Roadtrip Indonesia

Roadtrip Indonesia “The world is a book and those who do not travel read only one page.”
― Augustine of Hippo Mudah-mudahan bisa lanjut keliling dunia.

Kebosanan akan hidup rutin membuat aku dan Beda memutuskan untuk melakukan sesuatu yang lebih menantang sekaligus menyenangkan. Keliling Indonesia mungkin akan bisa memperkaya pikiran dan batin kami.

Hidup berpindah-pindah selama sepuluh tahun terakhir bagi kami adalah sebuah keberuntungan yang sulit di ucapkan dengan ...
09/01/2026

Hidup berpindah-pindah selama sepuluh tahun terakhir bagi kami adalah sebuah keberuntungan yang sulit di ucapkan dengan kata-kata.

Rasa syukur yang tidak ada habis-habisnya kami panjatkan kepada Yang Maha Kuasa dan Semesta.

Kami tau, banyak juga yang menginginkan kehidupan seperti yang kami jalani. Kamipun berusaha berbagi pengalaman dan pengetahuan untuk menjalani kehidupan yang indah di alam Nusantara yang sempurna ini.

Bersabar ya. Kami sedang menyiapkan formula praktis untuk bisa memulainya. Apa saja yang perlu dipersiapkan selain uang.

Lok : Joel Bungalow - Desa Lampuuk. Aceh Besar.

09/01/2026

Kembali ke Basecamp di Joel Bungalow, mumpung cuaca lagi panas.

Sebuah Desa pantai yang indah di Kab Aceh Besar. Selain daerah-daerah bencana yang masih butuh perhatian dan bantuan kit...
09/01/2026

Sebuah Desa pantai yang indah di Kab Aceh Besar. Selain daerah-daerah bencana yang masih butuh perhatian dan bantuan kita semua.

Aceh masih banyak menyimpan keindahan yang masih murni dan alami.

Lok : Pantai Kuala Cut , Desa Lampuuk - Aceh Besar.

08/01/2026

8 Januari 2016, Pas hari ini 10 Tahun lalu kami berangkat meninggalkan Jakarta, meninggalkan kemapanan, meninggalkan rutinitas yang membosankan.

Hari ini 8 Januari 2026 kami masih tidak percaya berhasil melewati waktu selama itu.

S**a duka, tantangan dan rintangan menjadi pengalaman hidup yang luar biasa, telah menjadi harta kekayaan yang melekat dipikiran dan jiwa kami berdua.

So setelah 10 tahun mau apa lagi?
Tidak mau apa-apa lagi. Hanya ingin menjalankan hidup seperti biasa. Berpindah dari satu tempat ketempat lain.
Dari kota ke kota. Dari pelosok ke pedalaman. Dari Desa ke dusun. Dari pantai ke pegunungan.

Menjalani hidup bebas dengan sisa-sisa kemerdekaan yang masih tersisa.

Niat hati datang membawa bantuan, tapi nyatanya pulang membawa pelajaran.Akses menuju ke sini tidak mudah, bantuan pun m...
06/01/2026

Niat hati datang membawa bantuan, tapi nyatanya pulang membawa pelajaran.

Akses menuju ke sini tidak mudah, bantuan pun masih sangat terbatas dan penuh perjuangan untuk sampai. Tapi lihatlah wajah-wajah ini. Tidak ada raut putus asa, yang ada justru senyum tulus dan sapaan hangat.

Di saat mereka punya sejuta alasan untuk mengeluh, mereka memilih untuk tetap tersenyum. Senyum mereka adalah tamparan halus bagi kita yang seringkali lupa bersyukur atas kemudahan yang kita miliki.

Aceh, kalian mengajarkan kami arti ketegaran yang sesungguhnya. ❤️

Toweren Antara, Lut Tawar, Aceh Tengah, Aceh, Indonesia

05/01/2026

Perjalanan menuju Bener Meriah bersama

Perjalanan napak tilas to Aceh bersama
05/01/2026

Perjalanan napak tilas to Aceh bersama

Simbol keagungan Ranah Minang yang tak lekang oleh waktu. 👑Istano Basa Pagaruyung, Batu Sangkar, Sumatera Barat         ...
04/01/2026

Simbol keagungan Ranah Minang yang tak lekang oleh waktu. 👑

Istano Basa Pagaruyung, Batu Sangkar, Sumatera Barat


04/01/2026

Biasanya orang membenci jalan berkelok, tapi tidak di sini. Di Nagari Tuo Pariangan, setiap tikungan adalah 'jendela' baru untuk melihat kemegahan terasering sawah yang tersusun rapi sejak ratusan tahun lalu.

Desa Terindah Nagari Tuo Pariangan, Tanah Datar, Sumatera Barat

Video selengkapnya di Channel YT "Roadtrip Indonesia."

Dulu, lantai kayunya mengkilap karena tapak kaki anak cucu yang berlarian. Dindingnya bergema oleh petatah-petitih ninik...
04/01/2026

Dulu, lantai kayunya mengkilap karena tapak kaki anak cucu yang berlarian. Dindingnya bergema oleh petatah-petitih ninik mamak dan tawa Bundo Kanduang.

Kini? Gonjong yang dulu gagah menantang langit, mulai tunduk dimakan rayap dan waktu. Halamannya bukan lagi tempat bermain, tapi semak belukar yang menyembunyikan kenangan.

Rumah Gadang bukan sekadar kayu dan atap ijuk. Ia adalah rahim kebudayaan, identitas kaum yang kini sepi ditinggal pergi. Miris rasanya melihat "Istana" kita perlahan mati dalam kesunyian, sementara kita sibuk mengejar mimpi di tanah orang.


Jauh bajalan, ka Pariangan juo rutenyo.Iko lah Nagari Tuo Pariangan. Tampek di ma niniak muyang kito mulo manaruko sawah...
04/01/2026

Jauh bajalan, ka Pariangan juo rutenyo.

Iko lah Nagari Tuo Pariangan. Tampek di ma niniak muyang kito mulo manaruko sawah jo ladang katiko Gunuang Marapi masih sagadang talua itik.

Banggalah jadi urang Minang, bangga punyo warisan sahebat iko. Jan sampai lupo jo "as'a", jan sampai hilang jalan pulang.

Arti:
"Sejauh apa pun berjalan, ke Pariangan juga rutenya (tujuannya).

Inilah Nagari Tuo Pariangan. Tempat di mana nenek moyang kita mulai membuka lahan (sawah dan ladang) ketika Gunung Marapi masih sebesar telur itik.

Banggalah menjadi orang Minang, bangga memiliki warisan sehebat ini. Jangan sampai lupa dengan 'asal', jangan sampai kehilangan jalan pulang."

Duka Sumatera, duka kita juga. Gak perlu saling kenal untuk saling peduli. Yuk, kirim doa atau bantu apa yang bisa kita ...
29/12/2025

Duka Sumatera, duka kita juga. Gak perlu saling kenal untuk saling peduli. Yuk, kirim doa atau bantu apa yang bisa kita bantu. Stay safe semuanya.

Dok RTI. 5 Desember 2025

Address

Jakarta

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Roadtrip Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Roadtrip Indonesia:

Share

Category