13/04/2018
Saat ini terdapat 4 proyek kereta yang sedang digarap Pemerintah, yakni LRT Jabodebek, LRT Jakarta, LRT Palembang, dan MRT Jakarta. Apa sih yang membuat mereka berbeda? Secara garis besar, terdapat 3 perbedaan diantara ke-empatnya, yaitu jenis girder, panjang lintasan, dan tujuan dari pembangunannya.
LRT Jabodebek dibangun oleh PT ADHI KARYA Tbk. dengan menggunakan teknologi U Shape Girder. Panjang lintasan pada tahap 1, yaitu Cawang-Dukuh Atas mencapai 11,05km, Cawang-Cibubur 14,89 km dan Cawang-Bekasi Timur 18,49 km, direncanakan akan rampung pada tahun 2019. Tujuan pembangunan LRT Jabodebek ini, ialah untuk mengurangi kepadatan kendaraan yang masuk ke Jakarta dan TIDAK terkait dengan kegiatan Asian Games.
Di Jakarta tak hanya itu, terdapat LRT Jakarta oleh PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. Pada pembangunannya LRT Jakarta menggunakan Box Girder dengan panjang lintasan 5,8 km. LRT Jakarta bertujuan untuk membantu mobilisasi para atlet Asian Games selama di Jakata.
Selain di Jakarta, Asian Games juga diadakan di Palembang. LRT Palembang oleh PT Waskita Karya (Persero) menggunakan sistem Steel Box Girder dengan panjang lintasan 24,5 km. Sama seperti LRT Jakarta, LRT Palembang juga diperuntukkan untuk kegiatan Asian Games.
Sedangkan MRT Jakarta dibangun oleh Shimitsu Kobayashi, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) dan PT Jaya Konstruksi menggunakan box girder dengan panjang lintasan pada fase I sekitar 15,7 km.
Bagaimana sekarang sudah bisa membedakan kan, berbagai pembangunan LRT serta MRT yang sedang berjalan
Pictures credit to:
- LRT Jabodebek
- LRT Jakarta Propertindo
- LRT Palembang
- MRT Jakarta