Tribunnews Update

Tribunnews Update Kanal video Tribunnews.com bagian dari Tribun Network
(2)

Menangis di Final, Arsenal Justru Pecahkan Rekor Pendapatan Liga ChampionsKekalahan menyakitkan yang dialami Arsenal di ...
31/05/2026

Menangis di Final, Arsenal Justru Pecahkan Rekor Pendapatan Liga Champions

Kekalahan menyakitkan yang dialami Arsenal di final Liga Champions 2025/2026 ternyata tidak menghalangi mereka mencatatkan sejarah baru.

The Gunners harus mengakui keunggulan Paris Saint-Germain lewat adu penalti 4-3 setelah bermain imbang 1-1 hingga 120 menit di Puskas Arena, Budapest, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.

Dua penendang Arsenal, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes, gagal menjalankan tugasnya dalam babak tos-tosan.

Sebelumnya, Arsenal sempat unggul lebih dulu melalui gol cepat Kai Havertz pada menit keenam.

Namun, PSG mampu menyamakan kedudukan lewat penalti Ousmane Dembele setelah pelanggaran yang dilakukan Cristian Mosquera terhadap Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-64.

Meski gagal mengangkat trofi, Arsenal tetap menorehkan pencapaian finansial luar biasa.

Berdasarkan proyeksi distribusi hadiah UEFA, Arsenal diperkirakan mengumpulkan pendapatan sebesar 145 juta poundsterling atau sekitar Rp2,99 triliun sepanjang perjalanan mereka di Liga Champions musim ini, dikutip dari The Athletic.

Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi yang pernah diraih klub Inggris dalam sejarah kompetisi.

Catatan itu bahkan melampaui pendapatan sejumlah juara Liga Champions Inggris pada masa lalu.

Salah satu faktor utama yang membuat pemasukan Arsenal melonjak adalah performa konsisten mereka sepanjang turnamen.

Pasukan Mikel Arteta tidak pernah kalah dalam waktu normal selama kampanye Liga Champions 2025/2026 hingga partai final.

Selain bonus hasil pertandingan dan pencapaian fase gugur, Arsenal juga memperoleh pemasukan besar dari sistem koefisien UEFA dan distribusi nilai komersial kompetisi.

Sementara itu, sang juara PSG diperkirakan memperoleh sekitar 127 juta poundsterling (sekitar Rp3 triliun) atau sedikit lebih tinggi dibanding Arsenal berkat bonus tambahan sebagai pemenang final.

Di bawah kedua finalis tersebut, Liverpool menjadi klub dengan pendapatan terbesar berikutnya, yakni sekitar 95,3 juta poundsterling (sekitar Rp2,2 triliun) meski tersingkir lebih awal.

Menariknya, semifinalis seperti Atletico Madrid (£90,7 juta) dan Real Madrid (£90,1 juta) justru memperoleh pendapatan lebih rendah dibanding Liverpool.

Massimiliano Allegri OTW ke Napoli, Dua Bintang AC Milan Berpotensi Diajak HijrahMasa depan Massimiliano Allegri tampakn...
31/05/2026

Massimiliano Allegri OTW ke Napoli, Dua Bintang AC Milan Berpotensi Diajak Hijrah

Masa depan Massimiliano Allegri tampaknya mulai menemukan titik terang setelah dikabarkan semakin dekat untuk menjadi pelatih baru Napoli.

Pelatih berusia 58 tahun tersebut disebut-sebut akan menggantikan Antonio Conte yang berpotensi meninggalkan kursi kepelatihan Partenopei pada musim panas ini.

Kabar tersebut muncul setelah Allegri diberhentikan oleh AC Milan usai gagal membawa Rossoneri lolos ke Liga Champions musim depan.

AC Milan finis di posisi kelima alias zona Liga Eropa dengan mengoleksi 70 poin dari 38.

Rossoneri hanya berselisih satu angka dari Como yang berada di empat besar.

Kini, jika proses kepindahannya ke Napoli telah hampir rampung, dan Allegri dikabarkan sudah memiliki dua target utama dari mantan klubnya.

Menurut laporan Tuttosport, Allegri ingin bereuni dengan Adrien Rabiot dan Alexis Saelemaekers di Stadion Diego Armando Maradona.

