15/06/2026
“Anaknya aktif sekali, pasti ADHD.”
Atau mungkin Ayah dan Bunda pernah mendengar kalimat seperti:
❌ “ADHD itu cuma anak yang nakal.”
❌ “ADHD terjadi karena pola asuh yang salah.”
❌ “Nanti juga hilang sendiri saat dewasa.”
Padahal, ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah kondisi neurodevelopmental yang memengaruhi kemampuan anak dalam mengatur perhatian, impulsivitas, dan aktivitas motorik.
Yang perlu dipahami, anak dengan ADHD bukan anak yang kurang disiplin atau tidak bisa berhasil. Dengan dukungan, pemahaman, dan intervensi yang tepat, mereka tetap dapat berkembang, belajar, dan mencapai potensi terbaiknya. ✨
Yuk, hentikan stigma dan mulai memahami faktanya. Karena sering kali, yang paling dibutuhkan anak bukanlah label, melainkan dukungan dari orang-orang di sekitarnya. 💜
Apabila Ayah dan Bunda memiliki kekhawatiran terkait perilaku, perhatian, atau perkembangan anak, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional.
Sumber:
American Psychiatric Association. DSM-5-TR
Centers for Disease Control and Prevention (CDC)
American Academy of Pediatrics Clinical Practice Guideline for ADHD (2019)
⸻
Simpan postingan ini agar tidak mudah termakan mitos, dan bagikan kepada orang tua lain yang mungkin membutuhkannya. 🤍