15/09/2023
𝐇𝐚𝐭𝐢 𝐒𝐚𝐲𝐚 𝐒𝐞𝐩𝐞𝐫𝐭𝐢 𝐃𝐢𝐫𝐨𝐛𝐞𝐤-𝐫𝐨𝐛𝐞𝐤
Bagaimana seharusnya reaksi orang Kristen jika disodori "amplop" (uang sogok)? Diam saja, atau menerima dengan gembira? Ruly Simanjuntak tidak melakukan keduanya. Ketika didatangi dua orang yang memberikan amplop sehubungan dengan proyek miliaran yang sedang ditanggungjawabinya, ia dengan tegas menolak. "Maaf, saya tidak bisa menerima uang tersebut. Konsentrasi saya bisa terganggu," ujar Ruly dalam kesaksiannya ketika membawakan renungan firman dalam Kebaktian Syukur 26 tahun Perkantas, akhir Juni lalu di Komdak, Jakarta.
Dua orang itu kemudian memang pergi. Namun tak lama mereka datang kembali dengan jumlah uang yang lebih besar. Mereka pikir, Ruly mengharapkan jumlah uang yang lebih besar. Tentu saja Ruly kembali menolak. Nadanya tidak kalah tegas dari yang pertama. Kali ini ia mengajak keluarganya berdoa supaya orang yang mengganggunya tidak datang kembali.
Tapi bukannya pergi, mereka malah mengancam melalui percakapan di telepon. Dalam suatu percakapan kembali, ketika tindakan dua orang tadi tidak bisa lagi ditolerir, Ruly sudah tidak sabar. Kali ini ia berkata dengan keras kepada mereka, "Saya orang Kristen, pengikut Kristus. Kalau uang yang Anda berikan nilainya bisa melebihi darah Kristus yang sudah tertumpah bagi saya, saya akan terima."
Dua orang itu akhirnya pergi. Namun Ruly sempat menyaksikan mata mereka berkaca-kaca. Ketika akhirnya tahu siapa mereka, Ruly bukan main terkejut. Dua-duanya orang Kristen. Bahkan salah satunya pernah menjadi pengurus di persekutuan kampus! "Hati saya seperti dirobek-robek rasanya. Jadi kalau Anda datang kepada saya, jangan coba-coba menyogok saya," ujar Ruly. (em)