Kedua pemain tersebut dianggap sebagai bagian penting dalam skema permainan Allegri selama musim lalu.

Rabiot tampil konsisten di lini tengah dengan mencatatkan 2.550 menit bermain di Serie A.

Gelandang asal Prancis itu juga menyumbangkan enam gol dan lima assist, menjadikannya salah satu pemain paling produktif di sektor tengah AC Milan.

Sementara itu, Saelemaekers memperoleh menit bermain lebih banyak dengan total 2.802 menit sepanjang musim.

Meski kontribusi statistiknya lebih rendah dengan tiga gol dan empat assist, pemain asal Belgia tersebut tetap menjadi sosok penting berkat fleksibilitasnya yang mampu bermain di beberapa posisi.

Ketertarikan Allegri terhadap Rabiot bukanlah hal baru.

Keduanya memiliki hubungan kerja yang sangat baik sejak masih bersama, dan sang gelandang beberapa kali mengungkapkan kenyamanannya bermain di bawah arahan pelatih asal Italia tersebut.

Meski demikian, upaya Napoli untuk memboyong dua pemain tersebut diperkirakan tidak akan mudah.

AC Milan diyakini tidak berniat melepas aset penting mereka dengan harga murah, terlebih kedua pemain masih dianggap memiliki peran penting dalam proyek klub ke depan.

Menurut data Transfermarkt, Rabiot sendiri miliki nilai pasaran mulai dari Rp312 miliar. Sedangkan Saelemaekers lebih tinggi sedikit di angka Rp347 miliar.

Jika transfer Allegri ke Napoli benar-benar terealisasi, saga perebutan Rabiot dan Saelemaekers berpotensi menjadi salah satu cerita menarik pada bursa transfer musim panas 2026.

Daftar 5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Guardiola dan ZidaneParis Saint-Germain (PSG)...
31/05/2026

Daftar 5 Pelatih dengan Trofi Liga Champions Terbanyak: Luis Enrique Samai Guardiola dan Zidane

Paris Saint-Germain (PSG) kembali menorehkan sejarah baru di kompetisi Liga Champions.

Pada final yang digelar di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB, PSG berhasil mengalahkan Arsenal dalam pertandingan dramatis.

Kemenangan ini sekaligus membawa Luis Enrique menyamai rekor Pep Guardiola dan Zinedine Zidane dalam hal koleksi jumlah trofi di UCL.

Laga final berlangsung ketat sejak menit awal. Arsenal yang mampu cepat lewat gol Kai Havertz (6') mampu tampil solid di babak pertama berhasil menahan dominasi PSG.

Namun pertahanan parkir bus ala Mikel Arteta itu akhirnya jebol setelah penalti Ousmane Dembele menembus gawang David Raya (64').

Hasil imbang 1-1 itu pun terus berlanjut hingga ekstra time dan harus dilanjutkan ke babak penentuan adu penalti.

Di babak tos-tosan PSG berhasil keluar sebagai juara dengan skor 4-3 setelah sepakan Gabriel melambung di atas mistar.

Arsenal gagal mewujudkan mimpi meraih trofi UCL pertama mereka, sementara PSG berhasil mempertahankan gelar juara (back-to-back), menjadi tim kedua yang melakukannya di era Liga Champions setelah Real Madrid.

Kemenangan ini menjadi momen spesial bagi Luis Enrique yang kini semakin diakui sebagai arsitek sukses PSG.

Bahkan, gelar Liga Champions kali ini menempatkan Enrique dalam jajaran pelatih paling sukses dalam sejarah kompetisi elite antarklub Eropa.

Enrique kini telah mengoleksi tiga gelar Liga Champions sepanjang karier kepelatihannya.

Catatan tersebut membuatnya sejajar dengan sejumlah nama legendaris seperti Pep Guardiola, Zinedine Zidane, dan Bob Paisley yang juga mengoleksi tiga trofi Piala Champions Eropa/Liga Champions.

Sementara puncak daftar masih berdiri kokoh Carlo Ancelotti.

