01/06/2026
Nabi Musa Takut Saat Pertama Kali Melihat Ular
Tahukah kamu…
Salah satu nabi yang paling pemberani ternyata pernah merasa sangat takut?
Beliau adalah Nabi Musa.
Sebelum menjadi nabi, Musa hidup sebagai manusia biasa.
Suatu hari, setelah meninggalkan Mesir, Musa sedang melakukan perjalanan bersama keluarganya.
Malam itu sangat gelap.
Di kejauhan, Musa melihat cahaya di sebuah bukit.
Bukit itu dikenal sebagai Bukit Thur.
Musa berkata kepada keluarganya bahwa ia akan mendekati cahaya tersebut. Mungkin ia bisa membawa api untuk menghangatkan badan atau mendapatkan petunjuk jalan.
Namun saat Musa tiba di sana…
Terjadi sesuatu yang tidak pernah ia bayangkan.
Allah memanggilnya.
Untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Musa menerima wahyu.
Allah memilihnya menjadi seorang nabi dan rasul.
Lalu Allah menunjukkan sebuah tanda kekuasaan-Nya.
Allah memerintahkan Musa:
“Lemparkan tongkatmu.”
Musa pun melempar tongkat yang selama ini ia gunakan untuk berjalan dan menggembala.
Dan tiba-tiba…
Tongkat itu berubah menjadi seekor ular besar yang bergerak cepat.
Bayangkan…
Beberapa detik sebelumnya itu hanyalah tongkat kayu biasa.
Kini berubah menjadi ular yang hidup.
Melihat kejadian itu, Musa sangat terkejut.
Bahkan Al-Qur'an menceritakan bahwa Musa berbalik dan lari karena ketakutan.
Ya…
Seorang nabi pun bisa merasa takut.
Karena rasa takut adalah sifat manusia.
Namun Allah segera berfirman:
“Wahai Musa, datanglah dan jangan takut.”
Allah menenangkan hamba-Nya.
Lalu Allah memerintahkan Musa untuk memegang kembali ular tersebut.
Meskipun awalnya takut…
Musa menaati perintah Allah.
Ia mendekat.
Lalu memegangnya.
Dan seketika…
Ular itu kembali menjadi tongkat seperti semula.
Saat itulah Musa semakin yakin bahwa semua ini adalah mukjizat dari Allah.
Mukjizat yang nantinya akan digunakan untuk menghadapi penguasa paling zalim di zamannya.
Yaitu Firaun.
Dari peristiwa itu, Musa belajar bahwa keberanian bukan berarti tidak pernah takut.
Keberanian adalah tetap taat kepada Allah meskipun rasa takut masih ada.
Kisah ini mengajarkan bahwa…
Takut bukanlah kelemahan.
Bahkan para nabi pun pernah merasakannya.
Yang terpenting adalah tetap melangkah di jalan yang benar dan percaya kepada pertolongan Allah.
Karena ketika Allah bersama kita…
Ketakutan bisa berubah menjadi kekuatan yang luar biasa.