09/07/2026
Sebuah stereotip lama menilai pacaran bertahun-tahun menjamin fondasi pernikahan yang kuat. Namun, laporan hubungan menunjukkan hal sebaliknya. Orang yang memilih langsung menikah setelah beberapa bulan kenalan cenderung merasa lebih bahagia daripada mereka yang berpacaran bertahun-tahun.
āSecara psikologi, pacaran terlalu lama kadang memicu kejenuhan atau ekspektasi tidak realistis. Sebaliknya, pasangan yang menikah cepat memulai rumah tangga dengan antusiasme tinggi untuk saling mengenal, sehingga fase adaptasi justru mempererat ikatan mereka.
āMeski begitu, para ahli menekankan kunci kebahagiaan sejati tetap terletak pada kesiapan mental, komitmen, dan kesamaan nilai dasar, bukan sekadar durasi perkenalan.
āSumber: Laporan riset hubungan dan gaya hidup dari The Tinder Blog.