Pelatih asal Italia tersebut menjadi sosok tersukses dalam sejarah kompetisi dengan koleksi lima gelar Liga Champions.

Daftar 5 Pelatih dengan Trofi UCL Terbanyak
1. Carlo Ancelotti (5 trofi)

- 2002/2003: AC Milan
- 2006/2007: AC Milan
- 2013/2014: Real Madrid
- 2021/2022: Real Madrid
- 2023/2024: Real Madrid

2. Luis Enrique (3 trofi)

- 2014/2015: Barcelona
- 2024/2025: PSG
- 2025/2026: PSG

3. Pep Guardiola (3 trofi)

- 2008/2009: Barcelona
- 2010/2011: Barcelona
- 2022/2023: Manchester City

4. Zinedine Zidane (3 trofi)

- 2015/2016: Real Madrid
- 2016/2017: Real Madrid
- 2017/2018: Real Madrid

5. Bob Paisley (3 trofi)

- 1976/1977: Liverpool
- 1977/1978: Liverpool
- 1980/1981: Liverpool

Selain itu, Sir Alex Ferguson dan 15 pelatih lainnya mengoleksi dua trofi.

Keberhasilan Luis Enrique tidak hanya soal trofi, tapi juga tentang mental juara yang ia tanamkan di skuad PSG yang sebelumnya sering dianggap kurang tangguh di Eropa.

Dalam tiga musim, ia sudah membawa 12 gelar juara untuk Les Parisiens, termasuk dua UCL

Prestasi ini semakin memperkaya sejarah sepak bola Eropa dan membuktikan bahwa Luis Enrique pantas disejajarkan dengan para legenda.

Kisah Dejavu PSG & Arsenal di Final Liga Champions, hingga Rekening Gol Mbappe yang Tak BerbekasSerba-serbi menarik mewa...
31/05/2026

Kisah Dejavu PSG & Arsenal di Final Liga Champions, hingga Rekening Gol Mbappe yang Tak Berbekas

Serba-serbi menarik mewarnai turnamen Liga Champions musim 2025/2026 yang telah berakhir pada Minggu (31/5/2026) dinihari tadi.

PSG akhirnya kembali menisbatkan diri sebagai juara Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal di final.

Bertanding di Puskas Arena, PSG menang dramatis atas Arsenal lewat drama adu penalti.

Kegagalan Gabriel Magalhaes mengeksekusi penalti di momen penentu, mengunci kemenangan PSG di final edisi kali ini.

Arsenal sebenarnya mampu unggul terlebih dahulu berkat gol Kai Havertz pada menit keenam.

Sayangnya, keunggulan itu mampu disamakan PSG setelah Ousmane Dembele mencetak gol penyeimbang lewat penalti menit ke-64.

Hasil imbang 1-1 di waktu normal, membuat laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu, hingga akhirnya adu penalti.

Keberuntungan memihak kepada PSG saat mereka mampu memenangkan drama adu penalti atas Arsenal dengan skor 4-3.

Kemenangan atas Arsenal pun membuat PSG berhasil mempertahankan gelar Liga Champions yang telah diraihnya musim lalu.

PSG mengikuti jejak Real Madrid sebagai tim kedua yang bisa meraih gelar Liga Champions dalam dua musim berturut-turut.

Sementara bagi Arsenal, kekalahan ini terasa pilu, karena menyisakan situasi dejavu bagi tim asal London Utara tersebut.

Setelah kegagalan di final Liga Champions 2006 silam, kekalahan ini membuat Arsenal kembali merasakan hal sama, 20 tahun berselang.

Harapan Arsenal untuk membawa pulang trofi perdana Liga Champions ke London Colney pun sirna, akibat kekalahan ini.

Impian Mikel Arteta untuk mengawinkan gelar juara Liga Inggris dan Liga Champions musim ini pun seketika juga ambyar.

Daftar 3 Keputusan Kontroversial Wasit di Final Liga Champions: Arsenal atau PSG yang Dirugikan?Paris Saint-Germain (PSG...
31/05/2026

Daftar 3 Keputusan Kontroversial Wasit di Final Liga Champions: Arsenal atau PSG yang Dirugikan?

