13/12/2019
Seorang Ibu mengalami tiga macam kepayahan, yang pertama adalah hamil, kemudian melahirkan dan selanjutnya menyusui. Karena itu kebaikan kepada ibu tiga kali lebih besar daripada kepada ayah.
Ternyata, sosok ibu itu tidak akan pernah ada orang yang bisa menandinginya. Termasuk suami dan anaknya sendiri. Mengapa? Ibu merupakan sosok lembut yang sebenarnya sangat kuat. Ia mampu menahan beratnya mengandung. Ia selalu membawa anaknya kemana-mana dalam kandungannya. Meski menjadi mempersulit aktivitasnya, ia tetap tegar menjaga kandungannya.
Tidak hanya itu. Ibu juga merasakan sakitnya melahirkan. Ia perjuangakan hidupnya hanya untuk buah hatinya. Ia rela kehilangan nyawa agar buah hatinya bisa terlahir ke dunia.
Seseorang datang kepada Rasul dan bertanya: Wahai Rasul, kepada siapa aku harus berbakti pertama kali? Nabi menjawab:Ibumu! Kemudian siapa lagi? Ibumu! Kemudian siapa lagi? 'Ibumu!'. Orang tersebut bertanya kembali, Kemudian siapa lagi, Nabi menjawab, Kemudian ayahmu. (HR. Bukhari & Muslim).