26/05/2026
Skena lokal hari ini terlalu sering disesaki oleh band alternatif yang terjebak dalam formula estetika aman yang seragam. Di tengah kejenuhan itu, (LBC) datang membawa anomali yang mengganggu kenyamanan lewat single keempat mereka, "ADDICTED". Memadukan konsep bandoru (band-idol) khas pop-culture Jepang dengan agresi alt-rock modern, kolektif all-girls asal Surabaya ini bermain-main di area abu-abu: mengemas visual yang manis dengan kontras distorsi tebal yang pekat dan dingin. Vokal yang punya karakter tajam menjadi pembeda utama, memotong aransemen chaotic garapan dengan presisi yang mematikan.
Lagu "ADDICTED" sendiri adalah eksplorasi psikologis yang tidak berbasa-basi tentang keterikatan yang merusak. Alih-alih meratap, LBC mengeksekusi tema hubungan toxic ini dengan ritme yang mendorong adrenalin, mencerminkan frustrasi ketika logika sepenuhnya lumpuh oleh obsesi. Aura gelap yang terselip di balik melodi catchy mereka terasa organik, lahir dari kontras yang sengaja mereka ciptakan sendiri. Ketika band lain masih sibuk mendefinisikan jati diri mereka agar pas dengan cetakan pasar, cewek-cewek Surabaya ini justru meruntuhkan batasan itu dan membangun panggung mereka sendiri yang jauh lebih menarik untuk disaksikan.
Langkah LBC kali ini menegaskan bahwa predikat all-girls band bukanlah sekadar tempelan taktik pemasaran visual. Di balik lapisan estetikanya, ada pondasi musikalitas yang solid dan keputusan aransemen yang berani keluar dari batas zona nyaman panggung J-skena konvensional. Melalui rilisan teranyar ini, mereka mengirimkan pesan dingin kepada industri: sebuah band perempuan bisa tampil sangat memikat tanpa harus kehilangan taring distorsinya yang berbahaya.
Sumber
Video : youtube.com/
Musik : LITTLE BLACK CHéRIE - ADDICTED