Paris Saint-Germain (PSG) berhasil back to back juara Liga Champions 2025/2026 setelah mengalahkan Arsenal lewat adu penalti yang dramatis di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB.

Meski Les Parisiens keluar sebagai pemenang, laga final ini diwarnai setidaknya tiga keputusan kontroversial dari wasit Daniel Siebert asal Jerman.

Bahkan beberapa keputusannya memicu perdebatan besar di kalangan pecinta sepak bola.

Pertandingan berakhir dengan skor 1-1 di waktu normal dan extra time, sebelum PSG menang 4-3 di babak tos-tosan.

Namun, sorotan tak hanya tertuju pada kemenangan PSG, melainkan juga pada sejumlah insiden yang dianggap merugikan salah satu kubu.

Berikut ulasan tiga kontroversi utama yang menggemparkan final Liga Champions kali ini.

1. Handball Bukayo Saka Tak Dianggap Penalti
Kontroversi pertama muncul di babak pertama ketika Bukayo Saka berusaha membersihkan bola dari dalam kotak penalti Arsenal.

Dalam upaya menghalau bola, tembakan Saka justru mengenai tangannya sendiri.

Pemain-pemain PSG langsung bereaksi hebat, mengangkat tangan meminta penalti kepada wasit Daniel Siebert.

Namun, pengadil asal Jerman itu tidak menunjuk titik putih.

Siebert dinilai melihat bola lebih dulu mengenai bagian tubuh lain Saka sebelum menyentuh lengan.

Keputusan ini menuai protes keras dari kubu PSG yang merasa dirugikan.

Banyak pengamat menilai kejadian tersebut seharusnya menjadi penalti karena handball yang tidak disengaja tetap bisa dihukum di dalam kotak 16.

2. Pelanggaran Mosquera terhadap Kvaratskhelia yang Berujung Penalti
Insiden kedua terjadi saat PSG mendapatkan hadiah penalti yang kemudian dieksekusi sempurna oleh Ousmane Dembele.

Cristhian Mosquera dinilai melakukan pelanggaran terhadap Khvicha Kvaratskhelia di dalam kotak penalti Arsenal.

Kontroversi muncul dari dua sisi.

Pertama, banyak yang mempertanyakan apakah kontak tersebut cukup keras untuk menjadi penalti.

Kedua, wasit Siebert tidak memberikan kartu kuning kedua kepada Mosquera, padahal bek asal Spanyol itu sudah mendapat kartu kuning di awal babak kedua.

Jika diberi kartu merah, Arsenal harus bermain dengan 10 orang.

Keputusan ini dianggap terlalu lunak dan memicu amarah suporter The Gunners.

3. Jatuhnya Noni Madueke di Kotak Penalti PSG
Momen paling dramatis terjadi menjelang akhir babak pertama extra time.

Noni Madueke berduel ketat dengan Nuno Mendes di dalam kotak penalti PSG.

Madueke kemudian jatuh setelah benturan badan dengan bek kiri PSG tersebut.

Arsenal langsung menuntut penalti, namun Daniel Siebert tegas menyatakan tidak ada pelanggaran.

Bahkan, kapten Arsenal Declan Rice dan pelatih Mikel Arteta yang protes keras langsung mendapat kartu kuning.

Keputusan ini menuai tudingan bahwa wasit tidak konsisten sepanjang laga.

Meski penuh kontroversi, kemenangan PSG melalui adu penalti tetap menjadi sorotan utama.

Luis Enrique sukses membawa timnya meraih back-to-back title Liga Champions, sementara Arsenal harus menelan pil pahit lagi di final.

Final kali ini kembali membuktikan bahwa sepak bola modern tak pernah lepas dari drama wasit dan VAR.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Nurdin Halid, menegaskan DPR akan mengawal secara ketat implementasi ...
31/05/2026

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Nurdin Halid, menegaskan DPR akan mengawal secara ketat implementasi PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) agar tidak menimbulkan praktik monopolistik maupun hambatan baru bagi dunia usaha.

Meski mendukung langkah pemerintah membentuk PT DSI sebagai BUMN khusus yang akan mengelola ekspor komoditas strategis, Nurdin mengingatkan bahwa pelaksanaannya harus tetap menjaga persaingan usaha yang sehat serta memberikan ruang yang adil bagi pelaku usaha nasional.

