11/09/2026
Kadang kita ingin menginjili seseorang, tapi diam-diam juga ingin memilikinya.
Padahal, Injil nggak harus disampaikan lewat hubungan romantis. Kita bisa tetap hadir sebagai teman, mengasihi, dan membagikan Kristus—bahkan kalau akhirnya dia pergi.
Karena mengikuti Kristus berarti siap “rugi” demi taat.
Bukan karena perasaan nggak penting, tapi karena Kristus lebih berharga dari apa yang ingin kita pertahankan.
Pada akhirnya, bukan tentang “berhasil mendapatkan dia,” tapi tentang “apakah Kristus tetap diberitakan lewat hidup kita?”