15/05/2021
Masyarakat Kalimantan Utara Antusias Sambut Program Menuju Indonesia terang
Kaltara mendapatkan Hibah Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU TS) dengan Kuota 5000 Unit PJUTS per Kabupaten Kota Se Kaltara.
__________________
MASAGI NEWS : Kalimantan Utara (Kaltara) adalah sebuah Provinsi termuda di Indonesia yang terletak di bagian utara Pulau Kalimantan. Provinsi ini berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia, yaitu Negara Bagian Sabah dan Sarawak. Pusat pemerintahan Provinsi Kalimantan Utara berada di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan.Kalimantan Utara resmi disahkan menjadi Provinsi dalam Rapat Paripurna DPR RI pada tanggal 25 Oktober 2012 berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2012.
Luas wilayah Provinsi Kaltara 7,5 juta hektare yang terbagi kepada satu Kota dan empat Kabupeten yaitu: Kota Tarakan, Kab. Bulungan, Kab. Nunukan,Kab.Malinau dan Kab. Tana Tidung dengan Jumlah penduduk lebih dari 700.000 jiwa pada 2019.Kaltara di usia nya yang ke 9 tahun saat ini terus berbenah diri dalam memajukan daerahnya dibeberapa sektor termasuk akan kebutuhan Penerangan Jalan Umum (PJU).Terlebih penerangan jalan umum di Kaltara masih tergolong sangat minim.Hal ini merupakan kebutuhan penunjang dalam memajukan perekonomian masyarakat, memperkecil angka kriminalitas dan menumbuhkan kegiatan masyarakat serta mendorong pertumbuhan investasi di Kaltara.Demikian disampaikan oleh para kontraktor/rekanan lokal asal Kaltara ketika pengajuan usulan untuk memperoleh hibah bantuan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) di Jakarta beberapa waktu lalu.
Untuk diketahui bahwa, Kaltara memiliki kuota hibah sebanyak 25.000 unit lampu PJU-TS untuk Kota dan Kabupten di Kaltara, dengan kuota 5.000 unit untuk Kota Tarakan dan masing-masing 5.000 unit untuk semua Kabupaten di Kaltara hingga 2024 mendatang. Lampu Penerangan Jalan Umum dengan menggunakan tenaga surya atau Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE ) dari Lembaga Pengelolaan Proyek Yayasan Badan Kongres Internasional Forum Budaya Dan Warisan Dunia (LPP-BIFBWD) dalam rangka percepatan revitalisasi penerangan program “Indonesia Terang” sesuai Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor : 47 Tahun 2017 tentang penyediaan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi ( LTSHE ) bagi masyarakat yang belum mendapatkan akses listrik.
Lembaga Pengelolaan Proyek Yayasan Badan Kongres Internasional Forum Budaya Dan Warisan Dunia (LPP-BIFBWD) ini sebagai lembaga yang memiliki Visi dan Misi peduli sosial, lingkungan dan pengabdian kepada masyarakat, telah menerima permintaan hibah dan pemasangan PJU-TS dari Kaltara yang masih memerlukan penerangan jalan umum pedesaan.
Hibah PJU-TS ini merupakan tahap awal Pemprov Kaltara dalam mengajukan usulan bantuan 5.000 unit titik pemasangan lampu melalui (LPP-BIFBWD) untuk setiap Kota dan Kabupaten.Usulan ini sudah ditanda tangani MOU nya oleh beberapa Kontaktor lokal dan sudah menerima SPK Kontrak Kerjasma dengan Yayasan (LPP-BIFBWD) dan telah ditanda tangani persetujuanya oleh K.P. Citro Panuwun Al.Abdussalam Azis selaku Ketua Umum Yayasan (LPP-BIFBWD) tersebut baru-baru ini di Jakarta.
Gubernur Kaltara H. Zainal Arifin Paliwang menyampaikan dukungannya pemasangan PJU-TS di Kaltara. Gubernur berharap agar rencana tersebut dapat segera terealisasi,mengingat masyarakat Kaltara sangat membutuhkan dan berharap program pemasangan PJU-TS di Kaltara ini dapat segera terpasang berjalan sesuai dengan yang direncankan.Hal senada disampaikan Hasyim A Wahid, A Arsyad dan Zakaria Tim Kontrtaktor yang mengusulkan bantuan tersebut, agar pada pelaksanaannya nanti diberikan kelancaran.
"Kami merasa bersyukur dan sangat bagahia serta berterimaksih banyak kepada pihak Yayasan LPP-BIFBWD yang sudah peduli untuk kemajuan Provinsi Kaltara",Kata Hasyim
Hal senada disampaikan Hj. R.A Kartini dan Ir. Haruto sebagai kontraktor lokal Kaltara yang dipercaya untuk memasang PJU-TS tersebut menuturkan untuk selanjutnya program ini akan kami laporkan ke Bupati dan Gubernur agar segera mendapatkan rekomendasi dan dukungan dari pemerintah daerah guna memperlancar proses pengejaannya.
Begitupun Walikota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes.yang telah memberikan rekomendasi pemasangan PJU-TS di Kota Tarakan, menyambut baik rencana tersebut.Demikian halnya disampikan Bupati Bulungan,H.Syarwan,Bupati Nunukan, Hj. Asmin Laura Hafid,Bupati Malinau, Wempi W Mawa, dan Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali,mereka sangat antusias dan mendungkung serta merekomendasikan pemasangan PJU-TS di Kaltara. Selain pentingnya dukungan dari Gunernur, juga kewenangan penetapan titik koordinat dimana lampu jalan ini harus dipasang sesuai dengan kebutuhan masyarakat adalah Walikota dan Bupati,mengingat Kaltara ini begitu luas wilayahnya.
LPP-BIFBWD berharap program ini dapat dukungan penuh dari berbagai kalangan masyarakat dalam rangka mendorong percepatan pembanguan dan kesejahteraan masyarakat Kaltara.
Salah satu tokoh masyarakat Kota Tarakan H. Harianto yang turut membantu kelancaran administrasi mendapatkan rekomendasi dukungan dari Walikota Tarakan sangat mengapresiasi dan mendukung program LPP-BIFBWD dalam rangka mewujudkan program pemerintah "Indonesia Terang" sebagaimana yang dicanangkan Presiden Joko Widodo.
"Sebagai masyarakat Kaltara tentu kita berharap agar seluruh Kepala Desa, Lurah, Instasi terkait dan para Kepala Daerah di Kaltara mendukung program tersebut dan memberikan dukungan penuh kepada para kontraktor/rekanan BIFBWD yang telah menandatangani MoU dan mendapatkan SPK", ungkap H. Harianto yang juga mantan Kepala BPBD Provinsi Kaltara.
Senada dengan H. Harianto,warga masyarakat Lumbis dan Sembakung Atulai,Robetson dan Suyud turut memberikan apresiasi dan dukungannya atas rencana pemasangan PJU-TS di seluruh pelosok Desa di Kabupaten Nunukan. Menurutnya dengan masuknya program pemerintah "Indonesia Terang" tersebut ke daerahnya tentunya akan memberikan dampak yang luar biasa bagi kemajuan Desa dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat dan mengejar ketertinggalan yang saat masih sangat dirasakan masyarakat. Apalagi anggaran pemerintah daerah sangat terbatas untuk menunjang pembangunan infrastruktur PJU-TS.
"Kami dan seluruh warga masyarakat di wilayah III ini sangat berharap program ini segera dilaksanakan sehingga masyarakat bisa merasakan kemajuan pembangunan yang merata disemua sektor",ujar Robetson yang diamini rekannya Suyud.
(Iwan SG)