Sosok Lain

Sosok Lain "Menghidupkan mimpi buruk dan legenda kelam melalui visualisasi yang mencekam. Temukan 'Sosok Lain' yang bersembunyi di sudut gelap ingatanmu."

27/07/2026

Jangan pernah asal bedah mayat tanpa identitas yang di kakinya terikat klintingan besi kuno! πŸ©Ίβ›“οΈ Niat hati melakukan otopsi prosedur forensik biasa di kamar jenazah puskesmas tua, malah menemukan lambung berisikan kain kafan, susuk, dan rajah teluh di tulang rusuknya. Ternyata mayat itu bukan korban pembunuhan, tapi wadah iblis pesugihan yang dikunci mati!

Pembedahan yang dilakukan bukannya mengungkap tabir kematian, tapi malah membebaskan kutukan iblis yang mengurung mereka di dalam kamar jenazah 😭

Kalian percaya gak kalau susuk/rajah bisa tetap aktif meski tubuhnya sudah jadi mayat? Tulis pendapat kalian di kolom komentar! πŸ‘‡

πŸ“Œ Jangan lupa klik tombol [ IKUTI / FOLLOW ] di atas Halaman ini agar tidak ketinggalan cerita horor esok malam!

26/07/2026

Makanya jangan pernah takabur atau asal ngomong kalau lagi menginap di rumah nenek! πŸ β›°οΈ Niat hati minta tidur di posisi paling tengah biar merasa aman, malah didatangi "penunggu" rumah yang berbaring di samping sprei dan membisikkan kembali ucapan ketakutan tepat di telinga kanan saat tindihan. Mana neneknya dengan santai malah bilang kalau sosok itu cuma mau kenalan 😭

Pernah punya pengalaman mistis serupa saat menginap di rumah nenek atau tempat tua di desa? Coba ceritakan di kolom komentar! πŸ‘‡

πŸ“Œ Jangan lupa klik tombol [ IKUTI / FOLLOW ] di atas Halaman ini agar tidak ketinggalan cerita horor esok malam!

Malam itu, asap kemenyan sisa acara tahlilan almarhumah Ibuku bahkan belum sepenuhnya hilang dari udara. Namun di meja m...
26/07/2026

Malam itu, asap kemenyan sisa acara tahlilan almarhumah Ibuku bahkan belum sepenuhnya hilang dari udara. Namun di meja makan, Bapak, Mbah Putri, dan Lisaβ€”anak tiri yang paling dimanjaβ€”sudah sibuk menghitung lembaran uang di atas kalkulator.

"Hasil bersih jual rumah tua Ibuk dapat berapa, Pak?" desak Mbah Putri dengan mata berbinar serakah. "Bagian buat bayar utang aku sama beli mobil baru Lisa udah dipisahin?"

"Tenang, Mbah. Nanti begitu Arya sama Bimo pulang bawa sisa uangnya, langsung kita bagi tiga," jawab Bapak dengan senyum puas tanpa sedikit pun rasa duka atas meninggalnya Ibu.

Pintu depan mendadak terbuka kasar. Aku (Arya) dan adiku (Bimo) melangkah masuk dengan pakaian serba hitam. Suasana ruangan mendadak menjadi sangat dingin.

"Gimana? Mana tas uangnya?" serbu Bapak cepat, berdiri dari kursi makan. "Sudah kalian ambil semua sisa pembayaran dari pembeli?"

Bimo tidak menjawab. Dengan wajah datar tanpa ekspresi, ia melangkah maju dan meletakkan sebuah peti kayu hitam berdebu yang dililit rantai kuningan di tengah meja makan.

Mbah Putri mengernyit heran. "Opo iki? Mana uang cash-nya? Kenapa malah bawa kotak kayu loakan begini?!"

"Uang sisa penjualan rumah... nggak ada," ucapku tenang sambil menatap lurus ke mata Bapak.

"Apa?!" bentak Bapak, mukanya seketika merah padam. "Jangan main-main kamu Arya! Rumah itu laku dua miliar! Ke mana sisa uangnya?!"

"Tanya ke diri Bapak sendiri," sahut Bimo sinis. "Bapak 'kan yang diam-diam memalsukan tanda tangan Ibuk sebelum Ibuk meninggal, lalu menjual rumah itu murah ke rentenir demi melunasi utang judi dan belanjaan Lisa?"

Lisa terperanjat dari kursinya. "Mas Bimo! Jangan asal tuduh ya! Aku nggak pernah pakai uang itu!"

