narasi.

Irak 2003 menjadi pengingat bahwa satu keputusan di ruang rapat bisa mengguncang kawasan selama puluhan tahun.

Dan dalam geopolitik, ingatan adalah senjata paling tajam.







SC: Aleeya Z

SKAKMAT..Jenderal Israel: Indonesia Jangan Ikut Campur, Orang-orang Kami Ada Disekitarmu, Urus Saja Rakyatmu!.Mengutip d...
04/03/2026

SKAKMAT..

Jenderal Israel: Indonesia Jangan Ikut Campur, Orang-orang Kami Ada Disekitarmu, Urus Saja Rakyatmu!.
Mengutip dari kantor berita Yerusalem Straight, Komandan Umum Batalyon Infiltrasi Serangan Senyap Global, Mayor Jenderal Jacoob Ariel Ashaabi, dengan tegas menyatakan bahwa, “Orang kami sudah berada di mana-mana, baik di Eropa, Asia, China, bahkan Afrika.”
baca selengkapnya : https://tanyaislamyuk.blogspot.com/2026/03/jenderal-israel-indonesia-jangan-ikut.html

Potret alm Wakil Presiden Try Sutrisno bersama istri, tahun 1993
03/03/2026

Potret alm Wakil Presiden Try Sutrisno bersama istri, tahun 1993

Insiden memalukan terjadi pada Senin malam (2/3/2026) ketika sistem pertahanan udara Kuwait secara tidak sengaja menemba...
03/03/2026

Insiden memalukan terjadi pada Senin malam (2/3/2026) ketika sistem pertahanan udara Kuwait secara tidak sengaja menembak jatuh tiga jet tempur F‑15E Strike Eagle milik Angkatan Udara Amerika Serikat di atas wilayah udara Kuwait. Peristiwa ini terjadi di tengah eskalasi konflik antara AS‑Israel dan Iran, di mana persenjataan Iran aktif meluncurkan serangan udara dan rudal ke berbagai target di kawasan Teluk.

‎• Insiden Friendly Fire di Tengah Konflik Iran

‎Dalam pernyataan resmi, U.S. Central Command (CENTCOM) menyatakan bahwa ketiga jet tempur tersebut sedang terlibat dalam operasi militer aktif — termasuk menghadapi serangan dari pesawat, misil balistik, dan drone Iran — ketika sistem pertahanan udara Kuwait keliru mengidentifikasi mereka sebagai ancaman dan menembak jet‑jet itu. Semua selusin awak pesawat berhasil mengeluarkan diri dengan parasut dan dalam kondisi stabil setelah dievakuasi.

‎Militer Kuwait kemudian mengakui kesalahan tembakan tersebut dan menyatakan siap bekerja sama dengan pihak AS untuk menyelidiki insiden itu lebih lanjut serta memperbaiki koordinasi di masa depan.

‎• Konteks Serangan Iran dan Ketegangan Regional

‎Insiden ini terjadi di tengah konflik yang lebih luas setelah serangan militer gabungan AS dan Israel terhadap Iran, yang memicu balasan besar‑besaran dari Tehran berupa peluncuran rudal balistik dan drone ke berbagai posisi negara Barat dan sekutu di kawasan Teluk. Iran sendiri sempat menyebarkan video dan klaim bahwa jet AS telah ditembak jatuh oleh pasukannya, namun klarifikasi militer AS menyatakan insiden tersebut merupakan tembakan salah sasaran oleh sekutu Kuwait, bukan serangan musuh langsung.

‎Para analis mengatakan bahwa situasi di udara yang sangat kacau dan tekanan tinggi dari serangan rudal Iran membuat sistem pertahanan udara sekutu menjadi sangat waspada, sehingga berpotensi menyebabkan kesalahan identifikasi seperti yang terjadi dalam insiden ini.

‎• Reaksi Dunia dan Dampak Diplomatik

‎Pemerintah AS menyatakan sangat menyesalkan insiden tersebut, sementara Kuwait menegaskan bahwa tidak ada niat agresi terhadap pasukan sekutu. Kedua negara kini fokus pada upaya investigasi dan perbaikan prosedur untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

‎Kejadian ini pun menyoroti kerumitan konflik yang melibatkan banyak negara dan pihak, serta memperlihatkan bagaimana kesalahan teknis di medan perang bisa memicu ketegangan baru di tengah konflik internasional yang sudah rapuh.

Sc : Mata S

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tempo Doeloe posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Tempo Doeloe:

Share