Hijrah Salaf

Hijrah Salaf Hijrah mengikuti Al Quran dan As Sunnah... Hijr approriate to Al Qur'an and As Sunnah

click to join

26/12/2025
Ⓜ️edia Hijrah SalafURGENSI AQIDAH (PERAN AQIDAH DALAM KEHIDUPAN SEORANG MUSLIM)BismillahSyaikh Shalih al-Fauzan hafizhah...
26/12/2025

Ⓜ️edia Hijrah Salaf

URGENSI AQIDAH (PERAN AQIDAH DALAM KEHIDUPAN SEORANG MUSLIM)

Bismillah

Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah menjelaskan:

Aqidah tauhid ini merupakan asas agama.
Semua perintah dan larangan, segala bentuk
ibadah dan ketaatan, semuanya harus dilandasi dengan aqidah tauhid.

Tauhid inilah yang menjadi kandungan dari syahadat laa ilaha illallah wa anna Muhammadar rasulullah.

Dua kalimat syahadat yang merupakan rukun Islam yang pertama. Maka, tidaklah sah suatu
amal atau ibadah apapun, tidaklah ada orang yang bisa selamat dari neraka dan bisa masuk surga, kecuali apabila dia mewujudkan tauhid ini dan meluruskan aqidahnya.

Pembenahan aqidah merupakan asas dasar Dienul Islam.
Dan para rasul pertama kali menyeru kaumnya untuk membenahi aqidah mereka. Sebab aqidah merupakan dasar pondasi seluruh amal ibadah dan perbuatan yang dilakukan. Tanpa pembenahan aqidah amal menjadi tiada berguna.

Allah Subhnahahu wa Ta’ala berfirman.

وَلَوْ أَشْرَكُوا لَحَبِطَ عَنْهُمْ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan” (Al-An’am 88)

Yaitu akan hapuslah seluruh amalan mereka. Dalam ayat lain Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ ۖ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

“Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya Surga, dan tempatnya ialah Neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zhalim itu seorang penolongpun” (Al-Maidah 72)

Dalam ayat lain Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman.

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

“Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) sebelummu : “Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapus amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi”. (Az-Zumar 65)

Dari ayat-ayat diatas dan beberapa ayat lainnya jelaslah bahwa urgensi aqidah merupakan prioritas yang utama dan pertama dalam dakwah. Seruan dakwah pertama kali adalah kepada pembenahan aqidah. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bermukim di kota Mekkah setelah diangkat menjadi rasul selama tiga belas tahun menyeru umat manusia kepada pembenahan aqidah, yakni kepada tauhid. Tidaklah diturunkan kewajiban-kewajiban ibadah kecuali setelah beliau hijrah ke Madinah. Memang benar, ibadah shalat diwajibkan ketika beliau berada di Makkah sebelum hijrah, akan tetapi bukankah syariat-syariat lainnya diwajibkan atas beliau setelah hijrah ke Madinah?

Hal itu menunjukkan bahwa amal ibadah itu baru dituntut setelah pembenahan aqidah. Orang yang mengatakan “cukuplah nilai keimanan tanpa memperhatikan perlu ambil peduli masalah aqidah” justru bertentangan dengan nilai keimanan itu sendiri.
Sebab keimanan itu akan sempurna dengan memiliki aqidah yang benar dan lurus. Adapun jika aqidah belum benar, maka tidak akan ada tersisa iman dan nilai agama sedikitpun !

(Ia'nat al-Mustafid bi Syarh Kitab at-Tauhid 1/17 cet. Mu'assasah ar-Risalah dan Muraja’att fi Fiqhil Waqi’ As-Siyasi wal Fikri ‘ala Dhauil Kitabi wa Sunnah)

Distributed by HIJRAH SALAF
Click to join, follow and share at:

https://linktr.ee/Hijrahsalafusshalih

📎Sunnah dijaga dengan kebenaran, kejujuran, dan keadilan bukan dengan kedustaan dan kedhaliman."
(Ibnu Taimiyah rahimahullahu)

Ⓜedia Hijrah SalafISLAM UNTUK UMAT MANUSIA HINGGA AKHIR ZAMANBismillahAllah Ta'ala berfirman:وَما أَرْسَلْناكَ إِلاَّ رَ...
25/12/2025

Ⓜedia Hijrah Salaf

ISLAM UNTUK UMAT MANUSIA HINGGA AKHIR ZAMAN

Bismillah

Allah Ta'ala berfirman:

