26/03/2016
“Adilkah kita menilai orang hanya lewat apa yang terlihat saja?”
CERITA JERUK :V
Percakapan antara saya dan penjual Buah di pasar.
saya : jeruk ini yang manis yang mana ya???
Penjual : yang ini mas ,( dia menunjuk ke jeruk yang kulitnya agak keriput dan warnanya tidak cerah)
saya : masa sih ini manis?
Penjual : kalo gak percaya boleh di coba kok mas, jangan lihat luarnya, tapi lihat dalamnya, aku baru aja makan tuh rasanya manis banget.
saya : kalo yang ini manis gak? (nunjuk ke tumpukan jeruk yang luarnya sangat bagus,cantik kulitnya juga mulus banget )
Penjual : yang itu gak manis mas agak kecut rasanya, aku dah nyoba kok tadi
saya : ooo, gitu ya, bukannya yang luarnya bagus itu dalamnya juga ?????
Penjual : ya gak smua gitu mas, aku berani bilang karena aku dah ngrasain, kamu gak percaya karena kamu belum pernah nyobain rasanya.
saya : hmmmmm,,,bener juga ya, ya udah kalo gitu aku ambil yang ini aja
[akhirnya saya pilih jeruk yang luarnya keriput tersebut untuk aku beli]
Sesampai di rumah saya coba makan buah jeruk itu, saya buka dan dalamnya telihat sangat cantik, rasanya juga manis banget, kebetulan 3 hari yang lalu ada saudara yang datang ke rumah bawa jeruk, luarnya kelihatan sangat cantik, kulitnya juga mulus banget, tapi rasanya wahhhhh, kecut banget, enggak tau ini kebetulan atau gimana, yang jelas itulah perbedaannya.
Belajar dari hal kecil, dari dua buah jeruk ini saya bisa memetik sedikit ilmu dalam hal menilai sesuatu.
Menilai sesuatu apalagi menilai seseorang ternyata tidak bisa hanya melihat dari luarnya saja. Alangkah bijak dan lebik baik memberi nilai setelah merasakan dan menyelami lebih dalam lagi dari sesuatu tersebut.
Mungkin banyak diantara kita yang sering salah dalam menilai sesuatu, apalagi menilai seseorang.
Orang yang luarnya kelihatan cantik, cakep, berpenampilan rapi, berkulit mulus, bertutur kata lemah lembut , tapi belum tentu akan kita dapati dalamnya yang demikian.
Dan sebaliknya. orang yang luarnya kelihatan jelek, kusut, cuek, hitam, pokoknya amburadullah, tapi belum tentu juga dalamnya demikian.,
“Penilaian jadi jatuh pada apa yang orang lain kenakan, dan bukan apa yang mereka lakukan.”
Padahal kepribadian seseorang hanya bisa dimengerti hati. Ia terlalu “tinggi” untuk bisa ditangkap mata
udah itu aja :V
http://bit.ly/1MInYGg