"Diam kamu!" gertak Bimo hingga Lisa kaku ketakutan.

Bapak yang mulai panik berusaha merebut peti kayu di meja. "Sudah! Kalau uangnya nggak ada, peti ini pasti isinya perhiasan Ibuk! Ini hak aku sebagai suaminya!"

Saat Bapak memaksa mematahkan gembok peti kayu itu, bau busuk minyak duyung dan tanah kuburan langsung menyeruak hebat memenuhi seluruh ruangan. Di dalam peti, bukan emas yang tergeletak... melainkan sebuah gulungan kertas lontar tua bertinta darah kering dari tahun 1985.

Bapak menarik kertas itu dan membaca kalimat demi kalimat tulisan Jawa kuno di dalamnya. Hanya dalam tiga detik, tubuh Bapak gemetar hebat. Wajahnya pucat pasi bagai mayat, dan kertas di tangannya jatuh melayang ke lantai.

"I... ini... Perjanjian Leluhur...?" bisik Bapak dengan suara yang hampir habis.

Bimo mengambil kertas itu dan membacakannya dengan suara lantang di depan Mbah Putri dan Lisa:

'Rumah dan tanah ini adalah punden keramat. Barangsiapa dari garis keturunan yang berani memalsukan surat dan menjual tanah ini karena keserakahan... maka darah pertama yang akan diperas sebagai pengganti tumbal adalah darah orang yang menandatangani kwitansi penjualan.'

Seketika lampu gantung di atas meja makan berkedip kencang lalu padam.

Dari balik kulkas, muncul bayangan hitam tinggi besar dengan mata merah menyala. Sebelum ada yang sempat berteriak, kulit di kedua tangan Bapak yang digunakan memalsukan surat tadi... mendadak membiru dan mengeluarkan darah segar dari celah pori-porinya!

Mbah Putri dan Lisa menjerit histeris ketakutan saat menyadari karma maut baru saja dimulai.

Siapa kira-kira anggota keluarga benalu ini yang bakal jadi korban pertumpahan darah malam ini? Ketik "LANJUT PART 2" di kolom komentar ya! Kalau ramai, besok langsung aku upload part selanjutnya! πŸ‘‡πŸ”₯

26/07/2026

Jangan pernah nekat ikatan mistis cuma karena ngerasa gak dicintai! πŸ—‘οΈπŸ’” Minta dicintai sepenuh jiwa malah bikin suami dirasuki jin penunggu keris. Cinta yang tadinya diharapkan manis berubah jadi mimpi buruk saat dia ngajak mati bareng demi "cinta abadi". Kalo kalian di posisi cewek ini, hal pertama apa yang bakal kalian lakukan? Tulis di komentar! πŸ‘‡

25/07/2026

Pernah denger cerita jin qorin yang bisa menyerupai wujud orang yang paling kita rindu? LDR emang berat, tapi kalau yang dateng tengah malem wujudnya kerasa dingin dan besoknya ngilang... itu LDR beda alam namanya 😭 Bener-bener trauma merantau! Menurut kalian, sosok siapa yang aslinya lagi mandi di kamar mandi cowok itu? Tulis tebakan kalian di komentar! πŸ‘‡

25/07/2026

Pernah dengar pantangan jangan lirik spion kalau lagi lewat jalan sepi? Mulai sekarang mending percaya aja deh. Niatnya pulang cepat lewat kebun kosong, malah dikasih 'bonus' penumpang yang kakinya nggak napak 😱 Beneran nyesel lirik spion... Ada yang pernah ngalamin kejadian serupa pas riding malam? Coba absen di kolom komentar! πŸ‘‡

24/07/2026

Merasa aman karena pintu terkunci? Ingat, teknologi bisa melacak apa yang matamu tak bisa lihat. Cek ventilasi udara malam ini. πŸ“±πŸ‘€

24/07/2026

Teknologi terkadang bukan melindungi kita, melainkan membuat kita mendengar apa yang seharusnya tidak kita dengar. Hati-hati dengan suara senandung malam hari. πŸ‘ΆπŸ“»

23/07/2026

Perjalanan malam sendirian emang paling enak denger radio πŸ“» Tapi gimana kalau radionya tau namamu? Pernah denger siaran radio aneh di tengah malam?

23/07/2026

Pasang CCTV biar aman, eh malah rekam yang nggak-nggak πŸ“Ή Hati-hati kalau ngecek kamera malam-malam. Apa hal paling aneh yang pernah tertangkap kameramu?

Address

Cempaka Baru
Jakarta

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sosok Lain posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share