وَما أَرْسَلْناكَ إِلاَّ رَحْمَةً لِلْعالَمِينَ

“Kami tidak mengutus engkau, wahai Muhammad, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia."
(Al Anbiya 107)

Ayat ini sering dijadikan alasan untuk sikap toleransi yang kebablasan kepada orang kafir dan paham pluralisme.
Padahal sudah jelas sekali ayat ini menunjukan bahwa Nabi Muhammad shallallahu'alaihi wasallam diutus oleh Allah untuk semua manusia hingga akhir zaman, artinya semua manusia, kapan pun dimana pun, yang mendengar ajaran beliau, wajib masuk Islam.

Asy Syaukani dalam Fathul Qadhir menjelaskan yaitu;
"Makna ayat ini adalah ‘Tidaklah Kami mengutusmu, wahai Muhammad, dengan membawa hukum- hukum syariat, melainkan sebagai rahmat bagi seluruh manusia tanpa ada keadaan atau alasan khusus yang menjadi pengecualian".

Rasulullah shallallahu'alaihi wasallam bersabda:

وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَا يَسْمَعُ بِي أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ الْأُمَّةِ يَهُودِيٌّ وَلَا نَصْرَانِيٌّ ثُمَّ يَمُوتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ إِلَّا كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ

“Demi Allah Dzat yang jiwaku ada ditangan- Nya, tidak seorangpun dari umat ini baik dari kalangan Yahudi maupun Nasrani yang mendengar ajaranku kemudian mati dalam keadaan tidak beriman kepada ajaran yang aku bawa, kecuali ia menjadi penghuni neraka”. (HR. Muslim)

Distributed by HIJRAH SALAF
Click to join, follow and share at:

https://linktr.ee/Hijrahsalafusshalih

📎Sunnah dijaga dengan kebenaran, kejujuran, dan keadilan bukan dengan kedustaan dan kedhaliman."
(Ibnu Taimiyyah rahimahullahu)

Ⓜedia Hijrah SalafEKLUSIFISME DAN PLURALISMEBismillahSemua agama dibangun di atas prinsip eksklusifisme, artinya: Setiap...
24/12/2025

Ⓜedia Hijrah Salaf

EKLUSIFISME DAN PLURALISME

Bismillah

Semua agama dibangun di atas prinsip eksklusifisme, artinya: Setiap pemeluk agama meyakini agamanya yang benar dan yang lain keliru.
Agama A meyakini bahwa untuk ke surga harus masuk agamanya, agama B meyakini bahwa agamanya adalah jalan keselamatan, agama C mengklaim bahwa untuk mencapai kebahagiaan dengan mengikuti ajaran agamanya..dan seterusnya.

Ini juga terlihat dari bagaimana usaha penganut suatu agama menyebarkan agamanya ke orang lain, dan tidak s**a jika penganutnya berpindah keyakinan, baik itu temannya, apalagi anggota keluarganya.

Kemudian datanglah orang-orang liberal yang otaknya 404 alias Not Found, membawa ajaran pluralisme bahwa semua agama sama, dan semua itu hanya jalan yang berbeda dalam menuju surga.. Sehingga menyiratkan pesan: Jangan merasa benar sendiri...

Pada hakikatnya, pemikiran pluralisme seperti itu adalah musuh semua agama, karena bertentangan dengan prinsip dasar eksklusifisme tadi.
So, biarkan semua agama merasa benar sendiri, karena itu bagian dari keyakinan.
Toh dengan keyakinan seperti itu pun tidak ada masalah, karena merasa benar tidak mengharuskan paksaan terhadap yang lain. Itu dua hal yang berbeda.

Mengobati intoleransi beragama itu bukan dengan mempropagandakan pluralisme agama, itu namanya mengobati sakit kulit dengan membakar kulitnya. Bukannya sembuh malah hangus.

Khusus bagi yang muslim, caranya adalah kembalikan ke ajaran Nabi, bagaimana Nabi bertoleransi tanpa menggadaikan aqidah.

