09/10/2026
TAK SENGAJA MEMECAHKAN SOAL MATEMATIKA YANG SULIT
George Dantzig dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam matematika terapan dan riset operasi, tetapi ada satu kisah dari masa kuliahnya yang jauh lebih terkenal. Pada 1939, ketika belajar statistik di University of California, Berkeley, Dantzig datang terlambat ke kelas Jerzy Neyman. Di papan tulis terdapat dua persoalan matematika yang belum selesai. Dantzig mengira keduanya merupakan pekerjaan rumah dan kemudian menyalin soal tersebut untuk dikerjakan di rumah. Beberapa hari kemudian, ia membawa jawabannya kepada Neyman. Yang membuat cerita ini luar biasa, kedua persoalan tersebut ternyata merupakan contoh masalah statistik yang sebelumnya dianggap sangat sulit dan belum memiliki solusi yang diketahui.
Kisah Dantzig kemudian sering digunakan untuk menggambarkan bagaimana asumsi tentang tingkat kesulitan sebuah masalah bisa memengaruhi cara seseorang menghadapinya. Namun, detail cerita ini juga berkembang menjadi legenda populer, sehingga beberapa versinya tidak selalu sama. Terlepas dari bagian yang dibumbui, perjalanan Dantzig memang berlanjut menjadi sangat penting bagi perkembangan matematika terapan, terutama setelah ia mengembangkan metode simplex untuk linear programming pada 1947.