Ia menegaskan DPR akan mengawal pelaksanaan kebijakan tersebut agar tetap transparan, akuntabel, menjaga persaingan usaha yang sehat, sekaligus mampu meningkatkan penerimaan negara, mengamankan devisa hasil ekspor, dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai nilai global.

"BUMN harus hadir sebagai penguat ekosistem, bukan penghalang bagi pelaku usaha lain. Eksportir swasta, koperasi, dan pelaku usaha nasional tetap harus diberi ruang yang adil. Justru yang kita harapkan adalah kolaborasi, bukan saling mematikan," kata Nurdin kepada wartawan, Minggu (31/5/2026).

Menurut Nurdin, pemerintah juga perlu memperhatikan berbagai masukan dari ekonom dan pelaku industri terkait potensi distorsi pasar, kepastian kontrak ekspor, serta kepercayaan pembeli internasional.

"Tantangan terbesar kebijakan ini adalah implementasi. Jangan sampai aturan yang baik di atas kertas terhambat oleh ego sektoral, tumpang tindih kewenangan, atau birokrasi baru. BUMN Ekspor harus menjadi solusi untuk mempercepat ekspor, bukan menambah meja perizinan," kata Nurdin.

Pemerintah telah menetapkan PT DSI sebagai perusahaan BUMN yang akan mengelola ekspor komoditas strategis mulai 1 Januari 2027.

Perusahaan tersebut akan bertugas memperkuat pengawasan ekspor, memperbaiki validitas data perdagangan, serta menekan praktik ketidaksesuaian nilai perdagangan antara data ekspor Indonesia dan data impor negara tujuan.

Selama masa transisi pada 1 Juni hingga 31 Desember 2026, kegiatan ekspor masih dilakukan oleh perusahaan eksportir.

Namun dokumen ekspor untuk tiga komoditas strategis, yakni sawit, batu bara, dan paduan besi, akan diproses melalui BUMN ekspor.

Selanjutnya, seluruh transaksi ekspor komoditas strategis ditargetkan dilakukan melalui PT DSI mulai awal 2027.

Nurdin menilai pembentukan BUMN khusus ekspor tersebut merupakan langkah penting untuk memperbaiki tata kelola ekspor nasional dan menutup kebocoran nilai ekspor yang selama ini merugikan negara.

“Jadi, pembentukan BUMN khusus ekspor tidak boleh dipahami semata sebagai pembentukan badan usaha baru, melainkan sebagai upaya negara memperbaiki tata kelola ekspor komoditas strategis agar lebih transparan, akuntabel, dan bernilai tambah,” ucapnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul DPR Awasi Ketat PT DSI Agar Tak Menimbulkan Praktik Monopolistik, https://www.tribunnews.com/nasional/7836025/dpr-awasi-ketat-pt-dsi-agar-tak-menimbulkan-praktik-monopolistik?utm_medium=widget-ml-homepage&utm_content=reco-for-you&utm_source=www.tribunnews.com.
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Dewi Agustina

Ketua Umum Relawan Projo, Budi Arie Setiadi memberikan tanggapan soal agenda keliling Indonesia Presiden ke-7 RI Joko Wi...
31/05/2026

Ketua Umum Relawan Projo, Budi Arie Setiadi memberikan tanggapan soal agenda keliling Indonesia Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Termasuk memberikan tanggapan, apakah safari politik tersebut merupakan bagian dari persiapan politik untuk Gibran Rakabuming Raka pada Pilpres 2029. Budi Arie menilai hal itu merupakan tafsir politik yang wajar.

“Ya semua orang politik mau beranggapan itu biasa aja. Masak kita suruh menanggapi tanggapan orang, pikiran orang ya biar aja mengalir,” katanya.

Budi Arie juga memastikan kondisi kesehatan Jokowi saat ini sudah membaik.

“Sekarang kondisi kesehatan Pak Jokowi sudah membaik. Sudah sehat,” ujarnya, mengutip tayangan YouTube Kompas TV, Minggu (31/5/2026).