(Ristiyan Ragil Putradianto hafizhahullah)

Distributed by HIJRAH SALAF
Click to join, follow and share at:

https://linktr.ee/Hijrahsalafusshalih

📎Sunnah dijaga dengan kebenaran, kejujuran, dan keadilan bukan dengan kedustaan dan kedhaliman."
(Ibnu Taimiyyah rahimahullahu)

Ⓜ️edia Hijrah SalafMENUMPANGBismillahSesuatu menumpang biasanya karena ia lemah. Sesuatu ditumpangi karena ia dianggap m...
24/12/2025

Ⓜ️edia Hijrah Salaf

MENUMPANG

Bismillah

Sesuatu menumpang biasanya karena ia lemah. Sesuatu ditumpangi karena ia dianggap memiliki kekuatan.
Manusia menumpang pada angkot karena mereka tak kuat menempuh jarak jauh dalam waktu singkat dengan berjalan kaki. Angkot ditumpangi manusia karena dianggap memiliki 'kekuatan' untuk mengatasi kelemahan manusia itu.

Sebagian entitas budaya mendekatkan dirinya dengan Islam dengan label 'sarana dakwah'.
Sebagian entitas budaya lainnya menyebut dirinya sebagai perantara kepada Allah padahal isinya adalah kesyirikan dan kebid'ahan.

Feminis menumpangi kisah umat Nabi Luth di Quran dan mengacaukan tafsirnya demi mendukung hawa nafsu anak keturunan Nabi Luth.
Liberalisme dan pluralisme di negeri ini bahkan dengan jelas meng-identitas-kan diri mereka dengan 'Islam' dengan tambahan 'moderat' dan 'nusantara'.

Ternyata, banyak yang menumpang kepada Islam. Kemudian kita bertanya, memangnya kenapa hal-hal di atas itu seakan harus mendekatkan diri mereka bahkan menumpang kepada Islam?

Tidaklah mereka menumpang kepada Islam kecuali karena alam bawah sadar mereka sebenarnya memahami dan mengakui bahwa Islam ini memiliki kekuatan.
Tidaklah mereka menumpang kepada Islam kecuali karena mereka sebenarnya memahami bahwa tanpa 'mendekatkan' diri kepada Islam, konsep dan gagasan mereka hanyalah berisi kelemahan yang takkan tahan lama di hadapan Islam.

Sahabat, tidakkah kau melihat?
Tak ada apapun dalam Islam ini kecuali kekuatan hingga konsep-konsep dan gagasan-gagasan yang bertentangan dengan Islam pun menumpang kepada Islam agar mereka bisa terus eksis.

Sahabat, tidakkah kau melihat?
Tak ada apapun dalam Islam ini kecuali keagungan dan kebesaran.

(Adithya FR. hafidzahullah)

Distributed by HIJRAH SALAF
Click to join, follow and share at:

https://linktr.ee/Hijrahsalafusshalih

📎Sunnah dijaga dengan kebenaran, kejujuran, dan keadilan bukan dengan kedustaan dan kedhaliman."
(Ibnu Taimiyyah rahimahullahu)

Ahlan wa sahlan.. Andy Basman, Firman Virghyant, Denny Fathuloh, Nirboyo Sasono, Slamet Murwanto, Rudi Saldino, Maykhern...
23/12/2025

Ahlan wa sahlan.. Andy Basman, Firman Virghyant, Denny Fathuloh, Nirboyo Sasono, Slamet Murwanto, Rudi Saldino, Maykherna Annas, Heri Susanto Sh, Edy Prabowo, Eko Hani, Sahid Dermawan, Honocoroko, Gendut Priyadi, Meyli Ummu Hanif, Susie Bilbi, Muhammad Abdul Ghofur, Ummu Fahrezy, Bakti Power Ranger Pink, Ali Pikal, Mcjoe Didik, Eli Nurlaeli NQ, Fathonah Fatiha, Asep Setyawan, Muhammad Syafiq Aris, Imronrosyidi, Zuhroh FuadBasyaib, Ruhiyat Mulyadi, Denta Zeefee Pristanto, Nadia Al Mafaaza, Arif Pleci, N Yudistira AlSakhi, Vanaya Azza, Ikhwan Tholabul ILmi, Jefry Mohd Ali, Muhammad Taufik, Su'udi Dja'far, Iwan Torres, Iman, Amriadi, Muhammad Iqbal, Akmal Mamal Dalam, Joeni, Fil'ilmi Zia, Guntari, Baihaki, Akhawat Subang, Nuraeni Nuur, Ummu Salman, Bella Andy, Indraucok

Address

Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Hijrah Salaf posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Hijrah Salaf:

Share