Lebih lanjut, ia menegaskan organisasi relawan harus terus hadir di tengah masyarakat dan tidak hanya muncul menjelang momentum politik lima tahunan.

“Gini loh yang namanya organisasi itu menyapa rakyat, enggak boleh cuma 5 tahun sekali menyapa rakyat, harus tiap hari,” kata dia.

“Kita harus mendengarkan semua yang terjadi di masyarakat tiap hari. Bukan cuman mau 5 tahun sekali baru menyapa rakyat, baru mau nemui rakyat,” sambungnya.

Menurut Budi Arie, kedekatan dengan rakyat merupakan bagian dari komitmen Projo.

“Kita ini organisasi yang setia di garis rakyat. Sehingga buat kami problematika, pikiran, harapan rakyat itu adalah problem harian, bukan problem 5 tahunan,” ujarnya.

Ia pun mempertanyakan anggapan negatif terhadap kegiatan Jokowi menyapa masyarakat sebagai mantan presiden.

“Mosok Pak Jokowi sebagai mantan presiden atau Presiden RI ke-7 menyapa rakyat ditafsirkan yang aneh-aneh,” tutupnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Jokowi Keliling Indonesia Persiapkan Gibran di Pilpres 2029? Budi Arie: Pikiran Orang Biar Mengalir, https://www.tribunnews.com/nasional/7836127/jokowi-keliling-indonesia-persiapkan-gibran-di-pilpres-2029-budi-arie-pikiran-orang-biar-mengalir.
Penulis: garudea prabawati
Editor: Nuryanti

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, mengumumkan kebijakan soal ekspor tiga komoditas strateg...
31/05/2026

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, mengumumkan kebijakan soal ekspor tiga komoditas strategis, yaitu batu bara, kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO), dan ferroalloy (besi paduan).

Ketiga komoditas strategis tersebut akan diekspor satu pintu melalui BUMN PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) mulai Senin (1/6/2026).

"Implementasi akan berlaku mulai besok 1 Juni 2026 yang merupakan periode transisi di mana kegiatan ekspor berjalan seperti biasa oleh perusahaan yang bersangkutan," kata Airlangga di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Menurut Airlangga, ketiga komoditas tersebut telah mencetak nilai ekspor sebesar 66,13 miliar dollar AS pada 2025.

"Komoditas strategis ini menyumbang nilainya di tahun 2025 sebesar Rp 66,13 miliar US Dollar atau sebesar 23,4 persen dari total ekspor nasional," ujarnya.

Selain itu, ketiga komoditas tersebut menjadi penopang utama surplus neraca perdagangan Indonesia yang telah terjadi selama 71 bulan berturut-turut.

Secara rinci, nilai ekspor batu bara mencapai sekitar 24,48 miliar dollar AS.

Kemudian, disusul kelapa sawit (CPO) sebesar 24,42 miliar dollar AS, dan ferroalloy sebesar 16,49 miliar dollar AS.

Dalam aturan ekspor ini, pemerintah mewajibkan setiap perusahaan eksportir untuk melaporkan kegiatan ekspornya kepada PT DSI selaku BUMN ekspor.

Proses pelaporan ini akan difasilitasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (Ditjen Bea Cukai) melalui integrasi format akses portal CEISA 4.0.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ekspor Batu Bara, CPO, dan Ferroalloy Akan Dikelola PT DSI Mulai Besok, https://www.tribunnews.com/nasional/7836128/ekspor-batu-bara-cpo-dan-ferroalloy-akan-dikelola-pt-dsi-mulai-besok.
Penulis: Fersianus Waku
Editor: Adi Suhendi

Istana melalui Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari membantah Presiden Prabowo Subianto akan berkunjung ke...
31/05/2026

Istana melalui Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari membantah Presiden Prabowo Subianto akan berkunjung ke Italia dalam rangkaian kunjungan luar negerinya beberapa waktu lalu.

Pernyataan Qodari tersebut merespons kabar yang menyebutkan Presiden membatalkan kunjungannya ke Roma, Italia setelah dari Prancis.

“Sejak awal tidak ada statement pemerintah RI bahwa Presiden akan ke Italia,” kata Qodari di Wisma Danantara, Jakarta, Minggu (31/5/2026).

Menurut Qodari, jadwal resmi kunjungan luar negeri Presiden, hanya ke Prancis.

Tidak ada tertulis dalam jadwal, rencana kunjungan Presiden ke negara lain selain Prancis.

“Yang kedua, jadwal resmi memang hanya ke Prancis,” katanya.

Menurut Qodari kepastian kunjungan Presiden ke suatu negara hanya disampaikan pemerintah.

Di luar itu, sebelum ada pernyataan resmi pemerintah, sifatnya masih rencana.

“Yang ketiga, bila di perjalanan ada rencana akan ke tujuan yang lain, itu sebatas rencana sampai ada penyampaian resmi dari pemerintah,” katanya.

Sebelumnya , munculnya status “Cancelled” pada penerbangan Garuda Indonesia dengan callsign GA1 di aplikasi pelacakan penerbangan Flightradar24, Rabu (28/5/2026) malam, sempat mengundang perhatian publik.

Status tersebut memunculkan beragam spekulasi terkait agenda kunjungan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto ke Roma, Italia.

Tak sedikit yang mempertanyakan apakah perjalanan kenegaraan tersebut mengalami perubahan atau bahkan dibatalkan.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Istana Bantah Presiden Prabowo Subianto Batal Ke Italia: Jadwal Resmi Hanya ke Prancis, https://www.tribunnews.com/nasional/7836145/istana-bantah-presiden-prabowo-subianto-batal-ke-italia-jadwal-resmi-hanya-ke-prancis?utm_content=headline-secondary&utm_medium=widget-homepage&utm_source=www.tribunnews.com.
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi

Kabar duka datang dari dunia militer Indonesia. Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Menteri Pertahana...
31/05/2026

Kabar duka datang dari dunia militer Indonesia. Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) sekaligus Menteri Pertahanan periode 2014–2019, Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu, meninggal dunia, Minggu (31/5/2026) siang.

Informasi yang didapat menyebut Ryamizard mengembuskan napas terakhir pada pukul 14.03 WIB saat menjalani perawatan di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta.

Almarhum disebut telah menjalani penanganan medis akibat sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Kepergian salah satu tokoh militer paling berpengaruh di Indonesia itu meninggalkan duka mendalam, terutama di kalangan TNI dan pemerintahan.

Setelah wafat, jenazah Ryamizard langsung menjalani proses pemulasaraan sebelum dibawa ke rumah duka.

Hingga saat ini, pihak keluarga masih membahas rangkaian prosesi persemayaman dan pemakaman mantan perwira tinggi TNI AD tersebut.

Ryamizard Ryacudu merupakan salah satu figur penting dalam sejarah militer Indonesia. Lahir di Palembang pada 21 April 1950, ia meniti karier militer sejak lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Akabri) pada 1974.

Namanya dikenal luas sebagai perwira infanteri yang memiliki rekam jejak panjang dalam berbagai operasi militer dan penugasan strategis.

Karier Ryamizard terus menanjak hingga dipercaya menduduki sejumlah posisi penting di TNI Angkatan Darat.

Ia pernah menjabat Pangdam V/Brawijaya, Pangdam Jaya, Panglima Kostrad, hingga akhirnya dipercaya menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat pada periode 2002–2005.

Pada masanya, Ryamizard dikenal sebagai salah satu jenderal yang memiliki pengaruh besar dalam dinamika militer nasional.

Setelah memasuki masa purnatugas, Ryamizard tetap aktif dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pada 2014, Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri Pertahanan dalam Kabinet Kerja.

Jabatan tersebut diembannya selama lima tahun hingga 2019 sebelum digantikan oleh Prabowo Subianto.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul BREAKING NEWS: Mantan KSAD dan Menhan Ryamizard Ryacudu Tutup Usia, https://www.tribunnews.com/nasional/7836134/breaking-news-mantan-ksad-dan-menhan-ryamizard-ryacudu-tutup-usia?utm_content=headline-primary&utm_medium=widget-homepage&utm_source=www.tribunnews.com.
Penulis: Malvyandie Haryadi

Address

Palmerah
Jakarta
11480

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Tribunnews Update posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share